0

Produk Fermentasi Konvensional : Brem

 

brem_bali-tile

Terdapat tiga jenis brem dan dua di antaranya berbentuk padat. Jenis pertama brem Madiun, berwama putih kekuningan dengan rasa manis-asam. Bentuknya menyerupai blok dengan ukuran 0,5 X 5 sampai 7 cm. Jenis kedua brem Wonogiri, berwarna putih dengan rasa manis dan sangat mudah larut. Bentuknya bulat tipis dengan diameter sekitar 5 cm. Jenis yang ketiga brem Bali, yaitu minuman beralkohol yang sudah terkenal dan diproduksi di Bali. Semua jenis brem ini dibuat dari air tape ketan.

Proses pembuatan brem padat, dimulai dengan pembuatan tape. Beras dicuci bersih dan direndam kurang lebih 4-6 jam. Setelah itu dicuci bersih dan ditiriskan. Beras ketan lalu ditanak dengan menggunakan kukusan ( bhs.jawa : dikekel ) selama 1 jam. Setelah dikekel, beras ketan dikaru dengan air panas dan ditanak lagi 1 jam.

Beras ketan yang sudah matang didinginkan dengan cara diangin-anginkan ( jawa : diler ) diatas tampah. Setelah dingin,beras ketan di taburi ragi sampai merata. Setiap 1 kg beras ketan, membutuhkan 1 biji ragi. Mikroba yang terkandung dalam ragi tape terdiri dari beberapa jenis kapang, yaitu Chlamidomucor oryzae, Rhizopus oryzae, Mucor sp, yang berperan dalam proses fermentasi sebagi produsen enzim amilase yaitu enzim yang dapat menghidrolisis pati menjadi glukosaSelain kapang, di dalam ragi tepe juga terkandung mikroba khamir, yaitu: Saccharomyces cerevisiae, Saccaromices verdomanni, Candida dan Hensenula.

Beras ketan kemudian dimasukkan ke dalam bak/ panci untuk diperam selama 8 hari. Setelah 8 hari beras ketan sudah menjadi tape. Selanjutnya adalah memeras tape, untuk mendapatkan air sarinya. Air perasan tape lalu direbus di atas api yang besar, sampai kental. Ampas tape diberi air secukupnya dan diperas lagi untuk mengeluarkan sari tape yang masih tersisa. Air perasan yang kedua ini,direbus secara terpisah, sampai kekentalannya sama dengan yang pertama, baru keduanya di campurkan. Air campuran ini direbus sampai lebih kental lagi,baru di masukkan ke dalam mesin pengaduk (mixer). Adonan di tambahkan soda kue sebanyak 2 sendok makan dan dimixer sampai putih dan pekat, +/- 30 menit. Setelah adonan menjadi putih dan pekat, di tuang di atas loyang yang panjangnya +/- 4 meter dan lebarnya 60 cm. Adonan diaduk secara beraturan sepanjang loyang dan di lakukan berulang-ulang sampai adonan terasa agak kering. Pengadukan ini dimaksudkan untuk memadatkan brem. Lalu permukaan brem dihaluskan dengan menggunakan sebilah papan, digeser dari ujung satu ke ujung yang lain berkali-kali sampai halus. Setelah itu didiamkan semalam agar mongering barulah kemudian brem dipotong-potong menurut ukuran yang diinginkan lalu dijemur di bawah terik matahari, untuk menghilangkan kadar air yang masih tersisa. Setelah kering betul brem diangkat dan dikemas.

Brem padat kaya akan kalori dan merupakan makanan khas yang mudah hancur saat dimakan. Kandungan brem padat terbanyak adalah gula, pati terlarut dan asam laktat. Brem padat yang ada di pasaran adalah suatu produk pangan yang berwarna putih sampai kecoklatan dan mempunyai rasa manis keasaman yang dibuat dari pemasakan cairan tapeketan putih. Dalam SII Nomor 0369- 90, brem padat didefinisikan sebagai makan padat yang terbuat dari penguapan sari tape ketan dengan penambahan pati yang dapat larut.

Sedang Brem cair dibuat melalui proses fermentasi. Zat pati yang terdapat dalam bahan baku akan dihidrolisis menjadi glukosa oleh enzim amilase yang dikeluarkan oleh kapang tertentu yang terdapat dalam ragi tape. Selanjutnya glukosa tersebut akan diubah menjadi alcohol dalam proses fermentasi yang dilakukan oleh khamir yang terdapat dalam ragi tape. Tape ketan yang digunakan dalam pembuatan brem cair diletakkan pada wadah yang dirancang secara khusus pada bagian dasarnya, sehingga air tape yang dihasilkan dapat dikumpulkan. Air tape dihasilkan pada fermentasi hari ke-2 hingga ke-4. Ampas tape yang tersisa digunakan sebagai bahan baku pembuatan makanan kecil. Air tape yang telah terkumpul kemudian didiamkan selama tujuh bulan. Selama kurun waktu tersebut, padatan yang terdapat dalam air tape akan mengendap, sehingga brem menjadi jernih.

 

1

Tugas Teknik Ukur dan Pengendalian Bioproses

Resume: Discriminatory Power of Agarose Gel  Electrophoresis in DNA Fragments Analysis

 (Perbedaan Kekuatan Gel Agarosa dalam analisis Fragmen DNA)

Jurnal Oleh: Seow Van Lee dan Abdul Rani Bahama

1.LATAR BELAKANG

Analisis panjang polimorfisme fragmen restriksi (RFLP) dikenal untuk mengeksploitasi variasi dalam homolog urutan DNA. Bahkan, Teknik ini telah menjadi alat dasar dalam epidemiologi molekul dan studi filogenetik yang tumbuh pesat bersamaan dengan metode yang menggunaakan enzim retriksi. Sejumlah besar enzim yang tersedia dan sejauh mana metode ini telah dipraktekkan di seluruh dunia mengungkapkan bahwa RFLP didefinisikan dengan baik bagi berbagai jenis organisme.

 Umumnya, prosedur analisis RFLP melibatkan pencernaan fragmen DNA, diikuti dengan pemisahan melalui elektroforesis gel agarosa dan deteksi fragmen yang mengandung gen spesifik menggunakan salah satu dari beberapa metode, termasuk pewarnaan DNA dari gel. Sementara ini, metode pengisolasian DNA tersebut mudah untuk diadopsi, hasil yang diperoleh dapat diinterpretasikan secara langsung dengan kesalaham minim. Analisis enzim restriksi DNA kromosom sebagai alat karakterisasi dan diagnosis infeksi bakteri telah menjadi alat yang berharga selama beberapa dekade.

Meskipun demikian, perbaikan penting dilakukan untuk diagnosis yang lebih cepat dan akurat. Dalam prosedur isolasi DNA kromosom untuk bakteri kini sudah menjadi lebih maju, namun proses elektroforesis gel tetap tidak berubah. Perbaikan atas praktek konvensional diperlukan untuk pencapaian  yang lebih baik terhadap kekuatan elektroforesis gel agarosa dalam analisis fragmen DNA. Dalam kasus Variasi target yang umum, elektroforesis gel agarosa mungkin menawarkan satu-satunya sarana praktis positif deteksi, direproduksi serta karakterisasi. Oleh karena itu, hadir ideology baru yang dibuat dan dibahas dengan upaya untuk memperkuat diskriminatif kekuatan elektroforesis gel agarosa melalui modifikasi persiapan media agarosa. Continue reading

Gallery
1

Belajar Strategi Bisnis Yuk! : Halangan masuk Industri Minyak Atsiri

        Tadi waktu jalan-jalan, gak sengaja mampir ke tempat barang-barang unik. Di sana banyak produk yang katanya sih beraroma therapy. Ituloh wewangian yang biasanya dibuat relaksasi.  Tahu gak sih sejak lama Indonesia itu telah dikenal sebagai pusat rempah-rempah dunia termasuk produk minyak atsiri. Minyak Atsiri atau essential oil dihasilkan dari tanaman aromatic , merupakan komoditas ekspor non migas yang selalu dicari baik pasar industry maupun pasar konsumen. Saat ini industri minyak atsiri diIndonesia kian berkembang karena didukung oleh inovasi-inovasi baru dan trend pengobatan alternative dengan menggunakan bahan alami (Aromatheraphy), industry parfum dan kosmetik pun bergantung pada minyak atsiri sehingga permintaan dipasar industry akan kebutuhan minyak atsiri selalu ada.
Dalam dunia perdagangan, komoditas ini dipandang punya peran strategis dalam menghasilkan produk primer maupun sekunder, baik untuk kebutuhan domestik maupun ekspor. Kegiatan produksi minyak atsiri nasional melibatkan banyak pihak mulai dari petani penghasil bahan baku, industri kecil dan menengah penyulingan, pedagang, pengumpul sampai industri pengolahan lanjut dan eksportir. Industri ini banyak menyediakan peluang usaha, sehingga tak heran jika banyak pelaku baru yang menjamur dan membuka rumah usaha yang bergelut diindustri ini.


Pelaku baru diindustri minyak atsiri tidak serta merta dapat berjalan mulus hal ini dikarenakan berbagai faktor yang menghalangi berkembangnya industry minyak atsiri Indonesia dipasar global. Lembaga assosiasi pun dibentuk sebagai pemerhati kondisi industry minyak atsiri Indonesia karena dianggap penting dan sangat mempengaruhi devisa Negara. Permasalahan yang menjadi tantangan para pelaku baru antara lain:

1. Modal biaya, waktu dan tenaga yang lebih. Hanya dengan mengandalkan potensi alam di Indonesia saja tidaklah cukup, pelaku harus pandai berspekulasi dan mengatur pola produksi minyak atsiri berdasarkan kondisi pasar, permasalahan itu terutama ditujukan kepada petani bahan baku karena pada proses penanamannya butuh biaya untuk bibit unggul dan perawatan,jangka waktu hingga masa panen, serta strategi pemroduksian yang benar agar tidak terjadi penumpukan produk.

2. Peningkatan Inovasi dan Teknologi. Pelaku baru pun harus peka terhadap perkembangan teknologi dan peka terhadapat kebutuhan permintaan. Menjaga standar mutu produk perlu diperhatikan terutama bagi pelaku baru yang bergelut dalam proses penyulingan. Masalah utama yang dihadapi komoditas minyak atsiri Indonesia di pasaran internasional adalah tidak stabilnya mutu maupun supply. Hal ini terutama karena sebagian besar usaha produksi minyak atsiri masih dilakukan secara sangat sederhana, baik dalam budidaya tanamannya maupun pengolahan hasilnya. Di samping itu efisiensi dan efektivitas usaha agribisnis minyak atsiri selama ini masih relatif rendah. Indonesia sebagai negara pengekspor minyak atsiri yang penting di dunia harus mengupayakan pengembangan produksi, kualitas dan nilai tambah minyak atsiri serta produk turunannya agar daya saingnya senantiasa menguat dan memberikan devisa yang semakin besar.

3. Persaingan pasar yang tinggi. Pemasaran minyak atsiri tidak begitu mudah, lebih-lebih di pasaran internasional seringkali telah diikat oleh berbagai jaringan pemasaran atau sindikat, sehingga eksportir baru tidak mudah masuk ke pasaran internasional. Hal ini juga terjadi dalam pemasaran dalam negeri, sehingga mata rantai pemasaran menjadi lebih panjang dan petani sering dirugikan.

4. Persaingan mutu. Selain persaingan pasar yang tinggi antara produsen yang berlomba-lomba untuk meningkatkan mutunya, perkembangan produk pelaku pun dihambat dengan minyak sintesis yang beredar dipasaran. Hal ini dapat mengurangi permintaan kostumer/konsumen karena hilangnya kepercayaan kostumer/konsumen yang merasa tidak puas dan dirugikan. Sebagai konsumen seharusnya kita lebih jeli. Minyak essensial yang asli mudah teroksidasi dan menguap bila terkena paparan sinar UV, jadi biasanya dikemas dalam wadah yang gelap dan tidak tembus cahaya, label kemasan pun tercantum nama ilmiah dari tanam asalnya, misalnya minyak cengkeh adalah Syzygium aromaticum.dan karena proses pembuatannya yang lama, hargannya juga sesuai dengan kualitasnya. Minyak atsiri asli berharga ratusan ribuan per 10mL-nya.

5. Fluktuasi Harga Minyak Atsiri dipasaran. Umumnya petani menggarap lahan yang sempit dan terbatas, sehingga fluktuasinya sangat berpengaruh terhadap ketersediaan produk. Petani akan malas mengusahakan produk tersebut dan mengalihkan ke usahatani dengan menanam tanaman lain yang harganya lebih menjanjikan atau menghentikan usahanya sama sekali. Untuk menghadapi fluktuasi harga, usaha yang mungkin dapat ditempuh adalah diversifikasi jenis komoditas, baik secara horizontal maupun vertikal. Secara horizontal yaitu dengan menambah keanekaragaman jenis minyak atsiri, sedang secara vertikal menganekaragamkan produk melalui pengolahan lebih lanjut jenis minyak atsiri (Hobir dan Rusli, 2002).

6. Bergantung pada importir. Importir minyak atsiri lebih diprioritaskan karena dianggap lebih menguntungkan. Sebaliknya, didalam negeri sendiri perdagangan minyak atsiri dipasar konsumen masih rendah dikarenakan sebagian besar produk merupakan bahan mentah yang diburu banyak industry lain. Alhasil, kelangsungan industry minyak atsiri bergantung pada kondisi ekonomi Negara importer. Baru-baru ini produk minyak atsiri Indonesia mengalami penurunan harga jual dikarenakan terjadi penumpukan produk. Hal ini diakibatkan oleh kondisi perekonomian eropa sebagai importer utama yang mengalami krisis sehingga permintaan akan minyak atsiri menurun.

7. Ketergantungan relasi. Telah dikatakan sebelumnya bahwa kegiatan industry minyak atsiri melibatkan banyak pihak karena proses pengolahannya memiliki tahapan yang cukup banyak. Butuh program kerja yang terintegrasi serta strategi bisnis yang tepat agar semua pihak terjalin dalam suatu hubungan yang saling menguntungkan. Akan sangat sulit untuk berkembang jika pelaku baru tidak memiliki relasi kerja.

Image
0

Bersihkan Tuduhan Sebagai BUMN Terkorup, Apakah PT RNI Sanggup Terima Tantangan?

        PT Rajawali Nusantara Indonesia merupakan salah satu Badan Umum Milik Negara (BUMN) yang  bergelut dibeberapa bidang usaha yakni agroindustri, Farmasi & Alat Kesehatan, dan perdagangan. Perusahan ini memiliki profil yang cukup bagus, dapat kita lihat diwebsitenya bahwa sebagai Induk Perusahaan (Investment Holding), saat ini PT Rajawali Nusantara Indonesia atau yang biasa disingkat dengan sebutan PT RNI memiliki 15 anak dan 3 cucu perusahaan. Mengoperasikan 35 kantor cabang, 10 pabrik gula, 2 pabrik alkohol, 1 pabrik obat, 2 pabrik alat kesehatan, 1 perkebunan sawit, dan 1 perkebunan teh.

Visi PT RNI sendiri adalah Sebagai perusahaan terbaik dalam bidang agro industri, farmasi dan perdagangan umum serta siap menghadapi tantangan dan unggul dalam kompetisi lokal maupun global dengan bertumpu pada kemampuan sendiri. Dan misinya yaitu Menjadi badan usaha dengan kinerja terbaik dalam bidang agro industri, farmasi dan perdagangan umum, yang dikelola secara profesional dan inovatif dengan orientasi pada kualitas produk dan pelayanan pelanggan yang prima (excellent customer service), sebagai karya sumber daya manusia yang handal, mampu tumbuh dan berkembang serta memenuhi harapan pihak-pihak berkepentingan.

Jelas dari visi dan misinya kita dapat mengambil kesimpulan bahwa perusahan tersebut benar-benar merasa unggul dan siap melayani kebutuhan masyarakat sesuai bidangnya. Namun visi dan misi yang baik saja tidak cukup untuk kemajuan perusahaan. Perlu adanya hasil kerja nyata yang hadir ditengah-tengah masyarakat. Tidak hanya itu, kemampuannya akan memenuhi kebutuhan masyarakat baik nasional maupun internasional menjadi tolak ukur berhasil tidaknya suatu perusahaan yang bergerak dibidang pelayanan suatu barang atau jasa.
Continue reading

Image
1

GENERASI TERBAIK DIMULAI DARI SINI

                 Di Universitas Brawijaya,Teknik Bioproses merupakan program studi dari jurusan Keteknikan Pertanian(TEP) yang berada dibawah naungan Fakultas Teknologi Pertanian. Mungkin kedengarannya tidak begitu keren di telinga para tetangga dan terutama penilaian dari orang tua kita dibandingkan jika kita masuk ke Fakultas kedokteran atau Fakultas Teknik. Ya gak? Sebagian dari kita juga mungkin ada yang masih belum bisa mengikhlaskan-jika nanti title sarjananya S.T.P. Kok FTP sih? Seharusnya Teknik Bioproses dan Teknik Lingkungan itu masuk ke Fakultas teknik dan seharusnya Teknik bioproses/Biokim itu masuk kejurusan Teknik Kimia seperti di UI,atau minimal masuk ke jurusan biologi di Fakultas MIPA-lah seperti di IPB. Atau-bahkan ada yang lebih memilih ikut tes SNMPTN lagi ketimbang beradaptasi di sini. Coba bayangkan betapa sedihnya dekan-dekan kita yang udah bersusah payah membangun FTP ini?

Aku bukannya cari muka ke dekan-dekan atau pun sedang menghibur diri setelah bersama dengan teman-teman merasa diri tertipu. Sama seperti kalian mungkin. Tapi di semester 3 ini aku sudah merasa bahwa inilah tempatku.tempat yang tepat untuk para inovator negeri. Kenapa begitu yakin? Hanya dari sebuah tugas Manajemen Bisnis, aku menemukan esensi fakultasku hehehe. #Wuuennaaak!

Tahukah kalian Negara kita ini sedang dalam masa keterpurukan? Semua anak muda menggalau, mentalnya lemah, gengsinya tinggi. Apa buktinya?… Kita semua sewaktu SD ngehafal statemen ini diluar kepala: -Negara Indonesia adalah Negara agraris, Negara kepulauan, Negara maritim, Zambrud Khatulistiwa-! Ya kan? (Iyaaaa!) Bangga donk yah? (iyaaa donk!) Semua itu teori ideal yang hanya ada didalam buku, sama seperti teori gas ideal yang sering dijadikan soal waktu kita belajar mekanika Fluida. Kenapa? Karena dulu sewaktu kita masih SD, kita gak benar-benar tahu bagaimana sisi agrarisnya, kenapa disebut zambrud khatulistiwa?,kepulauannya pun hanya kita lihat dalam peta. Sewaktu kita kecil, kita hanya didoktrin oleh orang-orang tua untuk percaya. Dengan bukti nyata lahan hijau sepetak yang ada disamping sekolah,atau foto-foto pemandangan dibeberapa tempat di belahan Indonesia. Supaya gak kualat, ya kita percaya aja.(Bego ya?) :D

Kalau ditanya oleh guru, besok gede cita-citanya apa? Jawabnya malah semua pingin jadi Dokterr….Insinyur… padahal dari SD udah dikasih tau kalo potensi SDA kita itu buanyaaaak…gak ada yang mau ngolah apa yaa?? (Kan disuruh orang tua mbak ee…Lagian maklumlah dulu masih kecil….) Nah sekarang kan udah gede, apa mau jadi petani??(Ya bapak petani, masa anaknya petani juga? Improve donk….) ya udah deh jadi bosnya petani!? (Ogaaaah! Mending jadi pegawai aja..) Lah kenapa? (Ya orang tua maunya gitu… :D ) #Dieeeng!!.. Ini gimana sih? Bahkan sampai dilagu anak-anak yang katanya Susan kalau udah gede jadi dokter, diiklan susu juga Cila bilang pengen jadi dokter. Sudah berapa anak yang disaranin untuk jadi pegawai, jadi dokter, jadi insinyur oleh orang tuanya? (Eh Bukannya Title Insinyur udah kadaluarsa ya?… )

Begitu SMA, masuk sekolah negeri. Pas penjurusan pada bingung masuk IPA atau IPS. (heheheh Mau masuk IPS sih, suka banget pelajaran sosiologi soalnya tiap hari main peran jadi pejabat. Tapi pas belajar ekonomi gak nguati rek.. IPA boleh juga,suka pelajaran kimia dan biologi…Nilai bagus terus heheh tapi ada fisikanya! :) Nah loh galau? (Iya, disuruh bapak masuk IPA aja, soalnya kalo IPA lebih terjamin ntar masuk kuliahnya…Lagian katanya kalau dijurusan IPS anaknya nakal-nakal Beeeeeeh…..!) Ih kata siapa? (Kata guru BP….) Abis lulus mau jadi apa? (Apoteker aja deh…setidaknya bukan dokter, abis kedokteran mahal) Kamu kan suka nulis, kenapa gak jadi penulis aja atau jadi motivator kayak mario teguh gitu? (Kata ortu jadi penulis gak menjamin, kalo jadi motivator juga belajarnya dimana? FKT alias Fakultas Kemario- Teguhan?) Yeeee….Ya udah masuk ke sekolah seni aja, tambahin skill melukis dan skill gitarmu (kata ortuku, kalo seni itu bisa belajar kapan saja, kalau studi resmi itu namanya buang-buang uang) Ohhh…ya ya ya ya. Jadi begitulah didikan kita teman-teman. Dari kecil kita udah diajari diskriminasi dengan ditawarkan pilihan-pilihan tertentu,kesannya seperti menanamkan nilai-nilai yang dimutlakan.

Setelah lulus SMA, eh taunya masuk FTP. Nangis daraaah semua…. Udah cup cup cup kenapa nangis…? kalau diam aku belikan Blackberry.. (Ogaah! Maunya tablet :D ) Nih tablet Racun! heran deh anak jaman sekarang gadgetnya gak nguati…! kenapa nangis?! Ha?  (Aku nyasar…gak masuk FK, gak masuk FT juga…huhuhu) Lah kok bisa? (Aku kira Teknik Bioproses  UB itu jurusan yang ada di FT) Gak papa deh yang penting teknik…#Laaah? (T_T)

Waktu Ospek, iri lihat anak-anak FK yang ospeknya cuma duduk-duduk, pake payung hijau lagi! (Oh meeen…!) Senior FTP sih okay-okay aja, kalau mau ospek indoor ayook…so Ospeknya penuh dengan materi, tugasnya buat PKM, presentasi, debat studi kasus…(Nih fakultas apaan sih? Kok bosenin gini?mana capek lagi nguras otak mulu..baru ospek aja udah kayak kuliah semester 5!) Yaelaah…baru segini aja udah ngeluh, pantas aja gagal masuk FK… (Ospek outdoor aja deh, kan enak tuh penuh tantangan…heheh) begitu besoknya ospek outdoor, baru aja disuruh berdiri sambil nunduk,masih dibentak-bentak sedikit (Capek kak… huhu) Pos kesehatan langsung full! Yang mental beginian mau masuk FT? (hehehe)
Anak-anak yang kaya gini nih, dalam waktu setahun mentalnya digembleng sama dekan-dekan. Di jurusan keteknikan pertanian (TEP), matakuliah apa aja ada. Turunan fisika, turunan matematika, turunan biogenetika,turunan gizi pangan, turunan ekonomi, turunan pemrograman, turunan apa aja deh…

Sampai-sampai anak teknik komputer bingung waktu anak TEP Tanya soal PR. Loh kok kamu belajar Visual Basic dan bilangan pascal juga sih? Kamu jurusan pertanian kan?… #Anak TEPnya geleng-geleng kepala, nyaris gila!

Waktu ketemu sama anak teknik sipil (TS) yang lagi bingung nenteng-nenteng tabung isi tugas sketsanya, anak TEP malah bingung kerjain tugas praktikum Gambar teknik pake AutoCad. eh kok belajar gamtek juga sih? Kamu kan pertanian?…

Waktu lagi ada tugas manajemen bisnis, Tanya ke anak-anak Fakultas Ilmu Administrasi… Eh aku bingung, coba Tanya ke Fakultas Ekonomi Bisnis…Eh ya untuk aturan hukumnya Tanya aja ke Fakultas Hukum…Begitu ketemu anak Hukum, kata dia belum hafal pasal tentang pertanian… :(

Ketemu kakak tingkat TEP angkatan 2006, udah jadi pegawai Bank!? Nah loh? #Dieeeeng!

Waktu mudik, tetangga nanya…belajar apa dek? Teknik bioproses, tante heheh.. Ha? Apa itu? Buru-buru dijawab ortu..Teknik kimia…. Hohohoho,#Wow teknik kimia ya? :(

Dan semakin lama kita tumbuh besar dan mulai mahir berpikir logika, ruang jelajah kita semakin luas. dan entah kenapa belajar science terapan dan studi kasus yang menimpa negeri ini membuat kita berfikir bijak. Realisasikanlah sukses dengan cara kita sendiri, metode ataupun pandangan kolot yang berdampak buruk dan sekiranya udah gak sesuai lagi dengan perkembangan zaman dan kebutuhan negara, ditinggal aja…

Dari sini aku mau jadi agen perubahan, yang gimana caranya supaya Indonesia gak impor bahan pangan lagi,yang gimana caranya negara kita ini gak terlalu murah ngekspor bahan mentah yang sebenarnya kalau bisa diolah sendiri bakal lebih mahal, yang gimana caranya tanaman bisa netralin radiasi nuklir dan menonaktifkan limbah logam cair, yang gimana caranya tahu dan tempe tetap bisa dibuat biarpun kedelai lagi mahal, meski harus bikin tempe pake daun jambu sekalipun, gimana caranya supaya bisa bikin madu pake bakteri kalau lebah lagi males, bagaimana caranya bisa masak kripik semangka, gimana caranya bikin beras segede biji mangga. Gimana caranya bikin ikan paus berbadan transparan dan bisa bercahaya kayak ubur-ubur. Bagaimana caranya buat robot yang bisa disuruh petik buah matang, disuruh bikin keju pake sari kedelai. Itu semua ide-ide gila yang diajarkan oleh dosen-dosen FTP. Entah apa namanya fakultasku ini dan entah bagaimana pandangan orang tentang TEP. Makasih ya! Mulai sekarang semua profesi itu keren kalau berhasil memakmurkan negara, percuma juga kan kalo jadi pejabat negara tapi tukang korupsi?!, Aku bangga dengan FTP…harus jadi Fakultas Tebar Prestasi! Gak harus jadi pegawai, gak harus jadi petani juga…Jadilah apa yang kita inginkan, jadilah innovator.Generasi terbaik dimulai dari sini… Bismillah…

Quote
0
Physics lecture
by Zenith Tacia Ibanez on Saturday, November 5, 2011 at 8:15pm ·

Pascal yang cemerlang,

Bagaimana harusnya aku merumuskan hidup?

Tertekan tak terhitung,

Ibarat melagukan logam besi

Terjerembab dalam gliserin

Kadang keruh….kalut…

 

Hukum Stokes ?

Bahkan tak mampu terjemahkan,

Takdir begitu dinamisnya

Melebihi turbolensi fluida yang bergolak-golak

Dan, Logam bundar mungil itu,

Jatuh berdebam tanpa viskositas

Dan, Raib berlumur oli, hitam…

Dan, Legam…

Dan aku, bercermin pad diri

Harap hidupku terus melaju,

Dan, Bergerak…

Lurus….

Beraturan…

 

Tapi

Sayang, Tidak ada alur hidup yang laminer

Tidak mampu jalani hidup dengan konstan

Tidak tahu hidup berdimensi terbatas

Maka,    tetaplah tegar, berkelindan dan tergelincir lagi

Selagi mereguk fisika, tenggelam dalam filosofi fluida lagi

Membenamkan syair-syair, dengan atau tanpa viskositas lagi

 

Hidup ini

Penuh dengan praktikum,

Bukan begitukah ?

Video
0

Gagal Terus Sampai BERHASIL

Menjadi yang terbaik dan diakui orang lain itu memang tidaklah mudah, mungkin parameter untuk diri sendiri sudah merasa cukup lumayan dengan usaha yang dilakukan. Tetapi tidak demikian di mata orang lain. Ketika kita telah berusaha semaksimal mungkin untuk mencoba dan gagal, itu lebih baik. Pada nyatanya, apa yang kita lakukan dengan dalih iseng-iseng atau coba-coba itu meskipun sedikit persentasinya-pasti sebagian dari kita merasa adanya keraguan-atau tidak teralu banyak berharap dengan hasilnya nanti. Tanpa kita sadari, perasaan itu membuat usaha kita tidak tercurahkan secara maksimal. Dan ketika kita gagal, barulah kita merasakan sedih atau menyesal. Ya…itu pasti.. meskipun pada awalnya hanya sekedar iseng.

Gagal pada seleksi berkas disuatu kegiatan aktivis leadership ini merupakan pengalaman dan ilmu baru bagiku. Benar-benar yang berkompetenlah yang terpilih, setidaknya aku sudah mencoba tahun ini dan pesaing yang lolos itu tampaknya sangat jauh diatasku. Dan mungkin aku belum cukup siap untuk-namanya dikenal dan diberi apresiasi karena telah membanggakan lembaga akademis dan orang tua tentunya-maaf atas kegagalanku :(

Seleksi online baik itu kompetisi atau beasiswa memang terlihat mudah, tapi tidak boleh asal-asalan,terburu-buru apalagi mengisinya dengan berpikir pendek. Kita juga harus melihat dengan jeli kesempatan dan peluang-peluang yang ada. Harus dilakukan dengan teliti dan sungguh-sungguh. Karena jika ada informasi yang salah, akan sulit diklarifikasinya. Kita pun harus benar-benar punya dan menguasai segala aspek skill dan tuntutan yang dimintanya sebagai persyaratan. Ingat, kompetisi berbeda dengan lowongan belajar ! Good luck, tetap semangat, tetap sigap, jangan ragu-ragu….

Semakin sering gagal, semakin banyak belajar, semakin baik, berani untuk terus gagal sampai tidak ada lagi kegagalan yang datang kepadamu dan yang tersisa hanyalah KEBERHASILAN! Selamat mencoba lagi dikompetisi lain

Image
0

Elektronika dan Instrumentasi: Operational Amplifier

Operational Amplifier is….

Oprational Amplifier atau yang biasa disebut Op-Amp adalah suatu rangkaian terintegrasi yang berisi beberapa tingkat dan konfigurasi penguat diferensial. Penguat diferensial sendiri merupakan suatu penguat yang berfungsi sebagai penguat sinyal yakni selisih dari kedua masukannya. Op-Amp memilki dua masukan dan satu keluaran serta memiliki penguatan DC yang tinggi. Untuk dapat bekerja dengan baik, penguat operasional memerlukan tegangan catu yang simetris yaitu tegangan yang berharga positif (+V) dan tegangan yang berharga negatif (-V) terhadap tanah (ground). Lambang dari Op-Amp adalah sebagai berikut:

Op-Amp Ideal…

Penguat operasional banyak digunakan dalam berbagai aplikasi karena beberapa keunggulan yang dimilikinya,antara lain Impedansi input yang tinggi sehingga tidak membebani penguat sebelumnya, Impedansi output yang rendah sehingga tetap stabil walau dibebani oleh rangkaian selanjutnya, memiliki pita (bandwidth) yang lebar sehingga dapat dipakai pada semua jalur frekuensi audio (woofer, midle, dan tweeter, adanya fasilitas offset null sehingga memudahkan pengaturan bias penguat agar tepat dititik tengah sinyal.

Berikut ini adalah karakteristik dari Op Amp ideal:

¨      Penguatan tegangan lingkar terbuka (open-loop voltage gain) AVOL = -¥

¨      Tegangan ofset keluaran (output offset voltage) VOO = 0

¨      Hambatan masukan (input resistance) RI = ¥

¨      Hambatan keluaran (output resistance) RO = 0

¨      Lebar pita (band width) BW = ¥

¨      Waktu tanggapan (respon time) = 0 detik

¨      Karakteristik tidak berubah dengan suhu

Kondisi ideal tersebut hanya merupakan kondisi teoritis tidak mungkun dapat dicapai dalam kondisi praktis. Tetapi para pembuat Op Amp berusaha untuk membuat Op Amp yang memiliki karakteristik mendekati kondisi-kondisi di atas. Karena itu sebuah Op Amp yang baik harus memiliki karakteristik yang mendekati kondisi ideal.

Many Fuction of Op-Amp…

Pada mulanya op-amp digunakan untuk rangkaian perhitungan analog, rangkaian pengaturan dan instrumentasi. Fungsi utamanya adalah untuk melakukan operasi linier matematika (tegangan dan arus), integrasi dan penguatan.

Kini op-amp dapat dijumpai di mana saja, dálam berbagai bidang: reproduksi suara, sistem komunikasi, sistem pengolahan digital, elektronik komersial, dan, aneka macam perangkat hobyist.

1. Op-Amp sebagai komparator.

Op-amp sebagai komparator membandingkan antara tegangan masukan dengan tegangan referensinya, maka akan diperoleh hasil pada oscilloscope .Bila tegangan masukan berada diatas tegangan referensi, maka tegangan keluaran akan menyamai tegangan saturasinya (negatif). Bila tegangan masukan berada dibawah tegangan referensinya, maka tegangan keluaran akan menyamai tegangan saturasinya (positif).

2. Op-Amp sebagai penggali tegangan dan penggali terbalik.

Tegangan keluaran pada op-amp sebagai penggali tegangan sefasa dengan tegangan masukannya. Besarnya tegangan keluaran dapat ditentukan dengan pengaturan besarnya resistansi-resistansi yang dipakai.  Op-amp sebagai pengali terbalik akan diperoleh hasil pada oscilloscope dimana tegangan keluaran pada op-amp pengali terbalik berbeda fasa dengan tegangan masukannya.

 

 

 

Image
4

Resensi Film: TOP SECRET-THE BILLIONAIRE

             Yah, semua orang bisa berhasil kalau kita semua bersungguh-sungguh. Bersungguh-sungguh itu tidak mudah, bisa saja luntur dan menjadi putus ada,kapan kita putus asa? yaitu ketika kita gagal dan tidak mendapatkan motivasi. Mungkin untuk sebagian orang, hanya dengan motivasi yang kelihatannya sepele itu tidak banyak merubah keadaan. Ya memang begitu kalau motivasi itu tidak diterjemahkan ke aksi. Mendadak semangat dan termotivasi lantas lupa…jadi aku segera menulisnya di sini saja, agar motivasi itu tertanam kuat dan berakar. Amin Ya Rabb…

Motivasi banyak sumbernya, bisa dari kata-kata perenungan diri sendiri, film, buku atau nasihat orang lain. Sebenarnya motivasi yang paling gampang didapat ya motivasi dari kegagalan diri sendiri. Karena setiap orang pasti pernah gagal.Salah satu contohnya adalah motivasi yang baru aku dapat dari sebuah film  thailand yang diadaptasi dari kisah nyata serang pengusaha muda.

Judulnya Top Secret-The Billionaire,Menceritakan tentang anak SMU biasa yang hobinya ngegame online,bukan cuma hobi tapi jago. Top Ittipat namanya, gak sebaik skill game onlinenya, prestasi akademiknya berbanding terbalik.Tapi Top santai aja tuh, Ia malah fokus menggeluti hobi game online-nya hingga suatu hari seorang gamer ingin membeli budget (semacam perlengkapan yang didapatin kalau avatarnya menangin game gitu) gamenya dengan uang sungguhan (Whatever that name, aku gak terlalu paham tentang game online), si Top yang masih ABG tentunya tergiur dengan jumlah uang yang ditawarkan, Meskipun gak punya rekening, Top gak kehabisan akal. Ia memakai rekening pamannya untuk menerima uang. Mulanya Top ragu mengira game asing itu hanya bercanda,tak disangka setelah doi ngecek langsung di Bank, that is real. Dari situ Top menjual semua budget avatar game online miliknya, karena doi jago and memang hobinya ngegame,berjalanlah transaksi tersebut dan uang mengalir bak niagara. Sejak itu bakat usaha Top mulai tampak. Memang gak ada yang nyangka-nyangka, terkadang hobi bisa mendatangkan uang.Top sampai bisa beli mobil  sendiri loh! Padahal usianya masih 16 tahun saat itu.

Namanya orang tua yang sayang anak, kedua orang tua Top gak setuju dengan kegiatan Top yang seperti itu, mereka ingin Top belajar tekun, kuliah agar kelak menjadi orang yang mapan sewajarnya. Tapi Top benar-benar anti dengan yang namanya belajar. Sampai suatu saat akun game online di blokir karena ketahuan mengomersialkan budget avatarnya. Disini skill Top dalam berbisnis mulai diuji, Doi gak nyerah, malah semakin tertarik berbisnis yang lain-lain. Mulai dari jualan kacang dan lain-lain yang ngebuat doi mesti putar otak gimana caranya dapat uang. Top ngelanjuti studi marketing diuniversitas swasta, untuk menuruti keingan orang tuanya, sedangkan fikirannya tetap kekeuh ingin jadi pengusaha. Nilai akademiknya gak ada perbaikan, jelas aja orangtuanya pusing.Disekolahin mahal-mahal malah sia-sia, ayahnya pusing banget hadapin Top yang keras kepala,disisi lain tanggungan hutang 12 Miliar membuat ayah Top terpaksa merelakan rumahnya di sita Bank. Ayah Ibu Top pindah ke Shanghai, tetapi Top kekeuh ingin tetap di bangkok, berbisnis dibantu oleh pamannya.

Oh iya, Top punya pacar yang cantik, Lin namanya.Cita-cita Lin ingin menjadi seorang artis drama. Lin juga bingung menghadapi Top.Lin selalu berusaha untuk menyadarkan Top agar tidak terus-terusan keras kepala dan menuruti orang tuanya untuk melanjutkan studi. Memang dasarnya Top anti belajar, Lin jadi kewalahan dibuatnya. Demi tekadnya berbisnis, Top rela melepaskan Lin.

                   ‘Tao Kae Noi’ adalah merk produk cemilan rumput laut buatan Top Ittipat yang artinya ‘Pengusaha Muda’

Ending-nya, Top berhasil menjadi pengusaha cemilan rumput laut, produk yang terinspirasi juga dari Lin.

Ia sukses diumurnya yang ke-19. Seumuranku, nonton film ini minder juga sih. Aku tidak sekeras kepala Top, aku belum bisa mewujudkan tekadku untuk menginjakan kaki ke Havard, dan Paris. Masih kuliah, belum berpenghasilan dan masih mengemis uang pada orang tua. Meski minder sesaat tapi aku gak malu, jalannya orang kan beda-beda, ada banyak jalan menjemput kesuksesan. Hal kecil yang dianggap remeh-temeh itu bisa jadi peluang.Amin Ya Rabbi =)

Bersumber dari google, ini adalah wajah Top Ittipat yang asli

Dari banyak sumber yang aku tahu, saat ini Top berusia 26 tahun dan telah menjadi pengusaha yang sukses diusia mudanya.Kini doi masih tetap nge-handle perusahaan Itthipat Kulapongvanit, bisa menghasilkan 800 juta baht ato Rp. 231 milyard per tahun, mantapnya lagi Top juga udah jago mimpin 2000 karyawan.Wuiiih!..