8 Langkah Mudah Mencoba Bisnis Buat Para Milenial – Kebetulan saya milenial yang cukup lumayan mencoba berbisnis sejak tahun 2011, waktu itu saya masih status mahasiswa, justru karena ingin mendapatkan uang tambahan, ada saja niat untuk mencoba bisnis.

Terlebih ketika jaman sudah serba digital seperti ini lebih mudah lagi buat bantu marketingkan bisnis kita. Kalau jama dulu harus mulut ke mulut ke teman kampus, sekarang tinggal posting di Instagram teman sekampus, rekan kerja, bahkan orang lain bisa berpeluang melihat jualan kita. Nah langsung saja apa sih tips yang bisa anda coba terapkan!

1. Memulai dari apa yang kita suka

Ada nih teman magang di tempat kerja saya yang hobi fotografi, wah cocok banget kan di jaman yang serba instagramable. Cukup posting-posting hasil foto dia di Instagram dan mencantumkan contact di bio, ga harus iklan pun teman dekat bahkan alumni bisa contact minta jasa fotografi dia.

Bukan fotografi saja, ada temanku yang ternak bebek petelur, ya lagi-lagi pakai sosial media seperti facebook cukup mudah dia bisa dapat orderan. Kalau kamu suka apa? coba cari-cari dulu deh.

2. Mau belajar dengan siapa saja dan kapan saja

Belajar di bidang yang kita sudah kuasai, kita senangi dan menghasilkan uang, itu sangat menyenangkan. Keluarin modal buat nambah ilmu bakal balik kok manfaatnya buat kita. Bisa di acara pembelajaran seperti seminar, workshop, atau pelatihan-pelatihan khusus.

Apalagi karena niat belajar bisa ketemu mentor, coach, orang yang lebih berpengalaman, networking dan lain-lain.

3. Jangan bertindak terlalu beresiko

Bukan maksud saya untuk tidak berani mengambil resiko, yang saya maksud adalah hindari tindakan yang terlalu ceroboh karena berambisi bisnis.

Jangan jadikan bisnis seperti judi dengan serta merta ngeluarin moda dengan harapan hasil besar, tanpa mempunyai pengetahuan dan perencanaan yang matang. Hal ini bisa kamu ketahui kok dari point 1 dan 2.

4. Berniat memberi manfaat

Bagi saya bisnis yang baik itu selain menguntungkan bagi diri sendiri dari segi pemasukan, saya juga harus menjual suatu manfaat.

Baca juga: Strategi Pengembangan Usaha Dengan Mempertahankan Karyawan Terbaik

Percayalah ketika yang kita punya niat menjual atau menawarkan sesuatu yang bernilai manfaat, maka pembeli akan datang dengan mudah.

5. Minta masukan dari orang lain

Kita hidup bersosialisasi, kdang ada masukan dari teman dari keluarga, sebisa mungkin kita menampung saran mereka. Apalagi dari orang yang jauh berpengalaman.

Ada kalanya bisnis yang kita jalankan sesekali meminta pendapat orang lain pakah sudah di jalur yang tepat, sehingga lebih berkah.

6. Aktif di semua sosial media

Sosial media seperti pasar yang ramai dikunjungi orang, baik Facebook, Linkedin, Twitter, dan Instagram. Setidaknya milikilah semia akun gratis tersebut untuk belajar tentang karakter market di sosial media. Bisa jadi konsumen potensial kita ada di Instagram, bisa jadi di Facebook, bisa juga di Twitter.

7. Mengikuti perkembangan media digital

Dulu saya bisnis biasanya pakai bbm, sekarang sudah jaman dm Instagram dan Telegram. Dulu cukup pakai blogger, sekarang harus pakai website dan toko online.

Media digital cepat sekali perkembangannya, bahkan tidak hanya untuk bisnis, media digital digunakan untuk banyak hal.

8. Bisnis harus dengan cara yang baik

Bayangkan kalau kita ditawari produk sama teman, sepertinya itu bakal sangat mengganggu. Secara langsung jualan sesuatu menawarkan di grup WhatsApp tanpa izin, itu bukanlah kurang elegan.

Contoh saja seperti posting di Instagram atau Facebook sesekali cukup elegan, dan jika ingin lebih besar bisa menggunakan iklan.

Baca juga: Menjadi Waiter Bukan Pekerjaan Yang Memalukan

Set your Twitter account name in your settings to use the TwitterBar Section.