Comments Off on Studi lapangan sistem informasi manajemen pendidikan di SMAN 7 Malang

Studi lapangan sistem informasi manajemen pendidikan di SMAN 7 Malang

2018
06.01

Sistem informasi manajemen pendidikan disetiap sekolah sangatlah berbeda-beda walaupun ada beberapa yang memiliki kemiripan. Pada kali ini saya akan memaparkan hasil studi lapangan atau observasi yang sudah saya lakukan pada suatu sekolah terkait sistem informasi manajemen pendidikan. Sebelumnya apasih itu sistem informasi manajemen? Untuk yang belum mengetahui, sistem informasi manajemen adalah suatu sistem yang digunakan untuk mengolah serta mengorganisasikan data dan informasi yang memiliki manfaat dan berguna untuk mendukung pelaksanaan tugas atau kinerja dalam suatu organisasi. SIM juga berguna untuk mengurangi ketidakpastian dalam pengambilan keputusan yang ada di suatu organisasi dengan memberikan informasi kepada manajer agar bisa mendapatkan informasi yang akurat.

Nah bagaimana kalau dalam sektor pendidikan, dalam sektor pendidikan tentunya ada sistem informasi manajemen pendidikan yaitu, sistem informasi yang berfungsi untuk mengelola informasi pendidikan. Keterlibatan SIM pendidikan salah satunya adalah uantuk menunjang efisiensi dan efektifitas kegiatan dan layanan pendidikan. SIM pendidikan bertujuan untuk meningkatkan kelancaran alran informasi, kontrol kualitas, dan kerjasama dengan s pihak lain. Penerapan SIM pendidikan harus seimbang antara infrastruktur teknologi informasi yang tersedia dengan kemampuan sumber daya manusia dan sumber daya organisasi lainnya.

Studi lapangan atau observasi berlangsung di SMAN 7 Malang, yang juga merupakan sekolah terbanyak meraih penghargaan adiwiyata se-malang raya. SMAN 7 Malang adalah Sekolah Menengah Atas yang berada di bawah naungan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan atau yang biasa disebut KEMENDIKBUD. Awalnya, SMAN 7 Malang bernama “Sekolah Penunjang” karena dulu di Malang SMA Negeri hanya terfokus di kecamatan Klojen dan Kedungkandang sehingga pemerintah membutuhkan sekolah di kecamatan Blimbing untuk menunjang kegiatan pembelajaran di kecamatan Blimbing. Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dimulai tanggal 28 Juli 1982 bertempat sementara di SMA Negeri 4 Malang. Kepala sekolah dirangkap oleh Kepala SMA Negeri 4 Malang yaitu Bapak Drs. Soekotjo. Sedangkan secara hukum berdirinya SMA Negeri 7 Malang yaitu tanggal 9 Oktober 1982 sesuai dengan SK Operasional Nomor : 0298/0/1982 dan Nomor Statistik Sekolah : 301056104043.

Dalam pelaksanaan sistem informasi hampir semua tenaga pendidik di SMAN 7 menggunakan whatsapp. Grup kelasnya pun banyak menggunakan aplikasi Whatsapp sebagai alat komunikasi.  Selain itu SMAN 7 Malang menggunakan sistem Fingerprint untuk daftar kehadiran siswa yaitu pada saat masuk dan pulang sekolah. Dengan adanya sistem fingerprint orangtua tidak perlu khawatir apakah anak nya sudah masuk sekolah ataukah membolos atau bisa jadi belum pulang, karena sistem ini berfungsi jika seorang siswa menempelkan jarinya pada alat fingerprint maka otomatis sistem akan mengirim pesan informasi kepada orangtua siswa bahwa anakanya sudah absen atau belum. Interner dan wifi tentunya menjadi faktor pendukung dari pelaksanaan sistem informasi di sekolah, berfasilitaskan lab bahasa dan lab komputer yang sudah di lengkapi dengan internet LAN masing-masing labnya. Tidak hanya itu, hampir di setiap sudut gedung SMAN 7 Malang telah di lengkapi dengan free wifi unutk para peserta didik yang dapat memudahkan siswa-siswi dalam mengerjakan tugas mereka dan juga membuat sekolah tidak terlalu ketinggalan zaman dengan sekolah yang lainnya.

Di SMAN 7 Malang sudah terdapat beberapa sistem informasi yang dijalankan pihak sekolah, daintaranya adalah fingerprint, cctv, wifi, dan web sekolah. Pengakses sistem informasi sekolah di SMAN 7 Malang adalah kepala sekolah, kepala kesiswaan, dan guru TIK dan staff ahli yang di rekrut untuk mamantau berlangsungnya kegiatan ini.