Sony Absen di E3 2019, Microsoft Curi Kesempatan Pamer Xbox Baru?

Liputan6.com, Jakarta – Electronic Entertainment Expo (E3) 2019 akan digelar pada Juni mendatang di Amerika Serikat (AS). Secara mengejutkan, Sony menyatakan akan absen dalam ajang tersebut.

Momen ini tentu tidak disia-siakan oleh kompetitornya, Microsoft, yang akan menyiapkan kejutan untuk konsol Xbox One-nya.

Dilansir dari Gamerant pada Minggu (3/2/2019), kepala divisi Xbox Phil Spencer mengatakan akan menyiapkan lini yang ia klaim ‘hebat’ untuk gelaran tersebut.

Spencer juga menyebutkan rencana untuk berbicara tentang masa depan Xbox dan menyatakan bahwa 2019 menjadi momen “go time” bagi mereka.

“Ada beberapa berita tentang E3 di musim gugur. Kami akan melaju dan menjadi besar di E3 lebih dari yang pernah kami lakukan. Saya suka kesempatan itu,” kata Spencer.

Xbox memang telah tertinggal dari pesaing utamanya, PS4. Fakta juga menunjukkan bahwa penjualan Xbox One hanya separuh dari penjualan PlayStation 4.

Absennya Sony pada E3 2019, tentu bisa menjadi momentum kebangkitan mereka untuk mengejar ketertinggalan.

Salah satu aspek yang dinantikan dari Microsoft adalah informasi lebih lanjut mengenai Project xCloud, layanan streaming yang memungkinkan gamer untuk memainkan konsol di semua perangkat, seperti laptop, PC, bahkan smartphone.

Karenanya, menarik untuk menantikan kejutan apa yang akan dibawa Xbox pada ajang E3 2019 nanti.

Sudah jadi rahasia umum kalau Microsoft dan Sony telah mempersiapkan konsol terbaru mereka, yakni Scarlett (kode nama Xbox terbaru) dan PS5.

Namun, informasi tentang bagaimana bentuknya, kapan dirilis, dan fitur apa yang diusung kedua konsol tersebut masih menjadi rahasia.

Simpang siur dan perdebatan kapan kedua konsol tersebut meluncur di pasaran pun ramai di internet.

Beberapa berpendapat kalau PS5 dan Xbox terbaru itu bakal meluncur pada 2019 atau 2020.

Namun, salah satu analis gadget menungkap kedua konsol tersebut bakal meluncur di pasaran tiga tahun mendatang, yakni 2021.

Terlepas banyak dugaan atau prediksi saat ini, Lewis Ward, selaku analis IDC mengatakan kedua konsol itu tidak akan meluncur pada 2019 atau 2020, tetapi pada 2021.

“Saya tidak yakin,” kata Ward ketika ditanya apakah dia yakin Microsoft akan merilis Xbox Scarlett lebih awal ketimbang PS5.

“Saat ini saya memproyeksikan kedua konsol akan debut pada 2021, setahun lebih lambat dari perkiraan banyak analis,” tambahnya seperti dilansir GamingBolt, Kamis (27/12/2018).

Berkaca dari bagaimana masing-masing perusahaan pembuat konsol (Sony, Microsoft, dan Nintendo) yang berlomba-lomba untuk lebih unggul dari pesaingnya.

Saat ini, Sony tampaknya belum memiliki alasan untuk meluncurkan konsol terbarunya di pasaran.

Bagaimanapun juga, PS4 merupakan salah satu konsol gim paling sukses saat ini.

Selain itu, PS4 juga memiliki beberapa judul gim eksklusif yang bakal meluncur dalam waktu dekat ini, termasuk Death Stranding buatan Hideo Kojima, dan The Last of Us: Part 2.

(Surya Handika R/Jek)