browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Hal Yang Terjadi Pada Tubuh Ketika Berhenti Mengkomsumsi Gula

Hal Yang Terjadi Pada Tubuh Ketika Berhenti Mengkomsumsi Gula
Posted by on 14 May 2018

Hal Yang Terjadi Pada Tubuh Ketika Berhenti Mengkomsumsi Gula. Sudah bukan rahasia membuat orang ketagihan. Maka tidak heran ketika seseorang mengomsumsi makanan atau minuman manis, akan muncul perasaan ingin mengomsumsi lagi dan lagi. Para ahli mengungkapkan ini terjadi karena efek adiksi yang muncul dari gula yang dapat mentimulasi sistem reward dan rasa senang di dalam otak sehingga membuat seseorang ingin terus mengomsumsinya.

HAL YANG TERJADI PADA TUBUH KETIKA BERHENTI MENGKOMSUMSI GULA

Hal Yang Terjadi Pada Tubuh Ketika Berhenti Mengkomsumsi Gula

Rasa ketergantungan ini menyebabkan seseorang kadang tidak mengontrol asupan gula yang masuk ke tubuhnya. Sehingga gula yang dikomsumsi menjadi berlebihan. Gula yang terlalu banyak masuk ke dalam tubuh ini nantinya akan menimbulkan serentetan masalah kesehatan, mulai dari diabetes hingga kesehatan otak.

Sekarang sudah banyak orang yang sadar akan hal ini. Bahkan ada yang rela menghentikan asupan gula ke dalam tubuhnya. Berikut ini hal yang akan terjadi pada tubuh ketika mengomsumsi gula.

1. Memperkecil Resiko Diabetes

Hal pertama yang dapat terjadi apabila anda mengurang gula tentu saja memperkecil resiko diabetes. Tingginya asupan gula dapat menyebabkan terganggunya fungsi insulin sehingga memicu penyakit diabetes. Jadi ketika anda sudah tidak mengomsumsi lagi, sama saja anda secara tidak langsung bertahap terhindar dari diabetes.

2. Mood Menjadi Lebih Baik

Memasok makanan manis memang menyenangkan, tapi sebenarnya komsumsi gula sering dikaitkan dengan depresi yang lebih tinggi. Ketika anda berhenti mengomsumsi gula selama satu sampai dua minggu, suasana hati anda akan membaik. Menurut sebuah penelitihan wanita yang berhenti komsumsi makanan dengan indeks glikemik yang tinggi, termaksuk menambah gula ke dalam minuman atau makanan, cenderung rentan mengalami depresi dari pada wanita yang lebih mengkomsumsi gula.

3. kulit Menjadi Lebih Sehat

Salah satu yang dapat membantu anda menjaga kesehatan kulit adalah dengan membatasi asupan gula yang berlebihan. Setelah satu minggu berhenti mengkomsumsi gula akan ada serangkaian perubahan yang terjadi pada kulit, misalnya. Minyak kulit berkurang, kulit jadi lebih terhindrasi dan lembut.

4. Meningkatkan Daya Ingat

Tingginnya asupan gula nyatanya juga mempengaruhi kesehatan otak, seperti menurunkan kemampuan kognitif. Kadar gula yang tinggi dalam tubuh ujung-ujungnya dapat merusak komunikasi di antara sel-sel otak.

5. Memperbaiki Sistem Imun

Berdasarkan studi yang dipublikasikan oleh american journal of clinical nutrition. Kemampuan sel dara putih melawan bakteri dapat menurun hingga 50% hanya karena 100 gram gula dalam darah. Efek ini dapat berlangsung selama 5 jam.