Kisah 25 Nabi dan Rosul dan Hikmah Kehidupan

Comments Off on Kisah 25 Nabi dan Rosul dan Hikmah Kehidupan

Dalam sebuah diskusi kecil beberapa mahasiswa di pojok sebuah kampus, pernah terlontar pertanyaan menggelitik, Dapatkah manusia menjalankan kehidupannya seperti sekarang tanpa adanya Al Quran ? Bagaimana pula manusia memperoleh ilmu pengetahuan bila tak ada pengajaran dari Sang Khalik ? Mengapa pula kisah 25 nabi dan rosul banyak menghiasai uraian dalam kitab suci umat Islam itu ?

Meskipun diskusi kecil itu kemudian berisi tanggapan yang simpang siur menurut argumentasi masing-masing, namun perbincangan saat itu memberikan sedikit refleksi yang cukup membekas. Dunia Barat dengan keangkuhan intelektualitasnya tidak mengakui campur tangan Tuhan dalam pembangunan peradaban modern saat ini. Muncul pula berbagai pendapat dari para filosof yang mengeliminir pengaruh agama, khususnya Islam, dalam pengetahuan modern.

Kejayaan Peradaban

Sebagai kaum Muslim, tentu kita sering mendengar atau membaca tentang kisah 25 nabi dan rosul. Dari Nabi Adam sebagai manusia pertama hingga Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa sallam yang merupakan penutup para nabi. Selain 25 nama nabi dan rosul yang diceritakan dalam Al Qur’an sebenarnya masih banyak lagi nabi dan rosul lainnya yang tidak diceritakan.

kisah nabi

Nabi dan rosul sebagai utusan Allah adalah manusia terbaik dan pemimpin pilihan untuk membimbing dan mengingatkan umat manusia tentang kebenaran dan cahaya kehidupan – lihat doa sholat dhuha. Selain menceritakan perjalanan keimanan masing-masing nabi dan rosul, kisah itu juga mengungkapkan perjalanan dakwah mereka.

Selain itu, dalam kisah 25 nabi dan rosul juga diungkapkan tentang kejayaan dan kebesaran peradaban pada masa lalu yang pernah dibangun manusia. Bagaimana peradaban di Sodom dan Gomorah yang begitu maju ataupun kemajuan dan kejayaan bangsa Romawi saat kelahiran Nabi Isa. Namun berbagai kejayaan dan kemegahan peradaban itu akhirnya hancur dan tak ada artinya sama sekali ketika tidak bersedia menerima atau bahkan menentang dakwah para nabi.

Kekhasan Dakwah Para Nabi

Kalau dihitung dari sejak Nabi Adam hingga Nabi Muhammad, perjalanan dakwah telah membentang ribuan tahun. Perjalanan dan perjuangan dakwah pun setua usia manusia. Meskipun inti dakwah adalah memberikan bimbingan dan penerangan jalan kehidupan yang lebih baik, namun masing-masing nabi dan rosul utusan Allah membawa risalah yang berbeda-beda yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing jaman saat itu.

Dakwah yang dilakukan masing-maisng nabi dan rosul memiliki kekhasan yang tidak sama. Tantangan yang dihadapi, perlawanan dari para penentang nabi, bahkan bentuk dakwah pun berbeda. Strategi dakwah para nabi dan rosul, kalau dikaji lebih mendalam, sebenarnya dapat menjadi pegangan dan pelajaran bagi kita saat ini untuk menjalani kehidupan.

Seperti dinyatakan Nabi Muhammad dalam sebuah hadits, “Khoiru qornun qorni wa qornun min ba’di”. Artinya, seindah-indah kurun adalah kurunku dan setelahku. Nah, apakah kita mau belajar dari kisah 25 nabi dan rosul, atau sekedar menganggapnya sebagai dongeng belaka? Selengkapnya kunjungi https://kudoaislam.blogspot.com/