browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Bipolar disorder : Apa dan Bagaimana

Posted by on 21 December 2012

Introduksi Pada Penyakit Bipolar

Penyakit bipolar atau Bipolar disorder, selain itu dikenal sebagai manic depression atau bipolar depression, adalah penyakit suasan hati (keadaan jiwa) yang relatif umum yang mempengaruhi kira-kira 5.7 juta orang-orang Amerika. Dikarakteristikan oleh episode-episode dari depresi yang bergantian dengan keadaan-keadaan euphoric (sangat gembira), gejala-gejala dari penyakit bipolar adalah beberapa dan seringkali mempengaruhi fungsi harian dari individu dan hubungan-hubungan antar pribadi.

Gejala-gejala penyakit bipolar termasuk depresi dan perasaan-perasaan putus asa selama fase depresi dari kondisi. Gejala-gejala depresi lain termasuk pikiran-pikiran bunuh diri, perubahan-perubahan pada pola-pola tidur, dan kehilangan minat pada aktivitas-aktivitas yang pernah menjadi sumber dari kesenangan. Apa yang membedakan penyakit bipolar dari depresi utama adalah kejadian dari episode-spidoes manic, seringkali digambarkan sebagai “puncak-puncak” emosional, diantara episode-episode dari depresi. Gejala-gejala dari keadaan-keadaan manic adalah bervariasi dan termasuk kegelisahan, energi yang meningkat, suasana hati yang sangat gembira, pemikiran-pemikiran yang tergesa-gesa, keputusan yang buruk, kelakuan yang mengganggu atau provokatif, kesulitan berkonsentrasi, dan keperluan yang berkurang untuk tidur. Orang-orang yang mengalami episode-episode manic seringkali berbicara dengabn cepat, nampaknya sangat teriritasi, dan mungkin mempunyai kepercayaan-kepercayaan yang tidak realistik tentang kekuatan dan kemampuan mereka sendiri.

 

Definisi Penyakit Bipolar

Penyakit bipolar, juga dikenal sebagai penyakit manic-depressive, adalah penyakit otak yang menyebabk perubahan-perubahan yang tidak biasa pada suasana hati, energi, tingkat-tingkat aktivitas, dan kemampuan untuk melakukan tugas-tugas harian. Gejala-gejala dari penyakit bipolar adalah parah. Mereka berbeda dari naik dan turun yang normal yang setiap orang melaluinya dari waktu ke waktu. Gejala-gejala penyakit bipolar dapat berakibat pada hubungan-hubungan yang rusak, pencapaian sekolah atau pekerjaan yang buruk, dan bahkan bunuh diri. Namun penyakit bipolar dapat dirawat, dan orang-orang dengan penyakit ini dapat menjalankan kehidupan-kehidupan yang penuh dan produktif.

Penyakit bipolar seringkali berkembang pada akhir masa remaja seseorang atau pada tahun-tahun awal masa dewasa. Paling sedikit setengah dari semua kasus-kasus mulai sebelum umur 25 tahun. Beberapa orang-orang mempunyai gejala-gejala pertama mereka selama masa kanak-kanak, sementara yang lain-lain mungkin mengembangkan gejala-gejala jauh kemudian dalam kehidupannya.

Penyakit bipolar tidak mudah untuk disoroti ketika ia mulai. Gejala-gejala mungkin nampak seperti persoalan-persoalan yang terpisah, tidak dikenali sebagai bagian-bagian dari persoalan yang besar. Beberapa orang-orang menderita bertahun-tahun sebelum mereka didiagnosa dan dirawat secara benar. Seperti diabetes atau penyakit jantung, penyakit bipolar adalah penyakit jangka panjang yang harus dikelola secara hati-hati sepanjag kehidupan seseorang.

 

Gejala-Gejala Dari Penyakit Bipolar

saat fase mania:
1.Merasa luar biasa “tinggi” atau “HIGH” dan optimis ATAU sangat mudah marah
2.Tidak realistis, muluk keyakinan tentang kemampuan seseorang atau kekuasaan
3.Tidur sangat sedikit, tetapi merasa sangat energik
4.Berbicara cepat sehingga orang lain tidak bisa mengikuti
5.Balap pikiran; melompat dengan cepat dari satu ide ke yang berikutnya
6.Sangat mudah terganggu, tidak mampu berkonsentrasi
7.Gangguan penilaian dan impulsif
8.Bertindak sembarangan tanpa berpikir tentang konsekuensi
9.Delusi dan halusinasi (pada kasus yang berat)

saat fase depresi:
1.Merasa putus asa, sedih, atau kosong.
2.sifat lekas marah
3.Ketidakmampuan untuk mengalami kenikmatan
4.Kelelahan atau kehilangan energi
5.Kelesuan fisik dan mental
6.Nafsu makan atau berat badan perubahan
7.masalah tidur
8.Konsentrasi dan masalah memori
9.Perasaan tidak berharga atau bersalah
10.Pikiran kematian atau bunuh diri