Penyebab dan cara ampuh mengatasi kacer salto

Salto adalah bahasa yang digunakan para kicau mania untuk burung yang sering terbang kuncir balik, biasanya prilaku ini memang mirip seperti orang salto. Hal tersebut merupakan suatu masalah yang memang sering sekali dihadapi oleh para kicau mania.

Baca juga artikel lain di : https://blog.ub.ac.id/naruto/

Jangan panik ketika hal tersebut terjadi pada burung kacer peliharaan Anda, karena hal tersebut dapat ditangani dengan mudah apabila Anda tau cara mengatasi burung kacer saldo yang baik dan benar.

Usahakan jangan memberikan sesuatu yang tidak perlu seperti obat salto atau hal lain yang tidak terlalu penting. Anda hanya perlu memperbaiki cara perawatannya saja, karena pada dasarnya kacer salto disebabkan oleh perawatan yang tidak begitu baik.

Untuk burung lomba, salto merupakan masalah besar karena dapat menyebabkan kekalahan. Sementara untuk burung peliharaan biasa, salto juga dapat berakibat tidak baik yang dapat menyebabkan si burung terluka karena terlalu agresif saat di dalam kandang. Dampak lebih buruknya adalah, kualitas suara burung kacer akan menurun. Tentu saja ini kabar yang buruk.

Sebelum membahas bagaimana cara mengatasi kacer salto. Sebaiknya Anda pahami dulu faktor apa saja yang membuat kacer salto berikut ini.

Penyebab Burung Kacer Salto (H2)

  1. Terlalu lama di kerodong
  2. Waktu mandi yang tidak beraturan
  3. Jarang mandi malam
  4. Terlalu dekat dengan burung fighter lain
  5. Letak tangkringan burung yang tidak nyaman
  6. Menirukan burung salto lainnya
  7. Sangkar atau Kandangnya baru
  8. Belum jinak
  9. Burung merasa terancam atau tertekan
  10. Over birahi
  11. Burung mengalami stress

Itu adalah beberapa faktor yang biasanya menyebabkan kacer menjadi salto. Sekarang kita masuk pembahasan bagaimana mengatasinya.

Cara Mengatasi Burung Kacer Salto (H2)

Sebelumnya, Anda pahami dulu apa penyebab kacer salto, setelah ketemu penyebabnya baru Anda berikan cara yang tepat untuk mengatasinya seperti beberapa cara yang ada di bawah ini.

  1. Menurunkan Birahi dari Burung Kacer (H3)

Cara ini bisa Anda lakukan apabila penyebab dari burung salto adalah karena over birahi. Hal yang harus Anda lakukan adalah menurunkan birahi dari si kacer itu dengan cara mengurangi porsi EF yang biasa diberikan. Tambah durasi waktu mandi burung kacar dan kurangi durasi waktu penjemuran. Jika cara ini dilakukan dengan benar, maka birahi kacer akan normal kembali.

Cara lainnya untuk menurunkan over birahi adalah dengan memasukkan kacer kedalam kandangan umbaran. Selain untuk menurunkan birahi, kandang umbaran juga bisa digunakan sebagai tempat olahraga kacer yang bermanfaat untuk melatih pernapasan, sehingga nantinya burung kacer akan lebih sehat. Anda dapat melakukan pengumbaran dalam waktu 2 sampai 3 kali dalam seminggu.

  1. Jauhkan dari Burung Fighter dan Salto (H3)

Sebaiknya Anda jauhkan si kacer dengan burung fighter lain atau dengan burung yang sudah salto. Hal ini dapat memancing kacer untuk menirukannya.

  1. Lakukan Mandi Malam (H3)

Mandi malam dapat Anda lakukan dengan menggunakan air dingin atau air es. Sebelum dimandikan, jangan lupa angin-anginkan dulu si kacer agar tidak kaget dengan air yang dingin. Proses pemandian dapat Anda lakukan sejak puluk 7 malam atau lewat.

  1. Menambah atau Mengubah Posisi Tangkringan (H3)

Posisi tangkringan di kandang kacer sangat berpengaruh juga pada si burung. Anda bisa coba untuk mengubah posisi tangkringan yang ada di dalam sangkar burung, atau bisa juga menambahkan tangkringan sehingga menjadi lebih banyak, bisa 2 sampai 3 jajar dalam satu sangkar. Hal ini bertujuan agar kandang menjadi lebih sempit sehingga kacer tidak akan leluasa lagi untuk salto.

  1. Menutup Bagian Atap Sangkar (H3)

Anda dapat menutup bagian atas sangkar dengan kain atau kardus agar bagian atas terlihat lebih gelap. Posisi atap yang gelap akan membuat kacer takut untuk salto, sehingga nantinya kacer tidak akan berani salto kembali.

Itu dia beberapa penyebab serta cara mengatasi kacer salto. Semoga bisa bermanfaat. Terima kasih.