Dunia Burung | Coretan sederhan mahasiswa UB yang ingin berbagi wawasan seputar dunia Burung

Sejumlah dua ribu penggemar burung turut lomba dalam Festival Burung Nasional 2017 tingkat nasional di gelar oleh Eco Green Park Kota Batu, Minggu (1/10/2017).

Perlombaan ini dibagi di dua tempat yaitu di halaman Eco Green Park serta Hall Jawa Timur Park Park 2.

Beberapa penggemar burung ditantang tunjukkan perform burung mereka. Terdapat beberapa kelompok yang dilombakan. Seperti Kelompok Lovebird Beauty Contest mencakup junior fischeri, ketentuannya semuanya type lovebird fischeri serta opaline fischeri umur lima bulan ke bawah. Junior roseicollis semuanya type lovebird personata umur lima bulan ke bawah.

Lantas ada junior roseicollis dengan ketetapan semuanya type lovebird rosecollis umur lima bulan ke bawah. Lalu junior black cheeked serta liline.

Ketentuannya semuanya type lovebird black cheeked serta liline umur lima bulan ke bawah. Untuk kelompok semuanya type lovebird fischeri, personata, roseicollis, black cheeked serta liline.

Ada juga kelompok semuanya type lovebird parblue, fischeri opaline, pied yang menggunakan ring lokal (eye ring serta non eye ring) serta non pied yang menggunakan ring lokal (eye ring serta non eye ring). Di kelompok burung berkicau, mencakup anis merah, cucak hijau, serta murai batu.

Yang lain macaw mencakup love bird, anis merah, cucak hijau, murai batu serta kenari bebas. Untuk vulture mencakup kenari kecil bebas, love bird A serta B, cucak hijau, anis merah, murai batu, cendet, serta kacer.

Serta bangkok mencakup kenari kecil bebas, kenari bebas, anis kembang, kolibri bebas, love bird A serta B, cendet serta kacer.

Umpamanya pada kelas Lovebird Beauty Contest yang berjalan di Hall Jawa timur Park 2. Dikelas ini ada 600 peserta mengantri memperoleh penilaian dari dewan juri.

Burung di kelas ini mesti memperoleh penilaian mulai kepala, parub kaki, postur badan, keindahan bulu.

” Terlebih keindahan bulu begitu merubah penilaian dalam kelompok ini, ” ungkap Bayu Ardianto, Humas Beauty Contest Lovebird Malang.

Diluar itu, perlombaan ini makin seru dengan terdapatnya doorprize dari Eco Green Park. Yaitu ayam ketawa yang harga nya lebih kurang Rp 1 juta serta kambing ceko dengan harga Rp 5 juta koleksi Eco Green Park.

Lalu ada 16 pameran Unit Kecil Menengah (UKM). Serta beragam acara edukasi satwa terutama mengenai dunia burung berkicau yang melibatkan BKSDA Jawa Timur.

Operational Manager Eco Green Park Anggun Dwi C. S memenjelaskan Festival Burung Nasional 2017 ini berupaya wujudkan prinsip serta konsistensinya jadi satu diantara instansi konservasi satwa yang berada di Indonesia.

Sekalian mewadahi untuk beberapa penggemar burung dengan tunjukkan perform burung mereka. ” Aktivitas ini adalah bentuk prinsip serta ketekunan kami jadi instansi konservasi satwa sekalian memberi ruangan untuk penghobi burung, ” kata Anggun pada BatuTIMES.

Anggun mengharapkan dengan aktivitas ini banyak yang dapat diperoleh oleh peserta. Serta di th. selanjutnya dapat di gelar kembali even ini. ” Mudah-mudahan th. depan kami dapat mengadakan even ini sekali lagi. Serta pesertanya makin banyak.

Disamping itu, Plt Wali Kota Batu Punjul Santoso menyebutkan pariwisata di Jawa timur Park Group yaitu tujuan wisata di Indonesia. Ke depan ia memohon supaya aktivitas begini dapat dikomunikasikan dengan Dinas Pariwisata Pemkot Batu serta elemen yang lain.

Argumennya, even begini begitu bagus untuk memberi edukasi dari mulai pelihara ataupun langkah mengembangbiakkan hewan itu dengan baik.

” Dari sini peserta semakin lebih banyak pengetahuan yang diperoleh karna ada edukasinya juga. Jadi bukan sekedar sebatas lomba saja, namun pengetahuan dapat juga, ” terang Punjul.

Even ini di hadiri Ketua DPRD Kota Batu Cahyo Edi Purnomo, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batu Wibi Asri Fianti Santoso, Dandim 0818 Kabupaten Malang-Batu Letkol Arm Muridan, serta Danramil0818/02 Batu Kapten Caj Bambang Heriyanto.

Anda pengagum burung dengan kata lain kicau mania serta tinggal di lokasi Jabodetabek? Bila iya, bermakna Anda termasuk juga mujur. Karena terdapat banyak pusat penjualan bermacam keperluan untuk hoby kicau mania Anda. Tidak cuma burung, sangkar dan panganan serta vitamin. Di pasar burung Anda dapat juga bertukar info sekitar burung yang paling disayangi sampai gabung dengan komune serta ikuti pertandingan. Tersebut daftarnya ;

1. Pasar Burung Pramuka (Jakarta)

Pasar burung yang satu ini bisa jadi paling popular di Tanah Air. Bahkan juga, seringkali juga diliput oleh beragam media dari mancanegara. Terdapat di gedung dua lantai pas di belakang gedung PD Pasar Jaya Pramuka. Keseluruhan ada 300 kios burung di pasar ini. Disini, Anda dapat temukan bermacam burung hias, dari mulai Burung Kenari, Murai Batu, Love Bird, Cucak Hijau, Pleci, Dara, Jalak, sampai unggas beda seperti ayam hias. Tetapi, janganlah berharap Anda dapat temukan burung yang dilindungan pemerintah serta dunia internasional disini. Masalah harga, begitu variasi. Dari mulai Rp 100 ribu untuk Kenari lokal bakalan, Rp 250 – Rp 800 ribu untuk Love Bird, Rp 2, 5 juta untuk Jalak Putih sampai Rp 4 juta untuk Murai Batu.

2. Pasar Burung Pasar Anyar (Bogor)

Sejatinya, terdapat banyak tempat penjualan burung hias di Kota Hujan. Tetapi, Pasar Burung Pasar Anyar diambil karena telah ada mulai sejak medio 1990-an, menjual burung-burung jadi serta berkwalitas, dan dekat dengan Stasiun Bogor. Awalannya, pedagang burung di pasar ini ada di sekitaran Gang Mekah, tidak jauh dari Pasar Anyar, menghubungkan Jl. Dewi Sartika serta Jl. Gedong Sawah. Sesudah kebakaran hebat serta perbaikan Pasar Anyar, beberapa pedagang juga dipindahkan ke kios-kios yang terdapat di lantai 1 pasar ini. Burung yang banyak diburu di sini yaitu Jalak Suren, Kenari sampai Murai Batu. Nikmatnya sekali lagi, di lantai bawah pasar ini, ada kios-kios yang jual bermacam ikan hia air tawar ataupun laut bersama kebutuhannya. Ada juga kios yang menjual hewan peliharaan yang lain, seperti ayam hias.

3. Pasar Burung Plenongan (Depok)

Tempatnya di selama Jalan Baru Plenongan, menuju ke arah Stasiun Depok Baru. Baru saja dibangun, di tempat ini saat ini ada sekira 20 kios burung hias. Awalannya, tempat ini cuma jadikan tempat mangkal beberapa pedagang burung keliling yang memakai sepeda. Sampai pada akhirnya ada yang memiliki tempat yang tawarkan lahannya untuk disewa, jadilah satu per satu pedagang burung buka kios permanen ataupun semi permanen lewat cara sewa. Kwalitas burungnya tidak kalah dengan pust-pusat penjualan burung yang lain. Di hari libur Sabtu-Minggu, banyak penggemar burung yang datang ke tempat ini mulai sejak pagi – sore hari. Tempatnya yang dekat dengan Stasiun Depok Baru juga jadi keuntungan untuk kicau mania.

4. Pasar Burung Curug (Tangerang)

Terdapat di Jl. Raya Curug, Tangerang, ini adalah hanya satu pasar burung di Kota serta Kabupaten Tangerang. Awalannya, tempat ini ditujukan jadi fasilitas berolahraga, karena memanglah berupa lapangan. Tetapi, seiring waktu berjalan, lokasi itu mulai ramai dengan penjual burung, terlebih di hari Sabtu-Minggu. Bahkan juga, hari umum juga saat ini mulai ada yang turut berdagang. Kesibukan pasar burung disini diawali pada jam 6 pagi hingga 5 sore. Tidak cuma kesibukan jual beli, pasar burung ini juga jadi tempat kopdar kicau mania di Tangerang.

5. Pasar Burung Rawalumbu

Terdapat di Jl. Pariwisata, Rawa Lumbu, Kota Bekasi, pasar burung yang satu ini banyak melahirkan burung-burung kontes yang dapat mencapai juara. Jadi, tidak cuma jual-beli, pasar burung ini sediakan arena untuk latihan dengan beberapa yang memiliki burung kicau serta kontes. Umumnya latihan dengan ini dihelat tiap-tiap Hari Kamis. Jadi, disini juga pas untuk menimba pengetahuan sekitar burung peliharaan. Nikmatnya sekali lagi, pasar burung ini satu lingkungan dengan pasar ikan hias. Serta, tiap-tiap th. tempat ini mengadakan lomba kicau.

Theme Design by devolux.nh2.me