2020
05.18

Pengertian Sejarah Menurut Para Ahli – Pengertian sejarah menurut para ahli, kamus, bahasa, dan secara umum serta sejarah menurut etimologi dan terminologi lengkap disampaikan pada artikel ini untuk pembaca yang budiman.

Dari definisi sejarah yang akan kami sampaikan pada kesempatan ini dijamin mampu memberikan manfaat dalam bentuk ilmu pengetahuan. Pentingnya kita mengetahui sejarah agar bisa membuat masa depan yang lebih baik lagi. Jangan pernah menganggap ringan peran sejarah masa lalu. Ingatlah peribahsa ini : “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya”

Arti dari sejarah sebagai pintu awal bagi Anda untuk mengenal disiplin lain dalam bidang sejarah. Dengan memahami arti sejarah, maka Anda mempunyai pondasi ilmu yang kuat. Dengan mengetahui sejarah, maka dengan sendirinya Anda mengetahui bagaiamana sesuatu hal bermula. Contoh : Kenapa di Indonesia berlaku hukum pidana warisan Belanda.

Apa yang dimaksud dengan sejarah sebenarnya banyak sumber bisa kita temukan. Bisa melalui media cetak atau media online. Dulu, media masih dalam bentuk cetak. Namun seiring berkembangnya komunikasi daring , media online kini mendominasi penyampaian informasi kepada pembaca. Keberadaan media cetak pun terancam. Beberapa perusahaan koran banyak yang bangkrut.

Pengertian sejarah secara umum adalah :

  1. Peristiwa yang benar –benar terjadi pada masa lampau dalamkehidupan manusia sebagai makhluk sosial.
  2. Cerita/kisah atau catatan tentang pristiwa-peristiwa yang terjadi pada masa lampau yang disusun berdasarkan peninggalan-peninggalan/sumber-sumber sejarah.
  3. Ilmu yang mempelajari peristiwa-peristiwa yang benar benar terjadi pada masa lampau.

Selanjutnya pengertian sejarah menurut para ahli :

  1. Herodotus :

Sejarah tidak berkembang kea rah depan dengan tujuan pasti ,melainkan bergerak seperti garis lingkaran yang tinggi rendahnya dipengaruhi oleh keadaan manusia.

  1. E.H.Carr :

Sejarah adalah dialog yang tak pernah selesai antara masa sekarang dan masa lampau, suatu proses interaksi yang berkesinambungan antara sejarawan dan fakta-fakta yang dimilikinya.

  1. Robert V.Daniel :

Sejarah adalah memori/kenangan dari pengalaman hidup umat manusia (History is the memory of human experience)

  1. Moh. Hatta :

Sejarah bukan sekadar melahirkan ceritera dari kejadian masa lalu sebagai masalah. Sejarah tidak sekedar kejadian masa lampau, tetapi pemahaman masa lampau yang di dalamnya mengandung berbagai dinamika, mungkin berisi problematika pelajaran bagi manusia berikutnya.

  1. Abramiwitz :

Sejarah adalah suatu runtutan peristiwa yang terjadi pada sebuah kejadian.

  1. W.H. Walsh :

Sejarah itu menitikberatkan pada pencatatan yang berarti dan penting saja bagi manusia. Catatan itu meliputi tindakan-tindakan dan pengalaman-pengalaman manusia di masa lampau pada hal-hal yang penting sehingga merupakan cerita yang berarti.

  1. R. Moh, Ali :

Dalam bukunya Pengantar Ilmu Sejarah Indonesia ia menegaskan bahwa kata sejarah mengandung arti sebagai berikut:

Sejumlah perubahan-perubahan, kejadian-kejadian, dan peristiwa-peristiwa dalam kenyataan sekitar kita.

Cerita tentang perubahan-perubahan, kejadian-kejadian, dan peristiwa-peristiwa yang merupakan realitas tersebut.

Ilmu yang bertugas menyelidiki perubahan-perubahan, kejadian-kejadian, dan peristiwa yang merupakan realitas tersebut.

  1. Ertis Stern :

Sejarah itu timbul dari suatu persoalan yang hidup dan bahkan melayani hidup masyarakat. Karena itu, sejarah akan berubah-ubah bersama dengan berubahnya waktu, harapan, dan pemikiran rasa cemas yang tumbuh kemudian.

  1. Kamus Besar Bahasa Indonesia:
  2. Asal-usul (keturunan) silsilah
  3. Kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau, riwayat, tambo, cerita
  4. Pengetahuan atau uraian tentang peristiwa dan kejadian yang benar-benar terjadi di masa lampau
  5. R.G. Collingwood :

Sejarah adalah sebuah bentuk penyelidikan tentang hal-hal yang telah dilakukan oleh manusia pada masa lampau.

  1. Kuntowijoyo:

Sejarah menyuguhkan fakta secara diakronis, ideografis, unik, dan empiris. Bersifat diakronis karena berhubungan dengan waktu. Sejarah bersifat ideografis karena sejarah menggambarkan, menceritakan sesuatu. Bersifat unik karena berisi hasil penelitian tentang hal unik. Selain itu juga bersifat empiris artinya sejarah bersandar pada pengalaman manusia yang sungguh-sungguh.

  1. Sunnal dan Haas:

Sejarah adalah studi kronologis dengan menafsirkan dan mencari arti dari peristiwa dan berlalu metode sistematis untuk mengungkap kebenaran.

  1. Patrick Gardiner:

Sejarah adalah ilmu yang mempelajari apa yang telah diperbuat oleh manusia.

  1. Drs. Sidi Gazalba :

Sejarah sebagai masa lalu manusia dan seputarnya yang disusun secara ilmiah dan lengkap meliputi urutan fakta masa tersebut dengan tafsiran dan penjelasan yang memberi pengertian dan kepahaman tentang apa yang berlaku.

  1. Roeslan Abdulgani :

Ilmu sejarah adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan yang meneliti dan menyelidiki secara sistematis keseluruhan perkembangan masyarakat serta kemanusiaan di masa lampau beserta kejadian-kejadian dengan maksud untuk kemudian menilai secara kritis seluruh hasil penelitiannya tersebut, untuk selanjutnya dijadikan perbendaharaan pedoman bagi penilaian dan penentuan keadaan sekarang serta arah proses masa depan.

  1. Costa:

Sejarah dapat didefinisikan sebagai “record of the whole human experinence”. Dimana pada hakikatnya sejarah merupakan catatan seluruh pengalaman, baik secara individu maupun kolektif bangsa dimana masa lalu tentang kehidupan umat manusia.

  1. Rochiati Wiriatmadja:

Sejarah merupakan disiplin ilmu yang menjanjikan etika, moral, kebijaksanaan, nilai-nilai spiritual, dan kultural karena kajiannya yang bersifat memberikan pedoman kepada keseimbangan hidup, harmoni dalam nilai-nilai, keteladanan dalam keberhasilan dan kegagalan, dan cerminan pengalaman kolektif yang dapat menjadi kompas untuk kehidupan masa depan.

  1. J.V. Brice:

Sejarah adalah catatan dari apa yang telah dipikirkan, dikatakan, dan diperbuat oleh manusia.

Pengertian sejarah berbeda dengan pengertian ilmu sejarah. Sejarah adalah peristiwa yang terjadi pada masa lalu manusia sedangkan ilmu sejarah adalah ilmu yang digunakan untuk mempelajari peristiwa penting masa lalu manusia.

  1. Leopold von Ranke:

Sejarah adalah apa yang sungguh-sungguh terjadi.

  1. Henri Pirenne Iseorang:

Sejarah dimaknai sebagai sebuah kisah mengenai berbagai peristiwa dan aktivitas manusia yang hidup dalam masyarakat.

  1. Jan Romein:

Kata “sejarah” memiliki arti yang sama dengan kata history (bahasa Inggris) dan geschichte (bahasa Jerman) yaitu cerita tentang kejadian atau peristiwa yang terjadi pada masa lampau.

  1. Henry Steele Commager:

Sejarah merupakan rekaman keseluruhan tentang masa lampau kesusastraan hukum, bangunan, pranata sosial, agama, filsafat, dan semua yang teringat dalam memori manusia.

  1. Nugroho Notosusanto:

Sejarah adalah peristiwa-peristiwa yang menyangkut manusia sebagai makhluk bermasyarakat yang terjadi pada masa lampau. Sejarah berarti pula kisah mengenai segala peristiwa itu, kisah itu disusun berdasarkan peninggalan-peninggalan dari berbagai peristiwa itu.

  1. Karl Popper:

Ilmu pengetahuan historis (sejarah) adalah ilmu pengetahuan yang tertarik pada peristiwa-peristiwa spesifik dan penjelasannya. Sejarah sering dideskripsikan sebagai peristiwa-peristiwa masa lalu sebagaimana peristiwa itu benar-benar terjadi secara aktual.

  1. Sir Charles Firth:

Sejarah merekam kehidupan masyarakat manusia, perubahan masyarakat yang terus menerus, merekam ide-ide yang membatasi aksi-aksi masyarakat, dan merekam kondisi-kondisi material yang telah membantu atau merintangi perkembangnnya.