Berbagi Wawasan Keilmuan | Blog personal mahasiswa Universitas Brawijaya yang ingin berbagi wawasan keilmuan

Destinasi Baru Belajar Tentang Prancis di UKSW Salatiga

IPB Kumpulkan Ilmuwan Bioteknologi Akuakultur Dunia

Pemkab Komitmen Pertahankan Eksistensi Bahasa Jawa

Karut Marut Sistem Pendidikan Kedokteran Indonesia

Inilah Guru Besar Ilmu Ekonomi Unair

Jan/19

15

Sistem Operasi Komputer Teranyar

Tidak hanya sukses berubah menjadi perusahaan sangat berharga di 2018, Microsoft ikut sudah mencatat perihal utama berbeda di awalnya tahun ini.

Kesempatan ini, giliran produk kenamaan perusahaan itu yg mencatat perihal utama, ialah metode operasi Windows 10.

Diambil dari The Verge, Minggu (6/1/2019) , Windows 10 sukses berubah menjadi metode operasi PC sangat disukai banyak orang pada dunia waktu ini. Metode operasi itu, selanjutnya sukses menundukkan pendahulunya Windows 7.

Info ini didapati dari laporan Net Applications pada Desember 2018. Saat ini, Windows 10 sukses kuasai market share metode operasi PC sebesar 39, 22 %, dan Windows 7 mempunyai market share 36, 9 %.

Dalam laporan itu itu dijelaskan capaian Windows 10 sukses dicapai dalam kurun waktu tiga 1/2 tahun. Tidak hanya itu, laporan ini juga sekaligus mengisyaratkan Windows 7 masih tetap berubah menjadi metode operasi sangat disukai banyak orang, biarpun udah berumur 10 tahun.

Perolehan ini pun utama untuk Microsoft mengingat perusahaan masih tetap mengusahakan untuk memajukan penggunaan Windows 10, pentingnya untuk pebisnis. Lebih, perusahaan bakal berhenti menyuport Windows 7 pada 14 Januari 2020.

Baca Juga: variabel penelitian

Semata-mata info, Microsoft awal mulanya mempunyai ambisi kalau Windows 10 bakal berjalan di satu miliar fitur dalam kurun waktu tiga tahun sehabis launching. Mengenai metode operasi itu pertama launching pada 2015.

Tapi, ambisi itu dikit melunak mengingat Windows 10 Mobile nyata-nyatanya tak memetik tanggapan positif, hingga sukar untuk meraihnya.

Artikel Terkait: purposive sampling adalah

Saat ini, Windows 10 sendiri udah berjalan di 700 juta fitur, termasuk juga PC, tablet, sampai Xbox One.

Tutup 2018, Microsoft Sabet Titel Perusahaan Sangat Berharga
Datang di Jakarta, Ini Pesan Bos Microsoft Buat Developer Indonesia
Satya Nadella, CEO Microsoft (Liputan6. com/ Jeko Iqbal Reza)
Awal mulanya, Microsoft ikut sukses menyapu titel perusahaan sangat berharga untuk tutup 2018.

Ini adalah pertama kali Microsoft akhiri tahun menjadi perusahaan sangat berharga sehabis paling akhir memperolehnya pada 2002.

 

No tags

Jan/19

15

Windows 10 Kini Jadi Sistem Operasi PC Paling Populer

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, Rosan P Roeslani menilai negara berkembang masih membutuhkan kerjasama dengan pihak asing.

Menurut Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) itu, bantuan negara asing mendorong perkembangan teknologi di dalam negeri.

Baca Juga: sistem operasi

“Apa ya juga kurang teknologi kita masih kurang perlu kerja sama, investasi asing masih diperlukan,” ujar Rosan di depan Relawan Jokowi dalam acara Kamis Kerja (10/1/2019).

Baca Juga: stakeholder adalah

Rosan memberi contoh kerjasama pemerintah dengan Freeport Indonesia. Walaupun sudah dapat saham mayoritas, Rosan menyebut pemerintah masih butuh teknologi yang digunakan Freeport.

“Kerja sama Freeport misalnya kita tidak perlu khawatir dengan asing,” kata Rosan.

Rosan menambahkan semua negara berkembang sudah dipastikan membutuhkan bantuan asing. Karena selain teknologi, investasi baru juga diperlukan untuk membangun.

No tags

Jan/19

15

Perkembangan Teknologi AI Selama Tahun 2018

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan machine learning mengalami kemajuan yang menggembirakan pada tahun 2018 silam. Berbagai terobosan, seperti AI yang “lebih cerdas”, implementasi di dunia nyata, perkembangan algoritme yang jadi dasar teknologi, hingga beragam diskusi tentang dampak AI pada peradaban manusia, telah terjadi selama tahun lalu.

Berikut adalah sejumlah peristiwa penting yang telah terjadi.

AI yang lebih cerdas
AlphaZero besutan tim DeepMind (bagian dari Alphabet yang juga merupakan perusahaan induk Google), menunjukkan fleksibiltas dari proses reinforcement learning yang mendalam.

Baca Juga: pengertian internet

AlphaZero mampu melatih dirinya sendiri untuk memahami tiga permainan konvensional (catur, shogi, dan go), serta telah melalui evaluasi independen pihak ketiga.

Para ahli telah mengembangkan model yang mampu mengikuti tren historis serta membuat prediksi berdasarkan data masa lampau. Kini, telah hadir mesin yang dapat mengamati lapangan, memahami “peraturan tak tertulis”, menyesuaikan perilaku saat menjelajahi lingkungan, serta mengambil manfaat maksimal dari situasi, seperti yang halnya manusia.

Tapi jangan buru-buru berharap kecerdasan buatan untuk berbagai urusan umum akan hadir dalam waktu dekat.

Implementasi di dunia nyata
Pemanfaatan AI selama tahun 2018 tak melulu berkaitan dengan permainan. Teknologi ini punya potensi besar untuk beragam aspek di dunia nyata. Pada industri kesehatan, berbagai model teknologi deep learning bisa bekerja dengan baik saat menganalisis hasil pemindaian elektron mikroskop atau mendeteksi penyakit mata.

Artikel Terkait: sejarah internet

Untuk pemanfaatan dalam hal pengamatan lingkungan dan iklim, AI telah membantu pengembangan model-model iklim yang lebih baik, memetakan jutaan atap panel surya di Amerika Serikat, memonitor kesehatan lautan luas, hingga mendukung proyek-proyek konservasi hewan. Para anggota komunitas sumber terbuka (open source) juga melakukan beragam proyek menarik.

Semua pemanfaatan di berbagai aspek ini menunjukkan perkembangan drastis dalam hal pengolahan gambar oleh komputer, serta kemampuan memproses bahasa sebagai medium komunikasi manusia secara alami (natural language processing).

Algoritme yang makin andal
Deep learning telah bekerja dengan sangat baik untuk menghadapi tantangan pengklasifikasian gambar pada ImageNet. Tingkat kesalahan dari teknologi ini jadi makin sedikit, dari angka 26,2 persen pada model scale-invariant feature transform (SIFT) di era 1990-an, menjadi 15,3 persen pada AlexNet (2012), hingga baru-baru ini 2,25 persen padsa SE-ResNet (2017).

Identifikasi objek (lihat gambar di atas) yang merupakan masalah klasik, dapat ditangani secara real time oleh sistem “You Only Look Once” (YOLO) dan model-model turunannya, atau lebih secara lebih akurat oleh Single-Shot Detector (SSD).

Pemisahan objek (lihat contoh di bawah) dulu merupakan tantangan sulit, terutama untuk gambar-gambar kompleks di mana batas-batas antarobjek saling bertumpukan, Sederet model deep learning canggih, seperti Path Aggregation Network (PANet) dan Context Encoding Network (EncNet) dikembangkan berdasar ide-ide yang sudah ada, tapi dengan ekstraktor karakteristik dan informasi konteks yang lebih andal.

 

 

No tags

Jan/19

14

Tutorial Menulis dan Menyambung Cerpen Dengan Mudah

Setelah menguap berulang kali hingga membuat matanya yang sayu terkatup-katup seperti kembang sepatu layu, Asti tercenung di depan lemari. Di bawah lemarinya terdapat tumpukan map laporan bulanan sekolah yang belum selesai ia kerjakan, ada binder yang kertasnya mengusut, dan beberapa buku fiksi yang biasanya cukup mengisi kekosongannya di akhir pekan. Namun, pekan ini kekosongan itu telah terisi dengan sesuatu yang melekat di pikirannya sedari malam.

Baca Juga: contoh cerpen

Hati Asti tiba-tiba memendung saat melihat lipatan kertas berwarna yang diplastik. Kertas itu berisi pesan, lengkap dengan denah lokasi, waktu acara, dan nama si pengantar kertas sekaligus si penyelenggara acara. Asti menemukan catatan kecil di bawah kolom namanya, “Doakan semoga tidak hujan, ya.”

Dengan tubuh sempoyongan Asti beranjak membuka bupet, mengambil semua koleksi foto yang telah lama ia terima dari seseorang, dilihatnya dengan tatapan mengenang satu-persatu. Ia juga memastikan adanya catatan titimangsa di balik kertas foto. Lalu meraih binder dan lem kertas. “Sepertinya aku perlu menulis sesuatu yang berbeda untuk hari ini…” gumamnya.

Asti membuka bindernya, pelan-pelan membuka halaman-perhalaman sehingga tampaklah tulisan-tulisan lama itu; cerita keseharian, kelam, indah, sewaktu masih kuliah, saat menikah, pecahan ingatannya tertata rapi. Akhirnya sampailah pada halaman kosong. Lalu diambilnya satu foto…

***

03:55 WIB
Sebelum memulai tulisan ini, kuawali dengan melihatmu tersenyum dalam sebuah potongan waktu. Tampak kau tengah menepakkan map dokumen ke lenganku, mungkin untuk yang terakhir kalinya. Aku terkejut, semringahku setengah-setengah.

Mbak Luluk dan Ibu Rum bungah memandang kita. Pak Saif berdiri di depan pintu kantor, tangannya mengepal menutup mulutnya. Matanya memejam. Kemungkinan di siang bolong itu ia menahan angop (bahasa Indonesia: menguap -red) karena dilanda kantuk, atau jangan-jangan menahan batuk.

Batuk? Tunggu, waktu itu di ruangan hanya ada tiga laki-laki; termasuk kau salah satunya. Pak Saif dan Mas Yusuf tidak sepertimu yang kadangkala terdengar terkakah-kakah padahal sebenarnya kau sedang batuk dikarenakan sehari-harimu mempraktikan kampanye konyol, “Dua bungkus rokok nikmat, empat gelas kopi sempurna.”

 

Tak jarang murid-murid tertawa saat mendengar suara batukmu, kata mereka suara batukmu lucu. Syahdan, kami para guru menasihati murid-murid agar tidak bersikap demikian. Aku, maksudku; kami iba kepadamu.

Untung saja saat menepak lenganku kau tidak batuk. Kau malah tertawa, ya.

Aku ingat, kau tertawa setelah melontarkan rayuan yang cukup mewarnai kemuraman perasaanku hari itu.

Sampai hari ini aku masih ingat betul…

“Mereka -orang-orang nyinyir dan sombong karena telah memiliki anak- (ini tafsiranku) mengira kita tidak punya anak. Padahal semua murid di sekolah ini adalah penerus generasi kita, calon pemimpin bangsa kita, dan mereka semua anak-anak kita. Ya kan, Bu?”. Barulah kau tersenyum, lalu beranjak sambil menepakkan map dokumen itu ke lenganku.

Maaf, azan subuh. Ibuku sudah bangun. Tulisan ini akan aku lanjutkan lagi nanti.

09:10 WIB
Daripada dibikin pusing memikirkan warna dan motif gamis-kardigan-kerudung-sepatu (eh, aku cuma punya dua sepatu) yang akan kupakai nanti malam, lebih baik tulisan ini kulanjutkan saja…

Perhatianku tertuju pada potongan waktu lain; sebuah momen yang tidak mungkin terjadi untuk yang keduakalinya. (Kalimat ini lagi? Ya, aku suka mengulang-ulangnya, karena kata-kata bisa diulang sedangkan waktu? tidak).

Murid-murid tampak sangat ceria, mereka berdesak-desakan; antusias karena ingin berada di barisan depan. Ingin eksis dipotret. Sampai-sampai tubuh kami; Ibu Wakil Kepala Sekolah, tiga guru, dan empat wali murid sangat berdempetan. Sehingga tak sengaja ujung sepatu salah satu murid menginjak kaus kaki beliau.

Kulihat raut wajah Ibu Waka –yang sehari-harinya selalu memasang muka galak- sangat syok. Bisa dipastikan, ya. Setelah itu beliau langsung memarahi murid-murid, lalu mereka saling menyalahkan satu sama lain. “Dia Bu, ini lho Bu, bukan aku Bu, dari belakang yang mendorong duluan, Bu.”

Kami bertujuh tertawa ngacir menyaksikannya. Setiap kali mengingat lakuan mereka, aku merasa seperti gadis supel yang memiliki banyak kenangan manis. Haa!

Oh iya, pada waktu itu aku kehilangan bros bunga mawar kecil pemberian mantan suamiku. Mungkin terjatuh saat berdesak-desakan dengan murid-murid. Ibu Rum dan Mas Yusuf sempat membantu mencarikannya untukku, tapi sayang bros itu raib bak ditelan tanah perkebunan.

Andai bros itu berupa bibit mungkin saat ini telah tumbuh dan bunga mawarnya bermekaran, semoga saja duri-durinya tak sampai melukai siapapun. Halah, lebay! Haha. Aku merasa sungkan pada Mas Yusuf. Selain itu ia sempat bertanya apakah bros itu harganya mahal atau begitu berarti bagiku. Aku jawab bercanda, “bros itu hanya berpindah tempat, Mas. Lagian bisa dibeli lagi, murah kok.”

Tapi ia tetap saja mencarinya, melibatkan murid-murid, mengecek semua berkas foto di kamera milik sekolah yang ia pegang. Sayang seribu sayang, mungkin bros itu sedari dulu memang telah kecewa sebagaimana sikap pemberinya kepadaku? Ah, cukup.

Sewaktu kami; beberapa murid, Ibu Rum, dan Mas Yusuf, mencari keberadaan bros itu aku berharap kau juga membantu. Tetapi kulihat kau bersama Mbak Lufita tengah menemani murid-murid belajar, fokus pada edukasi menanam tumbuhan.

Kau sempat penasaran dengan apa yang kami lakukan, berhubung Mbak Lufita menyergahmu supaya tetap memerhatikan murid-murid akhirnya kau mengabaikan kami. Kau tidak tahu, sebenarnya wanita di dekatmu itu menatapku sinis, jenak. Tak lama kemudian datang Pak Saif menegurmu supaya tidak merokok. Sebagaimana pada potongan waktu ini, saat kami berpose, berdesak-desakan di depan Mas Yusuf. Kau berdiri menyandarkan tubuhmu pada pagar tanaman, kau berada di belakang kami bersama Pak Kepsek dan tanganmu masih tak bisa lepas dari rokok.

Aku ingat, sebelum pulang dari wisata perkebunan terjadi percakapan kecil antara Pak Kepsek dengan Pak Saif, cukup membuat kami semua terhibur. Sumber: http://bospengertian.com/.

 

No tags

Jan/19

8

Program Sosial Berhasil, Angka Kemiskinan Menurun

Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tabalong menyatakan telah melakukan berbagai upaya mengurangi angka kemiskinan.

Baca Juga: kelompok sosial

Salah satunya pemberian bantuan stimulan usaha ekonomi produktif, seperti bantuan sosial yang dikelola secara berkelompok melalui kelompok usaha bersama (KUBE).

Artikel Terkait: pengertian konstitusi

Kepala Dinsos Kabupaten Tabalong, Yuhani, mengklaim bantuan stimulan ini mampu menekan angka kemiskinan karena penerima manfaat makin produktif.

“Alhamdullilah harapan pemerintah Kabupaten Tabalong dalam mengurangi angka kemiskinan berhasil. Dari data Dinas Sosial, yakni tahun 2017 angka kemiskinan mencapai 15.000-an jiwa, dan di tahun 2018 berkurang menjadi 13.442 orang,” kata H Yuhani.

Di Kabupaten Tabalong, Yunani menyebut kemiskinan paling banyak tersebar di Kecamatan Banua Lawas dan mayoritas warganya sebagian besar hanya bertani. Ia menjelaskan, sebagian program Dinsos didanai oleh Kementerian Sosial untuk warga miskin.

KUBE merupakan salah satu media pemberdayaan yang diciptakan membangun kemampuan warga atau keluarga miskin dalam memecahkan masalah guna meningkatkan kesejahteraan ekonomi. Untuk tahun 2018, kata Yunani, ada 80 KUBE yang diberikan ke warga miskin di Tabalong.

“Jumlah bantuan sebesar Rp20 Juta per kelompok. Semua kecamatan di Kabupaten Tabalong 2018 mendapat bantuan KUBE,” ujarnya.

No tags

Jan/19

8

Kapolri Diminta Jelaskan Penjemputan Paksa

Kapolri Tito Karnavian didesak untuk menjelaskan maksud dari percobaan penjemputan paksa terhadap politikus Demokrat, Andi Arief. Desakan ini disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Rachland Nashidik.

Baca Juga: sumber hukum

“Kami mendesak Kapolri Tito Karnavian segera memberi penjelasan ikhwal percobaan penjemputan paksa oleh Polisi terhadap Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief ke rumah orang tuanya di Lampung,” kata Rachland Nashidik, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (4/1/2018).

Baca Juga: pancasila sebagai ideologi terbuka

Baca Juga: Demokrat Sebut Hasto Harusnya Berterima Kasih Pada Andi Arief Karena Bantu Petahana

Menurut Rachland Nashidik, pemanggilan paksa hanya bisa dilakukan polisi setelah seseorang tiga kali tidak memenuhi panggilan. Padahal kata dia, sampai hari ini, Andi Arief belum pernah sekalipun mendapat panggilan Polisi dalam kasus apapun yang mungkin disangkakan kepadanya.

Artikel Terkait : ideologi adalah

“Apabila Andi menjadi target operasi Polisi, maka kami menilai Polisi telah melakukan excessive use of power yang sepenuhnya tidak bisa diterima,” ungkapnya.

Rachland menjelaskan, sejak dulu Andi Arief memang dikenal sebagai aktivis yang tak gentar menyuarakan kebenaran. “Dia adalah active citizen yang ikut membidani kelahiran reformasi dan merawat pertumbuhan demokrasi di negeri ini,” jelasnya.

“Dalam pengertian apapun, Andi Arief bukan pelaku kriminalitas yang dapat memberi polisi justifikasi yang masuk akal terhadap upaya penjemputan paksa terhadapnya,” tegas Rachland.

Dirinya berpandangan, apabila Polisi membutuhkan keterangan dari Andi Arief, maka menurut dia, Andi Arief dipastikan akan memenuhinya sebagai warga negara yang sadar hukum.

“Kami bahkan akan mendampinginya memenuhi panggilan polisi. Namun Polisi berkewajiban melakukan tugas tugasnya dalam cara yang menghormati hak-hak sipil, bukan malah melanggarnya.”

“Kami menunggu klarifikasi segera dari Kapolri termasuk apakah penjemputan paksa itu adalah buah dari pertimbangan otonom hukum atau pesanan dari otoritas politik,” tandasnya.

No tags

Jan/19

7

Pemkab Komitmen Pertahankan Eksistensi Bahasa Jawa

Memberi dukungan pergerakan literasi untuk generasi milenial, Kompas Gramedia mengadakan seminar bertema ” Halangan Literasi di Jaman Digital ” , di Gedung Kompas Gramedia, Jakarta, 12 Desember 2018.

Acara mendatangkan sejumlah pembicara khusus ; Kasandra Putranto (Psikolog klinis-forensik) , Pepih Nugraha (Pendiri Kompasiana serta Praktisi Literasi) dan Seminari Darmanto (Kepala Pelayanan Pendidikan Sekolah BPK Penabur) .

Baca Juga: barakallah fii umrik

Tidak hanya mengundang perwakilan sekolah negeri serta swasta Jabodetabek, acara ikut didatangi perwakilan pemerintah daerah, perusahaan swasta atau lembaga pemerintah serta bermacam pihak yg punyai kepedulian pada pemajuan literasi di Indonesia.

Baca Juga: Syafakillah

Filosofi ” kebo nyusu gudel ” Dalam pengantar acara, Suwandi S. Brata, Direktur Publishing and Education PT Gramedia Asri Alat, mengemukakan banyak pendidik butuh menyesuaikan pada pergantian yg berlangsung termasuk juga dalam menyikapi pesatnya perubahan tehnologi kabar digital.

Artikel Terkait: assalamualaikum

Perayaan Bangunnya Literasi Baca Indonesia Dalam pengantarnya, Suwandi memaparkan peribahasa Jawa sebagai sangatlah sama waktu ini.

” Ada peribahasa dalam bahasa Jawa ‘kebo nyusu gudel’, kerbau menyusu pada anak kerbau. Satu peribahasa buat melukiskan dalam belajar atau mencari pengetahuan seorang yg lebih tua atau orang tua juga mesti pengen belajar atau terhadap orang lebih muda atau anaknya, ” jelas Suwandi.

Dia memberikan, berikut ini kondisi yg tengah berlangsung waktu ini dimana anak sering lebih fasih dalam memanfaatkan tehnologi dibanding orang tua. Karena itu, dia menyarankan banyak pendidik serta orang tua buat ikuti perubahan tehnologi yg beralih cepat jadi usaha tiada batas menumbuhkan semangat literasi anak-anak di jaman digital.

Kematangan emosional serta sosial Suwandi S Brata, Direktur seminar bertema Halangan Literasi di Jaman Digital, di Gedung Kompas Gramedia, Jakarta, 12 Desember 2018. (Dok. Kompas. com) Dalam sesinya, Kasandra, psikolog klinis-forensik, mengedepankan peranan utama orang tua dalam menyertai anak-anak yg waktu ini banyak terkena kabar.

” Banyak anak belum juga siap dengan emosional serta sosial kala terekspos jumlahnya kabar di jaman digital. Banyak dari mereka terdistraksi beberapa hal yg belum juga pasti positif. Melaksanakan pekerjaan membuka HP, 5 menit mencari kabar namun dapat 1 jam tonton youtube atau melihat-lihat media sosial, ” jelas Kasandra.

 

 

 

No tags

Jan/19

7

Tantangan Literasi Era Digital dan Peribahasa

Mendukung gerakan literasi bagi generasi milenial, Kompas Gramedia menggelar seminar bertajuk “Tantangan Literasi di Era Digital”, di Gedung Kompas Gramedia, Jakarta, 12 Desember 2018.

Baca Juga: translate bahasa jawa

Acara menghadirkan beberapa pembicara utama; Kasandra Putranto (Psikolog klinis-forensik), Pepih Nugraha (Pendiri Kompasiana dan Pegiat Literasi) serta Seminari Darmanto (Kepala Layanan Pendidikan Sekolah BPK Penabur).

Artikel Terkait: Kamus Bahasa Sunda

Selain mengundang perwakilan sekolah negeri dan swasta Jabodetabek, acara juga dihadiri perwakilan pemerintah daerah, perusahaan swasta maupun instansi pemerintah dan berbagai pihak yang memiliki kepedulian pada pemajuan literasi di Indonesia.

Filosofi “kebo nyusu gudel” Dalam pengantar acara, Suwandi S. Brata, Direktur Publishing and Education PT Gramedia Asri Media, menyampaikan para pendidik perlu beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi termasuk dalam menanggapi pesatnya perkembangan teknologi informasi digital.

Perayaan Bangkitnya Literasi Baca Indonesia Dalam pengantarnya, Suwandi menjelaskan peribahasa Jawa yang menjadi sangat relevan saat ini.

“Ada peribahasa dalam bahasa Jawa ‘kebo nyusu gudel’, kerbau menyusu pada anak kerbau. Sebuah peribahasa untuk menggambarkan dalam belajar atau mencari ilmu seseorang yang lebih tua atau orangtua pun harus mau belajar atau kepada orang lebih muda atau anaknya,” jelas Suwandi.

Ia menambahkan, inilah situasi yang tengah terjadi saat ini di mana anak seringkali lebih fasih dalam menggunakan teknologi dibandingkan orangtua. Untuk itu, ia mengimbau para pendidik dan orangtua untuk mengikuti perkembangan teknologi yang berubah cepat sebagai upaya tanpa batas menumbuhkan semangat literasi anak-anak di era digital.

Kematangan emosional dan sosial Suwandi S Brata, Direktur seminar bertajuk Tantangan Literasi di Era Digital, di Gedung Kompas Gramedia, Jakarta, 12 Desember 2018.(Dok. Kompas.com) Dalam sesinya, Kasandra, psikolog klinis-forensik, menekankan peran penting orangtua dalam mendampingi anak-anak yang saat ini banyak terpapar informasi.

“Banyak anak belum siap secara emosional dan sosial saat terekspos banyaknya informasi di era digital. Banyak dari mereka terdistraksi hal-hal yang belum tentu positif. Mengerjakan tugas buka HP, 5 menit cari informasi tapi bisa 1 jam nonton youtube atau melihat-lihat sosial media,” terang Kasandra.

Untuk itu peran pendampingan orangtua sangat dibutuhkan termasuk dalam memberikan contoh atau teladan. “Minat baca dalam anak akan tumbuh jika orangtua memberikan contoh atau suka membaca.

Hal ini harus terus ditumbuhkan sehingga menjadi kebiasaan. Saya melihat saat ini banyak sekolah kini sudah membiasakan siswa mereka membaca buku yang siswa minati atau sukai sebelum memulai pelajaran,” jelasnya.

Literasi bukan soal basa basi Dalam sesi lain, Pepih Nugraha, Pendiri Kompasiana dan Pegiat Literasi, menekankan pentingnya gerakan literasi sebagai gerakan basa-basi. “Ada banyak pegiat literasi atau gerakan literasi hanya melakukan sebatas ajakan dan tidak mau turun langsung ke lapangan,” ujar Pepih.

 

 

No tags

Dec/18

27

PMI Manufaktur ASEAN Membaik Per November 2018

Prospek ekonomi global terlihat suram mendekati akhir tahun sesudah kegiatan pabrik serta pesanan export melemah pada bulan November. Kelompok analis meramalkan keadaan akan tidak beralih cepat di dalam ketegangan perdagangan global yang persisten.

Kegiatan manufaktur yang turun saat November adalah tanda jika perusahaan terpukul oleh kecemasan pada proteksionisme. Ini berlangsung di banyak pabrik di negara seperti Prancis, Jerman, Indonesia, serta Korea Selatan, Indeks Pembelian Manajer IHS Markit tunjukkan di hari Senin (3/12/2018).

Baca Juga: kata baku dan tidak baku

Pabrik-pabrik Inggris menantang trend tapi wawasan Brexit dirasa saat perusahaan-perusahaan menumpuk bagian-bagian untuk melawan penundaan perbatasan, sesaat export alami kejatuhan kembali, yang awal mulanya jarang berlangsung.

Artikel Terkait: unsur intrinsik novel 

Data Amerika Serikat (AS) yang akan keluar di hari Senin diprediksikan akan tunjukkan jika perkembangan pabrik di ekonomi paling besar dunia masih kuat, walau ada cenderung dikit alami penurunan dari Oktober.

Walau kegiatan pabrik dikit bertambah di China, pesanan export baru masih tetap condong turun selanjutnya efek dari perang perdagangan dengan AS.

Akan tetapi minggu ini, bursa saham global mulai reli sesudah pertemuan beberapa pemimpin AS serta China pada KTT G20 di Argentina di akhir minggu, yang membuahkan kesepakatan gencatan senjata dalam perseteruan perdagangan mereka, serta tawarkan beberapa agunan pada prospek ekonomi.

Akan tetapi analis menjelaskan batas waktu 90 hari yang di setujui kedua pihak untuk sampai persetujuan bermakna resolusi yang konklusif masih jauh.

“Tidak hanya penangguhan tarif … cuma dikit bahan lainnya yang di setujui,” kata ekonom RBC pada client, merilis Reuters.

“Sebetulnya, tidak ada pengakuan bersama dengan yang launching, dengan kedua pihak justru melaunching pengakuan mereka sendiri di hasil yang memvisualisasikan ketimpangan yang masih tetap ada diantara mereka.”

Pandangan yang lebih jelek di zone euro berkaitan dengan perang dagang, yang mengakibatkan kerusakan perkembangan global serta mengintensifkan ketidakpastian politik di blok mata uang, kata IHS Markit.

Pesanan baru jatuh untuk bulan ke-2 di zone euro serta manajer pabrik tidak lihat pertanda pickup awal, yang bermakna optimisme masih rendah.

 

 

 

No tags

Dec/18

27

Investasi Industri Manufaktur Anjlok 17 Persen pada 2018

Jakarta, CNN Indonesia — Kementerian Perindustrian menyebutkan investasi di industri pengolahan non-migas (manufaktur) hanya Rp226,18 triliun sepanjang 2018, atau merosot 17,69 persen dari capaian tahun lalu Rp274,8 triliun.

Baca Juga: masyarakat ekonomi ASEAN

Menurut data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang diolah Kemenperin, investasi sektor manufaktur pada 2017 juga merosot dari tahun 2016 yang mencapai Rp335,8 triliun. Padahal pada tahun-tahun sebelumnya, investasi sektor manufaktur selalu tumbuh.

Baca Juga: perusahaan manufaktor

Menteri Perindustrian Airlangga mengatakan harmonisasi dan sinkronisasi regulasi investasi membutuhkan waktu untuk berjalan optimal. Meskipun tren investasi melambat dalam dua tahun terkahir, Airlangga meyakini pembaharuan regulasi tersebut mampu mendorong investor masuk ke Indonesia.

Artikel Terkait: pengertian kewirausahaan

Pada November lalu, pemerintah telah menerbitkan revisi aturan fasilitas libur pajak atau tax holiday yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 150/PMK.

010/2018 Tentang Pemberian Fasilitas Pengurangan Pajak Penghasilan Badan (PPh Badan). Dalam aturan tax holiday yang baru, pemerintah memperluas sektor penerima fasilitas libur pajak.

“Tentunya ada kepastian bagi investor untuk masuk, utamanya dengan kepastian tax holiday melalui OSS (Online Single Submission),” ujar Airlangga di kantornya, Rabu (19/12).

No tags

Older posts >>

Theme Design by devolux.nh2.me