BENTUK-BENTUK PROMOSI

Nama : Winda Anggraini

NIM     : 105020205111009

Kelas  : BA

 

BENTUK-BENTUK PROMOSI

PROMOSI PEMASARAN MENURUT KOTLER

 

Menurut Kotler (2000), “strategi promosi dapat dilakukan melalui empat bentuk promosi yang paling dikenal, yaitu periklanan, personal selling, publisitas dan promosi penjualan”. Strategi promosi tersebut dapat dilakukan secara sendiri, tetap ipada umumnya dilakukan secara bersama-sama.

 

1) Periklanan

 

Periklanan merupakan salah satu cara yang dilakukan perusahaan untukmemperkenalkan produknya terhadap konsumen. Periklanan dilakukan melalui berbagai media periklanan yang tersedia sesuai dengan target pasar yang akan dituju perusahaan.

 

Menurut Jefkins (1996), “bahwa periklanan merupakan pesan-pesan penjualanyang paling persuasif yang diarahkan kepada calon pembeli yang paling potensial atas produk barang atau jasa tertentu dengan biaya semurah-murahnya”. Kotler(2000) memberikan definisi periklanan sebagai “setiap bentuk presentasi dan promosi ide, barang, atau jasa yang dibayar oleh sponsor yang dikenal yang bersifat tidak pribadi”. Menurut Swastha (2002), “periklanan adalah komunikasi non-individudengan sejumlah biaya, melalui berbagai media yang dilakukan oleh perusahaan, lembaga non-laba serta individu-individu”.

 

Berdasarkan ketiga pengertian periklanan di atas, dapat disimpulkan bahwa periklanan merupakan komunikasi atau pesan-pesan penjualan yang dilakukan olehperusahaan melalui sponsor atau lembaga lain di luar perusahaan dengan mengeluarkan sejumlah biaya. Iklan dapat dikatakan sebagainonpersonal selling, karena penjualan tidak dilakukan secara langsung oleh seorang penjual. Iklan atau advertensi merupakan cara penyajian cetakan, tulisan kata-kata, gambar atau menggunakan orang, produk atau jasa yang dilakukan oleh suatu lembaga(perusahaan iklan) dengan maksud untuk mempengaruhi dan meningkatkan penjualan, meningkatkan pemakaian atau memperoleh suara, dukungan atau pendapat.

Menurut Swastha (2002), tujuan periklanan adalah sebagai berikut:

1. Secara Umum, tujuan periklanan adalah meningkatkan penjualan yangmenguntungkan.

2. Secara Khusus, beberapa tujuan periklanan adalah:

  1. Mendukung program penjualan pribadi/perorangan dan kegiatan promosiyang lain.
  2. Mencapai orang-orang yang tidak dapat dicapai oleh tenaga penjualan/salesman dalam jangka waktu tertentu.
  3. Mengadakan hubungan dengan penyalur, misalnya dengan mencantumkannama dan alamatnya.
  4. Memasuki daerah pemasaran baru atau menarik pelanggan baru.
  5. Memperkenalkan produk baru.
  6. Menambah penjualan industri/menambah penjualan suatu produk.
  7. Mencegah timbulnya barang-barang tiruan.
  8. Memperluas penjualan perusahaan.
  9. Melawan prasangka atau dugaan tentang penggantian produk.
  10. Membangun nama baik (god will) perusahaan, dan
  11. Memperbaiki reputasi perusahaan dengan memberikan pelayanan umum dan menjelaskan keadaan organisasi yang menghasilkan produk tersebut.

 

Ada beberapa media yang dijadikan sebagai pengiklanan suatu perusahaan adalah sebagai berikut :

 

1. Media Cetak

Menurut Rhenald Khasali (1995;99) dalam bukunya “Manajemen Periklanan” Media cetak adalah suatu media yang statis dan mengutamakan pesan–pesan visual. Media ini terdiri dari lembaran dengan sejmlah kata, gambar, atau foto,dalam tata warna dan halaman putih. Fungsi utama media cetak adalah member informasi dan menghibur. Didalam pengertian ini, media cetak yang digunakan untuk periklanan dibatasi pada surat kabar dan majalah.

Adapun keunggulan pada kedua media cetak tersebut :

  • Surat Kabar

Market Coverage, Surat kabar dapat menjangkau daerah-daerah perkotaan sesuai dengan cakupan pasar.

  • Comparsion Shopping

Keuntungan kedua menyangkut kebiasaan konsumen membawa surat kabar sebagai referensi untuk memilih barang sewaktu belanja.

  • Positive Consumer Attitudes

Konsumen umumnya memandang surat kabar memuat hal-hal actual yang perlu segera diketahui khalayaknya pembaca.

  • Flexibility

Pengiklanan dapat bebas memilih pasar mana yang akan di prioritakan. Dengan demikian ia dapat memilih media mana yang cocok.

2. Majalah

  • Khalayak Sasaran salah satu keunggulan majalah jika dibandingkan dengan media lainnya adalah kemampuannya menjangkau segmen pasar tertentu yang terspesialisasi.
  • Penerimaan Khalayak, keunggulan adalah kekmpuan mengangkat sasaran terhadap prestise majalah yang bersangkutan.
  • Long life span, majalah adalah media yang memiliki usia edar paling panjang dari sekuruh media yang ada. Selain itu, majalah yang dimiliki oleh khalayak umumnya disimpan hingga bertahun-tahun sebgai refrensi.
  • Kualitas Visual, kualitas visual majalah sangat prima karena umumnya dicetak diatas kertsa berkualitas tinggi. Dengan demikian kebanyakan majalah dapat menyajikan tata warna, reproduksi foto, baik hitam-putih maupun berwaran dengan surat kabar.

3. Media Televisi

Televisi media yang paling baru dan berkembang paling banyak diantara media-media terpenting, dan mungkin seklai yamg paling serbagun (versatile). Himbauannya dating lewat penglihatan maupun pendengaran; produk-produk dapat didemonstrasikan dan diterangkan. Televisi sangat luwes dalam hal meliputi pasaran geografis serta mengenai waktu penyajian pesannya. Karena pesan sebagian datang lewat pendengaran, televisi dapat memanfaatkan pengaruh personal dramatis dari ucapan kata-kata pesan itu.

Adapun keunggulan yang dimiliki oleh media televisi adalah sebagai berikut :

  • Efisien biaya, banyak pengiklanan memandang televisi sebagai media yang paling efektif untuk menyampaikan pesan-pesan komersialnya. Salah satu keunggulannya adalah kemampuan menjangkau khalayak sasaran sangat luas.
  • Dampak yang kuat, keunggulan lainnya adalah kemampuannya menimbulkan dampak yang kuat terhadap konsumen, dengan tekanan pada sekaligus dua indera : penglihatan dan pendengaran. Televisi juga mampu menciptakan kelenturan bagi pekerjaan – pekerjaan kreatif dengan mengkombinasikan gerakan, kecantikan, suara, warna, drama dan humor.

4. Media Radio

Seperti majalah, radio adalah media yang memiliki jangkauan selektif terhadap segmen pasar tertentu. Dalam masyarakat agraris dengan jangkauan wilayah yang sangat luas, radio telah menjawab kebutuhan untuk meyakinkan komunikasi yang dapat memicu perubahan masyarakat.

Sebagai media, radio memiliki beberapa keunggulan sebagai berikut :

  • Menjangkau jumlah khalayak sasaran yang besar pada waktu yang bersamaan
  • Menjangkau individu atau kelompok masyarakt yang hidup terpencil dan terpencar-pencar seperti kehidupan masyarakat agraris pada umumnya
  • Cepat menyampaikan pesan sehingga dapat memberikan informasi mutakhir yang berguna
  • Mengatasi berbagai kendala geografis dan
  • Mudah dimengerti, tidak memerlukan kemampuan membaca yang memang belum banyak dimiliki rakyat banyak.

5. Media Luar Ruang

Yang dimaksud dengan media luar ruang disini adalah seperti papan reklame. Pengiklanan papan reklame merupakan media yang fleksibel dan murah. Oleh karena dapat mencapai hampir semua penduduk, cara ini cocok sekali untuk produk konsumen yang banyak dipakai, yang memerlukan keterangan singkat. Ini merupakan bentuk paengiklanan tipe mengingatkan, dan pengaruhnya terasa karena ukuran yang besar dan berwarna.

Keunggulan yang dimiliki media ini adalah sebagai berikut :

  • Fleksibilitas
  • Pengulangan papaaran yang tinggi
  • Biayanya rendah
  • Persaingannya juga rendah

6. Media Lini Bawah

Dalam hal ini yang termasuk media lini bawah yakni antara lain, promosi penjualan, sponsor, direct mail (untuk iklan dengan metode pemasaran direct respone) dan pameran- pameran. Namun sesungguhnya diluar media-media ini, masih bnayak media iklan lini bawah lainnya. Mulai dari media-media yang cukup penting seperti catalog yang menawarkan peluang-peluang pemasaran tersendiri, sampai media-media yang jarang diperhitungkan.

Keunggulan yang dimiliki media ini adalah sebagi berikut :

  • Audiens terpilih
  • Fleksibilitas
  • Tidak ada pesaing iklan dalam media yang sama
  • personalisasi

 

2) Personal Selling

 

Menurut Kotler (2000), “penjualan perorangan (personal selling), yaitupenyajian atau presentasi pribadi oleh tenaga penjual perusahaan dengan tujuanmenjual dan membina hubungan dengan pelanggan”. Menurut Tjiptono (2004)penjualan perorangan adalah “komunikasi langsung (tatap muka) antara penjual dancalon pelanggan untuk memperkenalkan suatu produk kepada calon pelanggan danmembentuk pemahaman pelanggan terhadap produk sehingga mereka kemudianmencoba membelinya”.Penjualan perorangan adalah alat paling efektif pada tahap proses penjualantertentu, terutama dalam membangun pilihan, keyakinan, dan tindakan pembeli.Dibandingkan dengan periklanan, penjualan perorangan mempunyai beberapa sifatyang unik. Metode ini memungkinkan interaksi pribadi antara dua orang atau lebih,sehingga setiap orang dapat mengamati kebutuhan dan karakteristik yang lain sertamenyesuaikan diri dengan cepat. Penjualan perorangan juga memungkinkan semuajenis hubungan muncul, mulai dari hubungan penjualan semata-mata sampai kehubungan persahabatan mendalam. Wiraniaga yang efektif memelihara rasa tertarikpelanggan untuk membina hubungan jangka panjang. Terhadap penjualanperorangan, pembeli biasanya merasa perlu untuk mendengarkan atau memberi reaksi(Kotler, 2000).

 

Menurut Kotler (2000), bahwa ciri atau sifat-sifat penjualan peroranganadalah sebagai berikut:

 

1. Personal confrontation yaitu adanya hubungan aktif, langsung dan timbal balikantara dua orang atau lebih. Sehingga dapat mengetahui secara langsung apa yangdiinginkan dan dapat segera melakukan penyesuaian dengan pembeli.

2. Cultivation yaitu sifat yang memungkinkan berkembangnya segala macamhubungan, mulai dari sekedar hubungan jual beli sampai dengan suatu hubunganyang lebih akrab.

3. Response yaitu situasi yang seolah-olah mengharuskan pelanggan untukmendengar, memperlihatkan, dan menanggapi sehingga dapat mengetahui tanggapan pembeli secara langsung agar tenaga penjual secara cepat pula dapat menyimpulkannya.

 

Selanjutnya Tjiptono (2004) menyatakan bahwa beberapa fungsi-fungsipenjualan perorangan, yaitu:

  1. Prospecting yaitu mencari pembeli dan menjalin hubungan dengan mereka.
  2. Targeting yaitu mengalokasikan kelangkaan waktu penjual demi pembeli.
  3. Communicating yaitu memberi informasi mengenai produk perusahaan kepada pelanggan.
  4. Selling yakni mendekati, mempresentasikan dan mendemonstrasikan, mengatasi perubahan serta menjual produk kepada pelanggan.
  5. Servicing yakni memberikan berbagai jasa dan pelayanan kepada pelanggan.
  6. Information gathering yakni melakukan riset dan intelijen pasar.
  7. Allocating yaitu menentukan pelanggan yang dituju.

 

3) Publisitas

 

Publisitas adalah upaya perusahaan untuk mendukung, membina citraperusahaan yang baik, dan menangani atau menangkal isu, cerita dan peristiwayang dapat merugikan perusahaan yang dilakukan melalui pembinaan hubungandengan masyarakat (public relations)” (Kotler, 2000). Publisitas adalah bentukpenyajian dan penyebaran ide, barang atau jasa secara non personal, yang manaorang atau organisasi yang diuntungkan tidak membayar untuk itu (Tjiptono,2004). Selanjutnya Swastha (2002) menyatakan “publisitas adalah sejumlahinformasi tentang seseorang, barang atau organisasi yang disebarluaskan kemasyarakat melalui media tanpa dipungut biaya atau tanpa pengawasan darisponsor”.

Publisitas merupakan pemanfaatan nilai-nilai berita yang terkandung dalam suatuproduk untuk membentuk citra produk yang bersangkutan. Dibandingkan denganiklan, publisitas mempunyai kredibilitas yang lebih baik, karena pembenaran(baik langsung maupun tidak langsung) dilakukan oleh pihak lain selain pemilikiklan. Di samping itu karena pesan publisitas dimasukkan dalam berita atauartikel koran, tabloid, majalah, radio dan televisi, maka khalayak tidakmemandangnya sebagai komunikasi promosi. Publisitas juga dapat memberiinformasi yang lebih banyak dan lebih terperinci dari pada iklan.

 

Jika dibandingkan dengan alat promosi lain seperti periklanan, publisitas mempunyai beberapa keuntungan antara lain:

 

  1. Dapat menjangkau orang-orang yang tidak mau membaca iklan. Pesan tersebutsampai kepada pembeli yang mungkin menghindari iklan dan wiraniaga karenapesan tersebut disampaikan sebagai berita bukan komunikasi yang diarahkankepenjualan.
  2. Dapat ditempatkan pada halaman depan dari sebuah surat kabar atau pada posisilain yang menyolok.
  3. lebih dapat di percaya, apa bila sebuah surat Kabar atau majalah  mempublikasikan sebuah cerita, keliatan lebih otentik sebagai berita dan berita pada umumnya  lebih di percaya dari pada iklan
  4. Jauh lebih murah karena dilakukan secara bebas, tanpa dipungut biaya.
  5. Bersifat dramatis, sebab mempunyai potensi untuk mendramatisasi perusahaanatau produk.

 

Bentuk-bentuk publikasi :

  • Berita rutin: pengumuman, pertemuan, konferensi, pameran seni, pelatihan singkat, pernyataan perusahaan mengenai akusisi, peruahan, atau pembagian personel.
  • Artikel panjang atau liputan mendalam (features): aktivitas sosial perusahaan, upaya perusahaan yang menunjukkan kepedulian terhadap permasalahan sosial. Artikel atau liputan ini biasanya berkaitan dengan wacana yang akan digulirkan oleh organisasi untuk memperoleh tanggapan publik dan mendorong pemerintah mengeluarkan kebijakan tertentu .

 

4) Sales Promotion

 

Promosi penjualan (sales promotion) adalah bentuk persuasi langsung melalui penggunaan berbagai insentif yang dapat diatur untuk merangsang pembelian produk dengan segera dan meningkatkan jumlah barang yang dibeli pelanggan. Promosi penjualan (sales promotion), yaitu insentif jangka pendek untuk mendorong pembelian atau penjualan dari suatu produk dan jasa. “Promosi penjualan termasuk berbagai jenis peralatan yang mempunyai sifat unik seperti kupon, perlombaan, pemotongan harga, hadiah dan lain-lain” (Kotler, 2000). Promosi penjualan menarik perhatian konsumen dan memberikan informasi yang mengarah pada pembelian.Semuanya memberikan insentif kuat untuk membeli dengan menyediakan dorongan atau kontribusi yang memberikan nilai tambah bagi konsumen.

 

5) Direct Marketing

 

Philip Kotler (2007:288) mengemukakan bahwa pemasaran langsung (direct marketing) adalah penggunaan saluran-saluran langsung konsumen untuk menjangkau dan menyerahkan barang dan jasa kepada pelanggan tanpa menggunakan perantara pemasaran. Pemasaran langsung adalah salah satu cara yang tumbuh paling pesat untuk melayani pelanggan. Pemasar langsung mencari tanggapan yang dapat diukur, khususnya pesanan pelanggan. Hal ini kadang-kadang disebut pemasaran pesanan langsung. Dewasa ini, banyak pemasar langsung menggunakan pemasaran langsung untuk membina jangka panjang dengan pelanggan.

 

Promosi penjualan dapat dikelompokkan berdasarkan tujuan yang ingin dicapai,sebagai berikut:

  1. Customer promotion, yaitu promosi penjualan yang bertujuan untuk merangsang/mendorong pelanggan untuk membeli.
  2. Trade promotion, yaitu promosi penjualan yang bertujuan untuk mendorong/merangsang pedagang grosir, pengecer, eksportir, dan importir untuk memperdagangkan barang/jasa dari sponsor.
  3. Sales force promotion, yaitu promosi penjualan yang bertujuan untuk memotivasi armada penjual.
  4. Business promotion, yaitu promosi penjualan yang bertujuan untuk memperoleh pelanggan baru, mempertahanan kontak hubungan dengan pelanggan memperkenalkan produk baru, menjual lebih banyak kepada pelanggan lama dan mendidik pelanggan.

 

 

PROMOSI PENJUALAN OFFLINE

 

Mungkin kita mengenal promosi secara offline atau nyata adalah dengan menggunakan cara-cara tradisional, yang masih sangat efektif. Bentuk promosi penjualan offline dapat berupa:

Brosur

Biasanya brosur tertulis dan disertai gambar menarik pada lembaran kertas. Strategi penjualan ini biasa dilakukan oleh mini market untuk menawarkan barang kepada konsumen. Biasanya mereka menyebarkan brosur dengan cara dari pintu kepintu pada wilayah sekitar toko.

Iklan Media Cetak

Koran dan majalah adalah salah satu bentuk promosi penjualan tradisional yang masih sangatefektif untuk menjangkau pasar tertentu.

Iklan Televisi

Televisi masih menjadi media promosi terbaik saat ini . Hampir setiap rumah sudah memiliki televise. Televisi dapat menjangkau seluruh nusantara bahkan bagian belahan dunia lain. Kita sering melihat promosi penjualan ditelevisi, misalnya dapatkan hadiah menarik selama persediaan masih ada atau dalam jangka waktu tertentu.

 

Iklan Luar Ruangan

Terpampang sangat besar dipinggir-pinggir jalan, tempat keramaian atau gedung-gedung bertingkat. Outdoor advertising masih menjadi bagian media promosi penjualan yang sangatmenarik untuk dilihat. Pesan singkat yang tertulis masih juga dapat menarik perhatian orang yang membacanya.

 

PROMOSI PENJUALAN ONLINE

Perkembangan teknologi semakin maju, orang lebih suka dengan hal-hal yang praktis, cukup diam dirumah, dengan menggunakan internet mereka dapat terhubung ke dunia maya, bahkan saat ini, dari mulai pekerjaan atau mencari uang, belanja, berkomunikasi, menonton video online, dapat dilakukan dirumah, tidak terkecuali dengan melakukan promosi penjualan online oleh tenaga pemasaran. Bentuk promosi penjualan online dapat berupa:

Baner

Baner merupakan cara promosi penjualan online utama yang umum digunakan. Mirip seperti brosur dengan gambar atau tulisan animasi yang bisa bergerak, biasanya dilektakkan pada bagian tertentu pada website.

Email

Hampir setiap pengguna internet pasti memiliki alamat akun email pribadi. Promosi penjualan bisa dilakukan melalui email marketing secara langsung. Pemasaran biasanya mengumpulkan email pelanggan hingga mencapai ribuan dan dengan sekali klik, promosi penjualan dapat langsung diterima dan dibaca oleh pemilik email.

Video

Pengguna internet lebih senang menonton video ketimbang membaca artikel. Promosi penjualan dapat dilakukan dengan menggunakan video yang diupload pada situs video seperti youtube, yang masih menjadi situs terbaik untuk menayangkan video.

Perusahaan yang besar biasanya dalam menjalankan kampanye promosi penjualan menggunakan kedua bentuk promosi offline maupun online agar kegiatan promosi berjalan dengan sukses. Karena dengan menggunakan kedua bentuk promosi penjualan dapat menjangkau pasar yang sangat luas dan juga dapat saling melengkapi.

 

BENTUK PROMOSI LAINNYA

Event sponsor

Event sponsorship adalah bentuk promosi merek yang mengikat suatu aktifitas seperti olahraga, hiburan, sosial, budaya, atau tipe aktifitas lain yang mempunyai minat publik yang tinggi (Terence A ship 2000:615).

PT.Djarum dalam pemasarannya memasarkan beberapa jenis produk ,diantaranya adalah Djarum Coklat, Djarum 76, Djarum Super, LA Lights, Djarum Black, Djarum Super Mezzo. Dari berbagai produk tersebut rokok LA Lights adalah rokok mild yang memiliki tingkat penjualan tertinggi diantara beberapa rokok mild PT.Dajrum lainnya. Karena rokok LA Lights memiliki kualitas dan image yang berbeda diantara beberapa rokok mild produksi PT.Djarum atau merek perusahaan lain. Rokok LA Lights adalah rokok yang menggunakan event sponsorship sebagai salah satu strategi dalam memasarkan produk.

Public Relations

Public Relations adalah suatu usaha yang sengaja dilakukan, direncanakan secara berkesinambungan untuk menciptakan saling pengertian antara sebuah lembaga/institusi dengan masyarakat. merupakan fungsi manajemen untuk mencapai target tertentu yang sebelumnya harus mempunyai program kerja yang jelas dan rinci, mencari fakta, merencanakan, mengkomunikasikan, hingga mengevaluasi hasil-hasil apa yang telah dicapainya.

 

Referensi

http://zoeldhan-informatika.blogspot.com/2012/02/bentuk-bentuk-promosi.html

http://sasyamsihd.blogspot.com/2012/05/promosi-dan-bentuk-bentuk-promosi.html

http://konsultanseojakarta.com/bentuk-promosi-penjualan.php

http://endyf.blogspot.com/2009/11/analisis-pengaruh-event-sponsorship.html

http://manajemenkomunikasi.blogspot.com/search/label/Public%20Relations

 

File Doc :

BENTUK PROMOSI

File PDF :

BENTUK PROMOSI pdf

 

 

 

3 thoughts on “BENTUK-BENTUK PROMOSI

  1. Pingback: miknhgvfrfgjihjhdytt

  2. Pingback: kojnuhyfvrtyghjokjytdre

  3. Pingback: pjugytdybygdytukjgfjhdtjhk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>