Detektif Conan Edisi Spesial (Jilid 22)

coverconansp22

Judul: Detektif Conan Edisi Spesial (Jilid 22)

Judul Asli: Meitantei Conan Tokobetsu – Hen

Komikus: Aoyama Gosho & Yamagishi Eiichi

Penerjemah: M. Gunarsah

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 188

Terbit Perdana: 2005

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2005

ISBN: 9789792078916

cooltext-blurb

Salah minum membuat Genta mabuk. Saat itulah dia melihat sesosok hantu di sebuah apartemen. Di luar dugaan, Kelompok Detektif Cilik itu ditawari untuk menjadi model patung oleh si pemilik apartemen. Namun, Conan merasa ada sesuatu yang aneh!!

cooltext-review

Sepuluh chapter yang disuguhkan di jilid ini lebih menarik dibandingkan Detektif Conan Edisi Spesial yang sudah saya baca. Lima kasus yang dikisahkan terasa cukup greget dari segi trik pembunuhan, latar belakang pelaku, ataupun cara pengungkapan kasus itu oleh Conan. Karena hanya lima kasus, saya tak akan membahas semuanya. Cukup dua kasus saja ya hehehe.

Mayat yang Hilang bagian 1 dan 2 sebagai kasus pertama di jilid ini menurut saya cukup unik. Kasus penemuan mayat disaksikan sendiri oleh Genta yang mabuk karena salah kira minum sake sebagai jus. Ayumi, Mitsuhiko, dan Conan meragukan cerita Genta. Tiba-tiba, pemilik rumah yang menjadi tempat Genta melihat “hantu” muncul dan menawari mereka jadi model.

Soichi Ukiya adalah seorang pemahat patung. Banyak patung di dalam rumahnya, khususnya studio tempat ia bekerja. Meskpun Conan sempat meragukan cerita Genta, ia merasa aneh dengan Ukiya dan kondisi di dalam rumahnya. Terlebih ketika mengeksplorasi studio itu, Conan merasa bahwa “hantu” yang dilihat Genta adalah mayat yang ada di rumah itu.

Jika cerita Genta benar, berarti wanita yang dilihat Genta lenyap dalam sekejap… Mungkinkah itu terjadi di ruangan seperti ini? Seandainya aku tahu… (Halaman 26)

Bayangan yang Menggeliat dalam Gelap bagian 1, 2, dan 3 adalah satu-satunya kasus yang dikisahkan dalam tiga chapter berurutan. Selain itu, kasus ini memiliki kondisi korban yang paling menyeramkan dibandingkan kasus yang lain. Semua bermula dari sekelompok anak muda bernama Takami, Shota, Nobu, Kouta, dan Haruka yang hendak menginap di vila Nobu.

Sayangnya, mobil mereka mogok dan listrik di vila tidak bisa menyala sehingga mereka harus bermalam dalam gelap. Baru saja beberapa saat tertidur, mereka dikejutkan dengan kondisi Nobu yang tewas bersimbah darah di tempat tidur. Secara kebetulan, Conan dan Kogoro yang tersesat di dekat vila itu jadi mengunjungi mereka sambil memecahkan kebenaran kasus itu.

Yang pertama kali kurasakan adalah mayat Nobu. Tubuhnya terbangun dari tempat tidur dan bersandar ke dinding. Bagaimanapun juga, itu terlalu rapi. Untuk orang yang terbangun karena kaget oleh penyusup, selimutnya kurang kusut. (Halaman 83)

Seperti yang sudah saya kemukakan di awal, jilid ini saya rasa sebagai titik balik kegregetan(?) Detektif Conan Edisi Spesial. Kasus-kasusnya tak lagi datar dan biasa saja. ada sekelumit hal yang unik dan cukup rumit yang mengecoh pembaca. Bahkan saya merasa penasaran dengan setiap kasusnya. Menebak siapa pelakunya dan trik yang digunakan jadi sangat menantang.

Chapter Bayangan yang Menggeliat dalam Gelap adalah favorit saya. Selain trik yang digunakan tidak biasa, kondisi kegelapan malam karena listrik mati juga turut menambah cekam suasana, terlebih ketika penemuan mayat Nobu. Satu hal yang membuat saya sangat terganggu adalah kemunculan Conan dan Kogoro di dekat lokasi kejadian. Like, seriously???

Saya jadi merasa bahwa Conan ini campuran antara manusia-pembawa-sial dan manusia-paling-beruntung. Bisa-bisanya di sebuah vila terpencil di tengah hutan ataupun kereta Tohoku Shinkansen yang sepi penumpang bisa terjadi kasus pembunuhan dan coba tebak, Conan ada di lokasi kejadian. Beneran deh, saya jadi agak serem dengan Conan ini alih-alih ngebet ketemu.

Tetapi namanya juga komik detektif. Isinya jelas tentang berbagai kasus kriminal lah ya. nggak mungkin slice of life Conan di sekolah yang biasa-biasa saja jadi cerita. Tetapi seolah-olah kehadiran Conan di lokasi kejadian menjadi tidak natural dan seakan yang-penting-Conan-harus-ada-di-TKP. Titik. Formula seperti ini membuat cerita jadi sedikit maksa dan kurang apik.

Meskipun demikian, sejak jilid ini saya jadi merasa penasaran dengan komik Detektif Conan Edisi Spesial yang selanjutnya. Saya penasaran apakah kegregetan(?) yang saya jumpai di jilid 22 ini muncul kembali di jilid selanjutnya. Apalagi jika kolaborasi dengan Aoyama Gosho juga berganti. Penasaran? Tunggu review saya jilid selanjutnya ya. Selamat malam. Oyasumi~

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*