Seluk Beluk Kuliah di Jerman

Jumat, 12 September 2014 saya mengikuti semacam informasi kuliah di Jerman yang diselenggarakan oleh DAAD (lupa kepanjangannya tapi webnya daad.de untuk versi jerman dan daadjkt.org untuk indonesia). Banyak hal-hal yang saya dapatkan mengenai studi disana antara lain :
1. Kualitas Universitas di Jerman itu relatif sama bagusnya untuk berbagai jurusan. Pertanyaan universitas mana yang paling bagus atau terbaik itu adalah pertanyaan yang tidak relevan. Memang tetap ada perbedaan kualitas antara jurusan A di universitas X dengan jurusan A di universitas Y, tapi itu bukan faktor yang relevan untuk dipertimbangkan secara serius karena perbedaan kualitasnya tetap relatif kecil.
2. Yang terpenting kuliah di Jerman itu adalah anda diterima terserah di universitas manapun dan anda mampu lulus. Ingat yang terpenting diterima dan mampu lulus! Penting diperhatikan jangan anggap remeh masalah bisa lulus kuliah di Jerman. Pendidikan di Jerman itu amat keras dan rasionalis dingin.
3. Pilih jurusan yang sesuai dengan minat dan kemampuan anda dan ilmunya itu sesuai dengan kebutuhan Indonesia serta bisa anda manfaatkan saat kembali ke tanah air, jangan sampai jurusan yang anda ambil justru tidak dibutuhkan di tanah air sehingga anda malah kebingungan saat kembali ke tanah air.
4. Anda harus tahu apakah ingin menjadi praktisi (politeknik kalau di Indonesia) atau akademisi (Universitas). Jika anda ingin jadi praktisi maka pilih lah FH (Fachhochschule). Kuliah di FH bisa sampai jenjang S2 tetapi anda akan sulit lanjutkan ke S3. Hanya industri biasanya lebih suka lulusan FH yang banyak prakteknya dari pada lulusan universität. Jika anda ingin jadi akademisi sampai S3 maka ambillah universität. Untuk menjadi akademisi sebaiknya tidak ambil FH karena lulusan FH akan sulit lanjutkan studi sampai jenjang S3. Khusus untuk bidang teknik maka pilihan yang paling ideal buat anda, baik ingin jadi praktisi ataupun akademisi, sebaiknya ambil lah TU (Technische Universität). TU ini kuat di praktisi juga kuat di akademisi.
5. Kuliah di Jerman untuk yang negeri semuanya relatif gratis, apalagi untuk perkuliahan dalam bahasa Jerman maka hampir semuanya gratis baik dari S1 sampai dengan S3. Untuk yang kuliahnya dalam bahasa Inggris pun untuk level S1 hampir semuanya gratis. Untuk level S2 dalam bahasa Inggris ada yang bayar terutama jika anda ambil MBA tetapi untuk jurusan lainnya selain MBA kebanyakan gratis pada level S2 meskipun dalam bahasa Inggris.
6. Beasiswa level S1 dan S2 untuk kuliah di Jerman relatif tidak ada dikarenakan kuliahnya sudah gratis. Sementara untuk level S3 beasiswa atau kerja sebagai peneliti tersedia berlimpah. Beasiswa studi di Jerman untuk S3 biasanya sekitar 1000 Euro (tanpa keluarga) sampai dengan 1.300++ Euro (dengan keluarga). Jika anda kerja dengan professor penuh waktu maka anda bisa berpenghasilan antara 1.800 sampai dengan 2.400 Euro per bulan.
7. Biaya hidup di Jerman untuk seorang pelajar sendirian sekitar 500 Euro per bulan minimal. Ini sudah mencakup biaya hidup, makan, akomodasi, serta juga biaya transport yang kebanyakan mahasiswa dapat “semester tiket” sehingga mereka bisa gratis menggunakan fasilitas transportasi publik yang begitu bagus selama studinya. Selain itu juga mencakup biaya asuransi kesehatan yang fasilitasnya amat sangat bagus.
8. Jika anda pilih kuliah dalam bahasa Jerman maka level bahasa Jerman anda minimal harus lulus ujian C1. Jika anda ambil kuliah dalam bahasa Inggris maka selain TOEFL standard 550, anda juga harus lulus level bahasa Jerman B1 paling minimal. Urutan level bahasa Jerman dari yang terendah ke yang tertinggi: A1, A2, B1, B2, C1, C2.
9. Dimungkinkan kuliah sambil kerja di Jerman. Anda punya kesempatan kerja full time selama 90 hari saat liburan Summer dan bisa berpenghasilan 1.500-2.000 Euro per bulan jika sedang nasib baik dapat kerja full time di musim liburan panas. Saya tidak menyarankan anda kuliah sambil kerja di Jerman kecuali anda benar-benar tidak punya uang untuk biaya hidup, cukup fokus kuliah saja.
10. Jika anda lulus dari Jerman maka anda bisa perpanjangan visa anda selama 1 tahun dengan tujuan untuk mencari kerja di Jerman. Jadi, anda tidak langsung oleh Pemerintah Jerman saat anda lulus. Anda berkesempatan memperpanjang visa anda 1 tahun untuk cari kerja. Apabila anda dapat kerja di Jerman maka sesuai dengan peraturan tenaga kerja Jerman, anda akan bergaji minimal sekitar 40.000 Euro per tahun.
Sebagai bukti saya mengikuti informasi studi di Jerman, berikut foto-fotonya :

Gedung Widyaloka UBSuasana dalam gedung

Tas dan Buku

Cindera Mata (salah ambil punya kedokteran harusnya teknik)

Sumber : http://ferizalramli.wordpress.com/2013/08/12/tips-buat-yang-ingin-kuliah-di-jerman-from-zero-to-hero/