Sejarah Bank BRI Singkat

Memahami sejarah berdirinya bank BRI (Bank Rakyat Indonesia) dari awal berdiri, perkembangan, dan visi misinya secara singkat dan jelas.

Perlu anda ketahui, cikal akan riwayat berdirinya Bank BRI yang saat ini nyatanya berdiri di kota Purwokerto atau kota dengan julukan “Kota Satria”. Kota ini adalah alternatif Ibu Kota Karesidenan Banyumas, sesudah pendopo Si Panji dipindahkan dari Kota Banyumas ke Kota Purwokerto.

Kota Purwokerto mempunyai peranan terpenting dalam riwayat perbankan di Indonesia pada saat itu, di mana jadi saksi bisu berdirinya salah satunya bank paling besar di Indonesia. Di bawah ini ringkasan riwayat berdirinya bank rakyat Indonesia (BRI).

Berdirinya Bank BRI

Seperti yang telah disinggung di atas, riwayat berdirinya Bank Rakyat Indonesia (BRI) pertama-tama dibangun di kota Purwokerto, kota yang populer dengan wisata alamnya di Baturadden. Kota ini pula kental akan riwayat tentara pelajarnya yang turut berusaha menjaga kemerdekaan Indonesia.

Jika tidak yakin, silakan hadir ke Purwokerto, tentu anda akan menjumpai beberapa monumen tentara pelajar maupun monumen-monumen lainnya yang tempatnya di tepi jalan, menjadi contoh Monumen sekaligus juga Museum Jenderal Soedirman yang berada di Karanglewas, Purwokerto.

Riwayat berdirinya Bank Rakyat Indonesia (BRI) tidak terlepas dari peranan salah satunya tokoh bernama Raden Bei Aria Wiraatmadja. Dia adalah pria asli kelahiran Banyumas yang mengabdi pada pemerintahan Belanda di Karesidenan Banyumas.

Pria kelahiran bulan Agustus 1831 ini begitu diakui oleh Belanda hingga karirnya di pemerintahan termasuk cukuplah melesat. Pada tahun 1902 dia telah menyandang titel Arya di Karesidenan Banyumas.

Perkembangan Bank BRI

Sesudah Indonesia sukses merdeka dari penjajahan Belanda serta Jepang persisnya pada tanggal 17 Agustus 1945, lalu Bank Rakyat Indonesia (BRI) ini jadi bank pertama Republik Indonesia dengan basic ketentuan pemerintah No. 1 tahun 1946 Masalah 1. Lalu pada saat perang menjaga kemerdekaan tahun 1948, pekerjaan bank sudah sempat berhenti saat satu tahun.

Setelah itu pada tahun 1949 bank ini kembali beroperasi sesudah diselenggarakan kesepakatan pada pemerintah Republik Indonesia serta pemerintah Belanda lewat kesepakatan Renville.

Pada perubahan setelah itu sesudah kesepakatan itu dikerjakan, bank yang memakai nama Belanda itu dengan sah bertukar nama jadi Bank Rakyat Indonesia Serikat. Tidak hanya perubahan nama, bank ini pula alami peleburan dengan membuat BKTN (Bank Koperasi Tani serta Nelayan) lewat ketentuan pemerintah No. 41 tahun 1960.

Lalu BKTN diintegrasikan ke Bank Indonesia dengan bertukar nama jadi Bank Indonesia Masalah Koperasi Tani Nelayan (BIUKTN) lewat Penentuan Presiden No. 9 tahun 1965. Tidak hanya BKTN, bank lainnya yang disebut peleburan dari bank BRI pada saat itu ialah Nederlandsche Maatschappij (NHM) serta Bank Tani Nelayan (BTN).

Museum Bank Rakyat Indonesia BRI

Buat yang ingin membahas tentang riwayat berdirinya Bank Rakyat Indonesia (BRI) kalian dapat berkunjung ke Museum Bank BRI yang ada di kota asal berdirinya yaitu Purwokerto. Di museum itu ada banyak koleksi yang cukuplah unik serta berguna.

Perumpamaannya koleksi uang kertas asing, pakaian serta aksesori pendiri Bank BRI, uang keras lama, uang logam lama, diorama, uang logam asing, mesin pembukuan dan sebagainya.

Sumber Referensi: https://id.wikipedia.org/wiki/Bank_Rakyat_Indonesia