Mengenal Istilah Care, Ciri dan Pentingnya Dalam Kehidupan

Care sebenarnya berasal dari bahasa asing, tepatnya Bahasa Inggris. Meskipun berasal dari Bahasa Inggris, namun care adalah istilah yang sangat sering diucapkan oleh native Bahasa Indonesia. Berdasarkan terjemahan dalam Bahasa Indonesia dari Bahasa Inggris, care artinya adalah peduli.

Mereka yang peduli biasanya memperhatikan, mengindahkan, dan menghiraukan suatu hal yang ia pedulikan. Makhluk sosial seperti manusia harus saling peduli atau care kepada orang lain. Pasalnya mereka hidup secara berdampingan bersama-sama.

Lalu apakah Anda sudah memahami dengan baik pengertian care sebenarnya? Artikel ini akan membahas mengenai arti care, ciri kepedulian, serta cara melatihnya:

Pengertian Care

pengertian care

pengertian care

Secara bahasa care berarti peduli. Namun sebenarnya care sendiri memiliki beberapa arti dalam Bahasa Inggris. Care bisa berupa kata sifat atau kata kerja dan juga kata benda atau noun.

Menurut Oxford Languages, care merupakan kata benda yang berarti penyedia kebutuhan kesejahteraan, kesehatan, pemeliharaan, serta perlindungan pada seseorang atau sesuatu.

Selain itu, care kata benda juga bisa diartikan sebagai perhatian serius yang diberikan dalam pengambilan tindakan untuk menghindari suatu kerusakan. Care dalam kata benda tersebut bisa Anda lihat pada health care atau home care.

Sedangkan care sebagai kata kerja berkaitan dengan tindakan yang didasari atas rasa tertarik atau khawatir untuk menjaga suatu hal dengan baik. Jika diartikan dalam Bahasa Indonesia, care sebagai kata kerja sama dengan peduli.

Sementara dalam KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia, ada juga istilah care. Dalam KBBI, care berarti memperhatikan, mengindahkan, serta menghiraukan.

Ciri Orang yang Care atau Memiliki Sifat Peduli

Beberapa ciri orang memiliki sifat care atau peduli yaitu sebagai berikut:

  1. Mau berteman dengan semua orang, terutama mereka yang memiliki latar belakang berbeda dengan dirinya.
  2. Suka menolong orang yang sedang membutuhkan bantuan.
  3. Memberikan bantuan saat ada bencana, baik itu bantuan besar ataupun kecil.
  4. Menjadikan kebahagiaan bersama sebagai prioritas, jadi tidak memiliki sifat egois.
  5. Menyapa dan tersenyum pada orang lain saat berpapasan di jalan.

Cara Menjadi Orang yang Care

Anda bisa berlatih menjadi orang yang care atau peduli dengan beberapa cara berikut ini:

#1. Melatih diri menjadi pendengar yang baik

Cara menjadi orang care yang pertama adalah berlatih menjadi pendengar yang baik. Cobalah untuk ikut memahami perasaan orang lain saat mereka bercerita. Berikan empati dan usahakan jangan memotong perkataan orang lain.

#2. Memberikan perhatian pada orang lain

Peduli tentu saja memberikan perhatian pada orang lain. Mulailah memperhatikan apa yang teman atau saudara lakukan. Belajar menjadi care tidak hanya kepada manusia tapi juga bisa kepada hewan.

#3. Peka terhadap lingkungan

Mereka yang care pasti peka terhadap apa yang terjadi di lingkungannya. Anda harus mulai berperilaku baik dan berinteraksi dengan lingkungan. Hal tersebut bisa menumbuhkan sifat care.

#4. Sering membantu orang lain

Cara terakhir yang bisa kamu lakukan adalah membiasakan diri membantu orang lain. Bantuan yang diberikan tidak harus yang besar, tapi kecil pun tidak mengapa.

Itulah pembahasan mengenai care atau kepedulian. Care adalah sifat manusia yang sangat penting. Apalagi manusia hidup bersama manusia lain, tidak sendiri. Melatih diri menjadi orang yang care menjadi bentuk kepedulian tersendiri.

Referensi terkait:

Memahami Apa Itu Angka Kecukupan Gizi (AKG) dan Rekomendasinya

Tetap sehat bukan hanya tentang makan sayuran dan buah-buahan dan minum banyak air. Anda juga perlu mengetahui berapa banyak nutrisi yang dibutuhkan tubuh agar tetap sehat, salah satunya mengacu pada Adequate Nutrient Ratio (AKG). Jadi apa RDA dan bagaimana Anda memenuhi standar nutrisi ini? Berikut penjelasannya.

Definisi Angka Kecukupan Gizi

Angka kecukupan gizi (AKG) adalah angka yang menunjukkan jumlah rata-rata nutrisi yang dibutuhkan individu setiap hari untuk menjaga kesehatannya. Zat gizi yang dimaksud adalah sumber energi, air, protein, lipid, vitamin, karbohidrat, serat dan mineral.

Gizi yang cukup untuk seseorang tergantung pada jenis kelamin, usia, tingkat aktivitas fisik dan keadaan fisiologisnya. Namun, melalui Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 28 Tahun 2019 tentang Asupan Gizi yang Direkomendasikan untuk Orang Indonesia, pemerintah telah memetakan rata-rata AKG penduduk Indonesia. Angka kecukupan gizi yang digunakan di tingkat nasional umumnya mengkonsumsi 2000 kkal dengan asupan seimbang 2000 kkal. Adapun mengenai kegunaan dari angka kecukuan gizi meliputi beberapa hal dibawah ini:

  1. Menilai keckupan gizi pada seseorang
  2. Perencanaan Pangan
  3. Perencanaan Penyediaan Pangan
  4. Untuk Pedoman Gizi yang Baik
  5. Pembuatan Bahan Ajar Pendidikan Gizi

Artikel ini berjudul Memahami Angka Kecukupan Gizi (AKG) dan Rekomendasi. Kami berharap artikel yang kami berikan dapat memberi tahu Anda lebih banyak.
Angka kecukupan gizi (AKG) dan jumlah kebutuhan zat gizi tidak sama.

Jumlah minimum zat gizi yang dibutuhkan tubuh disebut “kebutuhan zat gizi”. Setiap orang memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda-beda, tergantung pada usia, jenis kelamin, berat badan, dan tinggi badan.

Secara keseluruhan, kecukupan gizi (AKG) bervariasi menurut usia dan tinggi badan. AKG, di sisi lain, menunjukkan berapa banyak nutrisi yang dibutuhkan rata-rata kelompok orang. Sebaliknya, kebutuhan gizi lebih spesifik dan hanya relevan untuk orang-orang tertentu.

Setiap orang memiliki kebutuhan makanan yang berbeda. Faktanya, anak kembar mungkin memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda jika mereka berfungsi dengan cara yang berbeda, berat badan yang berbeda, atau memiliki kondisi kesehatan tertentu.

Kebutuhan nutrisi setiap individu dapat berbeda-beda. Padahal, anak kembar mungkin memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda jika memiliki tingkat aktivitas fisik, berat badan, atau kondisi tubuh tertentu yang berbeda.

Angka kecukupan gizi yang direkomendasikan

Dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2019 disebutkan bahwa rata-rata angka kecukupan energi penduduk Indonesia adalah 2.100 kilo kalori/orang/hari. Sedangkan rata-rata asupan protein lengkap orang Indonesia adalah 57 gram per orang per hari.

Jadi bagaimana Anda memastikan Anda makan cukup nutrisi? Saat ini sudah banyak aplikasi diet yang memungkinkan Anda menghitung jumlah kalori dalam kandungan makanan tertentu.

Namun, jika Anda menginginkan panduan dan saran yang lebih komprehensif tentang Angka nutrisi yang memadai, silakan berkonsultasi dengan ahli gizi atau ahli gizi terdekat di daerah Anda. Gizi yang cukup merupakan faktor kesehatan jangka panjang. Oleh karena itu, upaya pemenuhan nutrisi tersebut sangatlah penting.

Sumber: Depkes.org