Jenis Tanaman Menyerbuk Silang
1. Tanaman berumah satu (monoecious)
Contoh: tanaman jagung, jarak, kelapa, mentimun, semangka , waluh, anggur, dan mangga.
Tanaman tersebut menyerbuk silang karena organ kelamin jantan dan betina terpisah pada bunga yang berbeda, tetapi masih dalam satu tanaman. (Mangoendijojo, 2003)

2. Tanaman berumah dua (dioecious)
Contoh: tanaman pepaya, bayam, asparagus, dan salak.
Tanaman tersebut menyerbuk silang karena organ kelamin jantan dan betina terpisah pada bunga yanag berbeda pada tanaman yang berbeda pula. (Mangoendijojo, 2003)

3. Dichogami
Yaitu apabila tepung sari dan kepala putik dalam satu bunga masak dalam waktu yang tidak bersamaan.
• Protoandri, cotohnya pada tanaman kapas. Tanaman ini menyerbuk silang karena tepung sari masak terlebih dahulu dari pada kepala putiknya.(Mangoendijojo, 2003)
• Protogyni, contohnya pada kakao, dan alpukat. Tanaman ini menyerbuk silang karena kepala putik masak terlebih dahulu daripada kepala sari.(Susanto, 1994)

4. Heteromorphi
Contohnya pada tanaman flax (sejenis rami), tanaman ini menyerbuk silang karena panjang pendeknya tangkai kepala putik dan tangkai benang sari tidak sama. (Mangoendijojo, 2003)

5. Herkogami
Contohnya pada tanaman panili, tanaman ini menyerbuk silang karena kedudukan kepala putik dan benang sari tidak memungkinkan untuk terjadi penyerbukan. (Mangoendijojo, 2003)

Sumber:
Mangoendijojo, W. 2003. Dasar-Dasar Pemuliaan Tanaman. Yogyakarta: Kanisius.
Susanto, F. 1994. Budidaya dan Pengolahan Hasil Tanaman Kakao. Yogyakarta: Kanisius.