Menjadikan ub sebagai world class Enterpreneurial University

Universitas Brawijaya (university of Brawijaya) yang biasa disebut UB adalah salah satu Universitas Negeri yang berada di kota Malang dan juga dipandang bergengsi dan diperhitungkan oleh masyarakat sebagai Universitas Negeri terbaik di kota pendidikan ini. Selain dipandang sebagai universitas bergengsi oleh masyarakat sekitar, nama UB pun juga dipandang bergengsi di mata masyarakat Indonesia, bahkan manca negara. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya fakultas di Universitas Brawijaya yang tidak hanya mendapatkan akreditasi nasional dari BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi) namun juga mendapatkan akreditasi Internasional, contohnya adalah FEB (Fakultas Ekonomi dan Bisnis) Univesitas Brawijaya yang telah mendapatkan akreditasi A yang diberikan oleh ABEST21, salah satu badan akreditasi internasional. Selain FEB masih banyak fakultas lain yang juga mendapat akreditasi dari pihak internasional yang merupakan lembaga yang berkompeten di mata internasional dalam bidang pengakreditasian pendidikan, selain pengakreditasian, banyaknya pertukaran pelajar (student exchange) yang dilakukan oleh UB dengan Universitas luar negeri juga menjadi tolak ukur seberapa diliriknya UB sebagai Universitas yang berstandar dan bertaraf Internasional. Sebagai Universitas yang berstandar dan bertaraf internasional, sudah selayaknya Universitas Brawijaya mengembangkan proyek kemampuan entrepreurial dari para mahasiswanya, sehingga para mahasiswa UB dapat belajar dari lapangan secara langsung tentang bagaimana cara dan proses berwirausaha itu sendiri. Dari contoh yang paling kecil dalam pelatihan program kewirausahaan yang dilakukan oleh mahasiswa adalah melakukan bazaar, dan ini sudah sejak awal dilaksanakan semenjak mahasiswa berstatus MABA (Mahasiswa Baru), untuk tuntutan OSPEK. Namun kenyataannya program atau pelatihan seperti ini menjadikan mahasiswa berpikir, dan bertindak kreatif juga inovativ mengenai barang dan produk apa yang akan mereka perkenalkan dan mereka pasarkan, juga bagaimana strategi pemasarannya yang akan dilakukan dalam event tersebut, apalagi dengan diwajibkannya melaporkan laporan keuangan mengenai bagaimana hasil penjualan produk mereka pada bazar yang telah berlangsung. Selain pelatihan yang dilakukan ditingkat fakultas. Universitas Brawijaya se diri seharusnya memberi lahan dan pelatihan mengenai program kewirausahaan kepada para mahasiswanya agar potensi yang dimilikinya dalam kewirausahaan dapat lenih berkembang dan tumbuh menjadi potensi yang menguntungkan, atau bahkan memberi dana kepada mereka para mahasiswa yang memiliki ide kreatif dan inovativ, dan mau untuk berwirausaha namun terbentur masalah pendanaan yang sulit didapatkan. Apalagi dengan status mereka yang masih mahasiswa pasti akan sulit untuk memproleh pendanaan untuk proyek kewirausahaan yang akan mereka jalankan, kecuali jika memang mereka yang akan mejalankan bisnis berasal dari golongan orang yang berada atau bahkan berlebih dalam hal financial masalah pendanaan bukanlah masalah yang berat dan berarti. Dengan diadakan dan dijalankannya program pelatihan kewirausahaan bagi para mahasiswa yang tidak hanya ditingkat fakultas namun juga diadakan ditingkat Universitas akan menjadikan mahasiswa mendapatkan ilmu tambahan yang tidak hanya berkutat pada teori semata, namun juga pada praktik berbisnis yang langsung mereka lakukan di lapangan. Dan juga dengan mengadakan event rutinan baik setiap tahun maupun setiap enam bulan sekali untuk memperkenalkan segala macam produk hasil kreatifitas, dan inovasi dari program pelatihan yang dilakukan kepada para mahasiswa Univaersitas Brawijaya. Dengan seperti itu para mahasiswa akan lebih bersemangat untuk berinovasi, karena ide mereka sudah pasti akan dikenal dan diketahui banyak orang baik dari kalangan mahasiswa sendiri maupun dari kalangan umum, sehingga mereka lebih bisa mengepakkan sayapnya lebih lebar dan dapat berinovasi dengan ide – ide yang lebih kreatif lagi.

Leave a Reply

CAPTCHA Image
*