YangYang

Brawijaya University Student Blogs

Alun-Alun Kota Malang

Dari dulu saya sangat menyukai tanaman hijau, apalagi dengan tanaman bunga yang warni-warni.. terlihat sangat cantik! πŸ˜› mungkin inilah salah satu alasan, mengapa saya mengambil jurusan agribisnis di universitas Brawijaya. πŸ™‚

Sudah terhitung 5 tahun lebih saya tinggal di kota Malang. Saya sangat menyukai Malang, selain hawanya sejuk (walaupun kadang panas juga..hihi) juga karna tata kota Malang yang indah yang membuat saya jadi jatuh hati πŸ™‚

Namun menurut saya, ada hal yang kurang dari kota Malang, yaitu taman kota. Setahu saya, taman kota yang ada di Malang diantaranya alun-alun kota dan alun-alun buder atau yang sering dikenal dengan alun-alun tugu (depanΒ  kantor balaikota Malang). Seharusnya pemerintah dapat lebih mengeksploitasi fungsi taman kota sehingga terlihat sepadan dengan indahnya kota Malang yang juga dijuluki sebagai Paris van East Java.

Disini saya akan sedikit mengulas tentang salah satu taman kota yang ada dikota Malang yaitu taman alun-alun kota Malang..

Taman alun-alun kota ini didesain menyerupai taman-taman yang ada di Eropa. Dengan adanya bundaran besar ditengah yang dapat berfungsi sebagai tempat duduk. alun-alun kota ini berbentuk persegi dengan adanya pintu masuk disetiap sisinya, memudahkan pengunjung untuk datang dari berbagai arah. Tepat ditengah-tengah juga terdapat air mancur. Namun sangat disayangkan air mancur tersebut terlihat tidak terawat, sehingga cat-nya terlihat banyak yang terkelupas. Banyak orang mengatakan alun-alun kota Malang dulu sangatlah indah. Namun karna kurang perhatian dan perawatan, jadi terlihat tidak menarik seperti dulu πŸ™ Pengunjungpun mulai berkurang minatnya untuk mengunjungi alun-alun. Padahal menurut saya alun-alun berada di tempat yang sangat strategis. Berada di tengah-tengah kota, banyak pertokoan yang berada disekitarnya (sarinah, gramedia, McD, ramayana, mitra, dll) juga berada tepat di depan Masjid Agung Jami’. Selain itu, alun-alun kota Malang didesain dengan menarik, banyaknya pepohonan rindang serta bunga dimana-mana menambah indahnya tempat ini πŸ™‚

tugu di pintu masuk alun-alun kota Malang

pusat informasi wisata

Masjid Jami’

bunga bougenville sebagai elemen taman kota

pohon palem sebagai elemen taman kota

pepohonan rindang di alun-alun kota Malang

bunga kana sebagai elemen taman kota

Fasilitas yang terdapat di alun-alun cukup lengkap, dengan adanya tempat jogging track, pepohonan rindang, banyak tempat duduk yang nyaman, toilet umum, pos polisi serta wifi juga melengkapi kenyamanan pengunjung πŸ˜› Banyak juga pedagang kecil yang menjual balon, mainan, makanan, jasa foto, juga ada penjual yang menjual jagung untuk pakan burung merpati yang ada disana. Inilah yang menurut saya paling menarik, yaitu banyaknya burung merpati yang ada disana, mereka selalu datang bergerombol apabila ada pengunjung yang memberi makan (benar-benar serasa di luar negri..hehehe) πŸ˜› πŸ˜› Namun yang sedikit mengganjal dihati saya yaitu banyaknya pengamen jalanan berkeliaran, kadang saya risih dan takut karna ada saja pengamen yang datang setiap waktunya πŸ™ hal ini dapat membuat kenyamanan pengunjung berkurang.

burung merpati terbang beriringan

‘rumah’ burung merpati

bangku tempat duduk menambah kenyamanan pengunjung

penjual mainan

Pada saat pagi menjelang siang sekitar pukul 11.00 wib ada pula pertunjukan topeng monyet yang menambah meriahnya suasana dialun-alun kota Malang πŸ˜€ dan tak disangka-sangka pada saat malam hari, alun-alun kota Malang inipun terlihat sangat ramai! Seperti pasar malam rasanya,, banyak pedagang makanan dan mainan dimana-mana, bahkan ada 2 atau 3 pertunjukan topeng monyet yang menambah meriahnya suasana alun-alun dimalam hari. Dan yang lebih menarik lagi adalah pemandangan masjid Agung yang terlihat indah dan megah disisi taman kota ini. πŸ™‚

masjid Jami’ dimalam hari

pertunjukan topeng monyet disore hari

penjual jagung dimalam hari

Namun sangat disayangkan pada saat malam hari banyak sampah berserakan dimana-mana. πŸ™ Semestinya hal ini lebih diperhatikan oleh pihak pengelola. Padahal disalah satu bagian sisi alun-alun terdapat papan peringatan berupa sanksi apabila buang sampah sembarangan. ckckck.. πŸ™

suasana alun-alun dimalam hari

papan peringatan

By :

Yang Rozi Rahimah

NIM : 0810440291

Pengantar Arsitektur Lanskap / kelas E

Dosen Pembimbing : Pak Medha Baskara

 

Both comments and pings are currently closed.