Categories

A sample text widget

Etiam pulvinar consectetur dolor sed malesuada. Ut convallis euismod dolor nec pretium. Nunc ut tristique massa.

Nam sodales mi vitae dolor ullamcorper et vulputate enim accumsan. Morbi orci magna, tincidunt vitae molestie nec, molestie at mi. Nulla nulla lorem, suscipit in posuere in, interdum non magna.

dasar budidaya tanaman

TUGAS INDIVIDU

1.        a.  Perbedaan bedengan dan guludan?

ü  Guludan adalah tumpukan tanah yang dibuat memanjang menurut arah garis kontur atau memotong lereng. Tinggi tumpukan tanah sekitar 25 – 30 cm dengan lebar dasar sekitar 30 – 40 cm. Jarak antara guludan tergantung pada kecuraman lereng, kepekaan erosi tanah, dan erosivitas hujan. Semakin curam lereng, semakin pendek jarak guludan; semakin peka tanah terhadap erosi semakin pendek jarak lereng; dan semakin tinggi erosivitas hujan, semakin pendek jarak lereng.

ü  Bedengan adalah gundukan tanah yang sengaja dibua untuk menanam tanaman sayuran dengan lebar dan tinggi tertentu. Ukuran bedengan: Panjang= 2- 2,5 m, Lebar= 70 cm, dan kedalaman= 30 cm

Ada dua jenis yaitu bedeng tabur adalah untuk mengecambahkan benih yang berasal dari biji biasanya biji-biji dengan ukuran kecil tapi gak menutup kemungkinan untuk biji berukuran besar seperti biji buah Ulin
yang kedua yaitu bedeng sapih adalah untuk menampung polibag yang berisi semai. yang berasal dari  bedeng tabur atau semai dari biji atau stek yang langsung ditanam dalam polibag.

b.      Perbedaan tanaman naungan dan tanaman penutup tanah?

ü  Tanaman naungan adalah tanaman yang sengaja ditanam untuk memberikan naungan pada tanaman yang berada di bawahnya. Tanaman naungan biasanya berupa pohon yang cukup tinggi dan memiliki tajuk yang luas sebagai penaung. Tanaman naungan ini berguna untuk Mengurangi penyinaran langsung, hingga dengan demikian maka humus tidak akan cepat hiang; Mengurangi erosi; Mencegah embun upas (frost) pada daerah-daerah tinggi; Sebagai bahan sumber organik; Mengurangi pertumbuhan rumpai;

Misalnya lamtoro, dadap, dan sengon pada lahan kopi di daerah yang kurang subur.

ü  Tanaman penutup tanah adalah tanaman yang sengaja ditanam untuk melindungi tanah dari erosi, menambah bahan organik tanah, dan sekaligus meningkatkan produktifitas tanah. Tanaman penutup tanah biasanya berasal dari golongan rumput-rumputan.

2.        Menurut pendapat Anda apa yang dimaksud dengan media tanam?

Menurut Suhardiyanto (2010)Media tanam adalah media yang digunakan sebagai tempat untuk akar, atau bakal akar tumbuh dan berkembang. Media tanam yang digunakan dalam sistem hidroponik substrat dapat berupa media tanam organik seperti arang sekam, serbuk gergaji, sabut kelapa, maupun media tanam anorganik, seperti pasir, rockwool, gravel, batu apung, dan lain sebagainya.

Media tanam adalah bahan yang berfungsi sebagai tempat dimana dapat digunakan untuk tumbuh tanaman. Bahan yang dimaksud dapat berupa organik seperti sekam, kompos, moss, dll ataupun anorganik berupa pasir, tanah, batu bata, dll. Media tanam ini harus optimal kondisinya dan menunjang pertumbuhan tanaman.

3.        Sebutkan macam-macam media tanam dan tanaman apa saja yang cocok pada media tanaman tersebut!

  1. Bahan Organik
    Media tanam yang termasuk dalam kategori bahan organik umumnya berasal dari komponen organisme hidup, misalnya bagian dari tanaman seperti daun, batang, bunga, buah, atau kulit kayu.
  • ARANG, Contoh tanaman: anggrek Dendrobium dan Cattleya
  • BATANG PAKIS, Contoh tanaman: anggrek Phalaenopsis
  • KOMPOS, Contoh tanaman: kentang, kacang tanah, nanas, pisang
  • MOSS, Contoh tanaman: anggrek Phalaenopsis
  • SABUT KELAPA (COCO PEAT), Contoh tanaman: anggrek phalaenopsis, tanaman hortikultur
  • SEKAM PADI, Contoh tanaman:  tanaman hias pot Spathiphyllum
  1.  Bahan Anorganik
    Bahan anorganik adalah bahan dengan kandungan unsur mineral tinggi yang berasal dari proses pelapukan batuan induk di dalam bumi.
  • GEL, Contoh tanaman: bunga mawar
  • PASIR, Contoh tanaman: adenium, euphorbia
  • SPONS (FLORALFOAM), Contoh tanaman: tanaman hias bunga potong (cutting flower) yang penggunaannya cenderung hanya sementara waktu saja

4.        Sebutkan dan jelaskan macam-macam tipe perkecambahan dan beri contohnya (minimal 10 tanaman)!

ü  Epigeal

Adalah tipe perkecambahan dimana kotiledon dan plumula  berada diatas permukaan tanah. tumbuhnya hipokotil yang memanjang sehingga plumula dan kotiledon terangkat kepermukaan tanah.

Contoh tanaman : kacang hijau, bunga matahari, kedelai, kacang tanah, kacang panjang, mangga, nangka, jarak, kapas, dan anggur merah.

ü  Hipogeal

tumbuhnya epikotil yang memanjang sehingga plumula keluar menembus kulit biji dan muncul diatas permukaan tanah, sedangkan kotiledon tertinggal dalam tanah.

Contoh tanaman : kacang kapri, kacang ercis, jagung, padi, sirsak, rambutan, tebu, sawi, melinjo dan rumput-rumputan.

5.        Sebutkan bahan-bahan perbanyakan vegetatif alamiah dan beri contoh minimal 5 tanaman

–          Runner atau sulur atau stolon atau geragih Contoh: strawberry, lili paris, arbei, pegagan,

–          Corm Contoh: gladiol, bunga coklat.

–          Bulb (umbi lapis) Contoh: bawang merah, bawang putih, tulip, bunga bakung,

–          Tuber (umbi batang) Contoh: kentang, talas, ubi jalar, gembili, dan gadung

–          Rhizome Contohnya: jahe, kunyit, lengkuas, temulawak, dan rumput

–          Tunas Contoh: sansiviera, bambu air, nanas, pakis haji, dan palem.

6.        Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dalam penyambungan atau grafting!

ü  Faktor tanaman seperti hubungan kekerabatan batang atas dan batang bawah, keadaan fisiologi tanaman, keserasian bentuk potongan, persentase kambium, kegiatan pertumbuhan kambium, dan kekuatan akar.

ü  Faktor lingkungan seperti waktu penyambungan, temperature dan kelembapan, serta intensitas cahaya.

ü  Faktor pelaksanaan seperti ketajaman dan kebersihan alat yang digunakan untuk memotong batang, pemeliharaan sambungan, mengurangi transpirasi dengan mengurangi daun atau memberi sungkup plastic lebih kurang satu minggu. Oleh karena itu sebagai mahasiswa pertanian perlu diajarkan praktikum penyambungan supaya mengerti tentang teknik pembiakan tanaman lebih dalam.

7.        Sebutkan syarat-syarat pohon induk yang baik untuk dicangkok!

Pohon induk yang dicangkok harus cukup umur, kuat, bercabang banyak, serta tidak terserang hama dan penyakit. Memiliki sifat unggul dalam produktivitas dan kualitas tanaman, seperti tanaman buah yang tahan terhadap serangan organisme pengganggu tanaman (OPT). Nama varietas pohon induk dan asal-usulnya (nama pemilik, tempat asal) harus jelas, sehingga memudahkan pelacakannya. Tanaman dari biji harus sudah berproduksi minimal lima musim, untuk mengetahui kemantapan sifat yang dibawanya. Pohon induk yang sedang sakit, sebaiknya jangan dicangkok karena akan mati setelah cabang cangkokan dipotong.

8.        Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan okulasi!

ü  Keterampilan, kebersihan dan kecepatan mengokulasi

ü  Pemilihan entres atau kayu okulasi dengan mata tunas yang masih dorman

ü  Keadaan iklim pada musim kemarau tanaman karet mengalami gugur daun, kurang baik untuk pengokulasian karena adanya gangguan visiologis. Yang baik adalah pada awal dan akhir musim penghujan, pada musim hujan juga tidak baik, air hujan dapat meresap pada luka okulasi yang dapat mengakibatkan busuk. Kelembaban tinggi baik untuk perkembangan jasad renik pada sisa-sisa latex dari luka okulasi, ini dapat dapat menyebabkan kegagalan pengokulasian.

9.        Selain mampu meningkatkan efisiensi tenaga kerja, tumpang sari juga mampu menekan serangan hama, penyakit dan gulma. Jelaskan!

Sistem penanaman tumpang sari terdiri dari beberapa  macam jenis tanaman yang berbeda. Tanaman-tanaman dalam tumpang sari haruslah dipilih sehingga sesuai antara tanaman satu dengan yang lainnya. Tanaman yang dipilih tidak boleh merupakan alelopat dari tanaman lain pada lahan tersebut, tetapi sebaiknya tanaman yang ada memiliki alelopat atau merupakan musuh dari hama dan penyakit yang mungkin menyerang satu tanaman pada lahan yang sama.

Sedangkan untuk pertumbuhan gulma tentu secara ootomatis akan terhambat karena tanaman utamanya banyak dan menyerap unsur-unsur hara secara maksimal sehingga tidak akan tersedia cukup unsur hara bagi pertumbuhan gulma.

10.    Mengapa pemilihan jenis tanaman dan varietas harus diperhatikan dalam pemasaran?

Pasar sangat menentukan pengambilan keputusan pemiilihan jenis bahan tanam dan varietas yang digunakan. Permintaan pasar pada suatu komoditas harus diperhatikan agar ketika kita panen maka kita tidak mengalami kerugian karena tidak adanya permintaan di pasar. Juga untuk memudahkan kita memasarkan hasil produksi dari budidaya yang kita lakukan.