GAMBARAN UMUM

Letak geografis wilayah Daerah Tingkat II Kabupaten Pasuruan berada pada posisi sangat strategis yaitu jalur regional juga jalus utama perekonomian Surabaya – Malang dan Surabaya – Banyuwangi. Hal tersebut menguntungkan dalam pengembangan ekonomi dan membuka peluang infestasi di Kabupaten Pasuruan. Kabupaten Pasuruan mempunyai luas wilayah 147.401,50 Ha (3,13 % luas Propinsi Jawa Timur)

Letak geografi Kabupaten Pasuruan antara 112 0 33` 55” hingga 113 30` 37” Bujur Timur dan antara 70 32` 34” hingga 80 30` 20” Lintang Selatan dengan batas – batas wilayah:

  • Utara     : Kabupaten Sidoarjo dan Selat Madura.
  • Selatan  : Kabupaten Malang
  • Timur     : Kabupaten Probolinggo
  • Barat     : Kabupaten Mojokerto

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Keadaan Topografi

Sebagian besar wilayah Kabupaten Pasuruan terdiri dari daerah pegunungan berbukit dan daerah dataran rendah yang mempunyai ketinggian bervariasi antara 25 – 100 M diatas permukaan laut. Kelandaian dataran miring ke utara. Secara umum topografi Kabupaten Pasuruan dapat dibedakan menjadi 3 (tiga) daerah, yaitu :

  • Daerah A (Pantai dan Dataran Rendah) Kurang dari 500 M dari permukaan laut merupakan dataran rendah da Pantai. Daerah ini berada di wilayah bagian utara dengan luas sebesar 99.532,50 Ha (67%). Daerah ini mencakup beberapa kecamatan seperti : Kecamatan Nguling, Lekok, Grati, Winongan, Gondang Wetan, Rejoso, Kraton, Rembang, Pohjentrek, Beji dan Bangil serta Kecamatan Gempol. Selain untuk kawasa idustri dan perdagangan, juga banyak digunakan sebagai lahan pertanian dan perkebunan. Disamping itu juga digunakan untuk budidaya ikan, khususnya daerah pesisir.
  • Daerah B (Dataran Menengah dan Perbukitan) Antara 500 – 1.000 meter di atas permukaan laut merupakan dataran menengah dan  perbukitan yang berada di wilayah bagian tengah Kabupaten Pasuruan. Daerah ini memiliki luas kurang lebih 23.764,50 Ha (16%). Beberapa kecamatan yang termasuk daerah ini adalah Kecamatan Pandaan, Sukorejo, Wonorejo, Purwosari, Lumbang serta Kejayan. Selain digunakan untuk perkebunan dan peternakan, daerah ini merupakan daerah yang paling subur dan banyak dimanfaatkan untuk lahan pertanian.
  • Daerah C (Dataran Tinggi) Di atas 1.000 M dari permukaan laut yang merupakan dataran tinggi atau pegunungan. Daerah ini berada di wilayah bagian selatan dengan luas sebesar 25.058,25 Ha (17%). Daerah ini mencakup beberapa kecamatan seperti Kecamatan Tosari, Pasrepan, Puspo, Tutur, Purwodadi dan Prigen. Selain digunakan sebagai lahan pertanian, daerah ini juga menyimpan banyak sekali potensi wisata, baik wisata air terjun, hutan tropis maupun wsata gunung.

 

 

 

 

 

 

 

Foto udara kabupaten pasuruan

 

KEADAAN IKLIM DAN CURAH HUJAN

Kabupaten Pasuruan pada umumnya beriklim tropis, dengan klasifikasi Schimdt dan Fergusan. Sebagian besar kecamatan tipe iklim C dan selebihnya tipe B. Temperatur sebagian besar wilayah antara 240 – 320 C, sedangkan untuk wilayah diatas 2.770 meter temperature terendah mencapai 50 C utamanya Kecamatan Tosari.

Variasi curah hujn rata – rata dibawah 1.500-2500 mm. Angin Barat dan Timur kecepatan rata – rata 12 – 30 knot.

(Sumber : www.pasuruankab.go.id)