Cryptocurrency

May 1st, 2021

Pengertian sederhana dari cryptocurrency adalah mata uang digital. Mata uang ini tentunya berbeda dengan mata uang lainnya, karena mata uang ini bisa digunakan untuk melakukan transaksi virtual. Untuk menjaga sistem keamanan di dalamnya, maka cryptocurrency dilindungi oleh berbagai kata sandi yang rumit untuk dipecahkan.

Selain itu, cryptocurrency juga lebih bersifat desentralisasi, yang artinya tidak ada pihak perantara dalam kegiatan transaksi di dalamnya. Sistem pembayaran yang di dilakukan di dalamnya memanfaatkan mata uang digital dan berlangsung secara peer to peer atau dari pengirim ke penerima.

Walaupun begitu, semua kegiatan transaksi yang dilakukan di dalamnya akan tetap tercatat pada sebuah sistem jaringan cryptocurrency. Sistem pencatatan ini akan dilakukan oleh para penambang cryptocurrency dan mereka akan memperoleh komisi berupa uang digital.

Karena cryptocurrency lebih bersifat desentralisasi, maka cryptocurrency memerlukan komputer yang didukung dengan spesifikasi khusus dan canggih. Biasanya, cryptocurrency menggunakan suatu platform blockchain agar mata uang digital di dalamnya bisa digunakan untuk bertransaksi.

Fungsi Mata Uang Digital

Selanjutnya, masuk pada topik mengenai fungsi dari mata uang virtual. Berikut kami telah membagi menjadi dua macam fungsi yang terkait dengan aktivitas manusia saat ini.

  1. Melakukan Investasi

Prinsip dari cryptocurrency ini sama dengan prinsip ekonomi, dimana harga akan naik ketika terdapat banyak sekali permintaan. Semakin banyak orang yang berinvestasi, maka harga juga akan melambung naik. Akan tetapi, investasi ini termasuk ke dalam kategori high risk (resiko tinggi).

  1. Membeli Barang atau Jasa

Untuk sekarang, telah banyak perusahaan atau organisasi yang telah menerapkan alat pembayaran menggunakan mata uang virtual, baik dari perhotelan, penerbangan, restoran, hingga aplikasi. Setidaknya, terdapat dua perusahaan yang telah menggunakan alat transaksi ini, yaitu Overstock dan Newegg. Namun, sebagian besar perusahaan hanya menerima bitcoin saja.

  1. Mining (Pertambangan)

Pertambangan merupakan sesuatu hal yang sangat berkaitan dengan cryptocurrency. Pengguna harus bisa memecahkan teka – teki dari kriptografi yang rumit untuk dapat mengkonfirmasi transaksi dan mencatat dalam sebuah blockchain. Semakin besar daya pengguna, maka semakin besar peluang untuk dapat memecahkannya.

Jenis dari Cryptocurrency

Berikutnya, masuk pada materi mengenai jenis – jenis dari cryptocurrency yang sering digunakan di berbagai negara sebagai alat transaksi online. Dan berikut adalah penjelasannya.

  1. Bitcoin

Bitcoin merupakan jenis cryptocurrency yang pertama kali digunakan dan sangat populer hingga kini. Bitcoin pertama kali muncul pada tahun 2009 oleh pihak yang bernama Satoshi Nakamoto. Pada bulan November 2019, terdapat lebih dari 18 juta bitcoin yang diperdagangkan dengan total nilai pemasaran (market value) mencapai sekitar US$ 146 Miliar. Hingga saat ini, sekitar 68% cryptocurrency merupakan jenis bitcoin.

  1. BitcoinCash

BitcoinCash pertama kali diluncurkan pada bulan Agustus 2017. Jenis ini diluncurkan karena, terdapat sejumlah kelompok pengguna bitcoin yang tidak setuju dengan aturan yang berlaku. Mereka memisahkan diri dari bitcoin dan melakukan improvisasi pada mata uang digital yang baru ini, dan mengklaim bahwa bitcoincash lebih baik daripada bitcoin.

  1. Feathercoin

Feathercoin merupakan jenis cryptocurrency yang bersifat open source. Dibuat pertama kali oleh Peter Bushnell, yang bekerja sebagai IT Officer di Brasenose College, Oxford University pada bulan April 2013. Feathercoin juga memiliki kesamaan dengan litecoin dan dibawah lisensi MIT/X11.

  1. Dogecoin

Dogecoin sendiri merupakan turunan dari litecoin yang diperkenalkan pertama kali pada Desember 2013. Sesuai dengan namanya, dogecoin menjadikan anjing Shiba Inu sebagai maskotnya. Dogecoin termasuk dalam cryptocurrency yang paling bersahabat, karena banyak sekali komunitasnya yang melakukan kegiatan amal, berdonasi, dan aktivitas positif yang lain. Selain itu, dogecoin juga mempunyai nilai yang lebih rendah dari bitcoin.

  1. Litecoin

Litecoin diperkenalkan pada tahun 2011 sebagai mata uang digital peer – to – peer (P2P) yang menghasilkan blok baru dengan kecepatan yang lebih cepat. Litecoin juga memungkinkan untuk melakukan transaksi secara cepat tanpa memerlukan sistem komputasi yang kuat (powerful).

Daftar Pustaka :

https://accurate.id/ekonomi-keuangan/cryptocurrency-adalah

https://www.trentech.id/inilah-jenis-jenis-cryptocurrency-terpopuler-di-dunia/

https://www.sekawanmedia.co.id/pengertian-cryptocurrency/

Hello world!

May 1st, 2021

Selamat datang di Student Blogs. Ini adalah posting pertamaku!