Analisis Path

September 12th, 2019

Analisis Jalur Analisis

Jalur Analisis jalur merupakan pengembangan dari analisis regresi. Analisis jalur merupakan salah satu teknik dalam multivariat yang dikembangkan oleh Sewall Wright pada tahun 1934. Menurut Li (1975), analisis jalur tergantung pada hubungan sebab dan akibat antar variabel yang sering disebut variabel eksogen dan endogen. Pengertian lain menyebutkan bahwa analisis jalur menentukan kekuatan jalur yang ditunjukkan dalam suatu diagram jalur (Hair dkk., 1998).

Berdasarkan beberapa pengertian tersebut analisis jalur dapat diartikan sebagai salah satu teknik multivariat yang mempelajari hubungan sebab akibat antar variabel yang sering disebut variabel eksogen dan endogen dengan tujuan untuk mencari jalur paling efisien.

Diagram Jalur

Salah satu komponen yang penting dalam analisis jalur adalah pembuatan diagram jalur. Setelah mendapatkan model konseptual, selanjutnya dibentuk suatu diagram jalur dalam bentuk gambar untuk mempermudah dalam melihat hubungan kausalitas antar variabel (Dillon dan Goldstein, 1984).

Dengan bantuan diagram jalur dapat melihat pengaruh variabel tersebut secara langsung atau tidak langsung. Menurut Li (1975), diagram jalur menggunakan dua notasi anak panah yaitu panah satu arah yang menyatakan pengaruh langsung dari variabel eksogen terhadap variabel endogen dan panah dua arah yang menunjukkan hubungan korelasi antar variabel eksogen

Jenis Variabel dalam Analisis Jalur

Jenis Variabel dalam Analisis Jalur Analisis jalur berbentuk diagram yang memiliki persamaan yang kompleks sehingga memiliki lebih dari satu persamaan. Oleh karena itu, diperlukan penyebutan variabel dalam analisis jalur. Menurut Li (1975), penyebutan variabel dalam model analisis jalur adalah sebagai berikut :

  1. Variabel eksogen Variabel eksogen adalah variabel yang tidak dipengaruhi variabel lain dalam model sehingga selalu menjadi variabel independen.
  2. Variabel endogen Variabel endogen adalah variabel yang nilainya ditentukan atau dipengaruhi oleh variabel lain dalam model. Variabel endogen dapat berupa variabel dependen dan variabel independen.

A resume of differences between DBMS and RDBMS

September 10th, 2019

After i read an article on stellamariscollege about difference between DBMS and RDBMS, here is some resume that i got.

What is a Database?

Many literal definitions of databases and lay people can understand that the database is a data storage. A database is a place for storing data from a collection of information in a computer that is collected systematically so that it can be processed by a computer program that can produce a data for a particular purpose.

Processed products generated from databases can usually be used to make important decisions for a company, databases can also be used to store a company’s history data and many more functions.

What is a DBMS?

A database is a collection of databases and the numbers must be very many and confusing, because this is the concept of modern database management. In this era, there are so many DBMS that make it easy for users to manage their databases, DBMS is a software tool that users use to create, manipulate, control and access their databases quickly and efficiently.

There are so many popular DBMS that are used in the world today, starting from the opensource, free, to the paid license. Some of the well-known DBMS, among others.

  1. Microsoft SQL Server
  2. Oracle
  3. Teradata
  4. MySQL
  5. PostgreSQL

In addition to what we mentioned above there are many more DBMS that can be used to manage the database that you have. for more detail explanation you can visit this site to get more information

What is RDBMS?

Many are confused when asked what RDBMS is, RDBMS (Relationship Database Management System) is a DBMS that supports relationship relationships between tables. MySQL is one of the most popular RDBMS used throughout the world because in addition to free MySQL is also stable and has fairly complete features.

A database consists of many tables and this table consists of many fields that are columns. Fill in each row from this table is data. Meanwhile, to make data interconnected and integrated, one table with another table must have a relationship between one another. Each table has a primary key, then this primary key is associated with the second table and becomes the foreign key in this second table.

With a concept like this the data will be interconnected and called relational, because the data in one table is connected with another table.

Various kinds of relations in the database, among others.

  • One to one
  • One-to-many
  • Many-to-Many

A few of our writings, hopefully useful.

Difference NADH and NADPH

September 6th, 2019

According to the article on stellamariscollege.org, When comparing NADH vs NADPH, one cannot forget the fact that this enzyme is mainly involved in different biological reactions in our body. The role of NADH is very important in catabolism, or energy release reactions, while NAPDH is very important for anabolism, or reactions involving smaller molecules that are combined to form larger complex molecules.

NADH and NADPH are coenzymes that have an important role in various bodily functions. Be it alcohol metabolism or fatty acid synthesis, all of these biological reactions cannot occur without the help of these coenzymes. This enzyme is also present in plant cells. So how do you form this coenzyme? When the hydrogen ion (H) is added to NAD + (nicotinamide adenine dinucleotide), it leads to the formation of NADH.

On the other hand, the addition of hydrogen ions to NADP + (nicotinamide adenine dinucleotide phosphate), produces NADPH. In short, NADH and NADPH are respectively reduced from the forms NADH + and NADPH +

Function

NADH is mainly involved in catabolic reactions, where energy is produced. Complex molecules are broken down to release energy. For example, a reaction in which fats, carbohydrates, proteins and nucleic acids are broken down into smaller molecules. All are catabolic reactions and release biological energy in the form of heat. NADH takes part in the reaction which helps in energy production.
NADPH plays an important role in anabolic reactions, where energy is consumed. This reaction involves the synthesis of complex molecules, which require energy. The synthesis of fatty acids and cholesterol are all anabolic reactions and require the presence of NADPH.

Keluh Kesah Seorang Barista

July 19th, 2019

Holaa!! Nama saya Fahmi, saya adalah salah satu barista di sebuah coffee shop di Kota Jember. Sedikit curhat sih, disini saya punya beberapa keluh kesah selama saya menjadi Ba Bu Ris Ta!.

Namanya saja juga customer ya, adaaa saja permintaan yang aneh aneh. Bukannya mau menyalahkan customer sihh, tapi ya gimana ya hehe. Udahlah ini saya rangkumin aja beberapa keluh kesah seorang barista menurut pengalaman pribadi saya hehe. Cekidot!

Nungguin Customer yang Kelamaan Mikir

Jadi barista itu harus selalu senyum bagaimanapun keadaannya :). Kadang lucu juga sih liatin customer yang kelamaan mikir, hehe. Udah nanyanya macem-macem, eh ujung-ujungnya pesen yang paling murah.

C: Halo kak

B: hai kak, mau pesen apa? 🙂

C: hmmmmmmmmmmmm.. (liatin menu). Kalo es kopi susu ini, susunya pake susu apa kak?B: kita pake fresh milk sih kak

C: kalo kopinya kak? Pake kopi daerah mana ya kak? Ohya, kopinya strong ngga kak?

B: kita pake robusta dampit kak, kalo buat cewek sih lumayan strong sih kak kopinya

C: ohya kalo Latte ini apa ya kak? Bedanya sama Americano kak?

B: kalo Americano itu kayak black coffee gitu kak

C: terus enaknya jam segini minum kopi yang mana ya kak?

B: Kalo siang gini sih enaknya yang es kopi susu strong sih kak, biar ngga ngantuk sekalian pas buat nemenin nugas atau kerja 🙂

C: kan saya ga kerja kak. Huft. Yaudah yang rekomendasi kopi yang mana kak?

B: es kopi susu strong kak 🙂

C: hmmm..tapi saya takut lambung kak ngga berani minum kopi yang strong.

B: hadehhhh… 🙂

C: yang paling murah deh kak, yang paling murah! Disini yang paling murah apa?B: disini yang paling murah ice tea kak 🙂

C: Ahhh!! boleh tuh, saya belum pernah cobain ice tea disini.

B: Oke kak 🙂

Kurang sabar gimana coba, udah ngalor ngidul nanya masalah kopi tapi ujung-ujungnya ngga pesen kopi, kan gimana gitu 🙂

Customer Yang Sok Ngerti Kopi

Ngga jarang ada customer yang sok ngerti kopi. Padahal, bedain kopi café sama kopi warkop aja masih bingung.

B: silahkan kak, mau pesen apa?

C: eeee… mas disini black coffeenya dari mana aja?

B: disini ada dari Dampit, Sidomulyo, Java ijen sama Kintamani kak

C: Kintamani deh boleh, V60 ya mas.

B: ok shiappp

C: kopinya pake 15 gram ya mas

B: ok 15 gram

C: Grinding-nya itu agak lebih dialusin dikit . Suhunya 90 derajat aja. Jangan terlalu bold sama water-nya medium aja.

B: ok mas, ada lagi?

C: eemmmm… oh ya gulanya dipisah ya

B: gula? -_-,

C: iya gula.

Karena menurut barista ngapain request segala macem tapi kalo pada akhirnya dipakein gula juga -_-. Kan sama aja kayak kopi sachet toh mass. Kenapa ngga order iced tea aja dari awal. Hadehhhh. Tapi ya gimana ya CUSTOMER ADALAH RAJA

Hello world!

July 19th, 2019

Selamat datang di Student Blogs. Ini adalah posting pertamaku!