Activity

  • sulafahfathin.blog posted an update 1 month, 3 weeks ago

    PELAYANAN PUBLIK DAN KNOWLEDGE MANAGEMENT
    Menurut Sinambela (2006:5) pengertian pelayanan publik adalah, pemberian layanan (melayani) keperluan orang atau masyarakat yang mempunyai kepentingan pada organisasi itu sesuai dengan aturan pokok dan tata cara yang telah ditetapkan.
    Menurut Kepmen PAN Nomor 25 Tahun 2004 pelayanan publik adalah segala kegiatan pelayanan yang dilaksanakan oleh penyelenggara pelayanan publik sebagai upaya pemenuhan kebutuhan penerima pelayanan, maupun dalam rangka pelaksanaan penentuan peraturan perundang-undangan.
    Menurut Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, Pelayanan publik adalah kegiatan atau kebutuhan pelayanan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa, dan atau pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik.
    Secara Umum pelayanan publik adalah merupakan suatu kegiatan pelayanan yang dilakukan oleh pemberi pelayanan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang harus digerakkan dan disosialisasikan secara terbuka.
    Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik memaparkan bahwa ruang lingkup pelayanan publik dapat digolongkan ke dalam dua bentuk,yaitu:
    1. Pelayanan Barang dan Jasa Publik
    barang dan jasa publik bisa dikatakan mendominasi seluruh pelayanan yang disediakan pemerintah kepada masyarakat. Pelayanan publik kategori ini bisa dilakukan oleh instansi pemerintah yang sebagian atau seluruh dananya merupakan kekayaan negara yang tidak bisa dipisahkan atau bisa diselenggarakan oleh badan usaha milik pemerintah yang sebagian atau seluruh dananya berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan (Badan Usaha Milik Negara/BUMN).
    2. Pelayanan Administratif
    Pelayanan publik dalam kategori ini meliputi tindakan administratif pemerintah yang diwajibkan oleh negara dan diatur dalam perundang-undangan dalam rangka mewujudkan perlindungan pribadi, keluarga, kehormatan, dan harta benda juga kegiatan administratif yang dilakukan oleh instansi nonpemerintah yang diwajibkan oleh negara dan diatur dalam perundang-undangan serta diterapkan berdasarkan perjanjian dengan penerima pelayanan.
    Terdapat 8 prinsip-prinsip dalam pelayanan publik yakni: kepastian hokum,kepentingan umum,akuntabilitas,partisipatif,keterbukaan,kesamaan hak,profesionalisme,dan keseimbangan hak dan kewajiban.

    KNOWLEDGE MANAGEMENT
    Knowledge management adalah proses menciptakan,membagikan,menggunakan,dan mengelola suatu pengetahuan dan informasi dari sebuah organisasi
    Groff & jones (2003:2) mengemukakan definisi knowledge management adalah alat, Teknik,strategi untuk menyimpan,menganalisis,mengorganisir,meningkatkan dan membagikan pengalaman bisnis.
    Menurut wig dalam Liebowitz (1999:6) knowledge management adalah pembangunan yang sistematis,lamban,pembaharuan dan penerapan pengetahuan untuk memaksimalkan efektivitas pengetahuan perusahaan dan keuntungan aset pengetahuan.
    Dari pendapat beberapa ahli diatas,dapat disimpulkan bahwa knowledge management yaitu suatu system atau alat untuk mengelola sumber daya (asset organisasi) tidak berwujud (pengetahuan) untuk mencapai tujuan organisasi.

    SIKLUS SEDERHANA DALAM KNOWLEDGE MANAGEMENT
    1. capturing : Dapat meliputi salah satu atau beberapa diantara hal-hal berikut ini: pemasukan data,pemindaian,wawancara,serta brainstorming.
    2. organizing: Meliputi :pembuatan katalog,pengideksan,penyaringan,penghubungan,dan pengkodean
    3. refining: Meliputi: kontekstualisasi,kerjasama,kompresi,serta pembuatan proyeksi.
    4. transfer: Meliputi: pembagian dan peringatan.
    Manfaat knowledge management meliputi : people,process,product,and organization management.

    TIPE-TIPE KNOWLEDGE MANAGEMENT
    Menurut Widayana (2005:14-15), ada dua jenis knowledge yang terdapat pada perusahaan adalah sebagai berikut:
    1. Tacit Knowledge merupakan knowledge yang sebagian besar berada dalam perusahaan.Tacit knowledge adalah sesuatu yang kita ketahui dan alami, namun sulit untuk diungkapkan secara jelas dan lengkap. Tacit knowledge sangat sulit untuk dipindahkan kepada orang lain, karena knowledge tersebut tersimpan dalam perusahaan sesuai dengan kompetensinya.
    2. Explicit Knowledge adalah knowledge dan pengalaman tentang “Bagaimana Untuk”, yang diuraikan secara lugas dan sistematis. Contoh konkretnya, yakni sebuah buku petunjuk
    pengoperasian sebuah mesin atau penjelasan yang diberikan oleh seorang instruktur dalam sebuah program pelatihan.
    PROSES KONVERSI DALAM KNOWLEDGE MANAGEMENT
    Menurut Nonaka, et al (1995) dalam buku Munir (2008:30), interaksi dinamis antara satu bentuk pengetahuan ke bentuk lainnyandi sebut konversi pengetahuan. Terdapat empat cara konversi pengetahuan, yaitu:
    1. sosialisasi (Socialization)
    2. eksternalisasi (Externalization)
    3. kombinasi (Combination) dan,
    4. internalisasi (Internalization).
    Keempat modus konversi pengetahuan ini sering disebut sebagai SPIRAL SECI bukan siklus SECI untuk menunjukan bahwa semakin sering proses konversi pengetahuan tersebut terjadi, semakin mendalam pula pemahaman bersangkutan.

    PENERAPAN DALAM KNOWLEDGE MANAGEMENT
    Penerapan Knowledge Management
    1. Knowledge Management dapat diterapkan dalam organisasi Pemerintah.
    2. Cara implementasi knowledge management dalam pemerintah.
    3. Pentingnya lingkungan birokrasi.
    4. Reformasi birokrasi.