Rss

Archives for : Level Comics

Trafficker (Jilid 1)

covertrafficker1

Judul: Trafficker (Jilid 1)

Komikus: Mitsunaga Yasunori

Penerjemah: Widati Utami

Penerbit: Level Comics

Jumlah Halaman: 220

Terbit Perdana: 2008

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2008

ISBN: 9789792715347

cooltext-blurb

Ayano dan Shuta adalah kurir bermotor legendaris dari komunitas bawah tanah. Dengan menunggangi Ducati merah, mereka menyanggupi mengantar barang apa saja selama muat di motor dengan tepat waktu sesuai permintaan. Tak ada kata mustahil dan tak pernah gagal. Hanya saja, tarif jasa mereka mahal sekali, lho!

cooltext-review

Halo, selamat siang. Kali ini lagi-lagi saya menyuguhkan resensi judul baru dari sebuah komik yang masih berasal dari Negeri Sakura. Setelah beberapa lama saya berkutat pada tema komik yang diluar masa kini dengan entah kapan waktu kejadiannya dan entah berada dimana lokasinya, sekarang saya akan mengulas komik yang bersetting masa kini dengan segala hal yang terjadi di masa sekarang. Alhamdulillah ya..

Komik ini terdiri dari lima bagian yang secara umum masih berupa perkenalan dan belum ada konflik besar yang berarti. Uniknya, judul setiap chapter selalu diawali dengan R/M. mengingat tema besar komik ini adalah tentang dunia kurir paket dengan sedikit bumbu berkendara di jalan raya, saya menduga pemakaian R/M ini apakah mengacu pada rotation per minute? Entahlah. Hingga akhir jilid perdana inipun saya tidak tahu jawabannya.

Chapter pertama berjudul The Trafficker yang sama dengan judul seri ini. Adalah seorang siswa kelas 3 SMA bernama Shuta Mikoshi yang bekerja bersama seorang gadis muda bernama Ayano Shiomizaka di sebuah agen pengiriman paket bernama Kurir Kilat Cup Cup. Agen ini bisa dianggap ilegal karena tidak ada ijin resmi. Namun demikian, agen Kurir Kilat Cup Cup dianggap sebagai legenda karena bisa mengantarkan paket dengan amat cepat.

Klien pertama Kurir Kilat Cup Cup adalah seorang bapak-bapak yang ingin mengirimpak sebuah paket kepada anak gadisnya yang berada di Bandara Narita. Jarak kantor Kurir Kilat Cup Cup ke Bandara Narita yang sangat jauh diperkirakan menghabiskan waktu dua jam apabila naik mobil. Masalahnya, pesawat sang anak akan lepas landas dalam waktu satu setengah jam lagi. Wah, bagaimana cara Shuta mengantarkan paket itu tepat waktu ya?

Anak itu terjun bebas tanpa ragu, mengikuti komando wanita ini! sulit dipercaya! Hubungan yang saling percaya satu sama lain. (Halaman 20)

Kid Napping adalah judul chapter kedua. Kali ini bukan lagi pengiriman paket seperti biasa, namun kedatangan polisi secara tiba-tiba di kediaman Ayano sungguh mengejutkan. Polisi tersebut ternyata tidak ingin menangkap Ayano dan Shuta, melainkan meminta bantuan Kurir Kilat Cup Cup untuk mengantarkan uang tebusan ke penculik Yuna Sakiguchi, bocah kelas 5 SD. Meski awalnya menolak, tangisan ibu Yuna membuat Shuta bersedia. Waduh!

Dia sama-sama dari komunitas bawah tanah seperti kita… DIa tak mungkin mau terlibat dengan polisi. Semuanya berada dalam genggaman kita. Kalau serah terimanya selesai, bunuh sandera dan siap-siap untuk kabur!! (Halaman 68)

Chapter ketiga mengambil judul Limbo Dance. Pada bagian ini menyuguhkan dunia lomba lari marathon yang diikuti oleh atlet perempuan Jepang bernama Naomi Hodaka. Sebenarnya sih Naomi tidak terlalu menjadi tokoh pusat, melainkan seorang polisi bermotor bernama Masayoshi Kajiki yang menjaga perlombaan itulah yang menjadi bibit konfliknya dengan Kurir Kilat Cup Cup karena kelalaian Shuta mengganggu perlombaan gadis pujaan Masayoshi.

Sejujurnya, kami sebagai polisi kesulitan menghadapinya… Intinya dia bajingan! (Halaman 101)

Help Me Daddy merupakan judul chapter keempat. Tokoh tambahannya adalah gadis teman sekelas Shuta di sekolah bernama Nazuna Sawamatsu. Dia ini suka sekali mengendarai motor mahal milik ayahnya yang kebetulan sedang bekerja di Amerika. Kecintaan ayahnya pada motor membuatnya muak dan berpikir bahwa laki-laki yang suka mengendarai motor adalah lelaki yang tidak berguna. Ketika ia berjumpa dengan Shuta, ia merasa harus mengalahkannya.

Aku tak bisa menahan diri untuk tak bertarung dengannya. Perasaan ini… Kejengkelan ini… Tak bisa kutahan lagi! (Halaman 149)

Chapter terakhir adalah Tandem Seat, yang menyuguhkan klien Kurir Kilat Cup Cup seroang selebriti muda bernama Nanami Mukojima. Awalnya Nanami terpaksa menggunakan jasa Kurir Kilat Cup Cup pesanan manajernya, Pak Terai, agar ia dapat tiba ke lokasi syuting berikutnya dengan cepat. Meski awalnya merepotkan Nazuna, Nanami terpaksa menyewa jasa Shuta lagi karena ingin menghindari wartawan yang kepo dengan urusan asmaranya.

Nanami, kau juga harus minta maaf! Kita ‘kan yang sudah minta tolong padanya. Jadwalmu nanti jadi berantakan. Nanami! Kalau memang artis profesional, kau harus bisa bersabar!! (Halaman 181)

Baguuuuus. Saya suka komik ini. Alurnya cepat, tokohnya mudah disukai, dan idenya segar alias tdiak biasa. Pertama tentu saja legenda Kurir Kilat Cup Cup yang bisa mengantarkan paket secepat mungkin tanpa terlambat membuat saya bertanya-tanya, bagaimana mungkin? Ternyata baru terungkap trik yang digunakan Shuta sang pengendara motor dalam menunaikan tugasnya.

Oh iya, secara hukum Shuta ini sudah boleh mengendarai motor lho. Karena dia sudah memiliki SIM. Sayangnya berkendara dengan cepat di jalan raya dengan model ala pembalap seperti itu tanpa menggunakan helm membuat saya khawatir dengan keselamatannya. Kenapa Ayano tidak membelikan helm sih? Apa lagi Ayano tidak mau menambah personil lagi dalam Kurir Kilat Cup Cup ini. Hmm menyebalkan.

Oh iya, saya suka juga dengan secuplik perhitungan dalam ilmu fisika dan matematika pada chapter pertama komik ini. Soalnya nyeni aja gitu ada sejumput perhitungan sebelum Shuta berangkat mengantarkan paket. Kan jadi seolaholah apa yang dilakukan Shuta benar-benar masuk akan dan tidak berbahaya. Padahal…baca sendiri aja ya! Hehehe. Ets, jangan lupa juga love-interest Nazuna ke Shuta (sepertinya), bakalan bagus kayaknya.

Selain lima chapter diatas, ada komik bonus beberapa halaman tentang dunia di belakang layar komik ini. Komik bonus ini menyuguhkan si mangaka, Mitsunaga Yasunori, yang ternyata memiliki hobi berkendara motor. Kebiasaannya adalah touring ke kota lain bersama teman-temannya. Hingga suatu ketika ia hampir menemui ajal ketika berkendara tengah malam di pegunungan tanpa penerangan. Wow! Salut juga dengan mangaka ini sangat menjiwai hehehe.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

X (Jilid 4)

coverx4

Judul: X (Jilid 4)

Sub Judul: Their Destiny Was Foreordained, 1999.

Komikus: CLAMP

Penerjemah: Abigail Natalya

Penerbit: Level Comics

Jumlah Halaman: 188

Terbit Perdana: 2005

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2005

ISBN: 978979207084

cooltext-blurb

Gempa besar di Tokyo. Hanya Seven Seal-lah yang dapat menyelamatkan Tokyo dari kehancuran. Jika berhasil, Kamui akan tahu rahasia tentang dunia, masa depan, ibu, dan dirinya.

cooltext-review

Kelanjutan komik X masih ada nih. Setelah meninggalkan jilid kedua yang masih samar-samar inti cerita sesungguhnya, pada jilid keempat ini sudah mulai jelas asal muasal kisah dan mau dibawa kemana hubungan kita, eh kehidupan Kamui. Cerita dibuka dengan kesedihan mendalam kakak beradik Fuuma dan Kotor setelah kehilangan satu-satunya orang tua mereka.

Pada saat yang bersamaan, Kamui menghilang entah kemana bersama Sorata. Saya tidak tahu sih mereka berdua ini sedang ada misi untuk apa. Namun yang jelas ternyata mereka hendak berjumpa dengan Hinoto, sang peramal sekaligus orang yang memberikan “mimpi” pada Kamui ketika masih terluka berat.

Jangan khawatir, Kamui. Jika terjadi apa-apa padamu, aku akan memasang tubuhku untukmu. Itu adalah takdirku. (Halaman 70)

Berjumpa langsung dengan Hinoto di ruang bawah tanah gedung parlemen Jepang memberikan waktu lebih banyak bagi Kamui untuk mencerna “mimpi” yang ia alami sebelumnya dengan lebih lengkap dan jelas. Hinoto sesungguhnya tidak berbicara langsung pada Kamui, melainkan langsung “berujar” pada hati Kamui, baik di dunia nyata maupun di dunia “mimpi” Kamui.

“Mimpi” yang dikira Kamui hanyalah halusinasi ternyata adalah ramalan masa depan Bumi menurut “terawangan” Hinoto. Ia memperlihatkan bagaimana rusaknya Jepang, khususnya Tokyo akibat gempa bumi dahsyat yang melanda. Gempa ini bukanlah sembarang gempa, melainkan gempa dahsyat yang diakibatkan bangkitnya tujuh Naga Bumi atau disebut Angels sehingga membuat bencana dan kematian massal.

Kamui, hanya kau yang dapat mencegah gempa besar di Tokyo. memimpin naga langit dan menyelamatkan dunia ini. kau pasti menyadari. (Halaman 113)

Ya benar, Naga Bumi dapat dikalahkan dengan tujuh pasukan Naga Langit atau bisa disebut sebagai Seals. Yak benar, orang seperti Sorata dan Yuhto merepresentasikan naga-naga tersebut. Sorata mewakili Naga Langit dan Yuhto mewakili Naga Bumi. Sayangnya, salah satu pasukan bisa menang apabila dipimpin oleh seseorang yang hebat, yaitu Kamui. Nah, kira-kira Kamui akan berpihak ke siapa ya? Naga Bumi yang akan menciptakan dnia baru ataukah Naga Langit yang mempertahankan kehidupan?

Melompati jilid ketiga ternyata tidak membuat saya ketinggalan cukup banyak. Bahkan saya bersykur membaca jilid keempat karena berisi informasi penting sebagai pemahaman awal untuk mengikuti cerita berikutnya. Yah, meskipun saya tidak bisa mengikuti lagi dikarenakan tidak memiliki jilid-jilid selanjutnya hahahahak.

By the way, saya risih sekali dengan gambaran CLAMP yang cuantik-cuantik. Bukannya saya anti dengan yang cantik, tetapi melihat gambar tokoh Kamui yang cantik banget, mengalahkan kecantikan Kanoe, membuat saya meragukan “kejantanan” sosok Kamui. Yah sebenarnya kepribadian dan sikap tokoh tidak tergantung dari gambar sih. Hanya agak terganggu saja.

Sejauh ini saya suka tokoh Sorata. Dia periang dan humoris. Cocok sekali ketika ditengah percakapan serius atau adegan penting, sosok Sorata memberikan penyegaran sehingga tidak tegang melulu. Akhir kata, sekian saja yang bisa saya tuliskan mengenai X jilid keempat ini. oh iya sampai sekarang saya belum paham arti judul X hehe. Sayonara~

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

X (Jilid 2)

coverx2

Judul: X (Jilid 2)

Sub Judul: Their Destiny Was Foreordained, 1999.

Komikus: CLAMP

Penerjemah: Abigail Natalya

Penerbit: Level Comics

Jumlah Halaman: 188

Terbit Perdana: 2005

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2005

ISBN: 9789792074826

cooltext-blurb

Seven Seals dan Seven Angels mulai berkumpul. Tapi, Siapakah mereka sebenarnya?

cooltext-review

Selamat pagi para pembaca blog Rico Bokrecension yang budiman (ahelah kayak banyak aja yang nungguin postingan *keplak). Akhirnya saya sudah mulai menemukan secercah niat blogging dengan teratur. Yah paling tidak semoga tragedi bulan Juli yang tidak ada postingan sama sekali tidak perlu terulang kembali pada bulan-bulan berikutnya. Aamiin.

Nah kali ini, saya masih menghadirkan rutinitas resensi buku. Banyak yang bilang blogger buku itu jangan sampai monoton dan membosankan dengan menulis resensi melulu. Saya dengan yakin tidak setuju dengan pendapat itu. Pasalnya, jiwa blogger buku itu ya resensi buku. Jangankan berpikir kreatif ngeposting hal lain, wong yang mendasar semacam resensi saja saya tidak bisa rutin. Jadi boleh dong saya posting review lagi? Boleh? Terima kasih!

Kali ini saya telah membaca karya lama namun baru saja saya jamah setelah tujuh tahun berada di timbunan yaitu komik berjudul X. Komik ini saya dapatkan ketika obral dengan harga 5000 rupiah saja. namanya juga obral, jilid yang tersedia juga tidak lengkap, apalagi yang edisi nomor satu. Ini saja saya langsung melompat ke jilid dua.

Sorata Arisugawa, seorang anak SMU yang memiliki kemampuan sebagai Seals sedang terlibat pertarungan dengan Yuhto Kigai, pegawai negeri yang juga seorang Seals. Meskipun mereka bertarung dengan kekuatan dahsyat di tengah permukiman penduduk, Sorata menciptakan dimensi lain yang disebut kekkai yang memiliki ukuran radius 3km. Ditengah pertarungan sengit, seorang laki-laki bernama Fuuma memasuki kekkai yang membuat pertarungan Sorata dan Yuhto harus dihentikan. Siapa sebenarnya Fuuma ini?

Di sebuah rumah lain, ada seorang gadis bernama Kotori yang notabene adik Fuuma, sedang menjaga Kamui, teman sejak kecilnya yang terluka. Meskipun sedang tidur, Kamui ternyata bermimpi “aneh” karena melibatkan Hinoto, seorang peramal terhebat Jepang. Hinoto menunjukkan bagaimana tragisnya masa kecil Kamui, Kotori, dan Fuuma karena terlibat “hal buruk” pada kuil Togakushi.

Memang aku yang memperlihatkan ‘mimpi’ ini. tapi, ini bukan khayalan. Ini kenyataan. Ini kenangan masa lalumu. Kenangan yang tak bisa kau lupakan walau kau coba. (Halaman 57)

Ibu Kotori dan Fuuma yang bernama Saya harus mengalami musibah karena mempertahankan apa yang diyakini. Sedangkan ibu Kamui bernama Tohru juga harus mengalami nasib yang sama. Setelah menghilang sejak musibah keluarga Kotori, akhirnya Kamui kembali ke Tokyo karena harus menyelesaikan titah dari sang ibunda.

Sorata yang penasaran dengan sosok Fuuma akhirnya ikut pulang dengan alasan menjenguk Kamui. Di sisi lain, Yuhto yang memiliki boss bernama Kanoe, yang tak lain adalah adik Hinoto juga menyadari hal yang “menarik” saat itu. Tak disangka, kehadiran Sorata membuat Kamui sedikit emosi dan disaat yang bersamaan, ayah Kotori harus kehilangan nyawa karena mempertahankan sebuah “benda pusaka” dari rebutan Nataku.

Kamui kembali. terpisah dari keluarga karena kematian. Kembali ke Tokyo dibimbing bintang takdirnya sendiri. Begitu. (Halaman 144-145)

Lagi-lagi saya harus bingung karena melompat edisi perdana. Namun sejauh ini goresan gambar CLAMP memang sangat memukau. Shoujo banget! Bahkan tokoh laki-laki aja bisa cantik banget. Apalagi tokoh perempuan bermata belo dan pakaian menjuntai kelebihan bahan dan terlambai-lambai bagai terkena angin. Wuh memang sangat bagus sih. Apalagi ada beberapa halaman yang satu halamannya full untuk gambar orang saja.

Mengenai tokoh, saya rasa komik ini mengambil tokoh utama Kamui dengan segala macam misteri yang masih menunggunya. Saya masih heran degan istilah Seals, Angels, Kekkai, dan segala macamnya. Semoga saja kelak penasaran saya bisa terjawab. Padahal saya hanya punya dua jilid saja. Udah gitu nomor empat pula! Hahaha.

Anyway, saya suka dengan tampilan komik dari Level Comics. Setelah sebelumnya 21st Century Boys ada beberapa lembar yang full color, komik X ini menyisipkan bonus pembatas buku yang ciamik. Tidak rugi saya mendapatkan dengan harga 5000 rupiah. Padahal harga aslinya 12500 rupiah. Sudah ah segini saja. tunggu resensi saya berikutnya ya! Selamat malam para pemirsa…

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

21st Century Boys (Jilid 2)

covercentury2

Judul: 21st Century Boys (Jilid 2)

Komikus: Urasawa Naoki

Penerjemah: EP Armanda

Penerbit: Level Comics

Jumlah Halaman: 200

Terbit Perdana: 2009

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2009

ISBN: 9789792755862

cooltext-blurb

Finally, the story is going into the climax!! The human race is facing a crisis. Kenji is bustling about trying to save the world, and the people who he loves. Also he has to solve the mystery of the “Friend”. What the “Friend” really is!? Why he became evil!? The answer is connected with the memory when Kenji was a Twentieth century boy.

cooltext-review

Komik ini baguuus. Saya sebenarnya tidak membaca judul pendahulunya, namun saya rasa Urasawa Naoki memang piawai menciptakan sebuah kisah yang menarik. Tidak heran judul 20th Century Boys dan 21st Century Boys ini bisa bertahan hingga delapan tahun. Sampai ada versi anime juga lho! Hal ini tidak main-main karena hanya karya yang bergengsi saja yang mampu seperti itu.

Jilid terakhir komik ini mengisahkan kelanjutan Kenji mencari petunjuk mengenai keberadaan remote bom anti-proton melalui permainan virtual di wahana milik “Sahabat”. Setelah berjuang keras cukup lama di sana, Kenji kecil mendapatkan “bisikan” dari Kanna yang berasal dari masa kini mengenai letak remot itu. Di sisi lain, robot raksasa yang bisa mengaktifkan bom telah bergerak kembali.

Pahlawan itu cuma jadi pahlawan di saat dia menang, ‘kan, ya? Saat itu memang klimaksnya, tapi kalau dia hidup, akan dimakan usia… Makanya, ending yang biasanya buat pahlawan entah dia pergi menghilang entah kemana… Atau mati… (Halaman 81)

Secara garis besar komik ini hanyalah sekelumit cerita penutup dari 20th Century Boys. Saya memang masih tidak memahami bagaimana mungkin dunia pada game virtual dapat mempengaruhi kehidupan masa kini ketika Kenji berusia dewasa, bahkan bisa membuat temannya sendiri sekarat di ICU hingga meninggal dunia. Padahal setting tahun masih pada tahun 2018 lho. Yah entahlah.

Satu hal yang saya sukai dari komik ini adanya delapan halaman awal yang full color dengan kertas lux mengkilap. Yah gimana ya, kesannya jadi eksklusif dan asli banget. Meskipun kualitas warna dan gambar memang “dewasa” sekali hahaha. Oh iya dari segi humor, saya cengengesan ketika Kenji yang brewokan, rambut gondrng dan berpakaian khas musisi, mengancam anak-anak dengan kalimat “Kusentil nih!” xD

Yak pada akhirnya membaca dua jilid komik ini membuat saya sedikit terhibur. Terlepas dari bagaimana cerita 20th Century Boys, komik ini masih menarik kok. Meskipun ending cerita tentang sosok “Sahabat” sesungguhnya tidak membuat saya terkejut sama sekali. Ya iyalah, wong ngerti siapa tokohnya aja enggak! LOL. Sampai jumpa lagi~

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

21st Century Boys (Jilid 1)

covercentury1

Judul: 21st Century Boys (Jilid 1)

Komikus: Urasawa Naoki

Penerjemah: EP Armanda

Penerbit: Level Comics

Jumlah Halaman: 199

Terbit Perdana: 2009

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2009

ISBN: 9789792755855

cooltext-blurb

War is over. The “Friend” is dead. People are released from the danger of extinction. Finally peace has come to Tokyo… it seems. But the mistery still remains. Nobody knows who the “Friend” was and where he came from. The only clue is hidden deep inside the memories, …the memories of the hero, Kenji. This is the time to open the Pandora’s Box. You can see what is left on the bottom of the box.

cooltext-review

Judul komik ini sesungguhnya adalah lanjutan dari serial yang berjudul 20th Century Boys yang telah tamat sebelumnya. Sayangnya, saya terlalu bodoh untuk menyadari bahwa saya salah beli komik ini tanpa sedikitpun mengikuti judul sebelumnya. Akibatnya saya bersusah payah mengikuti cerita komik ini berdasarkan sepenggal sinopsis judul sebelumnya (yang amat sangat pendek). Daripada saya buang ini komik, lebih baik saya baca saja hingga tuntas, yang entah bagaimana akhirnya nanti.

Alkisah pada tahun 2018, Tokyo sedang dilanda berbagai macam bencana dan teror mematikan karena sebuah virus. Hal ini disebabkan oleh seseorang bernama “Sahabat” yang ingin menguasai dunia dengan cara yang tidak baik. Tokoh bertopeng ini ternyata sudah pernah “diceritakan” oleh seorang bocah bernama Kenji tiga puluh tahun silam melalui sebuah buku ramalan yang sesungguhnya adalah imajinasi anak-anak.

Akhir kisah 20th Century Boys adalah Sahabat yang telah mati namun menyisakan misteri. Ketika topengnya dibuka, wajahnya adalah wajah teman Kenji yang bernama Fukube. Hal ini tidak mungkin karena Fukube telah meninggal sebelumnya karena terkena tembakan pistol. Lantas siapakah orang yang memiliki paras Fukube ini? Hanya Kenji yang bisa dan berhak membuka tabir kelam sosok asli Sahabat. Bahkan FBI yang pandai sekalipun harus meminta bantuan Kenji karena hanya Kenji yang mengetahui cikal bakal tragedi masa kini berdasarkan masa kanak-kanaknya dahulu.

Kenji, kau tahu tentang… Virtual Reality Game? Salah satu wahana di Taman Sahabat… yang direkonstruksi dari masa kanak-kanak kalian. (Halaman 70)

Ya benar, meskipun Sahabat telah tewas, ia meninggalkan sebuah catatan kecil bertuliskan “Dunia akan berakhir dengan bom anti-proton” yang dikhawatirkan akan benar-benar terjadi. Akhirnya Kenji memasuki game virtual tersebut dengan mempertaruhkan nyawanya karena jika sampai gagal, ia tidak bisa keluar dari game itu. Berhasilkan Kenji menyelamatkan dunia dengan kembali ke masa kanak-kanak?

Baiklah. Saya benar-benar bingung dengan cerita komik ini karena tidak membaca secuilpun judul pendahulunya. Meskipun begitu saya bisa menikmati “sejumput” epilog dari judul sebelumnya melalui judul baru 21st Century Boys. Yang membuat saya heran adalah mengenai game virtual yang dimasuki Kenji tersebut. Permainan itu bekerja dengan konsep seperti mesin waktu, dimana jiwa atau roh sang pemain akan dibawa pada waktu tertentu meninggalkan tubuh aslinya.

Yang saya tidak mengerti adalah apakah dengan kembalinya Kenji kemasa lalu akan turut mengubah masa depan ataukah hanya sekadar “kunjungan”? Mengingat Kenji tidak akan bisa kembali jika ia meninggal dalam game ataupun gagal melaksanakan misinya. Konsep time paradox seseungguhnya juga turut dihadirkan, namun karena (lagi-lagi) kisah sebelumnya saya tidak tahu, saya jadi manut-manut saja.

Selain menyingkap teka-teki Sahabat, saya suka tentang jalinan asmara diam-diam antara Yukiji dan Kenji semasa anak-anak dan remaja, bahkan hingga masa tiga puluh tahun kemudian. Baik Yukiji maupun Kenji hanya saling memendam rasa. Jalinan persahabatan antara Kenji, Yukiji, Occho, Keroyon, Maruo, dan Yoshitsune yang awet hingga dewasa membuat saya kagum dan penasaran apakah mereka bisa menyelesaikan masalah ini. tunggu lanjutannya ya!

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

xxxHOLiC (Jilid 2)

coverxxx2

Judul: xxxHOLiC (Jilid 2)

Komikus: CLAMP

Penerjemah: Leona

Penerbit: Level Comics

Jumlah Halaman: 184

Terbit Perdana: 2008

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2008

ISBN: 9789792710663

cooltext-blurb

Sebelum dikenal sebagai ‘dunia’, dunia bukanlah sesuatu yang satu.

cooltext-review

Selamat malam. Langsung saja ya, lagi males basa-basi huahahhaak. Seperti janji saya pada review sebelumnya, kali ini saya akan memberikan sedikit bocoran tentang tokoh dari judul komik apa yang dihadirkan CLAMP dalam xxxHOLiC ini. ada yang sudah tahu? Ya benar! Sakura dan Syaoran (serta Kurogane dan Fai D. Flourite) dari komik Tsubasa RESERVoir CHRoNiCLE. Saya tidak perlu mengupas adegan apa yang mereka lakukan karena secara lengkap bisa dicek di review saya untuk jilid tersebut :p

Kali ini Yuko tidak lagi didatangi oleh pengunjung toko. Justru Watanuki dan Yuko sedang plesiran ke suatu tempat untuk mengunjungi seorang peramal kenalan Yuko. Hal ini awal mulanya karena Watanuki mengetahui bahwa gadis pujaan hatinya, Himawari Kunogi, suka dengan dunia ramalan. Oleh karena itu, daripada mempercayai ramalan picisan di majalah remaja, Yuko mengajak Watanuki mengunjungi kenalannya itu.

Meramal diri sendiri itu salah satu hal yang dilarang. Lain soal kalau tiba-tiba muncul sendiri. (Halaman 55)

Sayangnya, Yuko menemukan bahwa tempat tinggal sang peramal telah dihuni oleh “peramal” yang lain. Alih-alih balik kanan, mereka berdua tetap masuk ke rumah itu. Bagaimana respon Watanuki dengan “peramal” itu? mengapa Yuko tetap keukeuh masuk dan ingin berbincang dengan orang yang menempati rumah kenalannya? Apakah ada hal yang salah?

Meninggalkan hasil ramalan yang heart warming, kali ini Watanuki dibuat kesal bukan kepalang karena Himawari menampakkan rasa sukanya pada lelaki lain, yaitu Shizuka Domeki. Pria ini sebenarnya satu angkatan dengan Watanuki namun benda kelas. Entah kenapa setiap kali berjumpa dengan cowok ini, Watanuki selalu emosi. Apalagi kali ini Himawari cenderung “memihak” Domeki.

Iya, sih. Tapi, sejak pertama kali bertemu, entah kenapa bawaannya pengen marah terus! Ditambah lagi dia agak-agak meremehkan orang lain! Groaaarrr. (Halaman 123)

Demi mengobati rasa kesal Watanuki, akhirnya Yuko menawarkan diri agar Watanuki bisa berkencan dengan Himawari, namun dengan jumlah orang yang lebih banyak. Yup, Yuko mengajak Watanuki, Himawari, dan Domeki bermain Cerita 100 Kisah. Kebetulan Domeki bertempat tinggal di sebuah kuil sehingga Yuko ingin mengadakan disana.

Anyway saya baru tahu untuk bermain permainan ini, setiap pemain (eh atau orang biasa ya) menggunakan yukata. Atau memang ini hanya akal-akalan Yuko? Entahlah. Namun yang jelas saya merasa senang melihat tampilan para tokoh berbalutkan kain yukata. Awalnya permainan ini tidak terlalu seram. Setiap orang menceritakan kisah hantu secara bergiliran.

Namun semua berubah ketika secara tiba-tiba banyak roh jahat (atau hantu, mungkin) yang ikut “berpartisipasi” dalam permainan itu. Watanuki bahkan hampir terjebak dalam “pelukan” para hantu. Untung saja Domeki dapat “membebaskan” Watanuki dan permainan itu berakhir. Karena hal ini, Yuko memberikan sebuah pandangan baru kepada Watanuki mengenai kelanjutan hidupnya. Apakah itu?

Well well well, semakin kesini saya jadi betah dan menikmati sekali ceritanya. Apa ya, mungkin saya memang kurang cocok dalam menikmati cerita CLAMP lain yang penuh pertarungan dan “dunia lain” yang jauh berbeda. Namun xxxHOLiC ini masih dalam koridor masa kini dengan bumbu “dunia lain” yang tidak terlalu dominan. Pendek kata, masih bisa dimaklumi lah.

Secara umum, saya menjadikan xxxHOLiC ini salah satu judul yang saya favoritkan. Apalagi karakter Watanuki yang selalu ditindas Yuko membuat saya sering cengengesan. Kalau bicara outfit dan segala pernak-perniknya, CLAMP benar-benar juara banget. Yang perlu diperhatikan mungkin hanyalah proporsi tubuh. Saya agak aneh sih melihat tokoh berkaki jenjang bagaikan lidi hanya memiliki tubuh pendek standar.

Penambahan tokoh Himawari dan Domeki akhirnya memberikan warna lain dalam komik ini. setidaknya jadi sedikit terlihat bahwa kehidupan Watanuki tidak hanya di toko milik Yuko saja bersama Maru dan Moro. Sayangnya, saya tidak ada stok lagi komik xxxHOLiC ini, sehingga saya tidak bisa menikmati perjalanan hidup Watanuki dan Yuko. Males mencari kelanjutannya adalah alasan klasik saya hahaha.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

xxxHOLiC (Jilid 1)

coverxxx1

Judul: xxxHOLiC (Jilid 1)

Komikus: CLAMP

Penerjemah: Leona

Penerbit: Level Comics

Jumlah Halaman: 184

Terbit Perdana: 2007

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2007

ISBN: 9789792710656

cooltext-blurb

Di dunia ini tidak ada kebetulan, yang ada hanya keharusan yang tak terelakkan.

cooltext-review

Halo halo halo. Kali ini saya kembali lagi dengan review komik hasil buah karya CLAMP. Sebelumnya saya sudah mereiew Tsubasa RESERVoir CHRoNiCLE jilid pertama serta X jilid kedua dan keempat. Saya tidak bisa menamatkan kedua seri tersebut, malah kini saya membaca judul baru meskipun masih dalam koridor pengarang yang sama. Tak apa-apalah, daripada saya harus berjuang mendapatkan lanjutannya hehe.

Anyway, xxxHOLiC ini berkisah tentang seorang remaja pria berusia SMA yang bernama Kimihiro Watanuki. Anak yatim piatu ini hidup sebatang kara, namun memiliki kelebihan bisa menyelesaikan segala urusan rumah tangga. Selain itu, Watanuki juga memiliki “kelebihan” yaitu bisa melihat dan merasakan keberadaan “makhluk lain”. Tak heran setiap hari ia dibuat kesal hanya karena ulah “makhluk” ini.

Suatu hari, tak sengaja Watanuki bertandang ke sebuah toko antik yang dimiliki oleh gadis cantik bernama Ichihara Yuko. Gadis ini dibantu oleh dua orang asisten perempuan kembar bernama Marudashi dan Morodashi (yang biasa dipanggil Maru dan Moro). Hukum dalam toko milik Yuko adalah sebagai upah untuk mengabulkan keinginan, ia memperoleh sesuatu yang penting milik klien.

Kebiasaan adalah… Sesuatu yang harus disadari sendiri yang baru dapat sembuh kalau kita punya keinginan untuk menyembuhkannya. (Halaman 80)

Watanuki yang “dijebak” Yuko akhirnya bekerja sebagai pekerja paruh waktu sepulang sekolah. Tepat saat itu ada pengunjung gadis muda yang mengeluh jari kelingkingnya tidak bisa digerakkan dan meminta Yuko menolongnya. Alih-alih memberi obat yang manjur, Yuko hanya memberikan pesan bahwa si gadis harus menghenikan kebiasaan buruknya yang berkaitan dengan mulut dan hati.

Kunjungannya yang kedua kali di toko Yuko masih tidak membuatnya sadar apa kebiasaan buruknya. Hingga suatu ketika Watanuki tidak sengaja melihat “kebiasaan” sang gadis tersebut ketika berjumpa di tengah jalan. Tak dinyana, ketidaktahuan si gadis akan perilaku dirinya sendiri membuatnya mengalami “hal buruk”.

Memangnya kalau suami melarang, berarti kita harus berhenti melakukannya? Kalau suamimu menyuruhmu berhenti, apa kamu akan berhenti sama sekali? (Halaman 131)

Klien kedua Yuko ternyata berada jauh dari wilayah toko. Sampai-sampai Watanuki dan Yuko harus menggunakan “jalur alternatif” agar bisa mengunjungi kawan Yuko yang berada di Ginza tersebut. Permintaannya agar berhenti berinternet ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Ada masalah hati, prinsip, dan ketulusan agar permintaannya bisa terlaksana. Bagaimana nih?

Secara keseluruhan, saya suka jilid pembuka ini. Tema slice of life dengan sedikit nuansa supranatural membuat saya tidak terlalu pusing dengan istilah macam-macam seperti di komik Tsubasa RESERVoir CHRoNiCLE ataupun X. Apalagi humor yang diselpkan pada komik ini juga cukup banyak, khususnya saat Watanuki kesal dengan ulah Yuko.

Kalau masalah artwork, CLAMP masih juara lah ya dengan gaun dan paras rupawan tiap tokohnya. Namun kali ini saya tidak menemukan sosok pria yang terlalu cantik seperti dua judul yang saya baca sebelumnya. Bahkan Watanuki juga dikatakan jelek oleh Yuko hahaha. Hal ini membuat saya bisa menikmati lebih baik daripada satu buku isinya tokoh “cantik” semua.

Anyway, CLAMP juga terkenal dengan universe yang jadi satu antara satu judul dengan judul lain. Saya penasaran seperti apa bentuk “jadi satu” tersebut. Sampai saya akhirnya menemukannya pada halaman terakhir komik ini tentang karakter judul komik lain masuk ke komik xxxHOLiC ini. Siapakah karakter itu? Penasaran? Tunggu review jilid kedua tayang berikutnya ya! Sampai jumpa lagi~

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus