Comments Off on Pengendali Alat Ukur Jarak Menggunakan Gelombang Ultrasonik Berbasis AT89C2051

Pengendali Alat Ukur Jarak Menggunakan Gelombang Ultrasonik Berbasis AT89C2051

2010
03.10

SENSOR ULTRASONIK Yaitu suatu alat yang berfungsi mengukur besaran jarak dan kecepatan dan sensor ini tidak langsung dapat masuk ke mikrokontroller karena perlu pentesuaian besaran tegangan dan lain-lainnya maka dikondisikan dulu sinyalnya dibagian pengkondisi sinyal (signal conditioner), sehingga levelnya sesuai atau dapat dimengerti oleh bagian input mikrokontroller atau prosesor lainnya.

Mikroprosesor pada alat ini berperan sebagai pengendali yang mengaktifkan pengirim sinyal, mengukur waktu propagasi sinyal dengan menunggu aktifnya penerima sinyal atau menunggu kedatangan sinyal pantulan, kemudian menghitung jarak antara alat ini dengan benda yang memantulkan sinyal ultrasonik serta menampilkan hasil perhitungannya dalam bilangan desimal pada display 7-segment.

Secara umum, alat ini terdiri dari 4 komponen utama, yaitu

· Sistem mikroprosesor single chip. Atau Chip tunggal yang mengandung prosesor, memory dan I/O meskipun dengan kapasitas yang sangat kecil

· Rangkaian elektronika penghasil dan penerima gelombang ultrasonik

· Display 7-segment

· Program dalam bahasa asembli yang terdiri dari beberapa modul, yaitu inisialisasi, pembaca tombol aktif, pengendali pengirim dan penerima, pengukur durasi propagasi gelombang, penghitung jarak dan penampil ke 7-segment.

Prosesnya adalah Pulsa Ultrasonic, yang merupakan sinyal ultrasonic dengan frekwensi lebih kurang 41 KHz sebanyak 12 periode, dikirimkan dari pemancar Ultrasonic. Ketika pulsa mengenai benda penghalang, pulsa ini dipantulkan, dan diterima kembali oleh penerima Ultrasonic. Dengan mengukur selang waktu antara saat pulsa dikirim dan pulsa pantul diterima, jarak antara alat pengukur dan benda penghalang bisa dihitung.
Kalau jarak yang diukur terlalu jauh, pulsa ultrasonic yang dikirimkan tidak terpantulkan, akibatnya AT89C2051 akan menunggu terus di baris 5 dan 7, agar hal ini tidak terjadi ditambahkan baris 6, yakni sambil menunggu pulsa pantulan dipantau pula apakah untaian pencacah sudah melimpah, kalau sampai melimpah maka tidak perlu menunggu pulsa pantulan lagi, aliran program dialihkan ke Selesai, dan untaian pencacah dihentikan.

Comments Off on _Kuliah Bersama Prof. Walter HG Lewin dari MIT_

_Kuliah Bersama Prof. Walter HG Lewin dari MIT_

2010
03.03

Saya telah menyaksikan video yang berjudul Lec 30 8.01 Physics I Classical Mechanics yakni tentang osilasi. materinya Simple Harmonic Oscillations – Energy Considerations – Torsional Pendulum. Video tersebut berisikan tentang proses belajar mengajar di Institut Teknologi Massachusetts (Massachusetts Institute of Technology atau MIT) dengan Prof. Walter HG Lewin sebagai pematerinya.

MIT adalah sebuah institusi riset dan universitas yang terletak di kota Cambridge, Massachusetts tepat di seberang Sungai Charles dari distrik Back Bay di Boston, Amerika Serikat. Selain itu MIT juga merupakan pemimpin dalam sains dan teknologi, dan juga banyak bidang lainnya, termasuk manajemen, ekonomi, linguistik, ilmu politik, dan filosofi. Departemen dan sekolah yang paling terkenal adalah Lincoln Laboratory, Computer Science and Artificial Intelligence Laboratory, Media Lab, Whitehead Institute dan Sloan School of Management. 59 dari anggota sekarang atau dahulu dari komunitas MIT telah memenangkan Penghargaan Nobel.

Kemampuan Prof. Walter HG Lewin dalam menyampaikan materi tidak diragukan lagi, karena semenjak awal perkuliahan hingga akhir perkuliahan beliau hanya sesekali saja membaca buku referensi. Serta gaya perkuliahan yang dapat menarik minat mahasiswa untuk memperhatikan perkuliahan Fisika, yaitu dengan menerapkan praktek di setiap materi yang diberikan.

Yang menarik adalah cara dia menjelaskan teori-teori fisika.

Bayangkan skenario seperti ini:

Bola pendulum yang diayunkan dapat memecahkan kaca yang ditaruh di ujung ruangan.

Jika kaca tadi diganti dengan kepala orang, pecahkah kepala orang tersebut?

Dan kepala orang tersebut adalah kepala si Prof. Lewin sendiri!

Atau pernahkah dosen Anda menjelaskan bagaimana gaya dorong roket dengan mengendarai sepeda dgn tenaga dorong dari alat pemadam api?

Dan sebelum beliau memperagakan “killer” demo fisikanya, beliau menulis rumus-rumus fisika yg “njelimet” itu untuk mendukung penjelasan demonya nanti.

MIT memberikan akses pada para Web surfers untuk bisa mencermati seluruh tugas-tugas, contoh-contoh kuis, begitu juga dengan ide-ide proyek yang disarankan. Di kuliah-kuliah lainnya, MIT juga mem-posting berbagai silabus sehingga semua pengunjung bisa melihat struktur kuliah secara keseluruhan, dan bahan-bahan bacaan apa saja yang diperlukan. Lebih komprehensif lagi adalah kelas-kelas dari Profesor Fisika kawakan di MIT, Profesor Walter Lewin. Semua kelas-kelas Fisika I, II, dan III semua sudah tersedia dalam video, di samping rincian dari catatan-catatan kuliah, tugas-tugas, dan ujian-ujian praktek. Semua: bisa diakses online dan gratis. Sehingga banyak kalangan yang mulai tertarik dan mencintai Fisika karena program online ini.

Osilasi Harmonik Sederhana

2010
02.27

Osilasi Harmonik Sederhana

Setiap gerak yang terjadi secara berulang dalam selang waktu yang sama disebut gerak periodik. Karena gerak ini terjadi secara teratur maka disebut juga sebagai gerak harmonik/harmonis. Apabila suatu partikel melakukan gerak periodik pada lintasan yang sama maka geraknya disebut gerak osilasi/getaran. Bentuk yang sederhana dari gerak periodik adalah benda yang berosilasi pada ujung pegas. Karenanya kita menyebutnya gerak harmonis sederhana. Jadi, osilasi harmonik sederhana dalah gerak bolak-balik disekitar titik kesetimbangan. Misalkan, sebuah pegas yang digerakkan bandul pada kedua ujungnya.

Sistem osilasi harmonis suatu pegas dalam bidang fisikaSistem osilasi harmonis suatu pegas dalam bidang fisika

Besaran fisika pada Gerak Harmonik Sederhana pada ayunan sederhana

Periode (T) Benda yang bergerak harmonis sederhana pada ayunan sederhana memiliki periode alias waktu yang dibutuhkan benda untuk melakukan satu getaran secara lengkap. Benda melakukan getaran secara lengkap apabila benda mulai bergerak dari titik di mana benda tersebut dilepaskan dan kembali lagi ke titik tersebut.

Frekuensi (f) Selain periode, terdapat juga frekuensi alias banyaknya getaran yang dilakukan oleh benda selama satu detik. Yang dimaksudkan dengan getaran di sini adalah getaran lengkap. Satuan frekuensi adalah 1/sekon atau s-1. 1/sekon atau s-1 disebut juga hertz, menghargai seorang fisikawan. Hertz adalah nama seorang fisikawan tempo doeloe. Silahkan baca biografinya untuk mengenal almahrum eyang Hertz lebih dekat. Amplitudo (f) Pada ayunan sederhana, selain periode dan frekuensi, terdapat juga amplitudo. Amplitudo adalah perpindahan maksimum dari titik kesetimbangan. Contoh Soal

Sebuah benda digantungkan pada sebuah pegas dan berada pada titik kesetimbangan. Benda tersebut ditarik ke bawah sejauh 5 cm dan dilepaskan. Jika benda melalui titik terendah sebanyak 10 kali selama 5 detik.

tentukanlah:

a)  frekuensi

b)  periode

c)  amplitudo getaran benda tersebut.

Panduan jawaban : a) Frekuensi Frekuensi adalah banyaknya getaran yang dilakukan benda selama satu detik. Pada soal dikatakan bahwa benda tersebut melewati titik terendah sebanyak 10 kali selama 5 detik. Agar benda bisa melewati titik terendah maka benda tersebut pasti melakukan getaran (gerakan bolak balik dari titik terendah menuju titik tertinggi dan kembali lagi ke titik terendah). Karena benda melewati titik terendah sebanyak 10 kali selama 5 detik maka dapat dikatakan bahwa benda melakukan getaran sebanyak 10 kali selama 5 detik. Dengan demikian, selama 1 detik benda tersebut melakukan getaran sebanyak 2 kali (10 / 5). b) Periode Periode adalah waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu getaran (T). T = 1/f = ½ = 0,5 sekon Jadi benda melakukan satu getaran selama 0,5 detik. c) Amplitudo adalah simpangan maksimum diukur dari titik keseimbangan. Pada soal di atas, amplitudo getaran benda adalah 5 cm