Mar

9

Nama : Miqdad Muhamad Aidi

Nim    : 165040207111161

Kelas  : Q

  1. meneruskan pengayaan bahan kajian seperti yang dituliskan pada minggu kedua

Prinsip-Prinsip dan Metode  Survei Tanah

Prinsip-prinsip Survei Tanah :

a. Peta                           : Gambaran permukaan bumi dalam bidang datar

b. Satuan peta             : Satuan lahan yang dapat dilihat dan diraba seperti kelerengan, struktur tanah, dan lainnya

c. Satuan Tanah          : Satuan lahan yang mana tidak dapat dilihat dan diraba. satuan tanah terdiri dari satuan    taksonomi tanah dan pendekatan morfologi

d. Satuan Peta Tanah : terdiri dari satuan peta tanah sederhana dan satuan peta tanah majemuk

Metode survei tanah :

  1. Grid                    : menggunakan titik untuk menentukan daerah seurvei tanah, terdiri dari grid bebas dan kapur
  2. fisiografi            : menggunakan foto udara
  3. grid bebas         : Perpaduan grid dan fisiografi
  4. non sistematis : menggunakan peta lain untuk menentukan batas tanah. peta yang digunakan merupakan peta bagan
  5. kontinue           : interpretasi keadaan tanah. metedo ini merupakan metode yang paling akurat

Survei tanah merupakan pengumpulan data dari berbagai faktor fisik dan lingkungan dan data penunjang.

tujuan survei tanah :

  • melihat perbedaan dan persamaan karakteristik tanah
  • melihat potensi dan kendala yang dimiliki pada tanah yang disurvei
  • menyajikan data dan informasi

Hasil survei tanah berupa peta tanah dan laporan

2. Kerjakan bahan diskusi pada slide nomor 4 di bahan kuliah minggu 3

1] mengapa perlu ditentukan luasan spt terkecil 0,4 cm ?

Urgensi mengapa ditentukan luasan spt terkecil 0,4 cm2 ialah agar simbol simbol dalam poligon dapat terlihat dengan jelas, yang mana 0,4 cm2 merupakan batasan simbol-simbol dalam  poligon agar dapat terlihat dengan jelas

2] Apakah dibenarkan kita membesarkan peta analog (misalnya peta tanah cetak) dgn scanner/foto copy  skala 1 : 250.000 menjadi 1 : 50.000? JELASKAN

secara umum memperbesar peta analog dengan cara mengfoto copy atau mengscan boleh dilakukan. Tetapi tidak bisa dilakukan pada peta skala yang mewakili jarak  pada peta dengan jarak sebenarnya karena simbol dan informasi pada peta tersebut masih mencakup skala asli, sehingga apabila dilakukan perbesaran dengan foto copy atau scan tersebut membuat hasil perhitungan jarak sebenarnya yang dihasilkan menjadi salah

3] Skala peta

  1. Berapa luas di lapangan untuk suatu SPT berukuran 0.8 cm2 pd peta berbagai skala seperti pada butir-butir di bawah?

a) eksplorasi (1 : 1000.000)
luas dilapangan = 0.8 cm2 x (1.000.000)2

                              = 0.8 x 1012 cm2 = 8000ha
b) tinjau  (1 : 250.000)
luas dilapangan = 0.8 cm2 x (250.000)2

                               = 0.8 x 625 x 108

                               = 500 x 108 cm2 = 500 ha

c) semi detail (1 : 50.000)
luas dilapangan = 0.8 cm2 x (50.000)2

                              = 0.8 x 25 x 108

                              = 20 x 108 cm2 = 20 ha
d) detil (1 : 25.000)
luas dilapangan = 0.8 cm2 x (25.000)2

                              = 0.8 x 625 x 106

                              = 500 x 106 cm2 = 5 ha
e) sangat detil (1 : 5000)
luas dilapangan = 0.8 cm2 x (5000)2

                              = 0.8 x 25 x 106

                              = 20 x 106 cm2 = 0.2 ha

2. Berapa intensitas pengamatan untuk peta berbagai skala seperti pada butir-butir di bawah?

a) Eksplorasi (1 : 1.000.000)
Luas tiap 1 cm2 pada peta = 100 km2
Kerapatan pengamatan rata – rata adalah tiap 50 Km2
b) Tinjau (1 : 250.000)
Luas tiap 1 cm2 pada peta = 625 ha
Kerapatan pengamatan rata – rata adalah tiap 12,5 km2
c) Semi Detail (1 : 50.000)
Luas tiap 1 cm2 pada peta = 25 ha
Kerapatan pengamatan rata – rata adalah satu tiap 50 ha
d) Detil (1 : 25.000)
Luas tiap 1 cm2 pada peta = 6,25ha
Kerapatan pengamatan rata – rata adalah satu tiap 12,5 ha
e) Sangat Detil (1:5.000)
Luas tiap 1 cm2 pada peta = 0.25 ha
Kerapatan pengamatan rata – rata adalah dua tiap 1 ha