Posts Tagged ‘Ketidaksamaan Kurikulum Merdeka Belajar dan K13’

Ketidaksamaan Metode Pembelajaraan Kurikulum Merdeka dengan K13

Friday, April 1st, 2022

Teman-teman, awal tahun ajaran baru 2022/2023, Kemendikbudristek akan aplikasikan Kurikulum Merdeka Belajar dalam tiap satuan pendidikan, lo.

Dikutip dari situs kurikulum.gtk.kemdikbud.go.id, Kurikulum Merdeka Belajar mulai berlaku di 34 propinsi dan 154 Kabupaten/Kota.

Adapun keseluruhan sekolah yang hendak mengaplikasikan kurikulum baru ini ada 143.265 sekolah meliputi PAUD, SD, SMP, SMA/K, MI, MTs, MA/MK, SLB, MAK, dan SKB/PKBM.

Mendikbud Ristek, Nadiem Makarim dalam pidato peresmian Kurikulum Merdeka Belajar menjelaskan jika kurikulum baru ini berlainan dengan kurikulum awalnya.

Karena, kekuatan dan ketrampilan kognitif yang ada di pelajar betul-betul jadi perhatian secara eksklusif dengan memberi kebebasan seutuhnya ke beberapa pelajar untuk pilih pelajaran yang sesuai ketertarikannya.

Lalu, apa ketidaksamaan di antara Kurikulum Merdeka Belajar dengan Kurikulum 2013? Yuk, cari info penjelasannya!

Ketidaksamaan Kurikulum Merdeka Belajar dan K13

1. Kerangka Dasar

Kurikulum 2013 memiliki arah dan dasar khusus pada Mekanisme Pendidikan Nasional dan Standard Nasional pendidikan.

Dan Kurikulum Merdeka Belajar ditambah lagi mengutamakan meningkatkan Profile Siswa pancasila pada peserta didik.

2. Kompetensi

Pada K13, Kompetensi Dasar (KD) dan Kompetensi Pokok (KI) sebagai penilaian yakni : sikap religius, sikap sosial, Pengetahuan dan ketrampilan.

Dan Kurikulum Merdeka Belajar memakai perolehan pembelajaran diatur per fase dan dipastikan berbentuk paragraf.

Dalam paragraf itu merangkaikan pengetahuan, sikap, dan ketrampilan untuk mencapai, memperkuat, dan tingkatkan kapabilitas.

3. Struktur Kurikulum

Pada K13, peruntukan watu pembelajaran dengan teratur tiap minggu ditata tiap semester. Hingga peserta didik akan memperoleh hasil belajar tiap semester.

Sementara pada Kurikulum Merdeka Belajar, strukturnya dipisah jadi dua aktivitas pembelajaran khusus, yakni:

– Pembelajran reguler atau teratur yang meruakankegiatan intrakurikuler.

– Projek pengokohan profil siswa pancasila.

4. Pendekatan Pembelajaran

K13 memakai pembelajaran dengan pendekatan saintifik untuk semuanya mata pelajaran.

Dan Kurikulum Merdeka Belajar memperkuat evaluasi terdiferensasi sama sesuai tahapan perolehan peserta didik.

5. Penilaian

Pada K13, penilaian peserta didik dibagi jadi 3, yakni pengetahuan, sikap, dan ketrampilan. Dan pada Kurikulum Merdeka Belajar tidak dipisahkan.

Nah, itulah beberapa ketidaksamaan di antara Kurikulum 2013 dengan Kurikulum Merdeka Belajar yang sudah kami kutip dari modul ajar smk.