Galaxy Note 9 Gantikan Kamera Profesional dan Laptop Selama Liburan

Vlogging dengan Galaxy Note 9

Footage video ketika keliling Yongsan ia rekam sepenuhnya menggunakan Galaxy Note 9, dibantu aksesori gimbal. Galaxy Note 9 sejatinya sudah dilengkapi dengan sistem penstabil, tetapi bagi Michael yang mengaku perfectionist, gimbal tetap menjadi pilihan.

Foto-foto yang ia bagikan di Instagram pun 100 persen hasil bidikan Galaxy Note 9. Menurut Michael, fitur dan spesifikasi kamera ponsel tersebut memberikan hasil yang andal.

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
 
Januari
Februari
Maret
April
Mei
Juni
Juli
Agustus
September
Oktober
November
Desember
 
2018
2017
2016
2015
2014
2013
2012
2011
2010
 

SEOUL, KOMPAS.com – Laptop, kamera beserta aksesorinya, dan smartphone, bisa dibilang sebagai tiga perangkat vital bagi mereka yang bekerja di industri media sosial, atau kerap disebut dan menyebut diri sebagai “content creator”.

Tak terkecuali ketika berlibur, content creatorkerap harus tetap berburu konten, konten, dan konten. Sebenarnya jika memilih perangkat tunggal yang tepat, content creator tak perlu meruwetkan diri sendiri demi mengamankan kualitas.

Setidaknya begitu menurut pengalaman Michael Prajanto dari channel YouTube Nerd Reviews. Beberapa saat lalu, Michael turut dalam program liburan bertajuk “TechTrip” yang digelar Kompas.com di Seoul, Korea Selatan.

“Laptop dan kamera emang penting buatcontent creator seperti kita. Tapi semua ada pada tempat dan waktunya,” kata dia.

Smartphone sekelas Galaxy Note 9 faktanya udah cukup powerful untuk menggantikan keduanya di skenario liburan,” ia menambahkan.

Michael sesumbar selama di Seoul sempat membuat satu konten video yang kemudian di unggah di sana pula. Video tersebut menceritakan pengalamannya bertandang ke area ritel terbesar -serupa Mangga Dua di Jakarta- bernama “Yongsan Electronics Market”.

Vlogging dengan Galaxy Note 9

Footage video ketika keliling Yongsan ia rekam sepenuhnya menggunakan Galaxy Note 9, dibantu aksesori gimbal. Galaxy Note 9 sejatinya sudah dilengkapi dengan sistem penstabil, tetapi bagi Michael yang mengaku perfectionist, gimbal tetap menjadi pilihan.

Foto-foto yang ia bagikan di Instagram pun 100 persen hasil bidikan Galaxy Note 9. Menurut Michael, fitur dan spesifikasi kamera ponsel tersebut memberikan hasil yang andal.

Galaxy Note 9 bisa diandalkan untuk memotret dan vlogging, menggantikan kamera profesional

Kamera Galaxy Note 9 mengusung konfigurasi kamera ganda (dual-camera) dengan kualitas 12 megapiksel. Bukan cuma itu, kamera Galaxy Note 9 juga memiliki bukaan ganda (dual-aperture) F/2.4 dan F/1.5 untuk memastikan hasil foto tetap apik dalam berbagai kondisi cahaya.

F/2.4 didedikasikan untuk memotret di siang hari, sementara F/1.5 bisa diandalkan untuk menjepret dalam kondisi minim cahaya (low-light). Menurut Michael, kualitasnya cukup untuk foto yang diunggah ke media sosial.

Tak lupa pula, Galaxy Note 9 sudah dilengkapi teknologi kecerdasan buatan alias Artificial Intelligence (AI) melalui fitur “Scene Optimizer”. Prinsipnya, Scene Optimizer mampu mendeteksi 20 objek foto dengan cepat.

Selanjutnya, AI bakal otomatis menyesuaikan pengaturan warna foto sesuai objeknya. Misalnya saja ketika membidik makanan, maka warna akan disesuaikan sehingga tampak lebih menggiurkan.

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
 
Januari
Februari
Maret
April
Mei
Juni
Juli
Agustus
September
Oktober
November
Desember
 
2018
2017
2016
2015
2014
2013
2012
2011
2010
 

SEOUL, KOMPAS.com – Laptop, kamera beserta aksesorinya, dan smartphone, bisa dibilang sebagai tiga perangkat vital bagi mereka yang bekerja di industri media sosial, atau kerap disebut dan menyebut diri sebagai “content creator”.

Tak terkecuali ketika berlibur, content creatorkerap harus tetap berburu konten, konten, dan konten. Sebenarnya jika memilih perangkat tunggal yang tepat, content creator tak perlu meruwetkan diri sendiri demi mengamankan kualitas.

Setidaknya begitu menurut pengalaman Michael Prajanto dari channel YouTube Nerd Reviews. Beberapa saat lalu, Michael turut dalam program liburan bertajuk “TechTrip” yang digelar Kompas.com di Seoul, Korea Selatan.

“Laptop dan kamera emang penting buatcontent creator seperti kita. Tapi semua ada pada tempat dan waktunya,” kata dia.

Smartphone sekelas Galaxy Note 9 faktanya udah cukup powerful untuk menggantikan keduanya di skenario liburan,” ia menambahkan.

Michael sesumbar selama di Seoul sempat membuat satu konten video yang kemudian di unggah di sana pula. Video tersebut menceritakan pengalamannya bertandang ke area ritel terbesar -serupa Mangga Dua di Jakarta- bernama “Yongsan Electronics Market”.

Vlogging dengan Galaxy Note 9

Footage video ketika keliling Yongsan ia rekam sepenuhnya menggunakan Galaxy Note 9, dibantu aksesori gimbal. Galaxy Note 9 sejatinya sudah dilengkapi dengan sistem penstabil, tetapi bagi Michael yang mengaku perfectionist, gimbal tetap menjadi pilihan.

Foto-foto yang ia bagikan di Instagram pun 100 persen hasil bidikan Galaxy Note 9. Menurut Michael, fitur dan spesifikasi kamera ponsel tersebut memberikan hasil yang andal.

Galaxy Note 9 bisa diandalkan untuk memotret dan vlogging, menggantikan kamera profesional

Kamera Galaxy Note 9 mengusung konfigurasi kamera ganda (dual-camera) dengan kualitas 12 megapiksel. Bukan cuma itu, kamera Galaxy Note 9 juga memiliki bukaan ganda (dual-aperture) F/2.4 dan F/1.5 untuk memastikan hasil foto tetap apik dalam berbagai kondisi cahaya.

F/2.4 didedikasikan untuk memotret di siang hari, sementara F/1.5 bisa diandalkan untuk menjepret dalam kondisi minim cahaya (low-light). Menurut Michael, kualitasnya cukup untuk foto yang diunggah ke media sosial.

Tak lupa pula, Galaxy Note 9 sudah dilengkapi teknologi kecerdasan buatan alias Artificial Intelligence (AI) melalui fitur “Scene Optimizer”. Prinsipnya, Scene Optimizer mampu mendeteksi 20 objek foto dengan cepat.

Selanjutnya, AI bakal otomatis menyesuaikan pengaturan warna foto sesuai objeknya. Misalnya saja ketika membidik makanan, maka warna akan disesuaikan sehingga tampak lebih menggiurkan.

Galaxy Note 9 bisa diandalkan untuk memotret dan vlogging, menggantikan kamera profesional

Samsung DeX untuk mengelola konten

Selain berperan sebagai pengganti kamera, Galaxy Note 9 juga digadang-gadang mampu menggantikan peran laptop untuk situasi dan kondisi tertentu. Ketika berlibur, Michael cukup membawa ponselnya tersebut dan kabel HDMI.

Ia lantas bisa menyambungkannya ke televisi hotel untuk melakukan beberapa kegiatan produktif. Misalnya saja membuat presentasi kerjaan, update proposal, mengelola Instagram, dan multitasking ringan pada umumnya.

Video pendek untuk Instagram Stories maupun linimasa pun bisa diedit dengan aplikasi mobile dan dilihat di monitor lebih besar berkat Samsung DeX.

“Jujur, rasanya mantap kalau liburan pun kita bisa ngantongin PC ke mana-mana, dan mengubah TV apa aja jadi PC,” ia menuturkan.

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
 
Januari
Februari
Maret
April
Mei
Juni
Juli
Agustus
September
Oktober
November
Desember
 
2018
2017
2016
2015
2014
2013
2012
2011
2010
 

SEOUL, KOMPAS.com – Laptop, kamera beserta aksesorinya, dan smartphone, bisa dibilang sebagai tiga perangkat vital bagi mereka yang bekerja di industri media sosial, atau kerap disebut dan menyebut diri sebagai “content creator”.

Tak terkecuali ketika berlibur, content creatorkerap harus tetap berburu konten, konten, dan konten. Sebenarnya jika memilih perangkat tunggal yang tepat, content creator tak perlu meruwetkan diri sendiri demi mengamankan kualitas.

Setidaknya begitu menurut pengalaman Michael Prajanto dari channel YouTube Nerd Reviews. Beberapa saat lalu, Michael turut dalam program liburan bertajuk “TechTrip” yang digelar Kompas.com di Seoul, Korea Selatan.

“Laptop dan kamera emang penting buatcontent creator seperti kita. Tapi semua ada pada tempat dan waktunya,” kata dia.

Smartphone sekelas Galaxy Note 9 faktanya udah cukup powerful untuk menggantikan keduanya di skenario liburan,” ia menambahkan.

Michael sesumbar selama di Seoul sempat membuat satu konten video yang kemudian di unggah di sana pula. Video tersebut menceritakan pengalamannya bertandang ke area ritel terbesar -serupa Mangga Dua di Jakarta- bernama “Yongsan Electronics Market”.

Vlogging dengan Galaxy Note 9

Footage video ketika keliling Yongsan ia rekam sepenuhnya menggunakan Galaxy Note 9, dibantu aksesori gimbal. Galaxy Note 9 sejatinya sudah dilengkapi dengan sistem penstabil, tetapi bagi Michael yang mengaku perfectionist, gimbal tetap menjadi pilihan.

Foto-foto yang ia bagikan di Instagram pun 100 persen hasil bidikan Galaxy Note 9. Menurut Michael, fitur dan spesifikasi kamera ponsel tersebut memberikan hasil yang andal.

Galaxy Note 9 bisa diandalkan untuk memotret dan vlogging, menggantikan kamera profesional

Kamera Galaxy Note 9 mengusung konfigurasi kamera ganda (dual-camera) dengan kualitas 12 megapiksel. Bukan cuma itu, kamera Galaxy Note 9 juga memiliki bukaan ganda (dual-aperture) F/2.4 dan F/1.5 untuk memastikan hasil foto tetap apik dalam berbagai kondisi cahaya.

F/2.4 didedikasikan untuk memotret di siang hari, sementara F/1.5 bisa diandalkan untuk menjepret dalam kondisi minim cahaya (low-light). Menurut Michael, kualitasnya cukup untuk foto yang diunggah ke media sosial.

Tak lupa pula, Galaxy Note 9 sudah dilengkapi teknologi kecerdasan buatan alias Artificial Intelligence (AI) melalui fitur “Scene Optimizer”. Prinsipnya, Scene Optimizer mampu mendeteksi 20 objek foto dengan cepat.

Selanjutnya, AI bakal otomatis menyesuaikan pengaturan warna foto sesuai objeknya. Misalnya saja ketika membidik makanan, maka warna akan disesuaikan sehingga tampak lebih menggiurkan.

Galaxy Note 9 bisa diandalkan untuk memotret dan vlogging, menggantikan kamera profesional

Samsung DeX untuk mengelola konten

Selain berperan sebagai pengganti kamera, Galaxy Note 9 juga digadang-gadang mampu menggantikan peran laptop untuk situasi dan kondisi tertentu. Ketika berlibur, Michael cukup membawa ponselnya tersebut dan kabel HDMI.

Ia lantas bisa menyambungkannya ke televisi hotel untuk melakukan beberapa kegiatan produktif. Misalnya saja membuat presentasi kerjaan, update proposal, mengelola Instagram, dan multitasking ringan pada umumnya.

Video pendek untuk Instagram Stories maupun linimasa pun bisa diedit dengan aplikasi mobile dan dilihat di monitor lebih besar berkat Samsung DeX.

“Jujur, rasanya mantap kalau liburan pun kita bisa ngantongin PC ke mana-mana, dan mengubah TV apa aja jadi PC,” ia menuturkan.

Samsung DeX memberikan pengalaman menjajal PC dari Galaxy Note 9.

Samsung DeX tanpa Pad atau Station merupakan inovasi yang baru hadir di Galaxy Note 9. Sebelumnya, untuk merasakan pengalaman menjajal smartphone di layar desktop harus memerlukan alat tambahan tersebut.

Ketika dihubungkan ke desktop, smartphonepun tak bisa difungsikan karena layarnya pindah ke desktop. Sekarang tak perlu pusing, sebab aplikasi DeX tersedia secara default di Galaxy Note 9.

Pengguna cukup menghubungkan Galaxy Note 9 dengan desktop melalui adapter HDMI, lantas pengalaman DeX pun langsung terasa. Ketika layar sedang terhubung ke desktop, layar Galaxy Note 9 masih tetap bisa dioperasikan secara terpisah.

“Sebagus-bagusnya laptop dan kamera yang kita punya, tetep lebih enak liburan sebatas bersama perangkat yang ada di kantong kita tiap saat. Terlebih selama jalan-jalan, siapa coba yang mau bawa laptop dan kamera berat kesana sini kalo tujuannya buat santai?” ia memungkasi.

Penulis: Fatimah Kartini Bohang
Editor: Reza Wahyudi