Mengenal Apa Itu Rule of Thirds dalam Fotografi dan Contoh Aplikasinya

Rule of Third adalah aturan mengenai penempatan subjek utama ke dalam frame foto. Layar kamera akan menampakkan dua garis vertikal dan 2 garis horizontal, membuat tiga kolom, tiga baris, dan 9 bagian dalam gambar.

Nantinya saat memotret subjek foto, Anda akan mengikuti garis-garis ini, tujuannya supaya foto yang kita tangkap bisa kelihatan rapi, enak dipandang, tidak miring, pokoknya pas. Selain itiu, salah satu alasan utama mematuhi aturan Rule of Thirds ini adalah untuk mencegah fotografer menempatkan subjek di tengah foto.

Lihat pula: Trik Botika text to speech di whatsapp

Rule of Thirds ini adalah cara yang digunakan fotografer untuk:

  • Menggunakan komposisi yang secara alami bisa tampak menarik di mata
  • Menggunakan ruang negatif secara kreatif
  • Dan membuat subje dan latar belakang seperti memiliki percakapan sendiri

Dan dalam penempatannya ini, ada beberapa trik tersendiri agar hasilnya menarik. Coba simak beberapa contoh penggunaan Rule of Thirds berikut:

Cara Penerapan dan Contoh Rule of Thirds di Dunia Fotografi

Menurut fotografer profesional, menempatkan subjek utama di tengah adalah hal yang tidak menarik. Untuk itu, aturan Rule of Thirds ini akan mengajari kita cara agar bisa memusatkan subjek utama atau point of interest yang hasilnya lebih menarik mata.

Coba simak beberapa cara menggunakan aturan Rule of Thirds berikut:

  1. Jika subjeknya kecil, taruh subjek tersebut di persimpangan kisi
  2. Jika subjeknya besar atau panjang, letakkan di sepanjang satu baris
  3. Jika subjek menatap ke arah tertentu, beri ruang kosong ke arah si subjek itu melihat
  4. Jika Anda mengambil foto potret dan subjeknya menatap ke arah kiri, taruh subjek itu di garis kisi sebelah kanan
  5. Jika subjek bergerak, beri ruang kosong di bagian arah mereka bergerak agar meninggalkan kesan bergerak maju. Atau beri ruang kosong di arah yang baru saja mereka tinggalkan agar menciptakan  kesan mereka akan meninggalkan kita

Berikut ini adalah beberapa contoh penerapan Rule of Thirds:

Contoh Rule of Thirds: Foto Potret

Ingat, ada 2 garis horizontal, 2 garis vertikal dan ada 9 kotak. Jika Anda ingin menangkap gambar potret, aturan Rule of Thirds yang disarankan adalah, bagian mata sejajar dengan garis horizontal atas, dan posisi mata ada di perpotongan garis horizontal atas dan garis vertikal bawah (+ +).

Contoh Rule of Thrids: Foto Lanskap

Apabila fokus Anda adalah daratan, seperti gunung atau bangunan, buatlah bagian cakrawala jatuh di sepertiga garis horizontal dan garis vertikal atas. Tapi jika fokus Anda adalah langit, contoh sunset atau sunrise, usahakan agar bagian tersebut berada di sepertiga garis horizontal dan garis vertikal bawah.

Contoh Rule of Thirds: Memfokuskan Subjek

Jika subjek foto Anda ingin memfokuskan gambar, letakkan bagian yang ingin ditajamkan di persimpangan kiri atas kisi. Bagian titik tersebut sangat menarik perhatian dibanding di letakkan di tengah. Ingat, bagian kiri atas, ada 4 kotak di situ.

Contoh Rule of Thirds: Foto Serangga

Serangga sangat sulit difoto. Sulit menemukan kompoisis yang pas, tapi Anda bisa memakai aturan ini, yaitu dengan menempatkan serangga di perpotongan garis vertikal dan horizontal bagian atas sisi kiri. Pada bagian ini (+), taruh di tengah-tengah badan serangga. Dengan begini hasilnya bisa lebih alami.

Contoh Rule of Thirds: Foto yang Bergerak

Jika Anda memotret subjek bergerak, usahakan jangan taruh di tengah. Aturan Rule of Thirds ini sendiri agar fotografer tidak menempatkan subjek di tengah foto. Karena nantinya foto bisa tidak terasa hidup. Anda bisa menaruh subjek di luar pusat, misal foto pesawat, Anda bisa menaruh subjek tersebut di sisi kiri atas dan membiarkan sisi kanan kosong, hanya tampak background.

Contoh Rule of Thirds: Foto Abstrak

Foto abstrak bisa berbentuk apa saja. Anda bisa memainkan blur dan fokus, lalu menempatkan bagian fokus dan blur sesuai dengan garis-garis vertikal-horizontal.

rule of thirds dalam dunia fotografi
rule of thirds dalam dunia fotografi

Sebenarnya contoh-contoh ini hanyalah secuil ide dari fotografer tentang pemakaian aturan ini.

Maksudnya, Rule of Thirds itu tidak terbatas. Anda bisa membuat aturan sendiri, kompoisisi yang menurut Anda cocok. Jika kehabisan ide, Anda bisa mencari ide-ide Rule of Thirds di situs-situs tertentu.

Rule of Thirds tidak seperti aturan yang mengikat, ia seperti panduan untuk membantu Anda mengatur berbagai elemen foto. Jadi dalam kondisi tertentu, sebenarmya kita boleh melanggar aturan ini.