tyas inneke mahardhika

Blog mahasiswa Universitas Brawijaya

Review Film The Pirates of Sillicon Valley

TUGAS TERSTRUKTUR MANAJEMEN PEMASARAN
Analisis Film “Pirates of Silicon Valley”
Dosen pengampu : Ika Atsari Dewi,STP.,MP

Oleh :

1. Diana Candra Melati (115100301111041)
2. Evi Nur Azizah (115100301111043)
3. Mochamad Ulul Khilmi (115100301111045)
4. Aisah Normalasari (115100301111047)
5. Muhammad Rusdi A. (115100302111002)
6. M. P. Wignu WS (115100307111015)
7. Tyas Inneke (115100305111001)
8. Gamma Adico (115100301111053)
9. Eka Nuraini S. (115100700111004)
10. Eunike Melody (115100700111005)
KELAS C

JURUSAN TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2012
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pemasaran adalah suatu aktivitas yang bertujuan mencapai sasaran perusahaan, dilakukan dengan cara mengantisipasi kebutuhan pelanggan atau klien serta mengarahkan aliran barang dan jasa yang memenuhi kebutuhan pelanggan dari produsen (Fitriati,2008). Pemasaran merupakan salah satu dari kegiatan-kegiatan pokok yang dilakukan oleh para pengusaha dalam usahanya untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya, untuk berkembang dan untuk mendapatkan laba. Berhasil tidaknya dalam pencapaian tujuan bisnis tergantung kepada keahlian pengusaha dibidang pemasaran, produksi, keuangan maupun dibidang lain. Proses pemasaran sendiri dimulai dari penentuan target market, memberikan penawaran kemudian menentukan media apa yang efektif dan efisien untuk memasarkan produknya.
Setiap pemasaran selalu dibutuhkan adanya strategi-strategi khusus yang digunakan oleh sebuah perusahaan untuk melancarkan proses pemasaran yang sedang dikerjakan. Strategi pemasaran merupakan satu awal dalam rangka mengenalkan produk kepada konsumen berkaitan dengan keuntungan-keuntungan yang akan diperoleh oleh perusahaan. Strategi pemasaran akan bisa berguna dengan optimal bila didukung dengan perencanaan yang terstruktur baik secara internal maupun eksternal. Menurut (suharyadi, 2007), strategi pemasaran adalah cara yang digunakan untuk membantu kita membuat dan menjual barang dan jasa yang sesuai dengan kondisi perusahaan dan pasar target atau selera konsumen yang dituju. Sebelum melakukan berbagai macam promosi atau pendekatan lainnya sebagai proses strategi pemasaran, pasar atu segmen yang di bidik harus jelas lebih dahulu. Banyak kegagalan bisnis yang terjadi disebabkan karena tidak berhasil mendifinisikan pasar yang dituju.
Di dalam film “Pirates Of Silicon Valley” ini kita akan belajar tentang berbagai strategi dalam mendapatkan pasar melauli peluang, film ini memperlihatkan antara tiga perusahaan yaitu IBM, MICROSOFT, dan APPLE yang bersaing dalam bidang teknologi. IBM merupakan perusahaan yang telah dulu tumbuh dari pada 2 perusahaan lainnya yaitu microsoft dan Apple. Dalam film ini ada 2 orang pemuda dengan masing-masing temannya yang gemar dalam bidang teknologi terutama komputer. Pemuda itu adalah Bill Gates dan Steve Jobs yang memiliki semangat pantang menyerah dalam meraih suatu hal yang diinginkannya. Tetapi sayang mereka adalah 2 orang yang saling bersebrangan atau beda kubu, meskipun Bill Gates merupakan sosok orang yang pintar dan begitu pula dengan Steve Jobs. Mereka berdua bersaing dalam memunculkan ide-ide brilian untuk kemajuan usaha mereka dalam bidang komputer. Steve Jobs dengan beberapa temannya membangun perusahaan yang bernama APPLE dan Bill Gates membangun perusahaan yang bernama MICROSOFT.
Steve Jobs dengan segala yang ia miliki mulai merintis perusahaan komputer yang dibernama APPLE, dia memulai semuanya dengan modal yang tidak terlalu banyak. Namun dengan semangat yang tidak pantang menyerah Steve Jobs terus mewujudkan impiannya untuk menciptakan sebuah komputer yang dapat diterima oleh pasar. Pada suatu saat terdapat sebuah acara yang bertujuan untuk memperkenalkan komputer, ia dan temannya membuat prototype sebuah komputer yang sekarang kita kenal sebagai PC dan memamerkan komputer mereka yang dilengkapi dengan monitor dalam sebuah grup pecinta komputer. Steve Jobs dan seorang temannya Steve Wozniak membawa sebuah komputer yang mereka buat berdua. Ternyata banyak yang tertarik terhadap komputer, mereka mendapatkan order pertama 50 unit. Namun terdapat sebuah masalah yaitu mereka belum bisa memproduksi komputer dalam jumlah yang banyak. Namun, mereka berdua beruntung juga , setelah berkali-kali mencari modal baik berupa pinjaman dari Bank serta menjual mobilnya, akhirnya suatu hari datanglah Mike Markula, seorang Pegawai Intel Corporation, saat itu ia tengah mencari peluang bisnis , dan ia menawarkan 250ribu dollar untuk proyek APPLE, merekapun mulai proyek APPLE dengan lebih professional, hingga pada suatu hari di sebuah pameran komputer APPLEbenar-benar membuat para pengunjung tergila-gila dan kagum akan komputer Apple, dari sinilah Apple bermula dan berkembang Cepat hingga mereka mampu mendirikan kantor dan menerbitkan Apple II ke pasar yang mampu bersaing dengan IBM.
Bill Gates seorang yang ahli dalam bidang bahasa pemprograman dengan bahasa pemrograman bahasa Fortran, dia pendiri MICROSOFT yang merintis usahanya dibidang teknologi komputer dengan 2 orang temannya. Bill memiliki semangat yang tangguh dan pantang menyerah. Dia memiliki ide-ide brilian untuk membangun perusahaan yang diberi nama microsoft dengan melihat semua peluang untuk kemajuan perusahaan yang masih jauh tertinggal jika dibandingkan dengan APPLE maupun IBM. Dia membuat perusahaan besar yang bernama IBM untuk memakai sistem operasi (DOS) yang dia miliki meskipun sebenarnya Bill belum membuat sistem operasi yang dia bicarakan pada IBM, Bill pun membeli sistem operasi dali perusahaan lain yang akhirnya kemudian mengutak-atik dan menyempurnakannya dan kemudian menjualnya ke IBM dengan harga yang jauh lebih tinggi. Bill Gates seorang yang pintar dalam membaca situasi. Dia membuat IBM percaya bahwa apa yang dibutuhkan oleh mereka hanya dimiliki oleh Bill Gates sendiri atau hanya dia sendiri yang tau jawaban dari permasalahan yang ada di IBM, karena IBM berniat untuk masuk ke pasar PC untuk menghadang APPLE yang saat itu telah mulai populer.
Dari sinilah MICROSOFT mulai dikenal. Steve Jobs pun tak tinggal diam, untuk bisa terus menyalip IBM di pasar komputer ia butuh lebih dari sekadar inovasi biasa. Untuk tetap bisa menguasai pasar APPLE menerbitkan LISA, sebuah komputer yang ia beri nama seperti nama anak pertamanya. Lalu dengan geniusnya Jobs memanfaatkan proyek gagal dari perusahaan Xerox berupa teknologi mouse dan GUI (Graphic User Interface). Ia menggagas pembuatan komputer pribadi yang ia beri nama Macintosh. Mengetahui komputer keluaran terbaru dari APPLE yaitu LISA, Bill Gates pun tak bisa diam. Dia mengambil langkah berani dengan mengajak Jobs bekerja sama dengan tujuan utama mempelajari teknologi Grafis dan Sistem Operasinya, sungguh beruntung Bill Gates dan rekan-rekannya, niatnya hanya menginginkan LISA, namun MACINTOSH pun didapatnya, MICROSOFT mendapatkan 3 prototype dari APPLE.
Akhirnya Microsoft yang saat itu belum seberapa besar dibandingkan Apple dapat sesuka hati mengutak-atik prototype Macintosh Apple yang baru akan diliris setahun kemudian, hal ini disebabkan karena pengakuan Bill Gates bahwa IBM selaku saingan Apple menginginkan produk dari Microsoft, sehingga Steve pun harus sedikit khawatir dengan IBM dan akhirnya menerima Microsoft tanpa memikirkan resiko yang akan timbul seperti pada kenyataannya. Bill Gates diam-diam mengutak-atik sistem operasi dan teknologi Macintosh dan meluncurkan apa yang kita kenal sekarang sebagai Windows, padahal saat itu Macintosh belum diluncurkan.Tapi karena kelihaiannya Bill Gates dapat mengelabui Apple. Dari situlah Microsoft bekembang pesat dan jutru menjadi saingan berat bagi Apple.
Sementara di pihak Apple sendiri justru terjadi persaingan antara Macintosh Developers dan Apple II Developers, namun Steve Jobs malah menganggap hal ini sebagai sesuatu yang hebat dan dia menganggap macintosh adalah yang terbaik diantara pendahulunya yaitu Lisa dan Apple II. Bagi orang pada umumnya saat itu dapat dikata bahwa Apple menghancurkan dirinya sendiri.
Pada suatu hari Steve Jobs dipecat dari APPLE yang pada saat itu John Sculley yang menjadi presiden di perusahaan APPLE, Steve dianggap membawa dampak buruk bagi kelanjutan Apple, namun tanpa Steve APPLE justru dapat dibilang kurang Inovatif, maka pada tahun 1997 Steve Jobs secara resmi di panggil kembali ke APPLE. Dan Akhir cerita, Bill gates telah menjadi orang terkaya di dunia dan telah juga memiliki saham APPLE Computer.
1.2 Tujuan
Adapun tujuan dari analisis film yang telahdilakukan adalah untuk melihat bagaimana pemasaran dan strategi pemasaran yang digunakan oleh Steve Jobs dan Bill Gates untuk menghadapi persaingan yang ada.


BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Data
Judul : Pirates of Silicon Valley
Genre : Drama biografi
Produser : Leanne Moore
Penulis Skenario : Martyn Burke
Distributor : Warner Bross
Studio Produksi : Haft Entertaiment
Negara : Amerika Serikat
Diadaptasi dari buku “FIRE on THE VALLEY” THE MAKKING of THE PERSONAL COMPUTER yang ditulis oleh Paul Freberger dan Michael Swaine

2.2 Analisis Film

Produk
a. komputer
b. software
Teori:
Produk adalah barang atau jasa yang bisa ditawarkan di pasar untuk mendapatkan perhatian, permintaan, pemakaian atau konsumsi yang dapat memenuhi keinginan atau kebutuhan (Fuad, dkk. 2006 ).

Price
a. Uang yang didapatkan Steve saat menerima 50 pesanan komputer pada awal pengenalannya
b. Harga jual BASIC milik Bill pada perusahaan Mits.
Teori:
Harga adalah sejumlah kompensasi (uang maupun barang). Pada saat ini sebagian besar anggota masyarakat, harga masih menduduki tempat teratas sebagai penentu dalam keputusan untuk membeli suatu barang ataupun jasa (Fuad dkk, 2006).

Promotion
a. Steve Jobs menggunakan promosi publisitas, yaitu datang ke pameran komputer
b. Bill Gates menggunakan promosi person to person, datang kepada calon pembeli
Teori:
Promosi adalah bagian dari bauran pemasaran yang besar sekali peranannya. Promosi adalah kegiatan-kegiatan aktif dilakukan perusahaan untuk mendorong konsumen membeli produk yang ditawarkan(Fuad dkk, 2006).

People
a. Mempekerjakan sahabat-sahabat, baik dari sisi Bill maupun Steve karena mereka sama-sama memiliki kemampuan untuk mengembangkan produk yang akan dibuat.
b. Merekrut orang dengan kemampuan desain program yang baik
Teori:
semua orang yang terlibat dalam kegiatan memproduksi produk serta memberikan pelayanan produk kepada konsumen. Orang yang memproduksi dan memasarkan suatu produk juga memiliki penilaian dimata konsumen.

Physical evidence ( bukti fisik )
Seperti gedung megah milik Apple yang berdiri kokoh, dengan ruangan yang luas, terdapat properti seperti motor gede dan piano yang terlihat mahal dan interior yang baik.
Teori:
perangkat – perangkat yang dibutuhkan untuk mendukung penampilan suatu produk, sehingga memperlihatkan secara langsung kualitas produk serta pelayanan yang diberikan kepada konsumen.

Pada bagian awal diceritakan bagaimana Gates dan Steve memulai segalanya dari bawah. Di sini kita bisa akan dibuat kagum oleh kejeniusan dan semangat mereka. Pada 1975, Gates dan rekannya Paul Allen mendirikan Microsoft. Dan pada 1976, Jobs dan rekannya Steve Wozniac mendirikan AppleInc, di garasi. Mereka berdua sama-sama bisa menganalisa adanya peluang dalam kotak altair yang tidak bisa “dibaca ” kerena belum ada bahasa pemrograman di dalamnya dan tak ada monitor.Bill Gates, ia melihat iklan dari “Altair”, ia pun melihat peluang untuk menterjemahkan bahasa komputer, karena ia sangat mahir dalam bahasa pemrograman. Ia berusaha berbisnis dengan Mits perusahaan yang memproduksi “Altair”. Pada perusahaan Mits, Bill memberikan penawaran kepada Mits tentang berapa harga dan jumlah royality yang akan di terima oleh Bill karena karyanya.
Perusahaan memenuhi kebutuhan dengan mengajukan sebuah proposisi nilai, yaitu serangkaian keuntungan yang mereka tawarkankepada pelanggan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Penawaran dapat berupa suatu kombinasi produk, jasa, informasi dan pengalaman(kotler,2009).
Di sisi Steve, karena adanya masalah dalamperusahaan IBM sehingga IBM pun menghentikan pengembangan PC. keputusan ini menyebabkan Steve Jobs dan Woz memulai sebuah revolusi di garasi mereka dengan menyadari bahwa terdapat jutaan pelanggan potensial yang siap membeli PC yang terjangkau. Perusahaan mereka mampu memenuhi kebutuhan pasar ini nyaris tanpa lawan. Steve membuktikan bahwa dirinya mampu melihat kebutuhan dan keinginan pelanggan.
Menurut konsep pemasaran, kunci untuk mencapai keberhasilan sasaran organisasi adalah kejelian dalam menentukan kebutuhan dan keinginan pasasr sasaran, serta mengupayakan pemenuhan kepuasan yang lebih baik daripada apa yang dilakukan pesaing (Fuad dkk, 2006)
Jika dilihat dari segi strategi pemasaran Steve menggunakan strategi pemasaran menembus pasar. Menurut (Cannon, 2008) Strategi pemasaran menembus pasar strategi ini digunakan jika kita mengetahui masih banyak sasaran pembeli yang belum dapat dijangkau oleh barang-barang atau jasa yang ditawarkan, atau masih banyak sasaran pembeli yang belum menggunakan barang atau jasa kita. Strategi ini sebenarnya digunakan kepada sasaran pembeli yang sama, baik yang pernah menggunakan barang atau jasa kita atau belum.
Teori : Proses entrepreneurial mencakup ketiga fase yang berbeda dimana proses ini mencakup lebih dari sekedar pemecahan masalah dalam manajemen umum. Adapun ketiga fase dalam proses entrepreneurial adalah (wijatno, 2004):
• Mengenali peluang
• Membangun peluang
• Membuat peluang jadi nyata
Ada beberapa ciri yang biasanya ada di dalam diri seorang entrepreneur yang telah sukses, yaitu:
• Kreatif dan inovatif
Mampu untuk mengembangkan ide-ide baru dan untuk mengemukakan cara-cara baru untuk melihat masalah dan kesempatan dan mampu mengaplikasikan solusi kreatif terhadap masalah dan peluang untuk meningkatkan atau mengembangkan kehidupan seseorang
(Bill Gates dan Steve Jobs membuat sesuatu yang memang sedang di butuhkan oleh pasar, Komputer bukan lagi bicara fungsi, melainkan style. Steve Jobs telah melakukan itu semua. Obsesi besarnya terhadap sebuah visi teknologi informasi masa depan berani menghancurkan nilai-nilai keseragaman dan jiwa konservatif pada produk-produk komputer sebelumnya.)
• semangat yang tangguh dan pantang menyerah.
(Bill ia memiliki ide-ide brilian untuk membangun perusahaan yang diberi nama Microsoft meski terjadi jatuh bangun, pada Steve Jobs ia selalu saja di tolak oleh pihak bank untuk meminjam uang demi keberlangsungan usaha komputernya hingga akhirnya mendapatkan dana pinjaman dari mike markula)

• Berani mengambil resiko
yaitu berani mengambilkeputusan untuk tanggung jawab dan berani mempertanggung jawabkan semua perbuatannya
(Bill Gates berhasil meyakinkanIBM bahwa mereka memiliki produk yg dibutuhkan IBM. Padahal Gates dan teman-temanya tidak mempersiapkan apapun ketika berangkat ke pertemuan tersebut )
• Memanfaatkan peluang
peluang yaitu sesuatu yang datang hanya dapat dilihat oleh kepekaan instingtif seseorang untuk melihat fenomena- fenomena yang tumbuh disekitarnya, dan dimafaatkansehingga mendatangkan keuntungan untuk dirinya maupun orang lain
( Steve yang memanfaat kan peluang untuk meniru hasil pemikiran xerox yang tidak dihargai oleh petingginya, dan Bill yang mampu memanfaatkan peluang untuk mencuri hasil karya steve untuk di modifikasi menjadi sebuah produk baru bernama widows)
Sebelum steve membuat komputer untuk dijual ke masyarakat umum terlebih dahulu mereka dengan penuh semangat menawarkan komputer personal buatan mereka sendiri kepada para mahasiswa. Saat itu komputer personal merupakan barang yang menakjubkan memamerkan komputer pertamanya kepada penggila teknologi, yang secara tidak langsung melakukan promosi. Setelah membidik konsumen local di kampus steve jobs di barkley, Apple memulai dari pemasaran relung yaitu pemasaran yang memfokuskan diri pada subsegmen atau relung pasar yang memiliki sejumlah cirri bawaan yang khas yang mungkin mencari kombinasi sejumlah manfaat yang khusus lalu setelah mendapatkan respon yang sangat baik dari konsumen saat mengadakan pameran komputer, bahkan bisa mengalahkan altair yang telah diberi bahasa pemrograman oleh Bill.
Metode promosi pengiklanan dan publisitas adalah berkomunikasi dengan pelanggan potensial dalam jumlah yang banyak, pada waktu yang bersamaan. Cara ini kurang fleksibel jika dibandingkan penjualan personal, tetapi ketika pasar targetnya besar dan tersebar, metode ini dapat digunakan dengan keuntungan menghabiskan biaya yang sedikit (Cannon, 2008).
Sedangkan untuk Bill Gates, mencoba memasarkan dengan memulai promosi produk yang digunakan oleh nya yaitu lebih kepada pendekatan personal kepada calon konsumen (IBM), ia dan temannya mendatangi langsung kantor dari IBM tersebut, dengan sedikit bujukan serta diberi bumbu-bumbu kebohongan demi mendapatkan kepercayaan dari IBM tentang produknya.

Menurut (Cannon, 2008) Promosi adalah mengkomunikasikan informasi antara penjual dan pembeli potinsial atau orang lain dalam saluran untuk mempengaruhi sikap dan perilaku. Metode penjualan personal yaitu melibatkan komunikasi langsung antara penjual dan pelanggan potensial atau person to person(personal selling). Tenaga penjualan mendapatkan umpan balik secara segera.
Pemilihan nama produk brand (merek) merupakan salah salah satu bagian terpenting dari suatu produk. Merek dapat menjadi suatu nilai tambah bagi produk baik itu produk yang berupa barang maupun jasa. Pada film ini Steve memberi nama produk-produknya dengan nama yang menarik dan relatif mudah diingat, seperti APPLE, LISA (nama anak pertamanya), MACINTOSH yang bertujuan untuk memudahkan dalam segi pemasaran.
Merek adalah istilah, tanda, simbol, desain atau kombinasi dari semuanya ini yang dimaksudkan untuk mengidentifikasikan produk atau jasa dari seorang atau sekelompok penjual, yang membedakan produk atau jasa tersebut dengan produk lain terutama produk saingannya (Kotler,2009).

Elemen – elemen dari merek adalah (Sugiarto,2001 ):
1.nama
2.logo
3.simbol
4.desain
5.slogan
6.kemasan

Beberapa kriteria yang harus diperhatikan dalam pemilihan elemen merek:
1.Mudah diingat , artinya elemen merek yang dipilih hendaknya yang mudah diingat, dan disebut atau diucapkan. Simbol, logo, nama yang digunakan hendaknya menarik, unik sehingga menarik perhatian masyarakat untuk diingat dan dikonsumsi.

2. Memiliki makna, artinya elemen merek hendaknya mengandung sebuah makna maupun penjelasan atau deskripsi dari produk. Diharapkan makna ini dapat mempengaruhi konsumen untuk mengkonsumsi produk tersebut.

3. Menarik dan lucu, pendekatan lain untuk menarik perhatian konsumen adalah dengan variasi elemen merek yang unik, lucu, pemilihan elemen yang kaya akan visualisasi dan imajinasi. Dalam hal ini yang ditonjolkan adalah desain yang menarik dan lucu.

4. Fleksibel,artinya elemen merek dapat dimengerti dan tetap dapat diterima oleh daerah atau pasar, bahkan budaya lain. Nama yang digunakan pun tidaklah terlalu sulit untuk diterjemahkan. Seringkali pemilihan elemen merek mudah diingat oleh masyarakat lokal, namun sangatlah sulit dimengerti oleh masyarakat lain. Hal ini tentunya akan menghambat produsen untuk masuk dalam pasar yang baru.
Dalam film ini ada kata mutiara yang muncul dua kali.”seniman baik meniru, seniman hebat mencuri “ yang di ucapkan oleh steve dan gates.
Itulah kata mutiara yang mungkin disesali para petinggi Xerox . Para petinggi Xerox membiarkan karya-karya karyawannya di-dikte oleh Steve dan teman-temanya. Akan tetapi, dalam hal ini Apple bisa diibaratkan sebagai seniman baik, dan Microsoft adalah seniman hebat.Sebenarnya Apple tidak benar-benar mencuri karya Xerox, Apple bisa dibilang cuma meniru saja.
Strategi diversifikasi merupakan pengembangan produk baru yang masih berhubungan dengan produk lama untuk ditawarkan kepada pasar yang baru juga, stategi ini efektif memanfaatkan atau kelompok pasar yang selama ini terabaikan atau kurang diperhatikan(Suharyadi, 2007).
Microsoft-lah yang mencuri karya-karya Apple.Dengan dalih membuat sistem operasi yang lebih baik dan membawa-bawa nama IBM yang juga menjadi saingan Steve. Gates berhasil mengelabui Steve agar prototype komputer Macintosh pada saat itu diperlihatkan kepada Microsoft, sedangkan Gates sendiri telah mengetahui peluang yang ada ketika Steve mempunyai produk baru bernama macintosh yang akan dijual setahun kemudian, dia mencuri start dengan mengotak-atik isi prototype tersebut dan ia beri nama Windows yang dijual mendahului Macintosh ke Jepang, terlihat jelas bahwa Gates ialah orang yang sangat jeli , ia mengamati keadaan dari lawannya yaitu Apple, sehingga ia dapat mengetahui kondisi pesaing, berhasil mengetahui kelemahannya dan akhirnya dapat memenangkan persaingan.
Peluang dan ancaman merupakan faktor yang dianalisis di luar organisasi, namun masih dapat dihindari atau dimanfaatkan, seperti persaingan (siapa dan berapa jumlah pesaing), kondisi ekonomi (kemampuan daya beli masyarakat), teknologi (mesin baru, munculnya produk sejenis), analisis swot ini untuk meneliti satu per satu hal yang dapat dimanfaatkan atau yang harus dihindari dan dijadikan pertimbangan-pertimbangan bagi segala macam tindakan yang akan dilakukan terutama yang berkaitan dengan rencana pengembangan usaha maupun yang lainnya (Cannon, 2008).
Sekali lagi Bill dengan kemampuan negosiasinya, ia mampu meyakinkan bahwa microsoft benar-benar tidak mencuri prototype, ia hanya membantu mengembangkan. Sehingga Steve menganggap microsoft sebagai sahabat bahkan keluarga yang tak akan menjadi pesaing Apple. Tapi Steve salah, musuh yang sebenarnya ialah Microsoft, karena ia telah meluncurkan produk widows di Jepang yang aslinya ialah macintosh. Itu adalah kesalahan dari Steve kurang waspada terhadap Microsoft, yang akhirnya merugikan Apple. Hingga Microsoft pun sekarang memiliki saham di Apple


BAB III
PENUTUP
3.1 KESIMPULAN
Dari analisis yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa pemasaran yang digunakan mulai dari produk, price, promotion, people, Physical evidence ( bukti fisik ). kejelian dalam menentukan kebutuhan dan keinginan pasasr sasaran, serta mengupayakan pemenuhan kepuasan yang lebih baik daripada apa yang dilakukan pesaing merupakan kunci untuk meraih kesuksesan. Strategi pemasaran yang dilakukan steve pada film ini cenderung menggunakan strategi pemasaran menembus pasar.
Proses entrepreneurial adalah mampu mengenali peluang, membangun peluang, dan membuat peluang jadi kenyataan. Seorang entrepreneur biasanya memiliki ciri-ciri kreatif dan inovatif, semngat yang tangguh serta pantang menyerah, berani mengambil resiko, mampu memanfaatkan peluang.
Merk juga berpengaruh untuk suatu produk. Kriteria merk yang baik adalah mudah di ingat, memiliki makna, menarik dan lucu, serta fleksibel.

3.2 SARAN
Sebaiknya film juga dijadikan sebuah cara untuk mempermudah pembelajaran, seperti film ini cocok untuk di tonton sebagai media pembelajaran visual manajemen pemasaran karena kita dapat secara langsung melihat apa dan bagaimana strategi pemasaran yang digunakan

LAMPIRAN
Saat Bill membuat bahasa pemrograman

Saat Steve mulai membuat komputer di garasinya

Saat Steve mempromosikan produknya pada masyarakat

Saat Bill mempromosikan terhadap IBM

Pencurian yang dilakukan Steve pada xerox dan Bill pada Apple

DAFTAR PUSTAKA

Cannon, Joseph P. 2008. Basic Marketing, A Global Managerial Approach. New York: McGraw-Hill
Fitriati, Afia R. 2008. Pemasaran Dasar. Jakarta: Salemba Empat
Fuad, dkk. 2006. Pengantar Bisnis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Kotler, Phillip. 2009. Manajemen Pemasaran. Jakarta: Erlangga
Sugiarto dkk. 2001. Strategi Menaklukkan Pasar. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Suharyadi. 2007. Kewirausahaan: Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda. Jakarta: Salemba Empat
Wijatno, Serian. 2004. Pengantar Entrepreneurship. Jakarta: Grasindo

posted by tyas inneke mahardhika in Uncategorized and have No Comments

Place your comment

Please fill your data and comment below.
Name
Email
Website
Your comment
CAPTCHA Image
*