Activity

  • Mytha Okti Maulia posted an update 1 month, 3 weeks ago

    Mytha Okti Maulia (175030107111015)
    PELAYANAN PUBLIK DAN PENERAPAN E-GOVERNMENT
    Pelayanan publik adalah kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa, dan/atau pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik (UU 25/2009). Kelangsungan hidup setiap warga negara sangat bergantung pada ketersediaan pelayanan untuk pemenuhan kebutuhan, baik pelayanan fisik berupa barang, jasa maupun pelayanan administratif.
    Sejalan dengan perkembangan kemajuan teknologi dan sistem informasi di Indonesia, pemerintah melakukan inovasi pada sistem penyediaan pelayanan publik dengan online-based atau disebut e-government. Inovasi pelayanan tersebut dilakukan atas dasar untuk meningkatan kualitas dan kinerja pelayanan publik. Menurut Hartono (2010) dalam Tri Nugraha (2018:35) e-government merupakan suatu proses sistem pemerintahan dengan memanfaatkan ICT (Information, Communication and Technology) sebagai alat untuk memberikan kemudahan proses komunikasi dan transaksi kepada warga masyarakat, organisasi bisnis dan lembaga pemerintah serta stafnya. Sehingga dapat dicapai efisiensi, efektivitas, transparansi dan pertanggungjawaban pemerintah kepada warganya.
    Pemerintah mengeluarkan kebijakan panduan tentang pengembangan e-government untuk mendukung keberhasilan implementasi e-government di Indonesia, diantaranya Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2003 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan e-Government dan Panduan Penyusunan Rencana Induk Pengembangan e-Government Lembaga (Keputusan Menteri Komunikasi dan Informasi Nomor 57 Tahun 2003). (Susanto, 2017)
    Contoh implementasi e-government di Indonesia, yaitu E-Lampid. E-Lampid merupakan suatu bentuk inovasi pelayanan publik mengenai pendaftaran kependudukan yang dilakukan oleh dinas kependudukan dan pencatatan sipil Kota Surabaya dengan basis online atau elektronik. E-Lampid atau Elektronik Kelahiran, Kematian, Pindah, Datang adalah sebuah sistem yang pertama kali diterapkan di Indonesia pada tahun 2015 dan mendapatkan respon yang positif dari masyarakat setempat.
    Pemeritah Kota Surabaya (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil) menciptakan e-government untuk melayani kebutuhan masyarakatnya terutama pada pembuatan akta kelahiran dan kematian. Di mana masyarakat hanya perlu mengupload syarat-syarat akta kelahiran dan kematian. Syarat atau surat yang harus diupload pada layanan akta kelahiran seperti surat keterangan kelahiran dari dokter/bidan/penolongan kelahiran. Selanjutnya pada kematian harus menyertakan surat kematian (visum) dari dokter atau paramedis.
    Sementara itu, petunjuk atau tata cara pendaftaran pindah datang, yaitu dengan melakukan scan dokumen persyaratan yang tertera di laman E-Lampid. Selanjutnya, mengisi form pendaftaran dengan benar dan mencetak tanda bukti pendaftaran. Sedangkan untuk tata cara pendaftaran pindah keluar, yaitu hanya mengisi form pendaftaran dengan benar dan mencetak tanda bukti Pendaftaran, kemudian membawa hasil cetak form pendaftaran beserta kelengkapan persyaratan ke Kecamatan untuk diverifikasi Petugas.
    Setelah berjalan beberapa tahun, E-Lampid melakukan pengembangan dalam meningkatkan kualitas dan kinerja pelayanannya dengan menambahkan dua layanan kependudukan, yaitu layanan perkawinan dan layanan perceraian. Tata cara pendaftaran online perkawinan/perceraian yaitu dengan mengisi form pendaftaran dengan benar lalu mengupload kelengkapan dokumen persyaratan, kemudian mencetak tanda bukti pendaftaran dan membawa hasil cetak form peendaftaran beserta kelengkapan dokumen ke Dispenduk untuk diverifikasi petugas dan penentuan jadwal pencatatan perkawinan/perceraian. Sehingga pelayanan aplikasi E-Lampid kini memiliki enam jenis layanan kependudukan.
    Sejak tahun 2015 sampai tahun 2019 ini, jumlah permohonan pengurusan akta kelahiran, kematian, dan pindah datang secara online tidak tersedia di laman E-Lampid, namun untuk pindah keluar, perkawinan, dan perceraian tersedia dengan pendaftar pindah keluar berjumlah 60.526, pendaftar perkawinan berjumlah 8.492, dan pendaftar perceraian berjumlah 1.436.
    Inovasi E-Lampid meraih penghargaan dalam ajang Top 40 Sistem Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik) yang diadakan Kemementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) RI dengan terpilihnya program 6 in 1 meliputi pengurusan akta lahir, kematian, perkawinan, perceraian, surat pindah datang, dan pindah keluar secara daring.
    Referensi:
    Tri Nugraha, Joko. 2018. E-Government Dan Pelayanan Publik (Studi Tentang Elemen Sukses Pengembangan E-Government Di Pemerintah Kabupaten Sleman), Jurnal Komunikasi Dan Kajian Media, Volume 2, Nomor 1, April 2018: 32-42.
    Susanto, Tony Dwi. 2017. eGovernment Indonesia. [BLOG] Peraturan Umum e-Government.
    http://lampid.surabaya.go.id/
    d-Onenews. 2018. Hebat, 3 Pelayanan Publik Surabaya Masuk Top 40 Sinovik.
    Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik.