Arung Palakka Biografi dan Asal Usul

19 May 2020
Comments Off on Arung Palakka Biografi dan Asal Usul

Arung Palakka Biografi dan Asal UsulArung Palakka (lahir di lamatta, mario-ri wawo, soppeng , 15 september 1634 wafat di bontoala 6 april 1696 dalam usia 61 tahun) adalah sultan bone dari tahun 1672-1696. Saat masih jadi pangeran, ia memimpin kerajaannya dalam meraih kemerdekaan dari kesultanan gowa pada tahun 1660-an. Ia bekerjasama dengan belanda dalam merebut kota makassar.

Palakka membawa suku bugis menjadi kekuatan maritim besar dan mendominasi kawasan tersebut selama hampir seabad. Arung Palakka bergelar “La Tan-ri tatta To urong To-ri SompaE Petta MalampE’E Gemme’na Daeng Serang To’ Appatunru Paduka Sri Sultan Sa’admuddin, [MatinroE-ri Bontoawala], Arung Bone.

BIOGRAFI

Arung Palakka Lahir di lamatta, Mario ri Wawo, Soppeng, Tanggal 15 september 1634, anak dari Lapottobunna, Arung Tanah Tengnga dengan istrinya, We Tan-ri Suwi, Datu Mario-ri Wawo, anak dari La tan-ri Ruwa Paduka sri sultan adam, arumpone bone. Arung Palakka meninggal di bontoala, kerajaan gowa (sekarang kabupaten Gowa) pada tanggal 6 april 1969 di makamkan di bontobiraeng.

PERNIKAHAN

-Menikah pertama dengan Arung Kaju (bercerai)

-Menikah ke dua kalinya dengan sira Daeng Talele karaeng ballajawa pada 16 maret 1668 (bercarai pada 26 januari 1671), (lahir pada 10 september 1634, meninggal 11 februari 1721), sebelumya istri dari karaeng bontomaronu, dan karaeng karunrung’ Abdul hamid, mantan tuma bicara-butta gowa, anak perempuan dari I-MALLEWAI Daeng Manasa karaeng mataoya, karaeng cendrana dan kadang sebagai Tumalailng gowa, oleh istrinya, daeng mangeppe, anak dari I-mallingkaang daeng mannyon-ri karaeng matoaya sultan abdullah awwal al-islam, karaeng tallo.

-Menikah ketiga kalinya di soppeng, 20 juli 1673 dengan We tan-ri pau adda sange datu ri watu [matinroe_ri madello] datu soppeng, sebelumnya istri dari la suni, adatuwang sidendreng, dan anak perempuan dari La tan-ri bali beowe II, datu ri soppeng.

-Menikah ke empat kalinya pada 14 september 1684, dengan Daeng marannu, karaeng laikang (meninggal pada 6 mei 1720), sebelumnya istri dari karaeng bontomanopo muhammad, dan anak dari pekampi daeng mangempa karaeng bontomanonu, gowa.

ARUMPONE BONE

Menggantikan ibunya sebagai datu Mario_ri Wawo ke 15. Mendapatkan gelar arung palakka sebagai hadiah membebaskan rakyatnya dari penjajahan makassar. Di akui oleh belanda sebagai arung pattiru, palette, dan palakka di bone dan dautu mario-ri wawo di soppeng, bantaeng, dan bontoala, 1670.[ks]

Pengertian Sejarah Menurut para Pakar Atau Ahli

18 May 2020

Pengertian Sejarah Menurut Para Ahli – Pengertian sejarah menurut para ahli, kamus, bahasa, dan secara umum serta sejarah menurut etimologi dan terminologi lengkap disampaikan pada artikel ini untuk pembaca yang budiman.

Dari definisi sejarah yang akan kami sampaikan pada kesempatan ini dijamin mampu memberikan manfaat dalam bentuk ilmu pengetahuan. Pentingnya kita mengetahui sejarah agar bisa membuat masa depan yang lebih baik lagi. Jangan pernah menganggap ringan peran sejarah masa lalu. Ingatlah peribahsa ini : “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya”

Arti dari sejarah sebagai pintu awal bagi Anda untuk mengenal disiplin lain dalam bidang sejarah. Dengan memahami arti sejarah, maka Anda mempunyai pondasi ilmu yang kuat. Dengan mengetahui sejarah, maka dengan sendirinya Anda mengetahui bagaiamana sesuatu hal bermula. Contoh : Kenapa di Indonesia berlaku hukum pidana warisan Belanda.

Apa yang dimaksud dengan sejarah sebenarnya banyak sumber bisa kita temukan. Bisa melalui media cetak atau media online. Dulu, media masih dalam bentuk cetak. Namun seiring berkembangnya komunikasi daring , media online kini mendominasi penyampaian informasi kepada pembaca. Keberadaan media cetak pun terancam. Beberapa perusahaan koran banyak yang bangkrut.

Pengertian sejarah secara umum adalah :

  1. Peristiwa yang benar –benar terjadi pada masa lampau dalamkehidupan manusia sebagai makhluk sosial.
  2. Cerita/kisah atau catatan tentang pristiwa-peristiwa yang terjadi pada masa lampau yang disusun berdasarkan peninggalan-peninggalan/sumber-sumber sejarah.
  3. Ilmu yang mempelajari peristiwa-peristiwa yang benar benar terjadi pada masa lampau.

Selanjutnya pengertian sejarah menurut para ahli :

  1. Herodotus :

Sejarah tidak berkembang kea rah depan dengan tujuan pasti ,melainkan bergerak seperti garis lingkaran yang tinggi rendahnya dipengaruhi oleh keadaan manusia.

  1. E.H.Carr :

Sejarah adalah dialog yang tak pernah selesai antara masa sekarang dan masa lampau, suatu proses interaksi yang berkesinambungan antara sejarawan dan fakta-fakta yang dimilikinya.

  1. Robert V.Daniel :

Sejarah adalah memori/kenangan dari pengalaman hidup umat manusia (History is the memory of human experience)

  1. Moh. Hatta :

Sejarah bukan sekadar melahirkan ceritera dari kejadian masa lalu sebagai masalah. Sejarah tidak sekedar kejadian masa lampau, tetapi pemahaman masa lampau yang di dalamnya mengandung berbagai dinamika, mungkin berisi problematika pelajaran bagi manusia berikutnya.

  1. Abramiwitz :

Sejarah adalah suatu runtutan peristiwa yang terjadi pada sebuah kejadian.

  1. W.H. Walsh :

Sejarah itu menitikberatkan pada pencatatan yang berarti dan penting saja bagi manusia. Catatan itu meliputi tindakan-tindakan dan pengalaman-pengalaman manusia di masa lampau pada hal-hal yang penting sehingga merupakan cerita yang berarti.

  1. R. Moh, Ali :

Dalam bukunya Pengantar Ilmu Sejarah Indonesia ia menegaskan bahwa kata sejarah mengandung arti sebagai berikut:

Sejumlah perubahan-perubahan, kejadian-kejadian, dan peristiwa-peristiwa dalam kenyataan sekitar kita.

Cerita tentang perubahan-perubahan, kejadian-kejadian, dan peristiwa-peristiwa yang merupakan realitas tersebut.

Ilmu yang bertugas menyelidiki perubahan-perubahan, kejadian-kejadian, dan peristiwa yang merupakan realitas tersebut.

  1. Ertis Stern :

Sejarah itu timbul dari suatu persoalan yang hidup dan bahkan melayani hidup masyarakat. Karena itu, sejarah akan berubah-ubah bersama dengan berubahnya waktu, harapan, dan pemikiran rasa cemas yang tumbuh kemudian.

  1. Kamus Besar Bahasa Indonesia:
  2. Asal-usul (keturunan) silsilah
  3. Kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau, riwayat, tambo, cerita
  4. Pengetahuan atau uraian tentang peristiwa dan kejadian yang benar-benar terjadi di masa lampau
  5. R.G. Collingwood :

Sejarah adalah sebuah bentuk penyelidikan tentang hal-hal yang telah dilakukan oleh manusia pada masa lampau.

  1. Kuntowijoyo:

Sejarah menyuguhkan fakta secara diakronis, ideografis, unik, dan empiris. Bersifat diakronis karena berhubungan dengan waktu. Sejarah bersifat ideografis karena sejarah menggambarkan, menceritakan sesuatu. Bersifat unik karena berisi hasil penelitian tentang hal unik. Selain itu juga bersifat empiris artinya sejarah bersandar pada pengalaman manusia yang sungguh-sungguh.

  1. Sunnal dan Haas:

Sejarah adalah studi kronologis dengan menafsirkan dan mencari arti dari peristiwa dan berlalu metode sistematis untuk mengungkap kebenaran.

  1. Patrick Gardiner:

Sejarah adalah ilmu yang mempelajari apa yang telah diperbuat oleh manusia.

  1. Drs. Sidi Gazalba :

Sejarah sebagai masa lalu manusia dan seputarnya yang disusun secara ilmiah dan lengkap meliputi urutan fakta masa tersebut dengan tafsiran dan penjelasan yang memberi pengertian dan kepahaman tentang apa yang berlaku.

  1. Roeslan Abdulgani :

Ilmu sejarah adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan yang meneliti dan menyelidiki secara sistematis keseluruhan perkembangan masyarakat serta kemanusiaan di masa lampau beserta kejadian-kejadian dengan maksud untuk kemudian menilai secara kritis seluruh hasil penelitiannya tersebut, untuk selanjutnya dijadikan perbendaharaan pedoman bagi penilaian dan penentuan keadaan sekarang serta arah proses masa depan.

  1. Costa:

Sejarah dapat didefinisikan sebagai “record of the whole human experinence”. Dimana pada hakikatnya sejarah merupakan catatan seluruh pengalaman, baik secara individu maupun kolektif bangsa dimana masa lalu tentang kehidupan umat manusia.

  1. Rochiati Wiriatmadja:

Sejarah merupakan disiplin ilmu yang menjanjikan etika, moral, kebijaksanaan, nilai-nilai spiritual, dan kultural karena kajiannya yang bersifat memberikan pedoman kepada keseimbangan hidup, harmoni dalam nilai-nilai, keteladanan dalam keberhasilan dan kegagalan, dan cerminan pengalaman kolektif yang dapat menjadi kompas untuk kehidupan masa depan.

  1. J.V. Brice:

Sejarah adalah catatan dari apa yang telah dipikirkan, dikatakan, dan diperbuat oleh manusia.

Pengertian sejarah berbeda dengan pengertian ilmu sejarah. Sejarah adalah peristiwa yang terjadi pada masa lalu manusia sedangkan ilmu sejarah adalah ilmu yang digunakan untuk mempelajari peristiwa penting masa lalu manusia.

  1. Leopold von Ranke:

Sejarah adalah apa yang sungguh-sungguh terjadi.

  1. Henri Pirenne Iseorang:

Sejarah dimaknai sebagai sebuah kisah mengenai berbagai peristiwa dan aktivitas manusia yang hidup dalam masyarakat.

  1. Jan Romein:

Kata “sejarah” memiliki arti yang sama dengan kata history (bahasa Inggris) dan geschichte (bahasa Jerman) yaitu cerita tentang kejadian atau peristiwa yang terjadi pada masa lampau.

  1. Henry Steele Commager:

Sejarah merupakan rekaman keseluruhan tentang masa lampau kesusastraan hukum, bangunan, pranata sosial, agama, filsafat, dan semua yang teringat dalam memori manusia.

  1. Nugroho Notosusanto:

Sejarah adalah peristiwa-peristiwa yang menyangkut manusia sebagai makhluk bermasyarakat yang terjadi pada masa lampau. Sejarah berarti pula kisah mengenai segala peristiwa itu, kisah itu disusun berdasarkan peninggalan-peninggalan dari berbagai peristiwa itu.

  1. Karl Popper:

Ilmu pengetahuan historis (sejarah) adalah ilmu pengetahuan yang tertarik pada peristiwa-peristiwa spesifik dan penjelasannya. Sejarah sering dideskripsikan sebagai peristiwa-peristiwa masa lalu sebagaimana peristiwa itu benar-benar terjadi secara aktual.

  1. Sir Charles Firth:

Sejarah merekam kehidupan masyarakat manusia, perubahan masyarakat yang terus menerus, merekam ide-ide yang membatasi aksi-aksi masyarakat, dan merekam kondisi-kondisi material yang telah membantu atau merintangi perkembangnnya.