Activity

  • mawaddah chika dea kirana posted an update 2 months, 2 weeks ago

    Penciptaan Rekaman Informasi Dalam Konteks Sosial atau Organisasi
    Definisi dari informasi menurut Jogiyanto HM., (1999: 692), “Informasi dapat didefinisikan sebagai hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu kejadian – kejadian (event) yang nyata (fact) yang digunakan untuk pengambilan keputusan”. Sedangkan Pengertian Informasi Menurut George H. Bodnar, (2000: 1), “Informasi adalah data yang diolah sehingga dapat dijadikan dasar untuk mengambil keputusan yang tepat”. Jadi dapat disimpulkan bahwa informasi merupakan sebuah data yang diolah oleh lembaga organisasi yang nantinya digunakan sebagai alat bukti kegiatan orgaisasi tersebut. Isi dari sebuah informasi yang terkandung dalam dokumen,rekod atau arsip dan memberikan suatu konteks dalam kegiatan organisasi seperti dalam pengambilan sebuah keputusan dari informasi yang terkandung dalam rekod atau arsip. Informasi yang terkandung dalam rekod atau arsip adalah sebuah konteks kegiatan organisasi, jadi sebuah informasi yang tercipta dari berbagai organisasi berbeda-beda tergantung dari kegiatan organisasi tersebut. Aspek informasi yang berasal dari rekod atau arsip mempunyai peran dan fungsi yang sangat besar terhadap keberlangsungan kegiatan organisasi makadari itu harus dijaga dengan baik arsip tersebut dengan tujuan :
    1. Informasi, yaitu menyediakan dan memberikan sebuah informasi kepada organisasi yang bersangkutan diperlukan untuk melanjutkan, mengembangkan, atau memperbaiki aktivitas organisasinya.
    2. Sebagai bahan bukti yaitu memberikan sebuah pembuktian untuk melindungi organisasi dari beberapa kasus-kasus ilegal atau tuntutan lainnya.
    3. Sebagai akuntabilitas yaitu memberikan sesuai dengan lingkungan peraturan dan undang-undang ketika sebuah organisasi tersebut beroprasi. Sesuai dengan peraturan undang-undang No.43 Tahun 2009 pasal 1, arsip ialah sebuah rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang dibuat dan diterima oleh lembaga negara,pemerintah daerah, lembaga pendidikan, perusahaan, organisasi politik, organisasi kemasyarakatan, dan perseorangan dalam pelaksanaan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
    Pemakaian informasi sudah berlangsung sejak lama. Masyarakat Aborigin di Australia membuat lukisan pada dinding batu untuk merekam peristiwa sejarah masyarakat mereka. Bentuk awal bahasa tulisan ditemukan pada rekod atau arsip yang berisi transaksi perdagangan pada masyarakat Babilonia. Bangsa Mesir mengagungkan pengetahuan dalam bentuk pendirian Perpustakaan Alexandria. Langkah yang perlu diambil indikasi pentingnya informasi dalam organisasi sebagai berikut.
    1. Kebijakan Apakah semua informasi yang telah diperlakukan sebagai aset perusahaan atau kepemilikan pribadi diperbolehkan? Bagaimana kebijakan dalam penamaan dan klasifikasi arsip? Siapa yang mengatur pemakaian bersama informasi?
    2. Standar Apakah semua berkas didaftar? Standar apa yang digunakan dalam pemberkasan manual ataupun elektronik? Apakah sudah ditetapkan sistem word processing yang sama di semua kegiatan bisnis perusahaan sehingga berkas dapat ditransfer dan dikenal dengan mudah?
    3. Prosedur Apakah sudah ada prosedur? Siapa yang melatih staf? Apakah prosedur mendukung kebijakan mengenai pengklasifikasian, pengindeksan, dan evaluasi sumber informasi?
    4. Teknologi Apakah strategi sistem informasi (SI) mencakup keseluruhan sumber daya informasi organisasi, termasuk hal mana yang diprioritaskan: kertas, mikrofilm, atau format elektronik? Apakah mereka yang memegang bagian sistem informasi sesungguhnya memahami pentingnya pendekatan terpadu terhadap seluruh aset informasi bisnis?
    Daftar Pustaka
    Ir.Anon Mirmani,S.S., M.I.M
    http://www.sarjanaku.com/2012/11/pengertian-informasi-menurut-para-ahli.html diakses pada 03 september 2019 pukul 20.45