Tanyakan 3 Hal Ini Pada Diri Anda Sebelum Mulai Berwirausaha

Apa yang sebenarnya dibutuhkan secara psikologis bagi pebisnis yang berbakat untuk mencapai status wirausahawan yang sukses?

Menurut pendiri Embodied Entrepreneur, Nicolette Wilson-Clarke, ada 3 hal yang mesti diajukan kepada diri sendiri sebelum memulai bisnis Anda. Hal ini akan membantu Anda menemukan “akan jadi seperi apa saya sebagai seorang wirausahawan?”.

Nicolette selama ini membantu para eksekutif kreatif untuk mencapai potensi tinggi mereka dengan tidak membiarkan rasa tidak aman menghalangi apa yang ingin dicapai.

Baca juga: 3 Langkah Nyata Mewujudkan Bisnis Berbasis Teknologi

Dia mengajukan pertanyaan-pertanyaan penting tentang kehidupan, dan mengamati tanggapannya, untuk mengidentifikasi hambatan apa yang menghalangi kemajuan masing-masing individu. Hal ini, jelasnya, memungkinkan dia untuk memotong langsung ke intinya dan menghilangkan perasaan tidak nyaman yang mungkin dimiliki kliennya.

1. Tentukan Prinsip Anda

Ajukan pertanyaan, apa yang Anda perjuangkan?

Menurut Nicolette, setelah ditanya pertanyaan ini, seorang wirausahawan yang masih pemula biasanya dipaksa untuk menentukan nilai-nilai mereka dan sebagai individu yang mana dia sejajar.

“Banyak pengalaman terutama ketika saya berhadapan dengan perempuan yang pernah bekerja di perusahaan lain, misalnya (ketika saya perhatikan) mereka menyadari setelah bekerja, nilai-nilai mereka percaya yang tidak selaras dengan perusahaan tempat bekerjanya,” ujarnya.

Kadang-kadang, dari itu saja bisa sebagai petunjuk untuk membantu memahami tujuan mereka. Dia menjelaskan apa yang membuat mereka bahagia dan bagaimana mengurangi kecemasan yang ada karena bertahun-tahun menyelaraskan diri dengan hal yang mungkin berbeda dengan siapa sebenarnya diri mereka.

2. Temukan Passion Anda

Langkah selanjutnya adalah menentukan apa yang Anda sukai. Misalnya “pekerjaan” dan “bekerja” adalah dua konsep yang berbeda. “Pekerjaan” adalah sesuatu yang Anda dibayar untuk melakukannya. Sementara “bekerja” dapat diartikan sebagai “mengapa Anda ada di sini?” dan “apa ini bermanfaat dan baik>”

“Jadi, memahami tujuan dan keinginan Anda adalah hal yang sangat bermanfaat sebagai bagian dari perwujudan,” sebutnya.

Baca juga: Ide Bisnis Berbasis Teknologi Yang Menjanjikan

3. Hitung Bagaimana Anda Menghabiskan Waktu

Setelah menyelami apa tujuan yang Anda pegang di dunia kerja, langkah selanjutnya adalah melihat rutinitas harian dan bagaimana menghabiskan waktu.

Pertanyaan yang diajukan Nicolette kepada para pebisnis harus dilakukan kepada diri mereka sendiri termasuk:

-. Bagaimana kamu menggunakan waktumu?

-. Seperti apa keseimbangan kehidupan kerja Anda?

-. Berapa banyak waktu yang Anda lakukan untuk pekerjaan Anda saat ini, dan berapa banyak waktu untuk keluarga, teman dan hobi Anda?

Mengajukan pertanyaan seperti ini memungkinkan untuk menilai apakah mereka memiliki hubungan yang sehat dengan pekerjaan mereka dan apakah mereka benar-benar menikmatinya.

Baca juga: Asal Usul Jaringan Komputer

“Memastikan bahwa Anda memiliki hubungan, pikiran dan tubuh yang sehat. Jadi untuk hubungan tubuh, misalnya, seberapa banyak Anda berolahraga, berapa banyak waktu yang Anda sumbangkan untuk tubuh Anda sendiri (gym, yoga, kelas). Dan untuk pikiran, apakah Anda memberi diri Anda waktu tenang? Dan itu dapat ditafsirkan dalam banyak cara seperti meditasi, doa atau sesuatu yang lainnya,” papar dia.

Set your Twitter account name in your settings to use the TwitterBar Section.