7 Manfaat Brokoli untuk Ibu Hamil Ini

Selama kehamilan terjadi kenaikan keperluan gizi untuk mendukung kesehatan ibu dan janin. Brokoli menjadi satu diantara sayur yang dipandang seperti superfood karena kaya kandungan nutrisi dan berguna untuk kesehatan, tidak kecuali untuk ibu hamil.

Baca pembahasan berikut ini dari primaya hospital untuk mengetahui bermacam faedah brokoli untuk ibu hamil, peluang resiko, dan langkah pemrosesan yang aman.

Brokoli ialah sayuran hijau yang kaya zat nutrisi, diantaranya vitamin A, B, C, dan K, kalsium, zat besi, folat, kalium, serat, protein, kalium, selenium, fosfor, zinc, dan anti-oksidan. Bermacam gizi ini penting untuk ibu dan janin selama saat kehamilan, bahkan juga persalinan.

Berikut ini beberapa faedah brokoli untuk ibu hamil yang sayang bila Anda terlewat:

1. Menurunkan risiko bayi lahir prematur

Bayi prematur ialah bayi yang lahir di umur kehamilan ibu <37 minggu. Keadaan ini tingkatkan resiko masalah perkembangan, perubahan, dan kesehatan bayi keseluruhannya.

The American Journal of Clinical Nutrition mengatakan jika masukkan sayur hijau, seperti brokoli, pada menu makanan sebelum hamil kehamilan, bisa menolong turunkan resiko bayi lahir prematur.

2. Mencegah sembelit

Sembelit atau susah bab ialah permasalahan umum yang dirasakan oleh ibu hamil. Ini muncul karena peralihan fisiologis badan sepanjang kehamilan, terhitung peralihan hormonal, metabolisme, dan suplemen zat besi yang mempengaruhi pergerakan usus.

Brokoli memiliki kandungan serat yang mampu menolong menahan sembelit dengan meredam air dan atur gerakan usus supaya lebih baik.

3. Mencegah anemia

Salah satu faedah brokoli untuk wanita dan ibu hamil ialah menahan anemia. Ini karena kandungan zat besi dan folat yang lumayan tinggi dalam brokoli.

Zat besi dan folat berperan membuat hemoglobin atau sel darah merah pada tubuh hingga menahan berlangsungnya anemia.

Anemia sendiri sebagai keadaan saat badan kekurangan sel darah merah atau hemoglobin, hingga tidak sanggup bawa oksigen dan gizi ke kumpulan sel tubuh. Permasalahan kesehatan ini memberikan ancaman wanita dimulai dari periode remaja, kehamilan, dan sesudah melahirkan.

4. Mencegah diabetes gestasional

Diabetes gestasional menjadi salah satu kompleksitas kehamilan yang memberikan ancaman kesehatan ibu dan janin.

Diabetes gestasional ialah kenaikan kandungan gula darah yang terjadi sepanjang kehamilan. Ini umumnya terjadi saat badan tidak bisa menghasilkan cukup insulin atau insulin bekerja kurang efisien untuk atur kandungan gula darah.

Konsumsi sayuran hijau, terhitung brokoli, benar-benar direferensikan selama saat kehamilan untuk menolong mengatur kandungan gula darah secara alami. Ini dapat menolong menahan sekalian menangani resiko diabetes gestasional.

5. Tingkatkan kekebalan tubuh

Selama kehamilan, mekanisme ketahanan tubuh condong turun. Ini membuat ibu hamil lebih rawan pada infeksi dan penyakit.

Brokoli mengandung gizi seperti selenium, beta-karoten, dan agen anti-oksidan yang diperlukan untuk memberikan dukungan mekanisme ketahanan tubuh ibu sepanjang hamil.

6. Memperkuat tulang

Keperluan akan gizi yang bisa mendukung kesehatan tulang penting sepanjang kehamilan. Ini mempunyai tujuan menahan resiko pelapukan tulang, memperkuat tulang sepanjang hamil, dan menolong perkembangan tulang janin.

Brokoli memiliki kandungan bermacam gizi yang diperlukan untuk mempertahankan kesehatan tulang, seperti kalsium, magnesium, fosfor, vitamin K, seng, vitamin A, dan vitamin C.

7. Membantu pertumbuhan dan perkembangan janin

Ibu hamil memerlukan beragam gizi untuk menunjang kesehatannya sepanjang kehamilan, sekalian menolong perkembangan dan perubahan janin.

Brokoli merupakan sumber vitamin B9 atau asam folat yang bagus untuk perkembangan dan perubahan janin. Kandungan ini bisa menolong perubahan otak dan sumsum tulang belakang, dan mendukung kesehatan selama kehamilan.

Tags: