Apr

14

Permintaan lele untuk dua pasar di DKI Jakarta, Kebayoran dan Tanah Abang, serta Bekasi di Jabar, mencapai 2,5 ton sehari. Demikian diutarakan H. Mohammad Isroni, salah seorang penampung lele dari petani Indramayu, Jabar, saat “Temu Petani dan Seminar Budidaya Lele” yang diselenggarakan PT Suri Tani Pemuka (Grup Japfa), produsen pakan ikan dan udang, di Losarang, Indramayu .

Aminto Nugroho, Sales Manager Aquafeed Operation Japfa, membenarkan, pasar lele terbesar memang Jakarta. Sayang, lanjut dia, selama ini petani lele di Indramayu belum bisa meraih sepenuhnya peluang pasar tersebut. Setiap hari, pasar Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodetabek) butuh pasokan lele tidak kurang dari 75 ton per hari. Jumlah itu dipasok dari Jabar, khususnya Indramayu dan Parung (Bogor). Indramayu sendiri, yang merupakan salah satu sentra lele di Jabar, baru mampu memasok 700—800 ton/bulan (23—27 ton sehari). Lantaran Jabar belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan pasar Jabodetabek, maka lele dari Jateng dan Jatim pun masuk.

Comment Feed

No Responses (yet)



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.

*