Hukum Imam yang Tidak Membaca Basmalah

Bermakmum pada yang Tak Berbasmalah

Assalamu’alaikum wr wb. Semoga shalawat tetap tercurahkan kepada nabi Muhammad saw, keluarga beliau, anak cucu beliau dan para ummatnya. Aamiin

Sahabat, sholat merupakan fardhu dan kewajiban bagi mereka yang memeluk agama islam. Sholat merupakan tiangnya agama, sehingga tingkat baik buruknya keislaman seseorang dapat diukur dari baik buruknya sholat mereka. Meski begitu, sebagai sesama muslim tidak diperkenankan mengolok-olok muslim, meskipun mereka tidak menunaikan sholat, karena mereka juga merupakan saudara kita juga.

Bila mereka enggan menunaikan kewajiban utama mereka sebagai seorang muslim, yakni sholat, maka tugas utama kita adalah mengingatkannya, mengajaknya dan mendoakannya untuk kembali sholat.

Sholat memiliki rukun sholat, salah satunya adalah membaca ummul qur’an, surat al fatihah. Ada dua pendapat terkait alfatihah dalam sholat, khususnya tentang ayat-ayat dalam fatihah meskipun masing-masing ulama sepakat bahwa jumlah ayatnya sama dengan tujuh ayat.

Menurut imam mahzab yang banyak dianut oleh ummat islam di Indonesia (imam syafi’i), basmalah merupakan ayat pertama dalam surat al fatihah. Namun menurut imam mahzab lain berpendapat bahwa basmalah bukan termasuk dalam surat al fatihah.

Indonesia mayoritas merupakan muslim yang berpedoman pada mahzab imam syafi’i. Sehingga wajib bagi setiap imam untuk mengetahui dan membaca basmalah “lantang” dalam surat alfatihah ketika sholat.

Lantas bagaimana bila muslim yang bermahzab syafi’i tidak membaca basmalah dalam alfatihah? Simple saja, sholatnya dianggap tidak syah. Karena tidak lengkap kandungan ayat dalam fatihahnya.

Adapun mereka yang [jamaah] mengetahui bahwa imam mereka [diketahui] tidak membaca basmalah dalam fatihahnya, maka baiknya sebagai makmum mengulangi sholatnya bila merasa ragu syah atau tidak sholatnya.

Sebagai imam, mestilah menjadi imam yang bijak. Mestilah mereka memahami, bahwa mayoritas muslim negeri ini bermahzab imam syafi’i. Selain itu, tiada satupun imam mahzab lain [baik abu hanifa, imam maliki dan imam hambal] bahwa membaca basmalah menyatakan dihukumi tidak syah dalam sholatnya.

Wallahu a’lam bish showab…