• Hilang 14 Tahun, TKI Dipulangkan dari Yordania

    Date: 2018.09.25 | Category: Uncategorized | Tags:

    Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Amman Yordania memulangkan Pekerja Migran Indonesia bernama Sarisih (42), sesudah dua bulan lantas diketemukan oleh Team Unit Pekerjaan (Satgas) Perlindungan KBRI. Pekerja migran asal Lampung itu pada akhirnya dapat bergabung lagi dengan keluarganya sesudah kehilangan kontak saat 14 tahun.

    “Kami memulangkan Sarisih sesudah diketemukan kehadiran rumah majikannya serta langsung ditampung di griya berkunjung KBRI. Sekarang Sarisih sudah bergabung dengan keluarganya di Tanah Air,” kata Dubes RI untuk Kerajaan Yordania merangkap Palestina, Andy Rachmianto, dalam info wartawan Senin (24/9).

    Baca Juga : KM Sangiang dan Jadwal KM Sangiang

    Andy menuturkan, sampai kini team Satgas mencari tahu Sarisih lewat beberapa sumber info. Sesudah bekerjasama dengan LSM serta Anti Human Trafficking Unit (AHTU), pada awal Juli mulai ada titik jelas mengenai kehadiran Sarisih.

    Hasil investigasi team Satgas didapat realitas Sarisih tidak diurus kelengkapan dokumennya. Paspornya kadaluarsa semenjak 2008 serta tidak diperpanjang lagi. Lewat proses perantaraan yang panjang, pada akhirnya majikan ingin membayar denda izin tinggal saat Sarisih ada di Yordania.

    Baca Juga : Jadwal Kapal KM Sangiang dengan KM Gunung Dempo

    “Dengan beberapa perjuangan, semua persoalan berkaitan, termasuk juga pelunasan upahnya bisa dituntaskan lewat perantaraan,” kata Andy Rachmianto yang meluangkan diri menjumpai Sarisih sebelum kembali pada Tanah Air akhir minggu kemarin.

    Sarisih, kata Andy Rachmianto, saat ada di Griya Berkunjung dalam keadaan fisik sehat. Andy Rachmianto juga menyempatkan diri menjumpai Sarisih serta mengemukakan selamat atas gagasan kepulangannya ke Tanah Air sekaligus juga berjumpa putrinya Ferdina, yang gigih mencari kehadiran ibunya sesudah lama berpisah.

    Atase Tenaga Kerja KBRI Yordania, Suseno Hadi memberikan pemulangan Sarisih ini adalah prinsip kedatangan negara dalam service serta perlindungan WNI diluar negeri menjadi salah satunya prioritas pemerintahan Jokowi.

    Baca Juga : Harga Tiket KM Gunung Dempo dan Harga Tiket Kapal KM Gunung Dempo

    “KBRI Amman selalu memperjuangkan hak-hak serta membuat perlindungan seputar tiga beberapa ribu pekerja migran yang masih tetap ada di Yordania, “ kata Suseno. Suseno mengutarakan bertepatan selesaikan masalah pekerja migran Sarisih, pihaknya juga sudah merampungkan enam masalah pekerja migran yang lain serta lakukan pendampingan untuk kepulangannya ke Tanah Air.

    Beberapa pekerja migran itu saat 5-10 tahun tidak pernah pulang ke Indonesia. “Masalah utama yang mereka hadapi di Yordania biasanya berkaitan dengan upah yang belumlah dibayar serta denda izin tinggal yang tidak diurus oleh majikan,” kata Suseno. Ditegaskan, Suseno dengan pemulangan pekerja migran dari Yordania ini, semenjak 2017 pemerintah sudah fasilitasi pemulangan 400 orang pekerja migran memiliki masalah.