CARA TERBAIK MENYAJIKAN KOPI

Cara Mudah dan  Terbaik Dalam Menyajikan Kopi

Kenikmatan dan kesegaran kopi memang sangat dipengaruhi oleh jenis kopi. Namun teknik menyeduh yang tepat juga mampu memberikan pengaruh besar pada rasa yang dihasilkan. Untuk itu, penting bagi para penikmat kopi untuk mengetahui bagaimana cara menyeduh kopi dengan benar. Jika Anda membeli kopi, pastikan untuk membeli kopi dalam bentuk biji, dan menggilingnya ketika mau diseduh. Alat penggiling kopi atau grinder juga ada beberapa jenis. Burr ataupun mill grinder lebih dianjurkan karena penggiling tersebut mampu menghasilkan hasil gilingan yang konsisten. Sebaiknya jangan gunakan blade grinder karena penggiling kopi ini tidak mampu memberikan hasil gilingan yang konsisten. Memperlakukan kopi supaya rasanya spesial dan lebih mantap sudah dimulai dari cara menyeduh hingga mengaduknya. Pemilihan biji kopi yang terbaik sesuai selera merupakan langkah awal Anda dalam menyediakan secangkir kopi nikmat dan spesial. Lalu setelahnya tergantung lagi bagaimana cara Anda membuat dan menyajikannya. Supaya kopi semakin spesial, menyeduh dan mengaduknya pun tidak sembarangan. Buat yang sudah berpengalaman dengan rasa kopi, akan tahu kesalahan apa yang telah terjadi pada secangkir kopi yang dirasakannya, kesalahan pada penyeduhan dan pengadukan.

Cara Menyeduh Kopi yang Benar
Bagaimana cara menyeduh dan mengaduk kopi yang benar? Apakah selama ini seduhan yang Anda lakukan sudah mengikuti teori pembuatan kopi yang dilakukan oleh para pakar dan pecinta kopi? Berikut ini beberapa hal yang penting diperhatikan:

  1. Beli lah kopi dalam bentuk biji kopi, lalu haluskan menggunakan grinder pada saat akan diseduh. Alat ini memiliki ukuran yang konsisten sehingga akan berpengaruh pada rasa. Untuk ukuran yang sangat halus akan menghasilkan rasa yang lebih pahit, hasil gilingan yang lebih kasar akan mengurangi rasa pahit pada saat diseduh.
  2. Menggunakan air mineral yang sudah steril dari berbagai unsur di dalamnya untuk menyeduh kopi Anda. Adanya unsur lain dalam air akan mengganggu rasa yang dihasilkan dalam secangkir kopi. Jangan gunakan air sumur yang biasanya memiliki rasa tertentu, jelas akan mengganggu rasa kopi yang dihasilkan.
  3. Suhu air ideal untuk menyeduh kopi adalah 90 hingga 96 derajat celcius, sebelum tercapainya suhu didih air. Pada kondisi ini, kafein tidak begitu larut pada panas sehingga rasa kopi yang dihasilkan bisa lebih ideal dan pas. Matikan segera air sebelum benar-benar mendidih. Ini salah satu tips cara menyeduh dan mengaduk kopi yang benar.
  4. Cara menikmati kopi terbaik adalah ketika tepat tercapai waktu kontak kopi dan air. Berapa waktu kontak tersebut? idealnya adalah 2 hingga 4 menit setelah diseduh. Jadi inilah waktu paling tepat menikmati secangkir kopi yang Anda seduh. Tidak lebih cepat atau tidak lebih lambat dari waktu itu. Itu sebabnya mengapa orang mengatakan menikmati kopi akan lebih nikmat pada saat hangat, lebih tepatnya pada saat waktu kontak tercapai.
  5. Perbandingan kopi dan air yang digunakan bisa menggunakan perbandingan 1gram kopi untuk 15ml air, berlaku kelipatannya. Sediakan gelas ukur untuk mendapatkan akurasi jumlah air yang tepat, termasuk juga timbangan analitis untuk mendapatkan angka tersebut. Terutama jika kopi akan dinikmati orang lain seperti kedai kopi, menyajikan rasa yang konstan sangat penting agar orang percaya dengan kualitas kopi buatan Anda.
  6. Bila Anda ingin kopi seduhan Anda terasa hangat lebih lama, gunakan cangkir berbahan keramik. Bahan ini lebih mampu menahan panas yang lebih lama sehingga kopi lebih bisa dinikmati lebih lama kehangatannya.
  7. Jangan memanaskan kopi lebih dari 15 menit dan jangan memanaskan ulang kopi yang Anda seduh sebelumnya. Akan terasa lebih nikmat jika Anda menyeduh kopi yang baru lagi. Buat sesuai dengan kemampuan Anda mengkonsumsinya dalam waktu tersebut. Bila ingin menikmati kopi lagi, buat dan seduh lagi yang baru.
  8. Seduh kopi hingga berbusa, ini akan semakin mengeksplorasi rasa dari kopi yang Anda buat. Cara menyeduh dan mengaduk kopi yang benar ini telah dipraktekkan oleh kalangan pecinta dan pakar kopi.

Cara Mengaduk Kopi yang Benar

Bagaimana cara menyeduh dan mengaduk kopi yang benar? Khususnya mengaduk, ternyata ada cara khusus agar butiran permukaan kopi bisa kontak sempurna dengan air yang dituang ke dalam cangkir. Tips cara mengaduk kopi yang benar adalah dengan membentu huruf M atau W. Caranya masukkan sendok ke dalam cangkir yang sudah berisi air dan kopi, lalu gerakkan sendok membentuk huruf M atau W. Setelah itu angkat sendok ke atas dan teteskan air yang tersisi di sendok, lalu ulang lagi adukan membentuk huruf M dan W lagi, lakukan hingga kopi tercampur dengan sempurna, yakni pada waktu kontak ideal 2 hingga 4 menit setelah seduhan. Segelas kopi nikmat bisa dibuat dimana saja jika Anda tau bagaimana cara membuatnya. Tak harus berjalan dan nongkrong di kafe, cukup dari dalam rumah saja, bila Anda telah tau bagaimana cara menyeduh dan mengaduk kopi yang benar, ini akan membantu Anda menikmati kopi yang Anda inginkan.

 

PERBEDAAN BIJI KOPI ROBUSTA DAN ARABICA

BAGAIMANA CARA MEMBEDAKAN BIJI KOPI ROBUSTA DAN ARABICA

Masih Bingung Bedanya Biji Kopi Arabika dan Biji Kopi Robusta? Ini Adalah Beberapa Penjelasannya. Untuk kebanyakan orang, minum secangkir kopi hitam hangat di pagi hari merupakan ritual yang hukumnya wajib. Tidak boleh sampai terlewati satu hari pun. Mungkin ini ada manfaatnya juga untuk Anda.

Ukuran Biji Kopi

Biji kopi Arabica berukuran lebih besar dan cenderung berbentuk lonjong, sedangkan biji kopi Robusta berbentuk lebih bulat.

Ketinggian tempat tanam

Kopi Arabika (Coffea arabica) tumbuh di daerah dengan ketinggian 700-1.700 mdpl dengan suhu 16-20°C. Sedangkan kopi Robusta bisa tumbuh dan hidup di daerah dengan ketinggian 400-700 mdpl dengan temperatur 21-24°C.

Aroma

Biji kopi Arabica memiliki aroma yang wangi mirip aroma percampuran dari bunga dan buah, sedangkan biji kopi Robusta memiliki aroma manis yang khas.

Cita Rasa

Biji kopi Arabica dikenal dengan jenis kopi yang bercita rasa asam yang tidak dimiliki oleh kopi Robusta.
Biji kopi Arabica juga memiliki tekstur yang halus, sehingga lebih kental di mulut.
Biji kopi Arabica juga lebih pahit dibanding kopi Robusta. Biji kopi Robusta memiliki tekstur yang sedikit lebih kasar di lidah, dan rasanya lebih manis seperti cokelat.
Kadar Kafein

Biji kopi Arabica memiliki kandungan kafein yang lebih rendah dibandingkan biji kopi Robusta. Kadar kafein pada kopi Arabica sebesar 1,2%, sedangkan kadar kafein pada biji kopi Robusta sebesar 2,2%. Robusta memang memiliki kadar kafein dua kali lebih banyak, namun ini berakibat pada rasa kopinya yang lebih pahit. Selain itu, jenis arabika juga memiliki kandungan gula dan lipid yang lebih tinggi daripada robusta sehingga lebih manis saat diminum tanpa perlu menggunakan gula.

Contoh kopi Robusta

Indonesia merupakan salah satu produsen biji kopi Robusta terbesar. Beberapa contoh kopi Robusta asli Indonesia antara lain kopi Lampung, Jawa Barat, Bali, Flores, dan Bengkulu.

Contoh Kopi Arabika

Kopi Arabika banyak ditemukan di berbagai belahan dunia. Beberapa contoh kopi Arabika yang cukup dikenal adalah kopi Etiopia, Kenya, Toraja, Sumatera, Mandailing, Jawa (dari perkebunan kopi di daerah Kawah Ijen, Jawa Timur), Papua Nugini, Colombia, dan Brazil.

 

Pilihan Biji Kopi Terbaik

TIPS MEMILIH BIJI KOPI YANG BAIK 

Penjual kopi Nusantara dapat dengan mudah ditemui saat ini, bisa secara online maupun offline. Penjual ini pun bukan hanya menjual kopi dalam bentuk bubuk. Membeli kopi dalam bentuk biji akan memberikan beberapa manfaat seperti misalnya aroma yang lebih awet dan kuat dan serta biasanya memiliki kualitas yang lebih unggul. Sayangnya, masih banyak pembeli kopi nusantara yang belum tahu cara memilih biji kopi dengan kualitas yang baik. Maka, bagi anda yang ingin membeli biji kopi berikut ini kami akan memberikan beberapa tips agar anda dapat memilih biji kopi berkualitas bagus dari para agen kopi.

1. Tanggal Sangrai

Pertama pastikan bahwa anda harus mengetahui kapan biji kopi tersebut disangrai. Karena itu sangat penting dan utama dalam mengetahui kualitas biji kopi tersebut

2. Mencium Aroma Biji Kopi 

Dengan cara ini, anda dapat mengetahui jika biji kopi memiliki aroma tebal, maka kualitasnya sudah dapat dipastikan baik. Namun, jika biji kopi tidak tercium wanginya, maka kualitasnya pun meragukan.

3. Pahami Kualitas Biji Kopi

Anda juga dapat mencari banyak referensi mengenai kualitas sebuah kopi. Selain itu, anda dapat mencari banyak rekomendasi dari beberapa teman yang telah mencoba kopi atau mengenai rekomendasi agen kopi terbaik.

Maka itulah tips yang dapat anda lakukan dalam menentukan dan mengetahui kualitas biji kopi yang baik. Semoga dengan adanya informasi ini, anda dapat memperoleh biji kopi nusantara terbaik yang anda beli dari agen kopi terbaik pula.

4. Membeli dalam Jumlah Sedikit Terlebih Dahulu

Jika anda menemukan jenis kopi baru yang baru pertama kali anda temui, maka sebelum membeli dalam jumlah banyak, ada baiknya anda membeli dalam jumlah kecil terlebih dahulu. Jika anda sudah merasa cocok dengan bji kopi nusantara tersebut, maka anda dapat membeli dalam jumlah banyak atau sesuai dengan yang anda inginkan.

5. Tingkat kafein

Banyak kesalahpahaman dimana banyak orang menganggap bahwa kopi dengan warna yang paling hitam adalah kopi dengan tingkat kafein paling tinggi. Anggapan ini salah besar, karena ternyata kopi yang memiliki warna yang paling muda adalah kopi dengan kadar kafein tertinggi. Jika Anda seorang pemula, maka Anda perlu memilih biji kopi hitam dengan warna paling gelap.

Tidak ada salahnya mencoba berbagai macam biji kopi mentah dari berbagai kawasan di seluruh Indonesia. Namun, jika Anda khawatir bahwa Anda salah memilih biji kopi dimana rasanya tak sesuai dengan lidah Anda, Anda dapat mampir ke berbagai kafe dengan spesialisi kopi dari berbagai daerah di Indonesia. Saat Anda telah menentukan pilihan, Anda tak perlu buang-buang waktu untuk memilih biji kopi mentah.