Lindungi Diri Dari Penyebaran Virus Corona

Virus Corona sampai saat ini masih sangat menakutkan, angka penyebarannya di Indonesia sendiri kian meningkat. Seiring dengan vaksinasi yang terus dijalankan belum menjadi tanda akhir dari berakhirnya Virus Corona ini.  

Menjaga diri dari penyakit yang disebabkan oleh penularan virus corona baru (novel coronavirus), atau yang umumnya hanya disebut sebagai virus corona sangat di haruskan, dan tak heran kerap membuat Anda menjadi khawatir. 

Seiring bersama pertambahan kuantitas negara yang terkena dampaknya, dan sementara ini Anda tengah sibuk mempersiapkan diri untuk berjaga-jaga andaikan kasus ini menimpa lingkungan tempat tinggal Anda. Meski terdengar mengerikan, tidak harus terlalu panik selama Anda dapat menjaga kebersihan. Dan tetaplah berjaga-jaga bersama mengikuti panduan yang disarankan baik oleh pemerintah Indonesia dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk meminimalkan penularan penyakit Virus Corona ini.

Lindungi Diri Dari Penyebaran Virus Corona
Lindungi Diri Dari Penyebaran Virus Corona

Mencegah Penyebaran Virus Corona

Jalani vaksinasi. Jika bisa untuk Anda ikuti, ikutilah program vaksinasi COVID-19. Beberapa tipe vaksin telah disetujui di Indonesia dan seluruh dunia. Vaksinasi COVID-19 di Indonesia terbagi dalam 4 tahapan di pertimbangkan ketersediaan dan sementara kehadiran vaksin. Secara umum, petugas kesehatan, petugas service publik, dan grup umur lanjut yang berisiko lebih tinggi dapat meraih vaksin lebih dahulu.

Dua vaksin yang telah disetujui pemanfaatan daruratnya di Indonesia adalah vaksin buatan Sinovac dan AstraZeneca.

Kemungkinan besar, Anda tidak bisa pilih vaksin apa yang dapat Anda terima dan juga kapan Anda dapat menerima vaksin selanjutnya karena ketersediaannya masih terbatas. Meskipun begitu, pemanfaatan vaksin menunjukkan proteksi yang baik terhadap infeksi Virus Corona dalam uji coba dan juga mengurangi gejala berat dan dirawat di rumah sakit. 

Cuci tangan selama 20 detik dengan air dan sabun. Meski terdengar sederhana, sejatinya mencuci tangan merupakan cara terbaik untuk merawat diri dari berbagai macam penyakit! Untuk melakukannya, Anda hanya harus membasahi tangan dengan air hangat mengalir, lantas menuangkan sabun secukupnya ke telapak tangan. Gosok tangan sepanjang 20 detik, lalu bilas hingga bersih.

Cairan pembersih tangan yang memiliki kandungan alkohol mampu membunuh virus. Namun, pastikan Anda hanya menggunakannya sebagai pelengkap, bukan pengganti mencuci tangan.

 

Jaga Jarak Demi Menekan Virus Corona

Lakukan social distancing semaksimal mungkin dimana pun Anda berada. Virus Corona lebih gampang menyebar di keramaian dan kerumunan. Anda bisa menekan penyebarannya dengan merawat diri dan orang lain dengan tinggal di rumah saja. Namun, andaikan sangat diperlukan, seperti berbelanja kebutuhan sehari-hari. Jika tidak, nikmatilah waktu Anda di rumah saja.

Jika Anda berisiko tinggi dan memiliki bagian keluarga yang senantiasa harus bekerja di luar rumah, Anda harus lebih waspada dan mengurangi kontak langsung dengan mereka demi keselamatan diri sendiri.

Jika pun memastikan bersosialisasi bersama orang lain, cobalah menghalangi kuantitas tamu dalam acara Anda maksimal 10 orang atau kurang. Ingatlah, apalagi orang berusia muda dan sehat pun bisa saja tertular Virus Corona ini dan menularkannya ke orang lain. Ikuti keputusan yang diterapkan pemerintah pusat, kota atau provinsi daerah tinggal Anda untuk kebaikan bersama.

Ada begitu banyak cara untuk bersenang-senang di rumah loh. Anda bisa dengan bermain game online seperti judi online, slot online, atau semacamnya, membuat sesuatu karya di rumah, membaca buku, bermain di halaman, atau menonton film.

Ambil jarak sedikitnya 1,5-2 m dari orang lain selama di tempat umum. Sesekali Anda yang harus pergi berbelanja, usahakan menjaga jarak dengan orang lain untuk berjaga-jaga. Virus Corona mampu menular sebelum saat gejalanya muncul. Jadi, demi keamanan bersama, jaga jarak Anda!

Berusahalah untuk tidak menyentuh mata, hidung, dan mulut Anda. Bentuk penularan langsung virus corona baru adalah ketika dahak atau ingus (droplet) penderita mengenai Anda. Sementara itu, tersedia pula penularan yang bersifat tidak langsung, yaitu ketika Anda tanpa sengaja menyentuh dahak atau ingus tersebut, lantas menyentuh wajah setelahnya. Itulah mengapa, jangan menyentuh wajah. Karena yang ditakutkan ketika Anda belum mencuci tangan agar kuman atau virus apa pun yang bersarang di tangan berpindah ke dalam tubuh.

Hindari berjabat tangan dengan orang lain, baik yang sehat maupun sakit. Sayangnya, orang-orang yang terinfeksi virus corona mampu menyebarkan penyakit meski tidak mengalami gejala (OTG). Oleh karena itu, sebaiknya jangan berjabat tangan dengan siapa pun hingga ancaman COVID-19 usai. Cobalah menolak uluran tangan orang lain dengan lebih sopan.

Misalnya, Anda mengatupkan tangan di depan dada sambil tersenyum. Dalam kondisi seperti ini, harusnya orang dapat menyadari alasannya.

Jaga jarak dengan orang yang bersin atau batuk. Meski mereka belum pasti mengidap Virus Corona, sebaiknya Anda tidak menyita risiko dan merawat jarak dari orang-orang yang menunjukkan gejala infeksi saluran pernapasan. Dengan sopan dan tidak terburu-buru, jauhkan diri Anda dari orang-orang yang berbatuk atau bersin.

 

Bersihkan Semua Barang Barang Anda

Bersihkan benda yang dapat Anda sentuh, baik di daerah lazim maupun di rumah. Meski Kementerian Kesehatan belum mengeluarkan instruksi formal perihal topik tersebut, ada baiknya Anda memaksimalkan kebersihan di rumah, tempat kerja, dan daerah umum. Caranya, Anda mampu menyemprotkan disinfektan ke permukaan yang keras atau menyekanya dengan tisu basah. Kapan pun memungkinkan, semprot pula permukaan yang lunak dengan cairan disinfektan yang sesuai.

Misalnya, semprotkan Lisol ke atas meja, permukaan pagar pembatas, dan gagang pintu. Atau, Anda mampu gunakan cairan pemutih seperti Bayclin untuk membersihkan permukaan yang keras demi membunuh Virus Corona ini. 

Lisol dianggap mampu diaplikasikan ke permukaan yang lunak. Jika lebih puas menggunakan bahan pembersih yang alami, cobalah gunakan cuka. 

Kenakan masker bedah hanya yang disarankan oleh dokter atau jika Anda sedang sakit. Faktanya, pemanfaatan masker bedah sementara ini lebih diutamakan untuk petugas tenaga kesehatan. Namun, jika Anda batuk atau pilek, pastikan untuk senantiasa memakai masker agar percikan batuk dan bersin Anda tidak menginfeksi orang lain, dan tetaplah tinggal di rumah.

Tidak harus belanja masker bedah untuk alasan “berjaga-jaga”. Faktanya, perilaku selanjutnya dapat membuat persediaan masker bedah di pasaran menipis agar orang-orang dan tenaga kesehatan yang lebih perlu pun semakin kesulitan untuk mendapatkannya. 

 

Simpan Stok Obat yang Diperlukan di Rumah

Beli obat bebas yang sering digunakan untuk mengobati infeksi saluran pernapasan. Meski belum ada obat untuk menangani infeksi virus corona baru, gejalanya mampu diredakan dengan pertolongan obat-obatan bebas untuk menangani infeksi saluran pernapasan. Misalnya, Anda bisa belanja satu pak dekongestan, asetaminofen (Panadol), dan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) seperti ibuprofen (Advil, Motrin) atau naproxen (Aleve). Atau, Anda juga bisa belanja sirop obat batuk dan obat batuk dalam wujud lain untuk mengurangi intensitas batuk.

Jika bagian keluarga Anda berjumlah banyak, cobalah belanja beberapa kemasan obat sekaligus untuk berjaga-jaga ketika ada orang yang sakit. Mintalah rekomendasi dokter tentang kuantitas obat yang paling sesuai.

Siapkan obat-obatan untuk memenuhi kebutuhan medis Anda setidaknya untuk 30 hari kedepan. Jika Anda harus mengkonsumsi obat tiap hari, cobalah mengonsultasikan barangkali menyimpan stok obat dalam kuantitas banyak kepada dokter, sekadar untuk berjaga-jaga jika Anda tidak mampu keluar dari tempat tinggal hingga ancaman virus corona mereda. Setidaknya, siapkan stok obat untuk 30 hari ke depan.

Secara khusus, Anda harus harus menebus 1/2 resep obat tiap satu atau dua minggu agar senantiasa memiliki stok sepanjang 30 hari.

Diskusikan opsi selanjutnya kepada dokter dan mintalah rekomendasi yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.

 

Menyiapkan Diri Menghadapi Penutupan Kantor dan Institusi Pendidikan

Rencanakan pola perawatan anak yang sekolah dan tempat penitipannya berhenti beroperasi untuk sementara waktu. Jika penularan virus corona masuk ke wilayah tempat tinggal Anda, barangkali besar kemungkinan tempat umum akan ditutup untuk menekan penyebaran Virus Corona yang lebih meluas. 

Jika Anda bekerja, kondisi selanjutnya pasti saja dapat menjadi menyulitkan. Oleh karena itu, mulailah menyusun rencana perawatan untuk anak sejak jauh-jauh hari agar Anda tidak kelabakan pada kondisi selanjutnya terjadi.

Misalnya, Anda bisa melakukan pertolongan kerabat untuk merawat anak terkecuali sekolah dan daerah penitipannya tidak beroperasi. Atau, Anda mampu meminta izin atasan untuk bekerja dari tempat tinggal agar mampu merawat anak tanpa pertolongan pihak ketiga.

Anak-anak barangkali dapat lihat TV dan menggunakan pc lebih lama daripada biasanya. Buatlah jadwal kebiasaan baru dan bantu mereka pilih acara dan film yang tepat untuk ditonton.

 

Penutupan Tempat Umum 

Diskusikan untuk bekerja dari tempat tinggal kepada atasan di kantor. Meski tidak harus terlalu khawatir, bekerja dari tempat tinggal adalah pilihan yang tepat terkecuali apalagi jika virus corona memasuki wilayah daerah tinggal Anda, lebih-lebih karena beberapa tempat umum barangkali akan ditutup untuk menghindar virus corona menyebar. 

Untuk mempersiapkan diri sebelum saat kondisi selanjutnya terjadi, jangan lupa mendiskusikan selama bekerja berasal dari tempat tinggal kepada atasan. Secara khusus, diskusikan jenis pekerjaan yang mampu diselesaikan di rumah, dan juga pola dan jam kerja Anda nantinya.

Bekerja berasal dari rumah, sayangnya bukanlah opsi yang dapat dijalani oleh semua orang. Namun, tidak ada salahnya mempersiapkan diri untuk membuat opsi selanjutnya jika ada pekerjaan yang mampu diselesaikan di rumah.

Cari informasi tentang organisasi lokal yang bersedia menambahkan pertolongan finansial bagi orang-orang yang kehilangan pendapatan akibat penularan virus corona. Jika profesi tidak memungkinkan Anda untuk bekerja dari rumah, kemudian bagaimana caranya memenuhi kebutuhan finansial harian di kemudian hari?

 Sayangnya, tidak semua perusahaan bersedia menambahkan tunjangan untuk karyawan yang dirumahkan akibat daerahnya tertular virus corona. Oleh karena belum ada kebijakan yang formal dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah perihal kompensasi bagi karyawan yang terpaksa harus dirumahkan, cobalah mencari tau informasi tambahan tentang organisasi atau LSM lokal yang bersedia menambahkan donasi atau pertolongan finansial, seperti yang ada di Amerika Serikat sekarang ini.

Organisasi keagamaan lokal juga barangkali mampu menambahkan pertolongan finansial dan juga pendampingan untuk orang-orang yang membutuhkan.

Berusahalah untuk tidak terlalu khawatir. Ingat, penularan virus corona sejatinya menimpa seluruh orang di dunia, dan yakinlah bahwa masyarakat setempat tidak dapat keberatan mengulurkan pertolongan kecuali Anda terbukti positif mengidap COVID-19. 

 

Perkaya Diri dengan Informasi dan Tetap Tenang

Baca informasi paling baru tentang virus corona baru, setidaknya satu kali sehari. Dari Kementrian Kesehatan dan WHO menambahkan informasi baru tiap tiap harinya, tidak ada salahnya mengecek informasi selanjutnya untuk menimalisir kecemasan yang tidak beralasan dan merawat diri dari penularan. 

Susun rencana bersama keselamatan keluarga Anda. Metode ini bisa diterapkan untuk mendukung Anda agar lebih tenang dalam hadapi virus corona. Selain itu, anak-anak Anda pun barangkali menyimpan sejuta pertanyaan mengenai virus corona ini. Oleh karena itu, untuk mendukung mempersiapkan diri dan kerabat terdekat, cobalah mengajak mereka berdiskusi soal beragam cara yang dapat dikerjakan untuk keberlangsungan hidup bersama di tengah penularan virus corona. Beberapa perihal yang dapat Anda lakukan:

  • Meyakinkan seluruh anggota keluarga bahwa persediaan makanan dan perlengkapan lain di tempat tinggal tetap tercukupi.
  • Meyakinkan anak-anak bahwa Anda senantiasa siap merawat mereka, apa pun kondisinya.
  • Memberikan gagasan cara menghabiskan waktu di tempat tinggal ketika virus corona memasuki daerah daerah tinggal Anda.
  • Membagikan nomor darurat kepada seluruh bagian keluarga.
  • Menyediakan “ruang isolasi” atau kamar perawatan khusus di tempat tinggal untuk menampung keluarga yang sakit.

 

Perbaiki jenis hidup untuk memperkuat proses kekebalan tubuh. Oleh karena infeksi virus corona baru belum memiliki obat yang spesifik, maka proses kekebalan tubuh Anda dapat menjadi benteng pertahanan pertama yang harus ditembus olehnya. Untungnya, proses kekebalan tubuh mampu ditingkatkan dengan melakukan perbaikan jenis hidup. Untuk itu, cobalah mengonsultasikan jenis hidup kebutuhan Anda kepada dokter. Beberapa perihal yang mampu Anda coba:

  • Mengonsumsi sayuran atau buah fresh di tiap tiap kali makan.
  • Berolahraga 30 menit selama setidaknya 5 hari dalam seminggu.
  • Mengonsumsi multivitamin.
  • Tidur 7-9 jam tiap tiap malam.
  • Meredakan stres.
  • Tidak merokok.
  • Melakukan vaksinasi influenza, terkecuali belum.

 

Hubungi dokter jika ada gejala yang Anda alami. Meski tidak semua gejala penyakit disebabkan oleh infeksi virus corona, tetaplah menyikapinya dengan serius. Jika mengalami gejala seperti demam, batuk, dan problem pernapasan, segeralah menghubungi dokter untuk mendeteksi ada atau tidaknya infeksi virus corona di dalam tubuh Anda. 

Sebelum menghubungi dokter, jangan bepergian ke mana-mana untuk meminimalisir risiko penyebaran. Setelahnya, dokter dapat melakukan pengambilan sampel spesimen untuk di cek di laboratorium dan mengonfirmasi diagnosis Anda.

Jangan pergi ke rumah sakit atau klinik tanpa memberi kabar lebih dahulu bahwa Anda barangkali terinfeksi virus corona. Kemungkinan, Anda harus diisolasi dari pasien lain dan ditaruh di ruangan sendiri. 

Jika Anda terinfeksi virus corona, segera lakukan karantina sendiri di rumah. Kecuali dokter menduga Anda berisiko mengalami komplikasi, Anda harus dirawat di tempat tinggal sakit.

Cari informasi tentang peringatan perjalanan sebelum saat berangkat berlibur, tetapi berusahalah untuk tidak terlalu khawatir. Faktanya, Anda tidak harus mencoret seluruh rencana liburan karena sejauh ini, beberapa besar wilayah di luar Tiongkok, Iran, Italia, dan Korea Selatan tidak terkena efek yang terlalu signifikan. Namun, sebaiknya tetaplah membaca peringatan perjalanan yang diterbitkan oleh Kementrian Luar Negeri sebelum bepergian demi memaksimalkan keamanan Anda.

Perhatikan, orang berisiko tinggi sebaiknya tidak bepergian untuk sementara waktu. Manula, penderita penyakit penyerta, atau mereka yang mengalami imunodefisiensi sebaiknya tidak bepergian kecuali tidak terlalu harus demi mengurangi risiko infeksi virus corona.

Jika rasa khawatir tak kunjung hilang, tidak ada salahnya menunda keberangkatan dan melakukan pengembalian dana (refund), jika memungkinkan. Cek ada atau tidaknya opsi selanjutnya kepada pihak perusahaan yang melayani penjualan tiket Anda.

 

Tips Menghadapi Virus Corona Sehari-hari

Berusahalah untuk tidak panik. Pandemi sebenarnya mengerikan, tetapi sejatinya Anda tidak harus menyikapinya dengan penuh ketakutan.

Perlakukan semua orang dengan baik, Jangan serta-merta berpikiran bahwa seluruh orang yang berketurunan Asia mengidap virus corona. Ingat, virus corona baru menyebar ke kurang lebih 67 negara agar tidak terasosiasi bersama ras tertentu. Selain itu, jangan pula mengasumsikan seluruh orang yang tengah batuk sebagai penderita COVID-19!

Jika Anda telanjur menyimpan kebutuhan pokok sepanjang pandemi ini dalam jumlah yang banyak, Anda dapat mendonasikan kelebihannya ke mereka yang membutuhkan. Karena banyak orang-orang yang mengalami kesulitas imbas dari virus corona ini. 

Jika sedang tidak cukup sehat, jangan meninggalkan tempat tinggal terkecuali Anda harus pergi ke dokter. Ingat, Anda memiliki tanggung jawab moral untuk merawat orang lain dari penyakit yang barangkali menulari mereka. Jadi, jangan jadi karier ya.