Penggunaan Teknologi pada Usaha Restoran

Sebuah usaha restoran harus bisa memberikan pelayanan yang terbaik dalam waktu yang singkat, jika ingin berhasil dalam industri ini.

Dengan begitu Anda akan membuat para tamu lebih bahagia, mengisi lebih banyak meja, dan mengurangi pemborosan makanan. Sekarang, dengan bantuan teknologi restoran dapat mewujudkan hal itu.

1. Pemesanan Online

Apakah Anda menawarkan take away? Atau, apakah Anda sebuah restoran cepat saji atau kasual yang tidak ingin pembeli terjebak di antrean panjang?

Permintaan penggunaan aplikasi pesan online makanan tumbuh dengan pesat, karena memiliki banyak manfaat bagi restoran, antara lain:

Penghasilan Lebih Tinggi: Dengan pemesanan online, pelanggan dapat melihat-lihat menu makanan dengan santai alih-alih dengan terburu-buru memesan langsung atau melalui telepon. Karena tidak ada tekanan, pelanggan lebih cenderung untuk memesan barang tambahan, yang mengarah ke penjualan yang lebih tinggi.

Lebih Banyak Pesanan Akurat: Menerima pemesanan via telpon sepertinya sudah ketinggalan jaman, terlebih jika koneksi jaringan sedang buruk dan suara terputus-putus.

Ini bisa menyebabkan pesanan dicatat dengan tidak benar, yang berarti pemborosan makanan dan pendapatan untuk usaha Anda – dan pengalaman buruk bagi pelanggan Anda. Menerima pesanan secara online dapat menjauhkan Anda dari masalah-masalah tersebut.

Pelacakan Data: Jika pesanan dilakukan melalui situs web Anda, Anda dapat melacak informasi. Anda dapat mengetahui siapa pelanggan online reguler Anda, seberapa sering mereka memesan, dan barang apa yang biasanya mereka beli.

Anda dapat bermitra dengan pihak ketiga, seperti penyedia jasa antar makanan atau ojek online, untuk mengembangkan pemesanan online untuk situs web Anda. Sebagian besar program berintegrasi dengan teknologi restoran Anda yang lain untuk layanan yang dapat dilacak dan efisien. Lihat ke Dominos Pizza untuk melihat contoh bagus pemesanan online dalam aksi.

2. Sistem POS Digital

Teknologi restoran dengan POS (point of sale) banyak digunakan dalam industri perhotelan, bahkan 81% restoran menggunakan POS atau Sistem Registrasi Elektronik. Namun, sistem POS semakin canggih. Beberapa sistem POS atau aplikasi kasir online, bahkan sudah terintegrasi dengan tablet meja sehingga pelanggan dapat memilih menu, memesan, dan membayar sendiri.

3. Table Management

Restoran menaikkan game pesanan mereka. Bagaimana? Dengan memberi para tamu kekuatan untuk memesan dari menu digital dan membayar tablet layar sentuh dengan aman.

Faktanya, 37% pemilik restoran percaya bahwa pemesanan pelanggan adalah satu-satunya jenis teknologi terpenting yang harus mereka coba.

Tren teknologi restoran swalayan dimulai dengan QSRs (Restoran Layanan Cepat). QSR seperti Taco Bell memungkinkan pelanggan melakukan pemesanan menggunakan tablet, aplikasi seluler, atau kios.

Taco Bell melaporkan peningkatan 20% dalam penjualan pesanan digital dibanding yang dilakukan secara tradisional dengan kasir manusia.

Teknologi restoran swalayan kini sedang diadaptasi oleh industri kasual dan bahkan santapan.

Restoran menggunakan tablet meja yang menampilkan menu digital mereka dan memungkinkan pelanggan untuk menempatkan dan mengirim pesanan mereka langsung ke dapur.

Pesanan keluar lebih cepat daripada jika sebuah meja harus menurunkan server saat terburu-buru makan siang atau makan malam. Itu berarti pergantian meja yang lebih cepat – dan tamu yang lebih bahagia.

Plus, karena pelanggan dapat menggali lebih dalam ke dalam menu untuk menemukan lebih banyak add-on dan tambahan daripada yang bisa dibaca oleh server mana pun, periksa rata-rata meningkat.

Apa yang luar biasa tentang teknologi restoran ini adalah bahwa mereka tidak mengganti layanan pribadi – hanya meningkatkannya. Server dapat menghabiskan lebih banyak waktu terlibat dengan tamu alih-alih memverifikasi pesanan mereka atau menjalankan tagihan bolak-balik.

Referensi: www.restaurant.org/News-Research/Research/Mapping-the-Technology-Landscape

This entry was posted in Tech. Bookmark the permalink.