Mengetahui Kepribadian Seseorang Dari Meja Kantornya

Hari mengatakan kebanyakan pengunjungnya memesan tongseng kambing dan sate kambingnya. Tak mau berlama-lama kami akhirnya memesan kedua menu tersebut. Kebetulan di warung tersebut hanya ada Hari saja, karenanya waktu penyajian agak sedikit lama. Meskipun begitu terbayar dengan nikmat gurih tongseng kambingnya yang dibanderol dengan harga Rp. Tongseng kambing di sini dimasak dengan menggunakan tungku tradisional atau anglo dengan api arang.

Savitri dengan tatapan kosong. Savitri mengingat dengan baik, dan ia bersumpah, bahwa keesokan paginya selepas pohon jamblang itu ditebang, ia melihat kabut tipis menguar dari sisa bonggol pohon yang terpenggal itu. Kabut tipis itu melayang-layang di tengah udara pagi yang dingin, lalu membaluri satu pohon yang lain-pohon ayah, yang masih menjulang sendirian.

Ia sendiri mulai ragu, apakah benar Kiku bicara seperti itu kepadanya. Jangan-jangan itu semua hanya ilusinya saja. Sebenarnya Kiku tak pernah datang ke meja kerjanya dan tentu pula tak mengatakan sesuatu yang tak biasa itu. Rasanya tidak mungkin Kiku punya waktu membuat lelucon untuknya. Cepat-cepat Almo menghela napas. Ia agak kelelahan akhir-akhir ini. Sering lembur dan tidur larut malam.

Malam sebelum Savitri menghilang, ia sempat bercerita, bahwa sewaktu kecil, di belakang rumahnya ada sepasang pohon yang tumbuh berdekatan, saking dekatnya, batang dan dahannya bersilang sengkarut satu sama lain, sehingga sepasang pohon itu tampak seperti sedang berpelukan satu sama lain. Sepasang pohon itu, yang satu pohon jamblang, dan yang satu pohon liar yang ia dan bahkan ibunya, tak tahu namanya.

Ada hening yang cukup lama setelah pertanyaan itu terlontar. Lebih dari dua minggu aku tak bertemu Junaid, seperti halnya tak bertemu istri dan anak, karena sedang mengikuti outing kantor di Bali. Bahkan sepulang dari Bali, sudah jarang pula saya mengobrol lama dengan Junaid. Kadang hanya berpapasan dan saling melemparkan senyum. Kebetulan sehabis pulang outing, kerjaanku semakin menumpuk di meja.

Meskipun begitu, kelezatan tongseng kambing khas Solo ini masih dilanjutkan oleh anaknya yang kini menjadi penerus. Maka tak heran rasanya sudah tidak diragukan lagi. Menurut sang penerus, Hari, warung sate bawaan mendiang Pak Nur ini awalnya berpindah-pindah tempat karena alasan tertentu. Namun, kini sudah menetap di daerah Pedurenan, Jakarta Selatan. Bahkan warung sate tersebut memiliki dua cabang.

Tiga bulan berikutnya, tanaman padi di sawah milik Munir sudah warna kuning, dalam hitungan hari padi-padi itu siap dipanen. Munir mendapatkan cara jitu untuk mengatasi tikus-tikus perusak padi. Seharian Munir mencoba alat penangkal tikus dengan beberapa tikus yang ia dapatkan dari jebakan gede berbentuk kurungan yang ia pasangkan di berbagai sudut rumahnya, dan hasil alat penangkal tikus itu sungguh mengagumkan.

Tidak seperti robot pengiriman lain, robot jenis ini dirancang khusus untuk dapat menavigasi lift dan anak tangga agar dapat mengantar makanan langsung kepada pemesannya. Saat ini perusahaan Meituan-Dianping masih menggunakan jasa manusia dalam proses pengantaran makanan mereka. Namun suatu hari saat robot tersebut sudah teruji berhasil, maka robot yang akan mengambil alih semua aspek pengiriman makanan.

Dari 17 cabang olahraga yang dipertandingkan, Indonesia mengikuti 16 cabor, satu yang tak diikuti adalah cabor ekshibisi obstacle run. Untuk tampil di ASEAN Para Games itu, Indonesia menurunkan 300 atlet. Andi dalam jumpa pers di Kantor Kemenpora, Senin (16/12/2019) bersama Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto dengan beberapa deputi, serta Ketua NPC Senny Marbun dan Wakil Sekretaris Jenderal NPC Rima Ferdianto.

Savitri belum bisa melunaskan luka atas kepergian ibunya. Seringkali ia menangis sendiri, teringat ibunya yang pergi sebatang kara. Ia bilang, bahwa ia telah menjadi anak durhaka. Bahkan, ketika ibunya pergi untuk terakhir kali, ia tak bisa membersamainya. Ketika ia datang dari kota, ibunya sudah dikafani dan siap dimakamkan.

Ada juga dinding kaca lebar yang memungkinkan pengunjung melihat langsung suasana sekitar kafe. Menu andalan kafe ini adalah ragam minuman kopi yang dibuat dengan biji kopi fresh yang baru dipanggang. Area roasting kopi ada di lantai 3 dimana sering menjadi tempat pelatihan dari para barista. Jangan lewatkan berbagai kopi manual brew di sini.

Di ujung telepon istriku berkata, “Orang-orang Junaid itu ternyata residivis kambuhan. Mereka indekos di depan jalan raya selama dua bulan untuk mencari mangsa. Ada 12 orang yang sudah termakan hasutannya, bahkan lunas membayar di muka,” papar istriku. Aku penasaran nasib lelaki itu, setelah terkena bumerang dari kebanggaannya mendapatkan banyak ‘koneksi’. Aku menutup telepon. Merasakan bagaimana harapan Junaid itu terpelanting keras.

Jika Anda menyukai informasi ini dan Anda ingin menerima lebih banyak informasi tentang https://moderaonline.com/meja-kantor (https://moderaonline.com/meja-kantor) i mohon Anda untuk mengunjungi situs web kami.

Tags: