Rss

Archives for : January2017

Fullmetal Alchemist (Jilid 1)

coverfullmetal1

Judul: Fullmetal Alchemist (Jilid 1)

Komikus: Arakawa Hiromu

Penerjemah: Leona

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 188

Terbit Perdana: 2007

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2007

ISBN: 9789792705249

cooltext-blurb

Kami, Edward dan Alphones Elric. Kakakku yang alchemist jenius juga dikenal sebagai “Fullmetal Alchemist”. Cinta kami pada Ibu membuat kami melanggar hukum pertukaran setara, dan menyebabkan Kami menjadi seperti sekarang.

cooltext-review

Selamat siang. Jumpa lagi. Kali ini komik berjudul Fullmetal Alchemist bisa saya selesaikan dalam sekali duduk. Komik ini terdiri atas empat chapter yang masingmasing sedikit berkaitan meskipun tidak terlalu erat. Two Alchemist adalah bab pertama yang mengisahkan kehadiran dua bersaudara bernama Edward Elric dan Alphones Elric di sebuah kota yang gersang.

Ternyata di kota ini beredar rumor tentang seorang pria yang dijuluki Guru Cornello. Sang guru ini diyakini masyarakat sebagai utusan Dewa Leto. Salah satu orang yang mempercayainya adalah Rose, seorang gadis sebatang kara yang ingin meminta Guru Cornello menghidupkan kembali kekasihnya yang telah tiada. Elric bersaudara mencium hal aneh tentang sang guru itu.

Beliau bisa menghidupkan kembali dan memberikan jiwa yang abadi pada makhluk hidup yang sudah mati. (Halaman 15)

Ternyata Elric bersaudara tersebut adalah seorang alchemist yang disuguhkan di bab The Cost of Life. Bahkan Edward Elric adalah alchemist negara yang memiliki kemampuan sangat tinggi. Mereka berdua ingin meminta “hal berharga” yang dimiliki Guru Cornello agar tujuan pribadi mereka ini bisa tercapai. Yah, meskipun harus mengorbankan keyakinan Rose dan warga kota.

Begini akibatnya kalau ingin menghidupkan kembali satu orang dengan usaha dua orang… (Halaman 63)

Kisah pilu Elric bersaudara di kota tempat tinggal Rose juga tidak berakhir bahagia. Perjalanan mereka berlanjut ke bab ketiga berjudul The Mine City. Di Tambang Youswell ini, mereka berdua ingin bermalam di salah satu penginapan. Sayangnya, latar belakang Edward sebagai abdi negara dinilai sangat mengganggu warga. Akibatnya hanya Alphonse yang boleh tinggal.

Walau ditukar berbagai macam hal istimewa, aku tak bisa memaafkan orang yang menjual jiwanya pada pihak militer negara. (Halaman 108)

War on The Train sebagai bab terakhir jilid ini mengisahkan sebuah penyanderaan seorang petinggi negara bernama Jendral Hakuro dan keluarganya yang ingin berlibur. Ketua geng yang menyandera itu adalah Bald. Namun tak disangka, Edward dan Alphonse yang berada di kereta yang sama mau tidak mau harus turun tangan mengatasi kelompok jahat tersebut.

Kalau terjadi sesuatu diluar dugaan, pasti akan langsung runtuh. Mereka pasti sudah tidak akan mematuhi kalian lagi. (Halaman 155)

Membaca judul komik ini pertama kali membuat saya agak-agak bingung. Apa itu alchemist? Meskipun di dalam jilid perdana ini dijelaskan secara singkat tentang apa itu alchemist, saya masih penasaran. Akhirnya saya “berselancar” dan mendapatkan jawaban bahwa alchemist adalah orang-orang yang mempelajari (dan biasanya sudah menguasai) tentang alkimia.

Kemudian muncul pertanyaan apa itu alkimia? Thanks to google, saya mendapatkan jawaban bahwa alkimia adalah ilmu kimia yang didasari dengan paham spiritual sehingga bertujuan untuk membuat benda-benda atau materi-materi yang tidak masuk akal, dan bertujuan untuk melawan hukum alam. Wow. Kenapa saya nggak dapet materinya saat sekolah ya?

Eeh ternyata pada akhir referensinya, disebutkan bahwa bisa disimpulkan bahwa alkimia adalah protosains yang menggabungkan unsur-unsur kimia, fisika, astrologi, seni, semiotika, metalurgi, kedokteran, mistisisme, dan agama. What the? Jangankan menggabungkan semua unsur ilmu tersebut, satu saja saya belum menguasai. Hahahahahak.

Baiklah di sini saya bisa katakan bahwa komik ini sangat sangat fiksi. Bentuk fisik Alphonse yang “ajaib” saja bisa ada, hal ini membuktikan komik ini memang hanya imajinasi komikusnya. Yang saya sukai dari komik ini adalah…semuanya. Ya benar, tokohnya, kemampuannya, jalan ceritanya, humornya, setting dan plot yang disuguhkan sangat menarik.

Edward memiliki kelebihan automail. Hal ini juga membuat saya kagum bahwa seorang anak kecil yang seperi itu bisa menguasai ilmu alchemist hingga menjadi abdi negara yang dihormati. Kadar humor yang tersaji di komik ini juga sangat pas dan menghibur. Si adik, Alphonse, justru terlihat jauh lebih dewasa dalam berpikir dan bersikap dibanding kakaknya sendiri. Terlebih ketika Edward dengan sangat mudah murka karena disebut sebagai orang yang &#@%$# (biar nggak spoiler) :p Namanya juga masih jilid 1, jadi serba tidak jelas. Aaah tapi saya penasaran!

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Duel Jack (Jilid 1)

coverduelj1

Judul: Duel Jack (Jilid 1)

Komikus: Ihara Shigekatsu

Penerjemah: Patsiana T. Sofyan

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 188

Terbit Perdana: 2005

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2005

ISBN: 9789792071719

cooltext-blurb

Sho berhasil menguasai permainan sangat populer “Duel Masters” yang membuatnya terkenal di seluruh negeri.

cooltext-review

Permainan kartu dari Jepang yang cukup populer adalah permainan kartu Duel Masters. Selain populer dengan kisahnya sendiri, ternyata ada pula judul lain yang menggunakan permainan ini menjadi inti tema ceritanya, yaitu Duel Jack. Di komik ini, pembaca akan dibawa untuk menikmati petualangan seorang anak dalam bermain Duel Maters.

Adalah seorang anak laki-laki kelas 3 SD bernama Manato Hino yang gemar bermain bola di lapangan. Ia berpendapat bahwa permainan bola bisa membuat keringat dan sudah sepantasnya dilakukan anak laki-laki seusianya. Suat ketika, ia mendapati lapangan kosong karena semua anak laki-laki kecuali dirinya sedang bermain kartu di sebuah departement store.

Di sana, penyelenggara pertarungan kartu Duel Masters adalah seorang anak laki-laki yang menamakan dirinya Sho, sang Duel Jacker. Manato yang marah-marah karena semua temannya tidak ada di lapangan justru membuat Sho ingin memperkenalkan permainan kartu itu kepadanya. Sho berpendapat bahwa Manato harus mencoba asyiknya bermain Duel Masters.

Walaupun kalah, perbaiki strategi dan coba sekali lagi!! dalam duel semakin banyak bertarung, maka akan semakin kuat!! (Halaman 17)

Oh iya, komik ini terdiri atas delapan bab dan satu bab khusus berisi kumpulan trik bermain Duel Masters. Pengalaman Manato bermain kartu mengantarkannya pada beberapa lawan yang cukup tangguh. Salah satunya adalah seorang Leader Chinsoudan yang ingin menguasai taman bermain yang biasa digunakan Manato. Trik Manato yang masih pemula tentu saja kalah telak.

Selain orang asing, Manato juga berhadapan langsung dengan teman sekelasnya sendiri bernama Mizuno. Awalnya Mizuno ini sering kalah bermain kartu dengan Manato. Hingga suatu ketika ia meminta bantuan Sho agar mengajarinya menjadi lebih kuat dan bisa mengalahkan Manato. Hasilnya? Manato jadi mengakui kehebatan Mizuno. Lantas bagaimana?

Combo itu harus kamu temukan sendiri. Walaupun aku beri tahu… Itu artinya bukan combo milik Manato. (Halaman 61)

Dr. Baggy adalah salah satu tokoh lawan yang harus dihadapi oleh Manato. Ia awalnya sangat menyebalkan dengan cara bicara yang sering menyisipkan “Yo” disetiap ucapannya. Terlebih banyak sekali orang yang kalah bermain dengannya karena kehebatannya bermain kartu. Manato merasa tertantang dan ingin mengalahkan dia. Hasilnya bagaimana ya?

Kakeru Noroi dan Arasgu Kanezukai adalah anak-anak yang secara tidak sengaja bertarung Duel Masters dengan Manato karena keterpaksaan. Dua-duanya memiliki trik yang jauh diatas Manato dalam bermain kartu. Manato harus menelan kekecewaan karena kalah dalam waktu singkat karena tidak bisa mempertahankan diri bermain Duel Masters. Bagaimana selanjutnya?

Manato, strategi seperti apapun pasti punya kelemahan!! Nggak ada strategi yang sempurna!! (Halaman 129)

Membaca komik ini seharusnya saya merasa bersemangat dalam mengikuti setiap ceritanya. Apalagi tokoh dan permainan Duel Masters ini sebenarnya sangat menarik untuk diperhatikan. Sayangnya, saya justru sering sekali mengernyitkan dahi ataupun emosi membaca beebrapa bagian karena terasa tidak masuk akal meskipun ini adalah cerita fiksi.

Awal hal aneh yang saya pertanyakan adalah kemampuan Manato Hino yang awalnya nol besar tidak tahu menahu tentang permainan Duel Masters tiba-tiba bisa lancar jaya dan mengalahkan musuh pertamanya yang sudah mahir “hanya” karena diajari oleh Sho. Maksudku, seriusan? Yang ada juga kudu latihan berkali-kali dulu baru bisa menang. Grrrh.

Formula yang selalu terjadi di setiap cerita adalah Sho dan Manato berjumpa lawan baru, Manato bemain Duel Masters  dengan orang tersebut, Manato kalah, Manato belajar bermain kartu dari Sho, Manato dan sang lawan bertanding ulang, Manato menang. Begituuuu terus. Seakan Manato hanya belajar sepotong-sepotong tapi langsung nekat melawan orang. Grrrh.

Mana, shield, blocker, breacker, creature, dan beberapa istilah asing menghiasi berbagai sudut komik ini. pada bab satu sudah dijelaskan oleh Sho. Namun sayangnya Sho lupa menjelaskan kemampuan tiap kartu karena tiba-tiba Manato sudah bisa gitu memahami kemampuan kartu-kartunya. Padahal awalnya dia nggak punya kartu. Terus dia main pakai punya siapa? Grrh.

Satu hal yang saya sukai setelah emosi berkali-kali adalah ada bab bonus yang merangkum tata cara dasar bermain Duel Masters. Mulai dari jumlah kartu di tangan, apa itu shield, creature, dan lainnya. Meskipun dengan ciri khas Sho yang luebay dan terlalu ajaib, masih lebih mending daripada di bab-bab sebelumnya. Tapi tetap saja saya hanyamemberikan rating yang segini saja.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Croket! (Jilid 1)

covercroket1

Judul: Croket! (Jilid 1)

Komikus: Kashimoto Manavu

Penerjemah: Patsiana T. Mukmin

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 188

Terbit Perdana: 2007

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2007

ISBN: 9789792714630

cooltext-blurb

Kalau bisa mengumpulkan banyak koin emas, kamu bisa meminta apa pun yang kamu inginkan! Begitu hukum yang ada di dunia banker, tempat Croket hidup. Makanya, Croket, si banker kecil yang hebat ini, mulai berkelana untuk mengumpulkan koin emas. Sebenarnya, keinginan si kecil ini apa, sih?

cooltext-review

Komik berjudul Croket! ini pada dasarnya memiliki tema yang sederhana. Sebuah dunia yang terbiasa dengan sebuah profesi banker yang saling mengalahkan demi mendapatkan sejumlah koin emas milik banker yang kalah. Namun, selain hal tersebut ternyata ada hal ajaib lain yaitu seorang banker bisa meminta hal yang akan dikabulkan jin ketika celengannya sudah penuh.

Komik ini memiliki lima chapter sebagai pembuka jilid perdananya. Croket adalah seorang banker cilik yang berkelana bersama celengannya yang berbentu babi bernama Menchi. Chapter berjudul Aku, Croket Si Banker!! Membawanya bertemu dengan banker lain berwujud kucing yang licik bernama Oyster. Singkat kata, Oyster mengikuti Croket berkelana.

Pantas saja, biar badannya kecil, tapi kuat sekali… (Halaman 27)

Bersama Oyster, Croket, si anak banker legendaris bernama Banggu sampai di Kota Frypan Rock. Di chapter berjudul Banker Survival! Kerusuhan Dimulai!! ini Croket menyelamatkan seorang gadis cilik bernama Teto karena diganggu banker kasar bernama Abrami. Di kota ini Croket mendapatkan berita tentang perlombaan Banker Survival berhadiah banyak uang emas.

Katanya, siapa yang menang akan dapat hadiah uang emas yang banyak sekali, yang katanya bisa memenuhi celengan kita!! (Halaman 52)

Menginjak chapter berikutnya, Tidak Akan Ditinggalkan!! Teman Pertama, Croket dan Oyster sampai di lokasi perlombaan yaitu Pulau Miwakuno, tepatnya di Macadonia Island. Di sana sudah banyak berkumpul para banker dari seluruh penjuru negeri. Sebagai permulaan, setiap banker diberi misi memcahkan balon milik banker lain. Hmm apakah Croket bisa bertahan??

Masa’ mereka nggak sadar, kalau itu sama saja seperti memberitahu keberadaan mereka! (Halaman 79)

Pertemuan Croket dengan pembunuh mendiang ayahnya yaitu Pria Berjubah Hitam tertuang pada chapter keempat yaitu Malam Neraka!! Munculnya Pria Berjubah Hitam?! Tepat ketika pria itu hendak membunuh Croket, Oyster bangun dari tidurnya dan menyelamatkan nyawa Croket. Tidak lama berselang, malam sudah tiba dan pertarungan semakin lama semakin menegangkan.

Sepertinya nggak ada waktu untuk istirahat lagi, Oyster!! Lihat itu!! (Halaman 123)

Pada chapter terakhir berjudul Team Battle, Anggota yang Paling Kuat, Paling Parah?! sudah ada beberapa tokoh tambahan lain bernama Purin Purin, Risotto, dan Fondue yang pada awalnya bukanlah orang yang bersahabat. Namun karena mereka tergabung dalam satu “tim” yang sama mau tidak mau Croket dan Oyster harus bekerja sama dengan mereka bertiga.

Aku sampai lupa kalau aku nggak bisa bergerak gara-gara jebakan kotoran si Purin Purin. (Halaman 150)

Salah satu tanda seseorang adalah banker atau tidak adalah dengan melihat apakah ada tanda banker berbentuk lingkaran dengan silang didalamnya yang melekat di tubuhnya. Tanda ini tidak mengenal usia. Croket yang masih anak-anak ataupun Oyster berwujud kucing bisa mendapatkan lambang itu. mata uang emas yang diincar banker juga berlambang sama.

Jujur saja, pertandingan babak pertama Banker Survival yang saling meledakkan balon milik banker lain sangat sanat mengingatkan saya pada kisah dystopia Hunger Games. Dari sekian banyak banker hanya menyisakan 30 banker benar-benar mirip dengan pertandingan yang dijalani Katniss dan Peeta. Tapi saya abaikan saja agar saya bisa menikmati ceritanya.

Komik ini targetnya semua umur. Namun dengan cukup kasarnya tingkat kekerasan yang disuguhkan, seharusnya komik ini berlabel Remaja saja sih. Meskipun humor yang ditampilkan juga tidak vulgar dan masih bisa dinikmati anak-anak. Oh iya bicara humor, komikus gemar menyisipkan humor dengan membuat Croket pipis melulu bahkan ditengah pertarungan.

Saya cukup menikmati ceritanya yang ajaib. Yah namanya juga komik yang suka-suka imajinasi komikusnya, komik ini juga ajaib mulai dari kekuatan Croket yang sangat besar sebagai anak kecil, Oyster si kucing berjas hitam yang bisa berbicara, dan berbagai hal saat Banker Survival. Sayangnya ya itu tadi, cukup banyak kekerasan antar banker yang sering diperlihatkan.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Kobochan (Jilid 2)

coverkobo2

Judul: Kobochan (Jilid 2)

Komikus: Ueda Masashi

Penerjemah: Astuti Indriati

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 135

Terbit Perdana: 1993

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 1993

ISBN: 9795375628

cooltext-blurb

Komik Kobo-Chan adalah humor yang dientas dari segala peristiwa renik yang bisa terjadi sehari-hari dan dimata anak-anak harus ditanggapi dengan perasaan yang sangat peka terhadap kenaifan manusia. Humor ini dibutuhkan oleh anak-anak untuk melatih kepekaan mereka dalam menjaring nuansa kelucuan dalam pergaulan sehari-hari. – Arwah Setiawan, Lembaga Humor Indonesia

Komik sering dituduh berdampak negatif, mulai dari tidak mendidik sampai merusak moral! Komik Kobo-Chan merupakan salah satu bukti nyata yang meruntuhkan tuduhan keliru semacam itu. Dengan sentuhan garis dan suasana jenaka yang sederhana refleksi dunia anak-anak, Kobo-Chan bukan sekadar menghibur tetapi juga berpotensi mendidik, bukan hanya anak-anak namun juga kaum dewasa. tidak heran apabila komik Kobo-Chan begitu populer dan favorit di masyarakat Jepang. Silakan nikmati komik Kobo-Chan tanpa rasa kuatir! Terima Kasih dan Salam hormat dari: – Jaya Suprana

cooltext-review

Di dunia ini semua bisa terjadi dan apa yang akan terjadi… Ada yang ingat penggalan lirik lagu pembuka sebuah judul anime yang tayang setiap hari minggu pagi di salah satu stasiun televisi swasta Indonesia belasan tahun silam? Ya benar, Kobo-Chan adalah salah satu anime yang populer di Indonesia. Cerita yang sederhana dan menggelikan cocok dinikmati oleh siapa saja.

Komik ini sama persis dengan versi anime yang memiliki tokoh utama seorang anak laki-laki seusia TK bernama Tabata Kobo. Ia adalah anak dari pasangan Tabata Sanae dan Tabata Koji. Oh iya, selain mereka bertiga, keluarga Kobo juga ada Kakek dan Nenek serta hewan peliharaan anjing bernama Pochi dan kucing bernama Mi.

Komik ini menceritakan tentang kehidupan Kobo dan keluarganya yang kocak dan menghibur. Ada 126 cerita pendek yang terkonsep empat panel tamat pada setiap halamannya. Karena saya tidak bisa membahas satu per satu, jadi saya akan ambil beberapa cerita yang menurut saya  menarik saja yah.

Salah satu cerita yang lucu adalah ketika di sebuah pusat perbelanjaan yang ramai ada ibu-ibu yang kewalahan menggandeng anak lelakinya yang selalu berlari ke sana kemari. Tidak sengaja ia berjumpa dengan Kobo dan ibunya. Mencoba sedikit curhat, ibu tersebut kagum anak Sanae tidak berkeliaran. Eh tak disangka ternyata trik yang diterapkan Sanae sungguh cerdik.

Anakmu pintar kau tak perlu pegang tangannya erat-erat. (Halaman 33)

Ada lagi cerita tentang Kobo yang bersemangat memijat pundak kakek yang pegal. Sebagai imbalannya, Kakek memberikan Kobo uang jajan sebesar 100 rupiah. Iya benar, rupiah karena mata uang di komik ini sudah disadur menjadi mata uang lokal negara Indonesia. Kobo senang sekali mendapat uang tersebut dan bergegeas pergi. Wah kira-kira mau dibuat apa ya uang itu?

Padahal, jaman sekarang uang 100 rupiah nggak bisa buat beli apa-apa. (Halaman 65)

Namanya juga anak-anak, Kobo sangat suka makan makanan manis termasuk permen. Melihat anak tetangganya yang memakan permen berbentuk batangan, Kobo langsung pulang ke rumah dan mengambil pernem serupa. Nenek yang melihatnya langsung memarahi Kobo. Namun ternyata Ibu malah membiarkan Kobo memakannya. Wah, baik hati sekali ya.

Kobo! Bukannya tadi kamu sudah makan permen itu tadi! Nanti gigimu busuk lho! (Halaman 99)

Dari segi isi, komik ini sangat kaya akan cerita. Bagaimana tidak, setiap halaman memuat kisah yang berbeda-beda. Empat panel memang saya rasa membuat cerita beraneka macam. Namun, hal itu justru membuat saya kurang bisa menikmati karena “dipaksa” mencicipi akhir cerita dengan sangat cepat. Padahal kalau dipanjangkan sedikit pasti bisa lebih puas.

Kalau melihat ceritanya, terasa sekali nuansa keluarga dan kehidupan sehari-hari. Apalagi tokoh Kobo yang masih polos dan lugu membuat saya gemas setiap kali bertingkah konyol dan menggelikan. Yah, meskipun terkadang nakal, kenakalannya masih dalam batas yang wajar dan tidak terlalu parah.

Lima tokoh utama yang bermain di jilid ini juga saya rasa memiliki keunikan masing-masing. Koji sebagai ayah yang kocak dengan kesibukan sebagai pekerja kantoran, Sanae seorang ibu rumah tangga yang kadang tegas kepada anaknya sendiri, Kakek yang sama konyolnya dengan cucunya, serta Nenek yang memiliki sifat jahil. Semuanya memberikan nuansa lucu yang segar.

Komik yang isinya padat ini alangkah lebih baik jika diberi judul setiap ceritanya. Atau paling tidak dikelompokkan menjadi beberapa bab tersendiri agar lebih mudah dalam menikmati cerita sesuai tema ataupun latar belakang kejadian yang sama. Selain itu, penyesuaian mata uang menjadi versi rupiah saya rasa sangat tidak perlu karena menjadi sirna nuansa Jepangnya.

Namun demikian, komik ini cukup menarik untuk bacaan ringan di sore hari. Humornya tidak berlebihan, setiap kejadian terasa membumi dan mudah dijumpai, serta tokoh-tokohnya juga tidak terlalu fiksi sehingga bisa dinikmati dengan mudah. Sebagai penutup, ini dia lirik penutup lagu opening Kobo-Chan. Nipong nipong cha cha cha cha cha bersemangatlah selalu… 

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Vicious Horse Grooming Up! (Jilid 2)

covervicious2

Judul: Vicious Horse Grooming Up! (Jilid 2)

Judul Asli: Jajauma Grooming Up!

Komikus: Yuuki Masami

Penerjemah: Fetty Yeo

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 188

Terbit Perdana: 2004

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2004

ISBN: 9789792053036

cooltext-blurb

Kenangan selama liburan di peternakan membuat Shunpei tertarik dan jatuh cinta pada dunia pacuan. Dari koran pacuan yang dibacanya, dia mengetahui bahwa kuda dari Peternakan Watarai, Strike Eagle, mengalami patah tulang. Merasa bersalah karena sebelumnya pernah membuat kuda di sana terkejut, Shunpei memutuskan untuk datang lagi ke Peternakan Watarai….

cooltext-review

Saya jarang bahkan hampir tidak pernah tahu menahu tentang dunia pacuan kuda. Selain pertandingan ini bukanlah salah satu pertandingan yang jamak diberitakan dan disiarkan melalui media massa, keseruan menonton kuda adu cepat berlari masih belum bisa mengalahkan keseruan permainan sepak bola, menurut saya.

Hingga suatu ketika asaya membaca buku komik ini. Vicious Horse Grooming Up! mengisahkan tentang dunia pacuan kuda beserta halhal di balik layar sebuah peternakan kuda yang secara tidak sengaja dikunjungi oleh Kuze Shunpei ketika tersesat dan mengalami musibah di Hokkaido.

Komik ini memiliki sembilan bab utama sebagai lanjutan sepuluh bab di jilid perdana. Awal mula hubungan Shunpei dan Peternakan Watarai di Hokkaido telah tertuang di jilid pertama. Kali ini Shunpei sudah kembali ke Tokyo dan mengenyam pendidikan kelas 2 di SMA Swasta Fujimasa. Bab berjudul Di Bawah Atap Kota Tokyo ini adalah awal nostalgianya di Hokkaido.

Belajar tuh bukan sesuatu yang harus dilakukan sampai setengah mati. Sebab, tak akan ada hasil yang bisa melebihi batas kemampuan. (Halaman 12)

Pada bab yang berjudul Telur Emas, Shunpei berkenalan dengan teman sekelasnya yang sangat pintar bernama Tadenuma. Ia selain jenius dalam bidang pelajaran, Tadenuma sangat gemar mengikuti berita pacuan kuda. Tak pelak hal ini membuat Shunpei menjadi rajin mencari tahu tentang pacuan kuda hingga akhirnya ia merasa harus kembali ke Peternakan Watarai.

Yang dimaksud dengan kekuatan bawah sadar adalah kemampuan yang diwariskan secara turun temurun, yang berasal dari darah kuda unggulan. (Halaman 86)

Kembalinya Shunpei yang hanya bermodalkan alasan klasik “hanya mampir” justru membuat keluarga Watarai bahagia dengan kehadirannya. Selain anak-anak Pak Watarai yang semuanya perempuan itu senang ada Shunpei, sang bos juga bahagia bisa bermain catur dengan Shunpei. Apalagi pada bab berjudul Awal Mimpi ini SHunpei bisa berhadapan langsung dengan Hibiki.

Tapi, dalam pacuan tidak ada hal yang pasti. Yah… ini Pacuan Derby, kita tak tahu kuda mana yang nasibnya baik. (Halaman 140)

Meninggalkan dunia Shunpei dan peternakan kuda pacuan, ada satu bab spesial yang diberi judul utama Side Step dan sub bab judulnya Sire Line. Kalau pada bab utama mengisahkan tentang peternakan kuda dan segala hal tentang persiapan kuda pacuan, kali ini ada kisah tentang sang joki penunggang kuda pacuan tersebut.

Adalah keluarga Takeoka yang terdiri atas sang ayah bernama Takeoka Ryuji beserta kedua anaknya yaitu yang laki-laki bernama Takeoka Kazuto dan Takeoka Wakaba si adik perempuan. Ibu Kazuto yang telah meninggal sejak lama membuatnya harus mengikuti jejak sang ayah menjadi joki kuda pacuan. Interaksi ayah-anak ini sangat menggelikan saat dibaca.

Yah… Karena ayahku akan mengundurkan diri, akulah yang kelihatannya akan ikut terus. Kalau aku bisa memenangkan Satsuki Prix, nati akan kupikirkan. (Halaman 162)

Saya yang tidak sempat membaca jilid sebelumnya harus menelan kebingungan dengan segala hal yang diungkapkan jilid kedua ini mengenai kuda pacuan dan tetek bengeknya. Saya rasa komik ini bukanlah komik yang fokus pada hal-hal roman ataupun keseruan dunia pacuan kuda, melainkan menitikberatkan pada pengetahuan tentang kuda, khususnya kuda pacuan.

Saya yang sama sekali tidak tahu tentang jenis kuda pacuan harus membaca berbagai jenis kuda yang disebutkan seperti Dungeon Brett, Longman Gun, Aldebaran, dan sebagainya membuat saya pusing. Mungkin kalau saya sudah membaca jilid pertama sebagai “pengantar”, saya tak perlu sebingung ini. Pun demikian dengan segala hal tentang pacuan kuda. Oh my.

Namun, saya harus akui bahwa segala hal yang disebutkan di jilid ini memang pengetahuan baru bagi saya. Apalagi alur dan karakter tokoh utamanya membuat saya suka. Shunpei yang polos terkadang membuat penghangat suasana keluarga Watarai. Humor yang disuguhkan juga tidak berlebihan dengan situasi yang ada. Apakah saya bersedia baca lanjutannya? Tidak. Hehe.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Grander Musashi (Jilid 2)

covergrander2

Judul: Grander Musashi (Jilid 2)

Komikus: Teshirogi Takashi

Penerjemah: Nanda Adriyana

Penerbit: m&c!

Jumlah Halaman: 192

Terbit Perdana: Oktober 2004

Kepemilikan: Cetakan Pertama, Oktober 2004

cooltext-blurb

Musashi diberi umpan oleh Kuki Takeshiyo. Namun umpan itu membawa pengaruh buruk bagi Musashi.

cooltext-review

Kazama Musashi adalah seorang anak laki-laki berusia SD yang baru saja pindah ke daerah pedesaan bersama ayahnya, Kazama Takehiro. Di sana ia berkawan baik dengan bocah tambun bernama Omori Suguru dan gadis kecil bernama Hoshiyama Mio. Awalnya ia tidak menyangka bahwa kepindahannya akan mengantarkannya pada kegiatan yang akan ia sukai.

Memancing bukanlah kegiatan yang pernah dicicipi Musashi. Ketidaksengajaannya memancing seekor  ikan bass(?) mengundang decak kagum seorang anak pemenang kejuaraan memancing tingkat junior bernama Iwabuchi Kojiro. Lambat laun muncul tokoh jahat bernama Takayoshi Kuki yang tergabung dalam Grup Kido dan berkeinginan menculik Musashi untuk hal keji.

Komik jilid kedua ini ada empat bab utama dan dua cerita tambahan spin-off. Bab pertama berjudul Pertandingan dengan Umpan Pensil! dibuka dengan keterkejutan Bu Guru Sayaka Sirase di sekolah ketika sedang piket saat hujan deras. Ia menemukan Musashi sedang basah kuyup karena kehujanan. Ternyata ia kabur dari rumah. Bu Sayaka mengajak Musashi ke rumahnya.

Kalau aku bisa memancing dengan umpan buatan sendiri, ayahku akan mengakui kemampuanku. Aku akan bertanding dengannya!

Jebakan Kiku, Empat Orang Besar! adalah bab kedua. Kali ini Kojiro, Musashi, Suguru, dan Mio sedang mengikuti Perlombaan Memancing Bass Danau Asahi ke-10. Pada saat itu, Musashi cs tidak sengaja bertemu dengan Kuki. Bagaikan pahlawan, Kuki memberikan sebuah umpan bernama skeleteon kepada Musashi. Tak disangka, umpan itu membuat Musashi “berubah”.

Apa kewaspadaannya kuat? Apakah kecerdasannya ini yang membuat dia bertahan sampai sekarang?

Bagian berikutnya berjudul Kekuatan Super dari Senjata Rahasia Skeleton! dan dilanjutkan dengan Angler-Angler Pilihan! Pada dua bagian ini membawa pembaca ke sebuah cerita baru ketika awalnya umpan yang diberikan Kuki membuat Musashi terpukau sehingga bersedia mengikuti permintaan orang asing tersebut yang membual akan memancing ikan besar.

Tidak menyia-nyiakan kesempatan, Kuki langsung menculik Musashi ke sebuah area seleksi pemancing-pemancing handal dari seluruh dunia. Di sana, Musashi “berkenalan” dengan Carl Amann, seorang “monster” ciptaan Dokter Kaneri, serta Masatsugu Hattori dan Yun. Ketiganya sama-sama sebagai peserta seleksi angler pilihan dari seluruh dunia. Apa yang terjadi ya?

Kenapa semuanya harus ditentukan rankingnya? Bukannya di sini pusat latihan memancing?

Selain empat bab utama, dua cerita tambahan berjudul Tantangan Pertama Memancing Mio! dan Mio, Incarkanlah Ikan yang Bagus! memberikan informasi yang cukup banyak tentang dunia memancing, khususnya bagi para pemancing pemula ataupun orang awam yang nol besar dalam dunia memancing. Banyak sekali istilah-istilah dan tips and tricks yang Musashi berikan.

Kaoppari, bass-bait, weed, permanent, thumbing, casting, lure, bait, spinning, dan tackle adalah beberapa macam istilah yang dikemukakan di komik ini. Apakah kamu familiar atau tidak? Saya sih tidak. Namun Musashi dan Suguru dengan santai dan ringan menjelaskan kepada pembaca (melalui Mio). Saya yang tidak pernah memancing saja bisa memahami dengan jelas.

Inilah yang membuat saya suka dengan komik ini. Tidak hanya keseruan dunia memancing yang digeluti Musashi, ada banyak pengetahuan baru yang komikus sisipkan. Jenis komik yang memadukan unsur pengetahuan dengan keseruan dunia fiksi membuat saya bisa menikmatinya sekaligus. Soalnya kan kadang jenuh kalau terlalu ilmiah atau malah terlalu ajaib.

Dari segi cerita, saya amat penasaran dengan kelanjutan Musashi di seleksi angler dunia tersebut. Apalagi umpan skeleton yang masih belum menampilkan kekuatan maksimumnya. Padahal efek yang dirasakan Musashi atas hadirnya skeleton tersebut membuat Dokter Kaneri geram. Wah, lantas bagaimana kabar orang-orang terdekat Musashi ya? Penasaran? Sama!

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Alien Taro Tanaka (Jilid 3)

coveralien3

Judul: Alien Taro Tanaka (Jilid 3)

Judul Asli: Uchu-Jin Tanaka Tarou

Komikus: Nagatoshi Yasunori

Penerjemah: Alex Pribadi

Penerbit: m&c!

Jumlah Halaman: 190

Terbit Perdana: 2001

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2001

cooltext-review

Alien. Siapa yang tidak familiar dengan kata ini. alien ada dasarnya merujuk pada suatu makhluk asing yang asalnya tidak jelas dan umumnya bukan berasal dari planet bumi. Alien biasanya juga sepaket dengan UFO alias Unidentified Flying Object, yang di Indonesia langsung diidentikkan dengan Piring Terbang. Namun, apakah alien benar-benar ada?

Fenomena alien yang masih simpang siur ini diangkat menjadi sebuah komik bergenre komedi oleh mangaka Nagatoshi Yasunori dalam sebuah komik berjudul Alien Taro Tanaka. Bentuk alien yang benar memang masih belum jelas. Akibatnya, Nagatoshi membuat sosok alien ini seperti tokoh pahlawan super Ultraman, dengan beberapa modifikasi tentu saja.

Alkisah, komik ini mengisahkan hari-hari seorang anak SD bernama Horimachi Takashi. Suatu ketika, di SD tempatnya bersekolah kedatangan seorang(?) murid baru bernama Taro Tanaka. Taro ini ternyata adalah alien yang berasal dari lar bumi! Meskipun Taro adalah alien, kemampuannya beradaptasi di bumi membuatnya jadi kawan baik (sekaligus jahat) Takashi.

Ada delapan bab yang mengisahkan cerita kasual sehari-hari yang disuguhan komik jilid ketiga ini. karena saya tidak mungkin membahas semua, jadi saya beri cuplikan beberapa saja ya, salah satunya cerita berjudul Takashi Si Momotaro. Ya benar, kegemaran Takashi bermain ding-gong demi memperoleh mainan Momotaro justru membuatnya harus menjadi Momotaro sungguhan.

Oh begitu ya? kalau berhasil mengalahkan siluman, mendapatkan boneka Momotaro ukuran manusia? (Halaman 45)

Selain itu ada pula cerita lain berjudul Santa Bertandang ke Rumah! Kali ini kejadiannya pada malam natal. Takashi yang terburu-buru menuduh Taro menyamar menjadi Santa justru menyebabkan Santa yang asli terbaring sakit karena dinginnya musim itu. merasa bersalah, akhirnya Takashi bersedia menggantikan tugas Santa tahun itu. selanjutnya bagaimana dong?

Takashi, aku sudah tak kuat lagi… Tolong, mulai tahun depan nanti, kau yang jadi santa ya… (Halaman 141)

Ada lagi cerita yang tak kalah kocak adalah Super Taro-Taro Card Impian yang lagi-lagi mengisahkan kegemaran Takashi bermain kartu. Suatu ketika Takashi mendapatkan kartu langka Koro Koro Card. Sayangnya, karena ulah Taro yang menyebalkan malah membuat kartu itu hilang. Sebagai permintaan maaf, ia mengganti dengan Taro-Taro Card untuk Takashi.

Hah, kartu itu! kartu itu cuma ada satu lembar di seluruh Jepang! Itu Super Taro-Taro Card! (Halaman 158-159)

Selain delapan cerita utama yang unik-unik, jilid ini juga menyguhkan satu bagian berisi kumpulan cerita pendek empat panel yang terdiri atas delapan dongeng-dongeng populer yang tentu saja diperankan oleh Takashi, Taro, dan kadang ada James. Oh iya, James ini adalah seekor katak raksasa teman Taro yang berasal dari luar bumi juga. Sama-sama dodol pula.

Pada bagian akhir komik ini ada beberapa halaman yang memberikan teaser atau cuplikan cerita-cerita yang hadir pada jilid berikutnya. Unik sih. Biasanya teaser seperti itu berada di anime ataupun serial televisi, tetapi komik ini seolah ingin memberikan rasa penasaran kepada pembaca untuk tetap menanti jlid berikutnya.

Semua cerita di jilid ini adalah cerita yang melibatkan Takashi dan Taro. Entah kenapa Taro ini nempel melulu sama Takashi. Padahal dilihat-lihat rumah mereka juga tidak sama. Oh iya sampai lupa, Taro dan James bisa berubah wujud menjadi Ksatria Taro dan Ksatria James lho. Masing-masing terdiri atas lima anggota yaitu Red Blue Green Yellow Pink yang dodol semua.

Takashi ini sepanjang komik hampir tidak pernah bahagia karena selalu dijahili Taro. Salah satu keusilan Taro yang amat disukai adalah suka menyodok lubang pantat Takashi, baik dengan jari tangan ataupun tanduk di kepalanya. Taro yang notabene alien bisa memelarkan tangan ataupun tanduknya sendiri sehingga bisa mengerjai kawannya itu. Poor Takashi.

Komik ini memiliki pace yang amat sangat cepat, menurut saya. Tipikal komik humor, otak saya dituntut untuk tidak terlalu fokus dengan jalinan cerita karena dunia bisa berubah tiba-tiba. Bukan hanya barang-barang sekitar, tetapi lingkungan bahkan hal yang ajaib sekalipun dapat terjadi dengan instan “hanya” karena Taro sebagai alien, dan lagi-lagi Takashi yang apes.

Oh iya, saya suka komik ini karena ada kuis setiap memulai cerita yang baru. Kuis ini hanyalah kuis yang menuntut kejelian mata pembaca dalam memperhatikan tiap gambar. Misalkan ada di kotak mana gambar Taro memakai baju Santa, atau kotak halaman berapa yang ada kucing berwajah Taro, dan lain sebagainya. Unik dan menantang banget.

Sayangnya, dari delapan kuis, saya hanya bisa menjawab satu. Untung saja di akhir jilid ini ada kunci jawabannya. Yang ajaib adalah, setelah melihat kunci jawaban dan mengecek ulang, tiba-tiba terasa semua muncul! Padahal saat saya baca sama sekali tidak menemukan jawabannya. Gokil. Saya salut komikus bisa mengemas komiknya menjadi atraktif dan menghibur. Goof job!

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

New Mobile Suit Gundam Wing (Jilid 3)

covergundamw3

Judul: New Mobile Suit Gundam Wing (Jilid 3)

Judul Asli: Shin Kidou Senki Gundam Wing

Komikus: Tokita Kouichi

Penerjemah: Febrian Anastasya

Penerbit: m&c!

Jumlah Halaman: 184

Terbit Perdana: Juli 2002

Kepemilikan: Cetakan Pertama, Juli 2002

cooltext-review

Perang dunia bukanlah hal yang belum pernah terjadi. Pada dasarnya perang tersebut melibatkan dua kubu yang berseberangan hingga akhirnya berusaha saling mengalahkan menggunakan berbagai macam cara. Adanya korban jiwa dan kerusakan harta benda sudah lumrah terjadi selama masa peperangan. Hal inilah yang sesungguhnya amat disayangkan.

Perang dunia, baik PD I ataupun PD II “hanya” melibatkan manusia-manusia dan senjata canggih yang memang digunakan dalam dunia militer untuk peperangan. Nah, bagaimana jika perang tersebut tak hanya melibatkan manusia dan senjata, melainkan robot raksasa? Selain itu bagaimana pula jika perang terjadi tak hanya di bumi, namun juga di luar angkasa?

New Mobile Suit Gundam Wing jilid ketiga sebagai jilid terakhir judul ini memiliki empat bab utama dan satu bab spesial. Empat bab tersebut menyuguhkan lika-liku peperangan antar kubu yang melibatkan roboot, sedangkan satu bab terakhir berjudul Ayo Domon! adalah kumpulan cerita dengan karakter chibi yang dibuat hanya untuk lucu-lucuan hiburan semata.

Keruntuhan Kerajaan Sanc adalah bab pertama jilid ini. Negara (atau area?) penguasa dunia bernama Romefeller yang dipimpin oleh Bangsawan Delmaiu memanggil perwakilan Kerajaan Sanc yang dinilai memberontak Romefeller. Putri kerajaan yang bernama Relena Peacecraft harus menerima kenyataan bahwa posisi negaranya dan gundam sedang terancam saat itu.

Delmaiu meremehkan hal ini. selama ada gundam, Romefeller belum menang. (Halaman 34)

Bab kedua adalah Menjelang Pertempuran Terakhir. Bab ini menyuguhkan berbagai macam pertempuran gundam melawan bala tentara Romefeller yang disebut MD. Jumlah yang amat banyak membuat lima gundam yang melawan menjadi terdesak. Tepat saat itulah tiba-tiba ada siaran dari Relena yang memerintahkan semua gundam untuk lari karena Sanc telah menyerah.

Sekali lagi, untuk menyatukan seluruh negara, Oz harus membuang persenjataannya. (Halaman 63)

Angkasa yang Berguncang Dahsyat adalah bab ketiga yang berisi konflik cukup pelik antara pihak Sanc, Romefeller yang diambil alih oleh Treize Khusrenada, dan Koloni di luar angkasa yang dipimpin langsung oleh Milliardo Peacecraft. Sanc ingin menghentikan perang dan melindungi manusia, Romefeller ingin menghancurkan gundam, dan Milliardo ingin menghancurkan bumi.

Aku harus melibatkan banyak orang dalam perang ini. kalau tak berperang, manusia takkan tahu sia-sianya perang itu! (Halaman 106)

Bab terakhir sebagai penutup jilid ini adalah Mengepak Sayap Menuju Masa Depan. Pertempuran ketiga kubu akhirnya berakhir dengan cukup banyak kerugian baik materi maupun nonmateri. Bumi kembali aman. Namun, hingga akhir cerita masih menyisakan sejumput misteri tentang kelangsungan hidup para pilot pengendali gundam. Sepertinya akan dijelaskan di sekuelnya.

Kematian mereka takkan sia-sia. Sejarah manusia dibuat di atas mereka. (Halaman 133)

Sudah nggak baca jlid pertama kedua, langsung baca jilid ketiga sebagai jilid terakhir itu rasanya sungguh membingungkan. Saya tidak tahu konflik apa yang memicu terjadinya peperangan di bumi dan luar angkasa ini. Terlebih gundam digambarkan sebagai robot yang tidak bisa dipiloti siapa saja. Istilah zero system, MD, dan lainnya juga cukup membingungkan.

Duo, Trowa, Quatre, Heero, dan Wu Fei adalah lima pilot utama pengendali gundam yang mendukung Relena dan kerajaan Sanc. Sayangnya sepertinya beberapa dari mereka tidak fokus pada misi utama sehingga terlibat duel pribadi dengan Zechs dan Treize. Hal ini terasa tidak berguna sehingga membuat isu utama perang dunia jadi kabur sesaat.

Oh iya, saya ikir gundam yang ada di komik ini bernama Wing semua. Ternyata namanya ada bermacam-macam. Ada Deathscythehell, Ephyon, Wing, Sandrock, Heavyarms, dan Zero. Saya tidak hapal yang mana ditunggangi siapa karena tidak dijelaskan detil di jilid ini. Selain itu tiap pilot yang mudah berganti gundam terasa aneh padahal ada spesialisasi pilot tiap gundam.

Oh iya, dua tokoh perempuan yang sepertnya cukup penting yaitu Lady Une dan Dorothy, pada jilid ini hampir tidak ada peran yang berarti. Komikus terlalu fokus pada pertempuran dan para pelaku utama yang terlibat dan melupakan dua tokoh ini. padahal jika dilihat akhir cerita keduanya memiliki peran penting pada jilid sebelumnya.

Pada akhirnya, komik ini memberikan sebuah pesan moral yang bagus, yaitu “Perang tidak menghasilkan kebaikan apapun kecuali penderitaan”. Mungkin perang dianggap sebuah cara efektif untuk menunjukkan kekuasaan satu pihak atas pihak lain. Namun sejatinya perang hanya mengorbankan orang-orang tak bersalah dan meninggalkan tangisan #mongopotoiki.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Ageha 100% (Jilid 3)

coverageha3

Judul: Ageha 100% (Jilid 3)

Komikus: Takeuchi Kozue

Penerjemah: Ine Martiana

Penerbit: m&c!

Jumlah Halaman: 176

Terbit Perdana: Oktober 2007

Kepemilikan: Cetakan Pertama, Oktober 2007

ISBN: 9789792314809

cooltext-blurb

Rin alias Ageha adalah ahli make-up legendaris. Bersama Kisaragi, partnernya, ia dapat mengubah anak perempuan menjadi cantik. Rin merasa bingung ketika di hadapannya tiba-tiba muncul anak perempuan yang sepertinya akrab dengan Kisaragi.

cooltext-review

Komik Jeppang dengan tipe ala-ala Serial Cantik yang berkarakter mata belo dan cowok cantik bukanlah jenis komik yang biasa dan senang saya baca. Apalagi jika komik tersebut berseri, seolah “penderitaan” saya membaca harus ditambah dengan rasa penasaran menunggu kelanjutannya. Itupun jika saya memang tertarik dengan ceritanya hehehe.

Ageha 100% ini sepertinya menjadi salah satu dari hampir tidak ada komik berkisah roman picisan anak sekolah ala Serial Cantik yang bisa saya nikmati. Ide cerita yang cukup unik serta penyampaian yang menarik membuat saya bisa menyelesaikannya sekali duduk. Meskipun ini komik berseri, saya tidak terlalu dibuat penasaran karena endingnya cukup memuaskan.

Jilid ini memiliki satu bab utama sesuai judul komiknya yaitu Ageha 100% yang terpecah menjadi beberapa episode yang diberi sub judul Change 9, 10, 11, dan 12. Secara umum mengisahkan tentang seorang siswi kelas 1 SMA Hanabusa bernama Fujiwara Rin. Selepas pulang sekolah, ia “berubah” menjadi Ageha yang membantu siswi lain menjadi cantik.

Manusia memang tida bisa hidup sendirian. Selalu butuh orang lain untuk bersandar.

Pada awalnya Rin bekerja sendirian dalam peran sebagai Ageha. Lambat laun ia memiliki partner bernama Kisaragi Riku yang menyamar menjadi perempuan ketika membantu siswi lain. Ya benar, Kisaragi adalah seorang cowok! Parasnya yang cantik hampir selalu membuat klien Ageha keliru menganggap Kisaragi adalah Ageha yang sesungguhnya. Err…

Kalau kamu tidak melakukan sesuatu, tidak akan ada yang berubah. Kalau tidak melakukan apapun, kamu akan menyesal.

Kesejahteraan Rin dan Riku mulai terusik ketika ada seorang gadis muda bernama Kashitani Ran yang terlihat sangat dekat dengan Riku. Awalnya Rin tidak menganggap perempuan yang lebih tua itu sebagai hal yang penting. Sayangnya, kedekatan mereka berdua serta beberapa kondisi Riku yang merahasiakan sesuatu membuat Rin sadar bahwa ia cemburu kepada Ran.

Aku tahu bagaimana rasanya sakit hati. Karena itu aku tidak ingin menyakiti orang lain. Kalau ada yang bilang suka padaku, aku selalu menerimanya.

Selain bab-bab utama di atas ada beberapa bab berisi cerita lepas semacam spin-off yang berjudul Tefutefu 100%, Anonimity 100%, Rin Fujiwara, serta beberapa halaman berisi lika-liku komikus saat membuat manga Ageha 100%. Namun, karena isinya tak bersinggungan langsung dengan cerita utama, tidak akan saya bahas disini yah. Yang jelas bagus semua kok hehehe.

Oh iya, Ageha disini sesungguhnya digambarkan sebagai sebuah legenda di SMA mengenai seorang gadis cantik yang ahli membantu gadis lain menjadi cantik melalui make-up. Tentu saja hal ini melanggar peraturan sekolah karena para siswi dilarang memakai make-up saat sekolah. Oleh karena itu Rin dan Riku “bekerja” saat sekolah telah usai.

Sebenarnya saya sudah bisa menebak tentang hubungan partner Rin dan Riku ini. Laki-laki dan perempuan straight sering bersama tanpa ada benih-benih rasa sayang adalah hal yang mustahil. Munclnya perasaan berbeda dari Rin kepada Riku sudah bisa ditebak. Namun saja ya malah tidak suka pada ucapan Riku yang justru sok istimewa dan tidak mau rugi.

Oh iya, pada beberapa (eh banyak) halaman terdapat beberapa tulisan berisi cuplikan kegiatan sang komikus yang menurut saya sangat nggak penting karena tidak ada hubungannya dengan cerita. Mulai dari sang komikus liburan, menghadiri festival, jumppa fans, dan sejenisnya membuat saya terganggu alih-alih terhibur kaena penempatan yang tidak tepat.

Pada akhirnya saya cukup terkejut ketika menyadari bahwa saya menyukai komik Ageha 100% ini. tidak seperti komik berjenis Serial Cantik yang pernah saya baca, Ageha 100% tidak hanya berisi romansa anak muda saja. ada sejumput persahabatan, dedikasi pada tanggung jawab, serta humor yang cukup lucu. Komikus sukses membuat saya menyukai tokoh Rin Fujiwara.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Triple Eyes (Jilid 3)

covertriple3

Judul: Triple Eyes (Jilid 3)

Judul Asli: Mitsume Ga Tooru

Komikus: Tezuka Osamu

Penerbit: Andhika Media Sukses

Jumlah Halaman: 168

Terbit Perdana: 2003

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2003

cooltext-blurb

Waktu Syaraku dan teman-teman sekolahnya pergi kemping, tanpa sengaja mereka telah menerobos masuk ke tempat tinggal mewah sekelompok ular, sepasang saudara kembar yang telah dikendalikan oleh ular-ular itu dengan kekuatan hipnotisnya mau menelan mereka.

cooltext-review

Osamu Tezuka bukanlah orang baru yang saya ketahui dalam dunia perkomikan Jepang. Komikus yang disebut-sebut sebagai Bapak Manga ini memang telah menciptakan sebuah hal baru dalam dunia komik Jepang atau manga sehingga populer di seluruh dunia. Salah satu hal terobosan yang beliau ciptakan (yang satu-satunya saya ingat) adalah mata belo karakter komik.

Saya awalnya hanya tahu karakter sang komikus ini adalah Astro Boy. Ternyata selain itu ada cukup banyak seri lain hasil karya Osamu Tezuka, salah satunya adalah Triple Eyes ini. komik ini mengisahkan seorang anak SMP yang memiliki mata ketiga di bagian keningnya. Mata ini tidak seperti mata biasa, melainkan memiliki kemampuan supranatural.

Ada enam bab dalam komik jilid ketiga Triple Eyes ini. yang pertama adalah Batu Kapal Arak. Sang tokoh utama kita, Hosuke Syaraku, sedang mengikuti studi outdoor sekolah di Guanxi. Di sana ia menemukan berbagai benda purbakala, salah satunya Batu Kapal Arak. Mata ketiganya yang tak sengaja terbuka membuatnya “berubah” dan memakai batu itu untuk berbuat jahat.

Sangat berkemungkinan menyangkut nyawa seluruh umat manusia… Ini saya bukan menakut-nakuti. (Halaman 15)

Lanjut ke bab kedua adalah Bor Segitiga, kali ini Syaraku dijadikan bahan pembicaraan kepala sekolah dengan walinya, Professor Kenji. Kepala sekolah merasa kelakuan Syaraku yang “tidak biasa” membuatnya tidak pantas bersekolah di sana. Sayangnya, jalan keluar yang beliau usulkan ditentang mentah-mentah oleh Professor Kenji yang sangat mengetahui bahayanya.

Jujur saja ini semua bermula dari dia ditempel plester. Plester membuat dia merosot. Bagaimana kalau dibuka saja? (Halaman 40)

Batu Karang Suami Istri adalah bab ketiga. Kali ini Syaraku dan teman perempuannya, Wato Chiyoko mengunjungi kota lain karena sepasang batu bersejarah yang awalnya berdampingan harus terpisah karena gempa bumi. Tidak tanggung-tanggung, mereka berdua sampai bermalam di dekat batu itu. tepat pada tengah malam, Chiyoko melihat hal yang janggal.

…Benar, siluman batu tadi menangis dan bilang kalau dia dan batu di gunung itu saling mencintai… dan sekarang harus berpisah. (Halaman 77)

Bab keempat berkisah tentang Syaraku dan ketiga temah sekolahnya yang kemping di sebuah gunung dekat hutan. Kepolosan (atau kebodohan?) Syaraku membuat mereka berempat kehabisan bahan makanan. Oleh karena itu pada bab berjudul Ada Ular! ini mereka berempat berjumpa dengan keluarga aneh yang “dikendalikan” oleh ratusan ular sendok yang ganas.

Bodoh. Di atas meja dan di seluruh lantai ada ular. Mana mungkin itu tempat penelitian? (Halaman 96)

Pedang Raja merupakan bab kelima. Kali ini Syaraku dan Chiyoko harus berurusan dengan Professor Bangda dari Bangladesh yang membawa sebuah pedang pusaka. Mitosnya pedang itu hanya bisa dibuka oleh generasi manusia bermata tiga. Oleh karena itu Wenfu, orang yang tidak disukai Chiyoko, meminta Syaraku melihat-lihat pedang pusaka itu.

Tak usah kuatir. Ruangan ini dibuat dari semen. Biarkan Syaraku masuk sendirian ke dalam dan mengamati pedang itu. tak kan ada masalah. (Halaman 140)

Bab terakhir adalah Makanan untuk Para Dewa. Kali ini lagilagi Syaraku harus terlibat petualangan dengan Chiyoko yang mengunjungi sahabat penanya di daerah lain. Sang sahabat pena yang tak diketahui namanya ini bercerita tentang sekolah tua yang angker dan memakan banyak orang hilang. Samai akhirnya Chiyoko harus mengalami sendiri “hilang” di sekolah itu.

Semoga sahabat penaku dan juga Chiyoko sempat membaca pesan ini. karena yang tahu saya kesini, hanya dia seorang. (Halaman 156)

Sejarah, mitologi, dan misteri bercamur jadi satu di komik Triple Eyes ini. meskipun saya tidak membaca jilid pertama dan kedua, saya tidak terlalu kesulitan memahami jilid etiga ini. hal ini dikarenakan setiap bab komik ini adalah cerita lepas yang tidak berhubungan satu sama lain. Satu bab adalah satu peristiwa. Hanya beberapa tokoh utama saja yang tetap sama.

Beruntung pula jilid ketiga ini masih terkesan sebagai jilid awal sehingga masih diulang-ulang mengenai asal-usul Syaraku. Anak yang bersekolah di SMP namun memiliki tubuh seperti anak TK ini memang tampak misterius. Professor Kenji yang menjadi walinya juga beberapa kali menjelaskan sisi misterius anak tersebut pada guru dan kepala sekolah.

Chiyoko? Ah iya, anak perempuan yang sangat dekat dengan Syaraku ini memang tidak bisa saya ketahui latar belakang yang membuatnya menjadi teman dekat Syaraku dikala anak-anak lelaki lain sering menggoda dan mengerjai Syaraku. Meskipun tampilannya cantik, Chiyoko termasuk gadis yang mandiri dan bicara ceplas ceplos. I love her!

Sayangnya, saya harus menghadapi cukup banyak kejanggalan pada balon kata. Ada cukup banyak balon kata yang kosongan alias tidak ada tulisannya. Kalau tidak begitu, balon katanya jadi aneh tidak beraturan karena bertuliskan kalimat yang sama dengan balon kata yang lain. Saya tidak tahu ini kesalahan editor ataukah penerjemahnya.

Disisi lain, saya tidak bisa apakah komik ini ilegal ataukah legal, ketika mengetahui data-data buku komik ini tidak jelas sama sekali kecuali nama penerbit dan tahun terbitnya. Nama penerjemah, nama editor, serta ISBN tidak ada sama sekali. Saya cukup menyayangkan sih padahal ini komik hasil karya sang maestro manga, Osamu Tezuka.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Get The Goal!! (Jilid 4)

coverget4

Judul: Get The Goal!! (Jilid 4)

Judul Asli: Get The Goal!! 4v4 Arashi

Komikus: Koshita Tetsuhiro

Penerjemah: RANDOhRI Neko

Penerbit: m&c!

Jumlah Halaman: 208

Terbit Perdana: Juni 2005

Kepemilikan: Cetakan Pertama, Juni 2005

cooltext-blurb

Setelah memenangkan pertandingan penyisihan dan maju ke pertandingan resmi 4v4 Champion Cup… Arashi dan kawan-kawan diculik serta dibawa ke suatu tempat. Di sana diadakan pertandingan gelap 4v4 world cup. Siapa yang harus dihadapi Arashi di sana? Get The Goal!! Edisi terakhir.

cooltext-review

Sepak bola bukanlah olahraga yang jarang diketahui orang banyak. Permainan yang menggunakan sebuah bola dan ditendang kesana kemari oleh dua tim yang masing-masing berjumlah sebelas orang guna dimasukkan ke dalam gawang lawan juga sangat menarik untuk diikuti. Namun sepak bola yang hanya berisi empat pemain adalah hal yang baru saya ketahui.

Komik ini memiliki lima buah bab dengan salah satunya adalah bab spesial. Tokoh utama komik ini adalah Arashi, seorang bocah yang seusia anak SD namun terbiasa berkelana di laut lepas bersama sang ayah. Kecintaannya dengan sepak bola membuatnya menjadi kapten tim sepak bola 4v4 bersama Mitsuru, Makino, dan anak gendut yang tak diketahui namanya.

Bab pertama berjudul Undangan Gelap yang mengetengahkan ketika tima Arashi sedang berlatih sepak bola. Tiba-tiba ada sebuah tim misterius yang membuat Mitsuru, Makino, dan anak gendut yang tak diketahui namanya terhpnotis. Tak sampai disitu, kaki mereka bertiga dibuat terluka akibat menendang bola yang dipenuhi paku-paku tajam.

Untuk melawan mereka, aku menginginkan manusia sepertimu… Yang sangat kuat hingga batas maksimum! (Halaman 17)

Ya benar, ternyata boss tim misterius itu bermaksud mengajak Arashi mengikuti sebuah turnamen gelap bernama 4v4 World Cup. Singkat cerita, karena tidak ingin melihat teman-temannya terluka lebih parah, Arashi mengikuti keinginan sang boss. Hal ini tertuang pada bab kedua bejudul Ujian Penyisihan

Boss, dengan ini Jepang mendapat persentase peserta selamat yang topp class di dunia. (Halaman 51)

Babak penyisihan mutlak dilakukan karena Jepang hanya membutuhkan empat orang wakil yang akan bermain dalam satu tim yang mewakili negara matahari terbit itu. 4 Orang Terakhir adalah bab yang cukup menegangkan karena memperlihatkan bagaimana ratusan anak yang mengikuti babak penyisihan harus berjuang agar bisa memperoleh tiket mewakili negaranya.

Sebaiknya hanya diri sendiri yang bertahan hidup! Persahabatan yang memalukan, bikin muntah saja! (Halaman 76)

Bab berikutnya adalah Perasaan Menuju ke Dunia. Bab ini menjadi menjadi kunci siapa saja anak-anak yang bisa melalui babak penyisihan yang amat berat serta menjadi wakil Jepang di pertandingan dunia 4v4 itu. meskipun anak-anak yang mengikuti babak penyisihan sangat banyak, saya cukup kaget mengetahui sapa saja yang akhirnya lolos.

Po… Pokoknya aku akan menjadi wakil negara dan pergi ke ajang dunia! Dengan keinginan itu, selama ini aku berusaha! (Halaman 116)

Bab kelima berjudul Teman-Teman mengisahkan bahwa meskipun empat orang telah terpilih, ada satu tahap akhir yang dibuat untuk mengetes apakah mereka (saya nggak mau sebut nama, biar nggak spoiler hehe) layak mewakili Jepang. Ini adalah tahap duel melawan wakil Jepang generasi sebelumnya, salah duanya yaitu pelatih tim Arashi, Sawatari, dan si boss misterius itu.

Terutama waktu bertarung dengan orang kuat, rasanya jadi berdebar-debar! (Halaman 144)

Satu bab spesial berjudul Special Match Shunsuke dan Arashi adalah sebuah cerita khusus ketika Arashi masih terbiasa di lautan dan belum mengetahui apa itu sepak bola. Pertemuannya dengan seorang pemain sepak bola nasional bernama Shunsuke Nakamura membuatnya sangat bersemangat dan mulai mencintai sepak bola. Sampai-sampai ia harus mempertaruhkan nyawa.

Tidak bisa merebut bola adalah bukti tidak terlihatnya bola! Lihat bolanya baik-baik! (Halaman 178)

Unik juga membaca komik sepak bola yang hanya berisi empat orang dalam satu tim. Saya lihat ini juga bukan pertandingan futsal juga. Tetapi masih belum jelas sih ini 4v4 bertandingnya seperti apa. Kalau menggunakan area lapangan seperti sepak bola pada umumnya, pasti benar-benar kewalahan hanya untuk berlari aja.

Oh iya, saya cukup terganggu melihat darah muncrat dimana-mana ketika Mitsuru, Makino, dan anak gendut yang tak diketahui namanya menendang bola berpaku. Cukup ngeri sih mengetahui komik ini adalah komik dengan target semua umur alias anak-anak juga bisa baca. Harusnya komikus membuat hipnotis yang dialami rekan Arashi tidak terlalu ngeri begitu sih.

Oh iya, maafkan kalau saya hanya bisa mengupas sampai segini saja. saya tidak membaca jilid pertama hingga ketiga sehingga saya tidak tahu bagaimana cikal bakal cerita judul ini bermula. Namun saya merasa bahwa meskipun rada clueless dengan jilid ini, saya merasa petualangan Arashi cukup seru untuk diikuti hingga akhir :)

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Reborn Kumiho (Jilid 6)

coverreborn6

Judul: Reborn Kumiho (Jilid 6)

Judul Asli: [Reborn Kumiho]

Komikus: Han Hyun-Dong

Penerjemah: Presilia Agustin

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 171

Terbit Perdana: 2005

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2005

ISBN: 9789792069327

cooltext-blurb

Setelah ratusan tahun berlalu… Akhirnya Lee Mugi bangkit dari pertapaannya. Ini berarti bahaya buat Kumiho dan Maru…

cooltext-review

Reborn Kumiho adalah salah satu dari segelintir komik asal Korea yang pernah saya baca selama ini. Mohon maaf saya tidak sempat males mencari tahu tentang awal mula ataupun inti cerita judul ini karena saya langsung melompat ke jilid 6. Jadi saya akan mengupas sepemahaman saya tentang jilid ini saja ya.

Komik ini terdiri atas empat bab. Sesungguhnya keempatnya saling berkaitan satu sama lain. Namun, karena saya nggak tahu asal muasalnya seperti apa, jadi saya menangkap dua bab awal memiliki jalinan cerita sendiri yang terkesan tidak dalam jalinan kisah yang sama dari dua bab akhirnya.

Bab pertama (atau bab bernomor 24 di jilid ini) berjudul Hosomdo Pedang Maru mengisahkan seorang gadis muda bernama Danbi yang bekerja di sebuah restoran bernama Surga Mandu. Suatu hari ada seorang pria berambut panjang membuat kekacauan di restoran dan menghina bahwa mandu yang dibuat Danbi tidak enak sama sekali.

Kalau kau tidak percaya diri berarti selama ini Surga Mandu mempeprmainkan orang-orang… Dasar penipu.

Bersambung ke bab selanjutnya adalah Ju Danbi Lipan Petarung. Tak disangka, pria tersebut adalah jelmaan Setan Kalajengking ang ingin menghancurkan restoran yang notabene adalah sarang Setan Lipan yang telah dibunuh Danbi. Tak ingin restorannya hancur, Danbi terpaksa meladeni Setan Kalajengking agar bertarung hingga titik darah penghabisan.

Kau bicara seperti itu memangnya kau lebih mulia daripada manusia? Menurutku kau sama saja. Hanya karena bentuk gigimu seeprti itu, kau berbuat semaunya pada manusia.

Lee Mugi yang Tertidur Selama Ribuan Tahun adalah judul bab ketiga. Kali ini cerita dibuka di Dunia Setan ketika Lee Mugi yang telah bertapa ribuan tahun bangkit dan berambisi mengalahkan Kumiho. Ia dibantu oleh Myo Ryon, si Setan Kucing untuk mencari Kumiho. Sayangnya, Sadis, si Setan Laba-Laba tidak menyukai kehadiran Lee Mugi.

Sudah dikirim 4 setan untuk menangkap Kumiho, tapi… Selama 3500 tahun belum ada yang sanggup menghadapinya.

Bab terakhir di jilid ini adalah Uhyoldo Pedang Muryong. Kali ini Kang Maru bersama Kumiho harus berhadapan dengan Muryong dan pengikutnya, Setan Besi dan Setan Air. Kumiho merasa kedua setan tersebut telah mati dimasa lalu. Namun ternyata pedang rubah Muryong yang membuat mereka berdua hidup kembali. bagaimana akhir pertarungan Muryong dan Maru?

Tolong hentikan. Sekarang kau bergantung pada pedang rubah! Dendam pribadi bisa merugikan. Mulai sekarang, layanilah pemilik pedang rubah.

Komik ini saya rasa merupakan sebuah judul komik yang bagus. Perpaduan unsur fantasi, mitologi, dan aksi yang cukup menegangkan bisa menjadi tema yang tidak membosankan. Apalagi goresan gambar komik ini juga rapi dan sedap untuk dipandang. Karakter perempuannya cantik, tokoh laki-lakinya cakep, dan tak lupa setan-setan yang “keren” juga.

Sayangnya, saya tidak mengetahui Reborn Kumiho ini bercerita tentang apa, siapa saja tokoh penting yang ada di komik ini, di mana saja setting yang digunakan, kapankah terjadinya berbagai peristiwanya, dan bagaimana jalinan cerita utuh yang seharusnya saya jumpai terlebih dahulu. Intinya, 5W+1H komik ini tidak saya ketahui pasti.

Akibatnya, saya amat sangat kurang menikmati komik ini. Ditambah lagi nama tokohnya yang serba Korea yang seharusnya ada tiga suku kata justru dilebur suku kata kedua dan ketiga menjadi satu kata sendiri membuat saya bingung bacanya bagaimana. Contohnya Mehyang, harusnya dibaca Me-Hyang atau Meh-Yang? Mungkin sang penerjemah kurang memahami penulisan dasar nama Korea dalam huruf abjad.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Super Bi-Daman (Jilid 12)

coversuper12

Judul: Super Bi-Daman (Jilid 12)

Judul Asli: Bakyu Renpatsu Super Bidaman

Komikus: Imaga Shun

Penerjemah: D. Kwartadji Indrayono

Penerbit: m&c!

Jumlah Halaman: 184

Terbit Perdana: Oktober 2002

Kepemilikan: Cetakan Pertama, Oktober 2002

cooltext-review

Saya mengenal Bi-Daman sebagai sebuah permainan baru dari komik ini. Sebelumnya saya mengetahui Bi-Daman sebagai salah satu judul anime yang pernah tayang di televisi. Singkatnya, Bi-Daman ini adalah sebuah permainan tembak-tembakan. Yang dijadikan senjata adalah sebuah pelontar(?) berbentuk robot seukuran genggaman tangan yang berisikan kelereng sebagai pelurunya. Yang ditembak bukanlah tubuh lawan, melainkan sebuah “bom” yang berada di dekat kaki sang lawan.

Enam bab yang disuguhkan di komik ini cukup seru meskipun saya telah ertinggal sebelas jilid ppendahulunya. Pada jilid kali ini ternyata tengah berlangsung pertandingan Super Bi-Daman yang telah memasuki babak final antara Tim Guts, timnya tokoh utama kita, melawan Tim Shinning Warriors. Tim Guts terdiri atas Tamago, Ganma, Sara, Billy, dan Nekomaru. Sedangkan Tim Shinning Warriors memiliki anggota Madoka, Tengu, Takeru, Hikari, dan Mikoto sebagai ketuanya.

Selesai Latihan! Menuju Tempat Pertarungan merupakan bab pertama. Untung saja isinya adalah persiapan Tim Guts menghadapi babak final pertandingan Super Bi-Daman, jadi saya tidak membaca penggalan akhir bab sebelumnya. Oh iya, lokasi pertandingan babak final ada di sebuah gunung berapi, tepat di tengah magma panas yang telah dirancang sedemikian rupa untuk kedua tim yang akan bertarung.

Peraturan untuk seluruh peserta sama! Shadow Bomb meledak dalam dua tembakan! Peserta yang jatuh ke magma dinyatakan gugur! (Halaman 34)

Terdesak Terus-Menerus! Panggung Gunung Berapi sebagai bab kedua sudah berisikan Tim Guts dan Tim Shining Warrior bergerak cepat menghindari jebakan magma di tengah titik awal mereka berdiri. Mereka harus melewati sebuah jembatan yang satu per satu pijakannya tenggelam ke dalam magma. Bahkan Tamago tidak bisa mencapai akhir jembatan bersama Tim Guts! Aduh bagaimana dong?

Jangan buru-buru! Di sini banyak jebakan. Kita harus segera mencari posisi yang bagus. (Halaman 55)

Tim Guts Balas Menyerang! adalah bab ketiga. Isinya masih seputar perjuangan Tim Guts melawan Tim Shinning Warriors. Kali ini mereka salah langkah dalam menyusun taktik. Sedangkan tim lawan telah mengetahui jebakan yang akan menghampiri sehingga mereka mengambil posisi di bagian atas arena pertandingan. Tim Guts? Mereka terbirit-birit menghindari magma yang semakin dekat yang bisa berakibat fatal pada kekalahan telak.

Magma akan terus mengejar mereka. Dan jalan ke atas sudah kita jaga, gerak gerik mereka pasti terlihat. Cepat atau lambat pasti menyerah. (Halaman 79)

Pembunuh Ke-3 Muncul! mengisahkan Tim Guts yang masih belum bisa mengalahkan lawan namun sempat berhadappan dengan salah dua anggotanya yaitu Tengu dan Madoka. Mereka berdua ini terkecoh dengan taktik perpecahan tim yang digagas Ganma sehingga Tamago dan Billy bisa satu kali mengenai “bom” mereka berdua. Sayangnya mereka masih belum kalah karena perlu dua kali tembakan pada “bom” untuk menggugurkan si pemilik.

Semua adalah keputusan dan keinginan Tuan Putri Mikoto. Jangan pernah menyimpan dendam pada teman. (Halaman 110)

Bertemu! Pertarungan Melawan Power Shot adalah bab kelima. Kali ini Tim Guts berhadapan dengan Takeru. Hal ini dikarenakan Madoka dan Tengu “kelabakan” menghadapi Tamago dan kawan-kawan. Sayangnya, Takeru tidak sama seperti kedua rekannya. Ia memiliki tehnik bertarung yang dahsyat. Bahkan Ganma, Billy, dan Tamago dibuat hampir kalah olehnya. Bagaimana dong?

Dasar… Mau seenaknya saja! Tiba-tiba menyerang, sekarang mundur seenaknya… (Halaman 144)

Takeru yang tibatiba menyerah “hanya” karena hal yang terduga meminta Tim Guts mengikutinya berjumpa Mikoto. Hal ini disuguhkan di bab terakhir berjudul Pertarungan Menegangkan, Tamago Melawan Mikoto! Gadis pemimpin Tim Shinning Warriors ini juga tidaklah lemah. Bahkan tehnik andalan Tamago tidak bisa mengalahkannya. Sayangnya, ia berujar bahwa kemenangan bukanlah tujuannya mengikuti pertandingan. Apa maksudnya itu?

Hebat! Tapi aku takkan gentar! Katamu tujuanmu bukan menang… katakan apa sebenarnya tujuanmu? (Halaman 159)

Pertandingan ini sebenarnya sungguh ajaib. Semua efek dan lingkungan pertandingan benarbenar lebay…tapi seru! pada hakikatnya merea hanya bermain kelereng, namun permainan itu dikemas dengan baik dan membuat permainan kelereng menjadi seperti permainan tembak-tembakan yang mengancam jiwa. Yah meskipun tidak ada yang sampai mati tapi kan ya agak serem dengan kondisi magmanya. Psst, ada hal unik dengan magmanya lho!

Oh iya, di awal komik sebelum memasuki bab pertama, ada perkenalan tokoh-tokoh yang muncul. kalau melihat tampilannya, bisa saya simpulkan Tamago adalah tokoh utama komik ini. sayangnya ketika membaca perjuangan mereka selama pertandingan final, justru Tamago tidaklah sekuat itu hingga menjadi tokoh utama, melainkan Ganma yang cerdas dengan kacamata hitamnya itu.

Namun, mungkin ini hanyalahh akibat saya tidak membaca sebelas jilid terdahulu. Mungkin saja pada awalnya Tamago adalah tokoh utama yang mulai mengikuti pertandingan Super Bi-Daman dengan susah payah sehingga layak dinobatkan menjadi tokoh sentral. Mengenai tim lawan juga membuat saya penasaran, apalagi salah satu anggota Tim Shinning Warriors sungguh misterius. Sayang, saya tidak memiliki jilid lanjutannya sehingga tidak bisa review lebih jauh~

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Cerita Hantu di Sekolah (Jilid 18)

covercerita18

Judul: Cerita Hantu di Sekolah (Jilid 18)

Sub Judul: Ternyata Memang Hanitaro

Komikus: Maejima Akihito

Penerjemah: Patsiana T. Sofyan

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 156

Terbit Perdana: 2004

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2004

ISBN: 9789792064131

cooltext-blurb

Rupanya Hanitaro belum puas mengerjai aku dan teman-temanku. Miki-chan memutuskan untuk memiliki sebuah buku harian bersama denganku. Tapi Hanitaro cemburu dan merusak rencana indahku sehingga Miki-chan marah padaku. Namun pada akhirnya Kazuo menolongku dan Miki-chan pun mau berbaikan denganku.

cooltext-review

Selamat tahun baru 2017! Nah, di tahun yang baru ini saya ingin menghabiskan timbunan komik saya dalam setahun ini dengan membaca dan meresensinya semua. Semoga terlaksana. Sebagai pembuka, ada komik dari Jepang berjudul Cerita Hantu di Sekolah, sub judul Ternyata Memang Hanitaro. Isinya ada lima chapter yang berisi kumpulan cerita pendek, satu bagian khusus berisi ilustrasi kiriman para pembaca, serta sebuah halaman penutup.

Sebagai perkenalan, Hanitaro adalah sebuah patung tanah liat. Sebagaimana patung pada umumnya, dia seharusnya tidak bisa bergerak. Nah, uniknya Hanitaro bisa bergerak dan memiliki berbagai kemampuan khusus yang bisa dikatakan sangat tidak baik dan hanya dijadikan ide menjahili orang-orag di sekitarnya. Beneran deh, tokoh Hanitaro ini adalah sebuah patung yang sangat menyebalkan.

Komik Dongeng Hanitaro adalah chapter pertama. Seperti judulnya, pada chapter ini berisi sekumpulan cerita rakyat opuler Jepang yang dikemas sangat “berbeda” dibandingkan versi aslinya. Salah satunya adalah kisah Urashimataro yang diperdaya oleh Hanitaro sehingga menganggap Hanitaro adalah gurunya. Tidak sampai disitu, Hanitaro dengan tega menjebak Urashimataro agar menuruti segala perintahnya dan mencampakkannya begitu saja.

Guru memang kuat, ya!! Sekarang aku jadi bisa pulang dengan membawa harta karun dan bisa merawat kedua orang tuaku!! (Halaman 16)

Komik Hanitaro – Bagian Pertama – Masa Muda Selalu Crooot!! adalah chapter kedua. Berbeda dengan chapter pertama, pada bagian ini sudah berisikan cerita-cerita kasual sehari-hari Hanitaro dengan segala macam kejahilannya. Oh iya, sebagai patung tanah liat, dia tinggal bersama keluarga Yoshio. Namanya saja numpang tinggal, tentu saja Yoshio-lah yang sering sekali menjadi bulan-bulanan Hanitaro. Kasihan sekali dia ini… T-T

Orang yang tidak mengerti kasih sayang sih, sama saja dengan kotoran Yoshio!! Begitulah kata Hanitaro yang marah… (Halaman 33)

Komik Hanitaro – Bagian Kedua – Hari-Hari Menyenangkan Seorang Lelaki Tukang Buang Air! Adalah chapter ketiga. Salah satu cerita yang ada di bagian ini adalah ketika kawan sekelas Yoshio, Miki, mengajak Yoshio mengisi buku harian bersama. Konsepnya sih buku harian ini akan dibawa bergiliran untuk diisi satu sama lain setiapp hari. Tak disangka, kejujuran Yoshio menulis cerita di buku membuat Hanitaro murka dan mengacaukan isi bukunya. Akibatnya?

Mungkin Yoshio memang cowok tukang buang air!! Tapi, apa salahnya, sih, kalau jadi cowok tukang buang air!? Cowok tukang buang air juga ‘kan nggak apa-apa ‘kan!! (Halaman 63)

Komik Hanitaro – Bagian Ketiga – Tantangan Menuju Kebahagiaan!! Sebagai chapter keempat masih berisi cerita-cerita aneh tentang Hanitaro dan kawan, eh bukan dink, orang di sekitarnya. Salah satu ceritanya adalah Murakami, teman Yoshio yang memiliki kefanatikan dengan garis putih di tepi jalan. Ia memiliki ambisi bisa mengendarai sepeda melewati garis itu tanpa terjatuh. Sayangnya, halangan yang muncul membuatnya tidak pernah sukses. Hahahahah.

Aku sekarang lagi nggak punya waktu untuk bicara dengan orang-orang bodoh seperti kalian! Aku harus pergi!! Jangan pedulikan aku!! (Halaman 82)

Komik Hanitaro – Bagian Empat – Kata yang Paling Disukai adalah… Cinta merupakan chapter terakhir yang berisi kisah Hanitaro. Oh iya, meskipun Hanitaro sering menjahili Yoshio, kedua orang tua Yoshio tidak mengetahui bahwa segala “musibah” yang ada di rumah akibat ulah patung tanah liat itu. Suatu hari, ibu Yoshio mengetahui keburukan Hanitaro dan meminta anaknya membuang Hanitaro. Apakah berhasil?

Ah, Ibu terlalu nganggap enteng! Pasti sebelum dia dibuang ke sungai, bisa-bisa malah aku duluan yang dibuang. (Halaman 109)

Tipe model penyuguhan cerita di komik ini sangat acak. Ada yang model empat panel tamat, satu halaman tamat, dan ada pula yang menghabiskan dua halaman mencapai akhir cerita. Sebelum memasuki chapter pertama, pembaca diberi kemudahan perkenalan dengan tiga halaman yang beriis pengenalan tokoh-tokoh yang muncul serta tiga halaman khusus yang berisi penjelasan rinci tentang sosok Hanitaro, sang tokoh utama jilid ini.

Oh iya, meskipun komik ini mengambil kata hantu, cerita di dalamnya tidak ada yang seram. Yah mungkin “hantu” yang dimaksud di judul adalah patung tanah liat ajaib yang bisa bergerak sesuka hati dan memiliki kemampuan khusus bernama Hanitaro. Sayangnya, saya tidak tahu bagaimana awal mula Hanitaro ini muncul. Maklum saja, saya kan langsung meloncat ke jilid 18 hehehehe.

Sebagai tokoh utama, Hanitaro benar-benar tidak bisa saya sukai. Kejahilan dan keegoisannya benar-benar membuat murka siappapun itu. Sepanjang saya membaca komik ini, tidak ada satupun kemampuan Hanitaro yang dimanfaatkan untuk membantu sesama. Simpati terbesar saya curahkan kepada Yoshio yang meskipun doyan buang air besar di luar rumah, ia tetap sabar menghadapi keajaiban Hanitaro.

Segi cerita menurut saya 50:50. Ada yang lucu banget, ada pula yang garing abis. Mungkin selera humor yang berbeda menjadi alasan utamanya. Untung saja setiap tokoh sampingan selain Hanitaro memiliki karakter yang sangat kuat. Saking kuatnya, setiap tokoh ada ciri khas yang begitu ajaib dan tidak dimiliki tokoh lain. Contohnya, tidak ada yang pernah bertemu patung manusia dari batu kerja sambilan di toko makanan, bukan?

Kalau berbicara tentang artwork, saya rasa masih kurang. Sebenarnya sudah cukup jelas komposisi tokoh dan lingkungan sekitar, namun tidak semuanya seperti itu. Cerita empat panel tamat misalnya, latar belakang lingkungan sekitar hampir tidak ada alias polosan. Kalaupun ada, pasti hanya ala kadarnya seperti awan ataupun batu-batu. Kan ya jadi terasa si komikus hanya kejar tayang tanpa mempedulikan komposisi.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus