Comments Off on Data Base Management System

Data Base Management System

2018
05.31

Data base adalah suatu pengorganisasian sekumpulan data yang saling terkait sehingga memudahkan aktifitas untuk memperoleh informasi. Untuk mengelola basis data diperlukan perangkat lunak yang (secara umum) disebut DBMS.

DBMS adalah perangkat lunak system yang memungkinkan para pemakai membuat, memelihara, mengontrol, dan mengakses basis data dengan cara yang praktis dan efisien. DBMS juga dapat digunakan untuk mengakomodasikan berbagai macam pemakai yang memiliki kebutuhan akses yang berbeda. Fitur- Fitur DBMS ADA 7 , YAITU :

  • Independensidata–program
  • Keamanan
  • Integritas
  • Konkurensi
  • Pemulihan (recovery)
  • Katalogsistem
  • Perangkatproduktifitas

Keunggulan DBMS

 

  • Mengendalikan/mengurangiduplikasidata.
  • Menjaga konsistensi dan integrita sdata.
  • Memudah kan pemerolehan informasi yang lebih banyak dari data yang sama.
  • Meningkatkan keamanan data.
  • Memaksakan penerapan standar.
  • Menghemat biaya.
  • Menanggulangi konflik kebutuhan antar pemakai.
  • Meningkatkan tingkat respon dan kemudahan akses bagi pemakai akhir.
  • Meningkatkanproduktifitaspemrogram.
  • Meningkat kan pemeliharaan.
  • Meningkat kan konkurensi tanpa menimbulkan masalah kehilangan informasi atau integritas.
  • Meningkatkan layanan backup dan recovery.

 

Kelemahan DBMS

 

  • Kompleksitas yang tinggi membuat administrator dan pemakai akhir harus benar-benar memahami fungsi-fungsi dalam DBMS agar dapat memperoleh manfaat yang optimal.
  • Ukuran penyimpanan yang dibutuhkan oleh DBMS sangat besar dan memerlukan memori yang besar agar bisa bekerja secara efisien.
  • Harga DBMS yang handal sangat mahal.
  • Terkadang DBMS meminta kebutuhan perangkat keras dengan spesifikasi tertentu.
  • Biaya konversi sistem lama ke sistem baru yang memakai DBMS terkadang sangat mahal.
  • Kinerjanya terkadang kalah dengan sistem yang berbasis berkas.
  • Dampak kegagalan menjadi lebih tinggi karena semua pemakai bergantung pada ketersediaan DBMS.

 

System Analyst dan Application programmers

 

  • System analyst bertugas mendefinisikan kebutuhan- kebutuhan end user (khususnya naive end user), dan mengembangkan spesifikasi untuk transaksi-transaksi yang memenuhi keinginannya.
  • Applications programmers bertugas mengimplementasikan spesifikasi menjadi program (yang telah ditest secara intensif)

 

Model Basis Data

 

Model data yang umum saat ini ada 3 macam, yaitu:

  • Model data hirarkis
  • Model data jaringan
  • Model data relasional

 

  1. Model Data Hirarkis
  • Model ini sering kali dijabarkan dalam bentuk pohon terbalik
  • Dikenal dengan istilah parent dan child, masing-masing berupa simpul dan terdapat hubungan bahwa setiap child hanya bias memiliki satu parent, sedangkan satu parent bias memiliki sejumlah child.
  • Simpul tertinggi disebut root
  • Model data hirarkis tidak dapat mempresentaasikan hubungan (Many to Many data)
  1. Model Data Jaringan
  • Model data jaringan menyerupai model hirarkis
  • Model data jaringan tidak mengenal root
  • Setiap child bias memiliki lebih dari satu parent
  • Mendukung hubungan (Many to Many data)

 

  1. Model Data Rasional
  • Model data relasional menggunakan sekumpulan table berdimensi dua dengan setiap table tersusun atas sejumlah baris dan kolom
  • Kolom (field) dapat didefinisikan sebagai satuan data terkecil dalam sebuah tabel yang mempunyai makna
  • Baris (record) adalah kumpulan kolom yang menyatakan suatu data yang saling terkait
  • Para model data relasional, kaitan atau asosiasi antara dua buah tabel disebut relasi. Relasi dapat berupa :

-1:1 , satu data pada suatu tabel berpasangan dengan hanya satu data pada tabel lain

– 1:M, satu data pada suatu tabel berpasangan dengan banyak data pada tabel lain.