Dasar-dasar dan Teori Administrasi Publik

A.    Pengertian Istilah Administrasi

  1. Dari bahasa Latin “administrare” : memberikan pelayanan kepada.
  2. Dari bahasa Belanda ”administratie” : tata usaha atau urusan pencatatan.
  3. Dari bahasa Inggris “administration” : proses dari kegiatan kelompok yang bekerjasama saling membantu untuk mencapai tujuan bersama

1.      Administrasi sebagai Tatausaha (Pengertian Sempit)

Pengertian administrasi sebagai tatausaha atau catat mencatat sangat popular di Indonesia. Karena lamanya Indonesia dijajah oleh Belanda. Pada masa itu orang-orang pribumi hanya diberi tugas dalam kegiatan tatausaha atau catat mencatat. Seperti yang diungkapkan oleh J. wayong, yaitu kegiatan administrasi meliputi pekerjaan tata usaha yang bersifat mencatat segala sesuatu yang terjadi dalam organisasi untuk menjadi bahan keterangan bagi para pemimpin. (Wajong, 1962).

2.      Administrasi sebagai Seni atau Kiat

Administrasi dapat dipandang sebagai seni atau kiat sebab dalam prakteknya administrasi memerlukan kecakapan atau skill  yang dapat dicapai melalui pelatihan dan di dalamnya ada ruang untuk memakai pertimbangan pribadi. Administrasi sebagai seni atau kiat pada hakekatnya merpakan praktek-praktek pengelolaan kerjasama (administrasi) yang sudah dilakukan sejak adanya peradaban manusia. Dengan demikian, administrasi sebagai seni dapat dilacak sejak masa sejarah sampai sekarang.

3.      Administrasi sebagai Teknik atau Ketrampilan

Administrasi dapat juga dipandang sebagai teknik, yaitu dipergunakan sebagai cara atau kepandaian melakukan administrasi sebagai seni. Ini berarti, jika suatu seni administrasi dipraktekan secara terus menerus dan secara sadar diulangi secara terus berkelanjutan, maka lama-lama menjadi sesuatu yang terbiasa yang melahirkan suatu teknik administrasi.

4.      Administrasi sebagai Ilmu

Administrasi merupakan salah satu bidang ilmu pengetahuan karena telah dipelajari untuk waktu yang lama dan telah diorganisasi menjadi suatu rangkaian teori. Administrasi sebagai ilmu dapat dipelajari dan diajarkan secara terbuka sehingga terus berkembang sampai sekarang.

5.      Administrasi sebagai Manajemen

Administrasi sering disamakan artinya dengan manajemen. . Seperti dikatakan William J. Schultze (2002), bahwa kata-kata management dan administration kerapkali dipergunakan secara berpadanan, sehingga orang meragukan untuk membedakannya. Walaupun Istilah manajemen lebih banyak digunakan untuk bisnis dan administrasi untuk publik, tapi sekarang ada kecenderungan istilah manajemen digunakan dalam bidang publik,

6.      Administrasi sebagai Proses atau Kegiatan (Pengertian Luas)

Dalam pengertian secara luas administrasi mencakup hal-hal yang berkaitan dengan kerjasama, banyak orang dan untuk mencapai tujuan. Seperti yamg diungkapkan Herbet A. Simon, yaitu administrasi dapat didefinisikan sebagai aktivitas kelompok orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama (Simon, 1959)

7.      Administrasi sebagai Pemerintah

Administrasi adalah gabungan yang dibawah jabatan pimpinan pemerintah melakukan sebagian pekerjaan dari pekerjaan pemerintahan yang ditugaskan kepada badan-badan pengadilan, badan legislative (pusat dan badan-badan pemerintah dari persekutuan-persekutuan hokum yang lebih rendah daripada negara (Utrect,1955).

B.    Beberapa Istilah yang Berkaitan dengan Administrasi

  1. Administratief Beheer : tindakan dalam pelaksanaan anggaran dan wewenang otorisasi.
  2. Administrative Analysis : penelaahan sebab dan cara pemecahan masalah administrasi.
  3. Administrative Assistant: pejabat yang tidak punya kekuasaan tapi pembantu pemimpin.
  4. Administrative Change Agents: sekelompok orang yang memperbaiki sistem adminisrasi.
  5. Administrative Communication: proses penyampaian ide dan berita di dalam administrasi.
  6. Administrative Ecology: faktor-faktor sekitar yang mempengaruhi proses administrasi.
  7. Administrative Elite: sekelompok pejabat pelaksana tujuan administrasi.
  8. Administrative Lag: ketidak seimbangan antara tujuan dan aparatur administrasi.
  9. Administrative Lead Time:  waktu yang dibutuhkan untuk membuat order barang.

C.    Pengertian Unsur Administrasi

Unsur administrasi adalah -bagian penting dalam administrasi yang menjadian administrasi itu utuh dan sempurna sehingga tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai.

D.    Delapan unsur administrasi

Ahli administrasi sepakat bahwa terdapat delapan unsure administrasi. The Liang Gie menyebutkan kedelapan unsure tersebut, yaitu:

1. Organisasi

Organisasi merupakan tempat terselenggaranya administrasi yang didalamnya terdapat pola aktivitas kerjasama melalui hubungan antar individu maupun kelompok yang dilakukan secara teratur untuk mencapai tujuan tertentu.

2. Manajemen

Manajemen merupakan inti dari administrasi karena manajemen memang merupakan alat pelaksana utama dari administrasi.

3. Komunikasi

Merupakan suatu kegiatan penyampaian warta dari seseorang kepada orang lain dalam rangka usaha kerjasama untuk mencapai tujuan tertentu.

4. Kepegawaian

Kepegawaian adalah seluruh orang yang dipekerjakan dakam suatu badan tertentu, baik dibidang pemerintahan maupun swasta. Dalam administrasi kepegawaian berkaitan dengan proses yang berhubungan dengan penggunaan tenaga kerja/pegawai (manusia) dalam usaha kerjasama. Kegiatannya pencarian, pelamaran, pengujian, penerimaan, pengangkatan, penempatan, kepangkatan, pengembangan, kesejahteraan, pemutasian sampai pada pemberhentian kerja dalam suatu usaha kerjasama untuk mencapai tujuan tertentu.

5. Keuangan

Keuangan dapat diartikan sebagai seluk beluk uang, urusan uang,keadaan uang. Keuangan dapat juga diartikan dengan biaya yang dinyatakan dalam uang. Dalam administrasi keuangan berkenaan dengan analisa aspek keuangan dari seluruh keputusan, baik penerimaan maupun pengeluaran dan pertanggungjawaban dana.

6. Pembekalan

Dalam administrasi pembekalan berkenaan dengan perencanaan, pengadaan, pengaturan pemakaian, penyimpanan, pengendalian, perawatan dan penyingkiran baramg-barang keperluankerja dalam usaha kerjasama yang bersangkutan. Penyelenggaraan pembekalan adalah merencanakan de3ngan tepat perbekalan yang dibutuhkan, menyediakan barang atau perbekalan yang dibutuhkan penggunanya sesuai dengan kebutuhan.

6. Tatausaha

Merupakan kegiatan utama dari administrasi itu sendiri. Meliputi kegiatan perencanaan yang sistematis menurut susunan tertentu yang memiliki suatu kegunaan dan dilakukan dengan maksud dan tujuan tertentu.

7. Perwakilan atau humas

Merupakan kegiatan daripada organisasi untuk menciptakan hubungan yang harmonis antara organisasi dan public yang berkepentingan dengan tujuan untuk mendapatkan dukungan public kepada organisasi tersebut secara sukarela dan eengan penuh kesadaran (Ensiklopedi administrasi).

E.    Sejarah administrasi

Sejarah administrasi adalah cerita tentang asal-usul administrasi yang memuat kejadian danj peristiwa administrasi yang benar-benar terjadi pada masa lampau dan kebenarannya serta penyusunannya menggunakan persyaratan ilmiyah.

F.     Sejarah perkembangan administrasi sebagai seni

Administrasisebagai seni sama tuanya dengan peradaban manusia, Ini berarti bahwa  kegiatan administasi sudah ada sejak adanya kerjasama manusia. Karena itu dari sejarah perkembangan peradaban manusia dapat dilacak jejak-jejak sejarah administrasi.

Alfred Lepawsky (1960) dalam “administration” membagi fase perkembangan administrasi sebagai seni menjadi tiga fase, yaitu :

1.      Fase Prasejarah (21.000 SM – 1 Masehi)

Sejarah mencatat bahwa pada masa prasejarah sudah ada bukti-bukti bahwa masyarakat pada masa itu telah menjalankan prinsip-prinsip administrasi, walaupun dengan sangat sederhana. Berikut pembuktian bahawa administrasi memang telah ada yaitu :

  1. Peradaban Mesopotamia (21.000 SM)

Bukti penerapan administrasi dilakukan oleh bangsa Akkadia di Mesopotamia yang telah melakukan prinsip-prinsip administrasi dalam bidang pemerintahan, perdagangan, komunikasi, pengangkutan sungai dan dalam bidang ekonomi masyarakat telah menggunakan logam untuk alat tukar yang sah yang memperlancar administrasi perdagangan atau bisnis.

  1. Peradaban Babilonia (2000 SM)

Bangsa Amorit di Babilonia telah berhasil membina sistem administrasi di bidang tekhnologi pada jamannya. Kerajaan ini membuktikan telah mampu membuat taman tergantung. Kerajaan ini juga telah berhasil  membuat peraturan dibidang kriminal, hak milik, perdagangan,hubungan keluarga dan perkawinan, dana kesehatan dan akuntabilitas publik.

  1. Peradaban Mesir Kuno (2000-2788 SM)

Kerajaan yang beribu kota di Mephis ini diperintah oleh seorang raja yang terkenal, yaitu Fir’aun pada masa ini telah diatur system pemerintahan administrasi di bidang hukum yaitu telah mampu membuat peraturan pemerintahan, militer, perpajakan, perhubungan dan pertanian, termasuk irigasi. Dan juga telah dapat membangun piramida sebagai makam raja serta ada perpustakaan besar yang mengoleksi buku dari berbagai cabang ilmu.

  1. Peradaban Tiongkok Kuno (1750-1122 SM)

Pada masa itu pemerintahan sudah berjalan dengan baik dengan adanya kesatuan perintah, pengaturan, kepemimpinan, kepegawaian dan pendelegasian wewenang serta telah menciptakan sistem administrasi kepegawaian yang menjadi dasar oenting dalam prinsip-prinsip administrasi kepegawaian modern yang dikenal dengan “merit system”.

  1. Peradaban Romawi Kuno (106-43 SM)

Dalam masa ini bangsa Romawi telah membagi tugas-tugas pemerintahan yang dibagi dalam depatermen-depatermen yang disebut “Magistrates” dan dipimpin oleh seorang magistrator. Disamping itu pemerintah Romawi kuno juga telah berhasil memerintah daerah yang sangat luas, dan telah mengembangkan administrasi militer, pajak, dan prhubungan.

  1. Peradaban Yunani Kuno

Sumbangan terbesar dari bangsa Yunani kuno bagi administrasi adalah dalam pengembangan konsep demokrasi, pemerintah pun juga telah berhasil menciptakan parlemen pertama di dunia dan juga urusan di bidang pertahanan, dan militer juga telah diatur sendiri oleh dewan militer.

2.      Fase Sejarah (1-1886 Masehi)

Berikut ini adalah bagaimana perkembangan administrasi setelah jaman kegelapan samoai gerakan manajemen ilmiyah (1886), yaitu sebagai berikut :

  1. Gereja Khatolik Roma

Pengaruh besar dari gereja khatolik roma untuk perkembangan administrasi adalah dalam struktur organisasi yang diciptakan, hirarki otoritas, spesialisasi aktivitas, dan konsep staf. Gereja khatolik telah mendesain struktur kepemimpinan gereja dengan runtut dan rapi.

  1. Munculnya Kelompok Ahli di Eropa

Munculnya perintis awal administrasi dan manajemen walaupun berada pada Negara yang berbeda ketiganya mempunyai pandangan yang sama tentang pentingnya administrasi. Tiga kelompok tersebut adalah sarjana kaum kameralisten di Jeman dan Austria, Kaum Merkantilizen di Inggris dan Kaum Fisiokraten. Mereka telah menghasilkan tulisan-tulisan penting administrasi pengelolaan dan manajemen. Sehingga mereka dianggap sebagai pelopor ilmu administrasi.

  1. Terjadinya Revolusi Industri

Penemuan mesin uap oleh James Watt telah membuat perubahan radikal dalam administrasi. Implikasi dari perubahan tersebut yaitu semakin besar perusahaan maka jumlah pegawai yang digunakan meningkat. Akibatnya system “apprenticeship dan guild” diganti dengan serikat buruh dan terjadilah proses administrasi. Implikasi lebih lanjut adalah dikembangkannya kegiatan dalam industry yang dikenal dengan “industrial relations”.

3.      Fase modern (1886 – …)

Lahirnya Gerakan manajemen ilmiyah yang dipelopori oleh Friedrick Winslow Taylor pada tahun 1886 di Amerika Serikat. Menandakan bergesernya administrasi dari fase sejarah ke fase modern yang ditandai dengan meningkatnya status administrasi yang semula hanya sebagai seni menjadi administrasi sebagai ilmu. Beberapa tokoh yang dapat disebutkan dalam era awal fase modern dalam administrasi sebagai berikut :

  1. Friedrick Winslow Taylor(1886)

Yang telah menerbitkan buku berjudul ”The Principle of Scientific Management”. Buku ini megulas tentang manajemen sehingga ia di sebut sebagai “Bapak Manajemen Modern”.

  1. Henry Fayol(1916)

Yang telah menerbitkan buku berjudul “general and industrial management”. Sebagai buku pertama tentang administrasi, maka Henry Fayol disbut sebagai ”Bapak Administrasi Modern”.

G.    Perkembangan Administrasi sebagai Ilmu

Secara garis besar  pengklasifikasian ilmu pengetahuan, administrasi merupakan cabang ilmu sosial yang dimasukkan ke dalam kelompok ilmu sosial terapan. Terdapat 4 tahapan penting dalam perkembangan ilmu administrasi, yaitu :

1. Tahap Survival (1886-1930)

Perjuangan sarjana untuk mendapat pengakuan bahwa administrasi dan menejemen sebagai ilmu.

2. Tahap Konsolidasi (1930-1945)

Para ahli menyempurnakan prinsip-prinsip ilm administrasi sehingga menjadi suatu kebenran yang tak terbantahkan.

3. Tahap Human Relation (1945-1959)

Para ahli beralih ke factor manusia serta hubungan formal dan informal yang perlu dibina antar manusia.

4. Tahap Behaviouralisme (1959)

Focus perhatian mulai kearah sifat dan tindakan manusia.

5.      Evolusi Teori Administrasi

Teori administrasi sejak awal kemunculannya sudah mengalami 3 tahapan evolusi, yaitu:

  1. Era Scientific Managemant (1811-1930)

Konsep sosial darwinisme dan etika protestan dijadikan dasar oleh para manajer dalam mengarahkan dan memajukan usahanya.

  1. Era Organization and management (1930-1940)

Di era ini, organisasi mulai dibangun yang diikuti dengan system operasi dan penciptaan prosedur kontrol.

  1. Era Administrative Process (1940)

Pemikiran administrasi pada era ini memandang administrasi sebagai suatu proses dan bukan hanya rangkaian prosedur dan tekhnik.

6.      Perkembangan Administrasi sebagai Ilmu di Eropa dan Amerika

Henry Fayol mempunyai perhatian yang besar terhadap administrasi, sehingga mendirikan pusat studi administrasi di Paris dan menyusun buku serta brosur mengenai administrasi. Dari sini lah ilmu administrasi mulai berkembang subur di Amerika. Di Amerika, administrasi berkembang lebih cepat karena tuntutan masyarakat AS saat itu yang menginginkan perbaikan dalam bidang pemerintahan. Tokohnya Wodrow Wilson dan Henry Taylor. Konsep awal administrasi lahir di Eropa dalam rangka menjawab tantangan perusahaan dalam bisnis. Di Amerika merupakan tempat lahirnya administrasi publik/Negara.

7.      Perkembangan Administrasi sebagai Ilmu di Indonesia

Munculnya administrasi di Indonesia dibawa oleh tim ahli administrasi dari Amerika Serikat yang mengadakan penelitian tentang administrasi kepegawaian. Dalam perkembangan berikutnya pemerintah mendirikan LAN (Lembaga Adminstrasi Negara) yang bertujuan memajukan ilmu administrasi di Indonesia. Perhatian terhadap ilmu administrasi semakin berkembang di Indonesia terbukti dengan didirikannya beberapa lembaga administrasi seperti di bukanya PAC(Publik Administration centre), PERSADI(Perhimpunan Sarjana Administrasi Indonesia), dan beberapa perguran tinggi di Indonesia seperti UGM, UI, dan lain-lain.

H.     Karakteristik Administrasi

Karakteristik atau cirri-ciri khas yang membedakan administrasi dengan kegiatan lainnya, dikemukakan oleh C.L. Sharma (1966). Menurut Sharma ada 20 ciri khas yang menjadi karakteristik administrasi, yang dapat disebutkan sebagai berikut.( Zauhar, 1996)

  1. Proses

terdiri dari planning, organizing, staffing, coordinating, dan controlling yang saling berhubungan dan saling bergantung satu sama lain.

  1. Kerjasama kelompok

mengharuskan kelompok orang yang bekerjasama secara teratur sebagai suatu kesatuan dari suatu usaha kerjasama. Tanpa adanya aktifitas kelompok tidak akan adapelaksanaan administrasi.

  1. Tujuan yang khas

selama menjalankan administrasi, kelompok orang tersebut harus berusaha mencapai tujuan yang khas.

  1. Tujuan jangka panjang

tanggung jawab administrasi untuk meninjau ulang tujuan jangka panjang dengan merevisi atau melengkapinya.

  1. Keberhasilan administrasi

diukur dari sejauh mana ia (kelompok) dapat mencapi tujuan yang telah ditetapkan.

  1. Menggunakan orang lain

administrasi mencapai tujuannya melalui orang lain dan bukan usahanya sendiri.

  1. Memerlukan kecakapan khusus

karena administrasi menyangkut kemampuan untuk mencapai tujuan melalui orang lain.

  1. Kecakapan khusus yang specific

kecakapa administrasi bersifat khas.

  1. Disiplin ilmu yang khas

administrasi muncul sebagai disiplin ilmu yang khas yang dapat diidentifikasikan, dipelajari, diajarkan, dipraktekan, dan pengetrapannya bersifat universal.

  1. Mempunyai prinsip-prinsip

prinsip-prinsip administrasi hanya digunakan sebagai pedoman

  1. Mempunyai indicator efisiensi

keteraturan dalam pekerjaan, keberhasilan dalam mencapai tujuan, dan kepuasan para pegawai merupakan indicator efisiensi administrasi.

  1. Lingkup administrasi

penyediaan sumber-sumber merupakan lingkup administrasi baik jenis, jumlah, maupun kualitas yang diperlukan untuk mencapai tujuan organisasi.

  1. Perhatian utama pada efisiensi

perhatian utamanya pada segi efisiensi usaha manusia dalam menggunakan SDM untuk mencapai tujuan organisasi.

  1. Ada pada seluruh lapisan dan jajaran organisasi

administrasi merembes keseluruh jajaran organisasi dan ada di segala lapisan organisasi.

  1. Dipakai pada semua jenjang struktur organisasi

pada tingkat atas pkerjaannya banyak berkenaan dengan perumusan kebijakn, pada tingkat lebih rendah banyak yang berkenaan dengan pelaksanaan keijakan.

  1. Dapat diterapkan dalam semua tipe organisasi

karena administrasi merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisah-pisahkan dalam suatu aktifitas yang terorganisasi.

  1. Prinsip-prinsip administrasi dapat ditransver ke tempat lain

keuniversalan prinsip-prinsip administrasi menyebabkan prinsip-prinsipnya dapat ditransfer ke tempat lain, namun yang perlu disadari adalah bahwa kegiatan administrasi berbeda dengan kegiatan teknis.

  1. Kecakapan administrasi

ditentukan oleh kemajuan budaya suatu masyarakat.

  1. Merupakan kegiatan mental

administrasi terutama merupakan kegiatan mental. Mungkin saja administrasi merupakan pekerjaan manual nmun hal inin bukan cirri utama administrasi.

  1. Bukan tujuan

administrasi bukan merupakan suatu tujuan melainkan sarana untuk mencapai tujuan.

I.    Aspek-Aspek Penting Ilmu Administrasi

Administrasi sebagai obyek studi ilmu administrasi menurut Admosudirdjo (1985) mempunyai 10 aspek penting, yaitu:

  1. Administrasi merupakan sustu fenomena sosial.
  2. Administrasi merupakan suatu hayat atu kekuatan yang memberikan hidup atau gerak kepada suatu organisasi
  3. Administrasi merupakan suatu fungsi tertentu untuk mengendalikan, menggerakan, mengembangkan dan mengarahkan suatu organisasi.
  4. Administrasi merupakan sutu kelompok orang-orang yang bersama-sama
  5. Administrasi merupakan suatu seni
  6. Administrasi merupakan suatu proses penyelenggaraan bersama untuk mencapai tujuan
  7. Administrasi merupakan suatu jenis tingkah laku yang memerlukan sikap serta kondisi mental tertentu
  8. Administrasi merupakan suatu praktek atau teknik yang tertentu
  9. Admnistrasi merupakan suatu sistem
  10. Administrasi merupakan suatu manajemen

J.    Dimensi-dimensi Ilmu Administrasi

Klasifikasi dimensi-dimensi administrasi dapat dilihat dari 3 sudut pandang, yaitu:

  1. Secara konseptual atau materi pokok

administrasi memiliki hubungan erat dengan organisasi dan menejemen.

  1. Dari sisi subyek pelaku

administrasi dilihat dari sisi pelaku di bedakan menjadi 2 yaitu adminisrasi publik/Negara dan administrasi bisnis.

  1. Pengelolaan sumberdaya

administrasi dibedakan menjadi 3 yaitu manajemen sumber daya, manajemen perkantoran, manajemen keuangan.

K.     Sistematika Ilmu Administrasi

Menurut Prajudi Atmosudirdjo (1985), ilmu administrasi jika dilihat dari sistematikanya dapat ditinjau dari 3 sisi, yaitu:

  1. Dari sifat pengkajian dan tujuannya

Terdiri atas : filsafat administrasi, teori administrasi, praktek administrasi, dan teknologi administrasi.

  1. Dari sisi matei yang dibahas

Dibedakan atas : organisasi, manajemen puncak, informasi dan komunikasi, manajemen dan manajemen operasi.

  1. Dari bidang spesialisasinya

Dikenal adanya administrasi Negara/publik, administrasi niaga/bisnis, administrasi internasional, administrasi sosial, administrasi akuntansi dan administrasi khusus.

L.     Ruang Lingkup Ilmu Administrasi

Ilmu administrasi jika dilihat dari tujuan penyelenggaraan kegiatannya dapat dibagi ke dalam tiga golongan besar, yaitu:

  1. Administrasi Negara

administrasi yang menyangkut seluruh rangkaian penyelenggaraan untuk mencapai tujuan kenegaraan. Administrasi negara/public terbagi atas administrasi pemerintahan dan administrasi perusahaan.

  1. Administrasi Swasta

seluruh pemyelenggaraan yang dilakukan oleh perorangan atau badan usaha swasta untuk mencapai pribadi atau badan organisasi. Dibedakan atas administrasi keniagaan/bisnis dan administrasi kemasyarakatan.

  1. Administrasi Internasional

seluruh rangkaian penyelenggaraan yang umumnya dilakukan perorangan, badan-badan atau organisasi yang bergerak dalam kegiatan antar bangsa atau sejagat untuk mencapai tujuannya. Terbagi dalam administrasi internasional yang bergetak di bidang kenegaraan, administrasi internasional yang bergerak di bidang keniagaan, dan administrasi internasional yang bergerak di bidang kemasyarakatan /sosial.

M.    Ilmu Administrasi Sebagai Suatu Disiplin Ilmu Pengetahuan

Ilmu administrasi sebagai suatu disiplin ilmu pengetahuan, karena telah memiliki 5 syarat sebagai ilmu pengetahuan, yaitu:

  1. Ilmu administrasi merupakan suatu obyek studi tertentu yang khas sifatnya
  2. memiliki terminologi tersendiri yang khas
  3. memiiki metodologi tersendiri yang khas
  4. memiliki filosofi yang khas
  5. memiliki teori-teori tensendiri

N.    Hubungan Ilmu Administrasi Dengan Disiplin Ilmu yang Lainnya

  1. Hubungan ilmu  administrasi dengan  ilmu teknik

sumbangan ilmu teknik berupa penelitian dalam bidang teknik mesin atau pertambangan yang menghasilkan konsep pemanfaatan waktu yang efisien dan produktif dalam industri atau penggunaan mesin-mesin. Deminikan juga ilmu administrasi memberikan sumbangan nyata kepada ilmu teknik atau industry agar tetap eksis dan dapat unggul dalam bersaing.

  1. Hubungan ilmu administrasi dengan ilmu statistic

keduanya member sumbangan nyata dalam memberikan alat bantu  untuk pengambilan keputusan yang tepat dan cepat serta dalam peramalan.

  1. Hubungan ilmu admnistrasi dengan ilmu hokum

prosedur administrasi didasarkan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, kedua ilmu inin telah melahirkan disiplin ilmu yaitu hukum administrasi negara.

  1. Hubungan administrasi dengan ilmu ekonomi

hubungannya terdapat pada pengelolaan keuangan.

  1. Hubungan ilmu administrasi dengan ilmu politik

yang lahir di tangan W.Willson yang mengatakan bahwa administrasi dan politik tidak bisa dipisahkan karena sama-sama mengkaji tentang Negara (state).

  1. Hubunan ilmu administrasi dengan sosiologi

terkait dengan manusia dalam hubungannya dengan sesamanya. Mengenai penelitian tentang perilaku kelompok dalam organisasi, konsep-konsep dinamika kelompok dalam organisasi, teori organisasi, birokrasi, wewenang, komunikasi, kekuasaan, dan konflik.

  1. Hubungan ilmu administrasi dengan ilmu sejarah

dengan mengetahui sejarah, administrasi dapat memanfaatkan segi-segi positifdari perkembangan administrasi dan membuang hal-hal yang negative.

  1. Hubungan ilmu administrasi dengan antropologi

terdapat persamaan obyek yang dipelajari, yaitu manusia, hanya metode atau pendekatannya yang berbeda.

  1. Hubungan administrasi dengan psikologi

psikologi dapat dimanfaatkan oleh administrasidalam pengembangan organisasi.

  1. Hubungan administrasi dengan ethonologi

melalui ethonologi para pemimpin Negara akan mengetahui sifat-sifat kepribadian, kelemahan-kelemahan, dan sikap suatu bangsa.

O.       Beberapa Aliran Pemikiran dalam Ilmu Administrasi

  1. Aliran proses administrasi berpendapat bahwa administrasi merupakan suatu proses kerja sama untuk mencapai tujuan.
  2. Aliran Empiris mengembangkan teori administrasi melalui pengalaman administrator yang sukses. Aliran ini miri dengan aliran proses dalam cara kerjanya.
  3. Aliran Perilaku Manusia yakin bahwa manusia merupaan penggerak utama dari kegiatan yang terorganisir Karena itu perilaku manusia adalah unsur utama administrasi.
  4. Aliran Sistem Sosial memadang administrasi sebagai suatu sistem sosial, dan hubungan kultural.
  5. Aliran Matematis berpendapat bahwa administrasi merupakan proses yang logis dan karenanya dapat digambarkan melalui symbol hubungan matematis.
  6. Aliran teori keputuusan berpendapat bahwa pengambilan keputusan merupakn fungsi yang sebenarnya dari administrasi.

P.      Beberapa Teori dan Pendekatan dalam Ilmu Administrasi

  1. Pendekatan Manajemen Ilmiah

ada 4 garis besar yaitu mengembangkan ilmu bagi kegiatan seseoramg dan menggantikan metode lama.

  1. Teori Administrasi oleh H. Fayol ada sumbangan besar yaitu aktivitas suatu organisasi, fungsi dan tugas manajer, prinsip administrasi dan manajemen.
  2. Teori Birokrasi menurut weber karakteristik birokrasi yaitu pembagian kerja,ada hierarki kekuasaan yang jelas, didasarkan pada aturan-aturan,hubungan impersonal, latihan dan kompetensi khususserta aktivitas organisasi.
  3. Pendekatan Hubungan Manusia ; factor manusia merupakan factor determinan, ada mata rantai yang rumit, perhatian khusus terhadap pribadi pekerja.
  4. Pendekatan Perilaku; pendekatan yang mengakui pentingnya individu di tempat kerja serta perlunya mempelajari perilaku individu.
  5. Pendekatan Proses; melakukan identifikasi fungsi-fungsi manajemen atau tugas manajerial yang di lakukan oleh manajer.
  6. Pendekatan Kuatitatif; manajemen sebagai sistem dari proses dan model matematika.
    1. Pendekatan Sistem; organisasi adalah system aktivitas yang koperatif antara 2 orang atau lebih. Merupakan system terbuka.
  7. Pendekatan Kontiingensi; oleh hellrieged dan slocum melalui perkataannya organisasi adalah system.

Q. Pengertian Administrasi dan Manajemen

  1. Administrasi

Dalam kamus istilah Manajemen yang disusun oleh Pusat Pengembangan Manajemen (PPM), administrasi diartikan, sebagai : (1) sinonim dengan manajemen, terutama dalam bidang pemerintahan. (2) pekerjaan kantor dan tata usaha; (3) pelaksanaan peraturan; (4) tugas administrasi. (PPM,1981)

Kemudian dalam ensiklopedi Manajemen disebutkan pengertian administrasi yaitu, pelaksanaan pekerjaan-pekerjaan di dalam rangka kebijaksanaan yang diletakkan oleh manajer-manajer yang lebih tinggi atau ditetapkan oleh orang yang lebih dahulu memegang jabatan.

  1. Manajemen

Dalam kamus istilah Manajemen yang disusun oleh Pusat Pengembangan Manajemen (PPM), administrasi diartikan, sebagai : (1) proses penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran. (2) pejabat pimpinan yang bertanggungjawab atas jalannya perusahaan atau organisasi.

Kemudian dalam ensiklopedi Manajemen disebutkan pengertian Manajemen yaitu, (1) suatu ilmu yang mempelajari usaha manusia untuk mencapai tujuan yang telah dikalkulasi dengan bantuan sejumlah sumber dengan cara efisien. (2) pegorganisasian dan pengwasan terhadap usaha manusia untuk mencapai tujuan tertentu; (3) salah satu dari faktor produksi yang mencakup organisasi dan koordinasi terhadap faktor produksi lainnya. (4) para pemimpin, pengawas dan eksekutif yang mengendalikan urusan besama secara kolektif (Komarrudin, 1979).

R.     Mana yang lebih luas administrasi atau manajemen ?

Dalam diskursus tentang administrasi dan manajemen ada 4 pendapat yang berkembang yaitu :

  1. Administrasi sama dengan manejemen.

Pendapat ini melihat bahwa keseluruhan proses kegiatan dan dinamika dalam manajemen. Karena itu kedua istilah ini dapat digunakan secara bergantian untuk pengertian yang sama.

  1. Administrasi tidak sama dengan manajemen.

Pendapat ini terbagi menjadi 2 yaitu, melihat administrasi lebih luas dari manajemen dan yang memandang administrasi lebih semit dari manajemen. Pendapat yang membedakan administrasi dan manajemen kebanyakan melihat pada dua hal, yaitu pertama pada fungsi; yang ke dua pada penggunaannya.

  1. Administrasi lebih luas dari pada manajemen.

Pendapat ini didasari pemikiran bahwa manajemen merupakan oekerjaan pelaksanaan sedangkan adminitrasi adalah yang menentukan apa yang harus dilaksanakan. The liang gie (1971) yang memasukkan manajemen sebagai salah satu unsur administrasi yang merupakan contoh bahwa administrasi lebih luas darimanajemen.

  1. Administrasi lebih sempit dari manajemen.

Pendapat ini hanyasedikit yang mengikuti. Diantaranya adalah Samuel Leavi dan Paul Loomba yag menyebutkan bahwa pekerjaan administrasi hanya melaksanakan kebijakan yang telah ditetapkan oleh manajemen. Sedangkan pekerjaan manajemen adalah memutuskan mermutuskan kebijakan tesebu.

S.   Makna Kata Publik dan Bisnis

  1. Publik

Publik merupakan terjemahan dari kata bahasa inggris “publk”. Dalam kamus besar bahasa indonesia Pustaka (2001). Publik diartikan orang banyak atau umum. Dari kamus Inggris-Indonesia (John M. Echols dan Hasan Saddily, 1996), kata public berarti (masyarakat)  umum, rakyat.

  1. Bisnis

Bisnis merupakan terjemahan dari bahasa inggris “business”. Dalam kamus besar bahas Indonesia terbitan balai pustaka (2001). Bisnis diartikan sebagai usaha komersial dalam dunia perdagangan, bidang usaha, usaha daang.

  1. Administrasi publik

Administrasi publik adalah terjemahan dari bahasa inggris public administration yang sering juga diterjemakan kedalam bahasa indonesia menjadi administrasi negara atau administrasi pemerintahan.

Administrasi publik dapat terangkan dari pendapat berbagai pakarsebagai berikut :

  1. R. C Chadler dan J. C. Plano (1988) dalam “publc administration dictionary” administrasi publik adalh proses dimana sumberdaya dan personel publik diorganisasikan dan dkoordinasikan untuk memformulasikan, mengimplementasikan, dan mengelola keputusan-keputusan dalam kebijakan publik.
  2. Prajudi Atmosudirjo (1982) dalm “administrasi dan manajemen umum” mengatakan bahwa administrasi ublik adalah administrasi daripada negara sebagai organisasi, dan administrasi yan mengejar tercapainya tujuan-tujuan yang bersifat kenegaraan.
  3. Lembaga Administrasi negaa (2003) dalam “sistem administrasi negara kesatuan Republik Indonesia buku 1.” Mendefinisikan administrasi publik yaitu : admnistrasi mengenai negaradalam keseluruhan arti, unsur, dimensi, dan dinamikanya.
  4. Administrasi Bisnis

Administrasi bisnis sring juga administrasi privat, administrasi swasta atau adminstrasi niaga. Adminstrasi bisnis diarikan sebagai seluruh proses kegiatan admnstrasi yang dilakukan oleh organisasi atau perseorangan sebagai pihak swasta dengan tujuan untuk mencapai keuntungan material. Berikut ini dikemukakan beberapa definisi administrasi bisnis, yaitu :

  1. The Liang Gie : administrasi bisnis adalah proses penyelenggaraan usaha kerja sama yang terutama bermaksut mencari keuntungan material (financial).
  2. Prajudi Admosudirjo : administrasi bisnis merupakan studi tentang efisiensi kepengurusan dan penyelenggaraan perusahaan.
  3. Sondang P. Saigan : administrasi bisnis adalah keseluruhan kegiatan, mulai dari produksi barang atau jasa sampai tibanya di tangan konsumen.

T.    Perbedaan Administrasi Publik dan Administrasi bisnis

Ilmu administrasi yang memiliki konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar dalam penerapannya akan berbeda jika diterapkan pada sektor publik dibandingkan dengan sektor bisnis. Berikut ini dikemukakan secara ringkas perbedaan-perbedaan tersebut dari berbagai faktor, yaitu :

No. Perbedaan Administrasi publik Administrasi bisnis
1. Tujuan Meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam suatu negar atau daerah. Menusahakan kelangsungan hidup perkembangan perusahaan/organisasi melelui keuntungan dan penambahan investasi.
2. Motif Pemberian pelayanan yang seluas-luasnya dan sebaik-baiknya pada seluruh masyarakt. Mencari keuntungan yang wajar atas modal yang telah ditanamkan.
3. Sifat pelayanan Memberikan pelayanan yang sama kepada seluruh masyarakat Berbeda kepada setiap pelanggan tergantung pada keunyungan yang diperoleh atas perbaikan pelayanan yang dilakukan.
4. Wilayah yurisdiksi Dalam batas negara atau daerah sesuai perundang-undangan yang berlaku. Wilayah operasional yang dapat lebih kecil atau lebih besar dari wilayah negara atau daerah.
5. Sumber kekuasaan Kekuasan tertinggi ada pada rakyat, baik secra langsung atau perwakilan dalam menjalankan kegiatannya Kekuasan tertinggi pada pemilik modal atau pemilik saham.
6. Orientasi kebijakan Peningkatan partisipasi masyarakat agar menjadi warga yang baik dan bertanggung jawab Membina dan mengarahkan masyarakat agar tertarik pada usahanya sehinnga bersedia untuk menjadi penanam modal dan pelanggan yang setia.
7. Cara kerja Bersifat ketat sebab diatur oleh perundang-undangan yang kaku dan aturan yang legal. Lebih bersifat fleksibel sebab walau diatur oleh peraturan perusahaan, namun lebih menyesuaikan diri dengan tantangan yang dihadapi.
8. Proses dan cara kerja Lebih mengutamakan prosedur, yaitu brdasarkan perundang-undangan yang berlaku dan bersifat birokratik. Lebih pada pendekata praktis dan pragmatis yang artinya lebih mudah disesuaikan dengan tantangan yang dihadapi.
9. Status kepegawaian Status kepegawaiannya disebut pegawai negeri. Yang pengangkatannya berdasarkan perundang-undangan. Status kpegawaiannya disebut karyawan atau pekerja pegawai negri yang sistem pengangkatannya berdasarkan prestasi.
10. Otorias Dapat mengatur dan memerintah semua orang yang ada dalam wilayah kekuasan negara atau daerah. Hanya dapat mengatur dan memerintah orang-orang yang menjadi anggota organisasi/perusahaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>