Berdiskusi dan Isu-isu Tentang Manajer sebagai pembuat keputusan

Kelompok :

  • Cinantya dwi r
  • Tania Yolandia L.K
  • Dhanarindra Ekky P
  • Ali Rajab F
  • Muhammad Mukhlis A
  • I Dewa Made Gede B.B
  • Alvan Baskoro
  • Mery Noviska
  • Cipto Priambodo
  • Hotman Gefferson

Hal 186

APLIKASI KASUS

Rajab hal 186

  1. Apakah anda akan menggolongkan keputusan desain produk pada masalah terstruktur atau tak terstruktur ?

-          Menurut kami keputusan desain produk merupakan masalah terstruktur karena pada masalah ini harus dirundingkan pada beberapa jajaran yang berpengaruh seperti jajaran desainer, pemasaran hingga jajaran manajer harus menyetujui desain yang baru ini sebelum desain ini dibuat dan diluncurkan ke pasaran.

2.  Gambarkan dan evaluasi proses yang ingin dilalui chuck untuk mengubah cara keputusan desain dibuat. Gambarlah dan evaluasi proses keputusan desain perusahaan yang baru !

-          Jika pada proses pertama lebih terfokus pada estimasi pengembalian pada perusahaan itu sendiri dan hal ini terkendala pada persetujuan pada tim itu sendiri sedangkan pada proses kedua atau proses keputusan yang baru Chuck lebih memfokuskan kepada preferensi pelanggan akan memberikan hasil yang lebih baik daripada berfokus pada nilai pengembalian bottom-line dan cara yang baru ini cukup objektif dalam penerapannya untuk membuat keputusan investasi.

3. Kriteria apa yang digunakan tim desain Whirlpool dalam keputusan desain ? apa yang anda pikir tentang setiap criteria yang terlibat ?

-          Kriteria yang digunakan tim whirlpool salah satunya adalah dapat memberikan estimasi pengembalian pada perusahaan tersebut selain itu mereka juga bergantung pada investasi masa depan pada kinerja masa lalu seperti yang dilakukan oleh beberapa perusahaan ternama seperti BMW, Nike serta Nokia. Kriteria lain yang digunakan namun juga tidak kalah penting dari criteria sebelumnya adalah preferensi pelanggan akan memberikan hasil yang lebih baik daripada berfokus pada nilai pengembalian bottom-line.

 

Hal 207

BERPIKIR TENTANG ISU-ISU MANAJEMEN

1. Apakah perencanaan akan menjadi semakin penting atau semakin tidak penting bagi manajer di masa depan? Mengapa?

JAWAB: Perencanaan akan semakin penting. Karena di dalam perencanaan ada target yang telah disiapkan dan harus dicapai. Tanpa adanya perencanaan maka organisasi berjalan tanpa target, dan bisa saja terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam pencapaian tujuan organisasi.

2. Jika Perencanaan sangat penting, mengapa beberapa manajer memilih tidak melakukannya? Apa yang akan anda katakan pada manajer ini?

JAWAB: Mungkin saja bagi beberapa manajer perencanaan tidaklah penting karena mereka telah mengambil keputusan lain tanpa melakukan perencanaan yang mereka anggap lebih baik. Namun, bagi saya, perencanaan adalah hal yang sangat penting bagi jalannya suatu perencanaan, maka saya akan mengatakan kepada menajer tersebut agar melakukan perencanaan, agar kegiatan yang dialakukan didalam organisasi tersebut dapat berjalan sesuai terget yang telah di putuskan dan dapat mencapai tujuan organisasi tepat waktu.

3. Jelaskan bagaimana perencanaan yang melibatkan pembuatan keputusan dewasa ini akan mempunyai dampak dikemudian hari!

JAWAB: Didalam pembuatan perencanaan maka manajer akan mengambil keputusan yang di anggap paling tepat dalam menjalankan suatu organisasi agar pencapaiannya maksimal. Dari keputusan yang diambil itu maka di harapkan dikemudian hari akan berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah diat dan dapat menghasilkan sesuatu yang baik bagi organisasi dalam pencapaian tujuan.

4. Bagaimana perencanaan dalam organisasi nirlaba seperti Salvation Army berbeda dengan perencanaan bagi organisasi yang mencari laba seperti Cadbury?

JAWAB: jelas perencanaan dalam organisasi nirlaba akan berbeda dengan organisasi yang mencari laba, karena dalam organisasi yang nirlaba akan memfokuskan kegiatan pada pelayanan dan bagaimana dari pendapatan yang ada akan memaksmalkan pelayanan yang akan diberikan. Sedangkan yang mencari laba akan mamfokuskan diri pada kegiatan yang menghasilkan keuangan yang maksimal agar laba perusaan semakin meningkat.

5. Apa jenis perencaan yang anda lakukan dalam kehidupan pribadi anda? Gambarkan rencana ini dalam artian menjadi (a) strategis atau personal, (b) jangka pendek maupun jangka panjang, dan (c) spesifik atau arahan.

JAWAB:

(a) strategis atau personal: disetiap bulan, saya menerima uang untuk kehidupan saya dalam menjalani pendidikan. Dan saya akan merencanakan pengalokasian dana untuk satu bulan

(b) jangka pendek maupun jangka panjang: di setiap bulannya saya akan menyisihkan uang bulanan saya agar dalam beberapa tahun kedepan dapat terkumpul dan dapat digunakan sebagai modal usaha.

(c) spesifik atau arahan: ketika modal sudah terkumpul saya akan memulai suatu usaha yang tidak memakan modal yang besar.

6. Almarhum Peter Drucker, pengarang manajemen yang terkenal, mengidentifikasikan format SMART untuk penetapan tujuan pada tahun 1954: S (spesific, spesifik), M ( measurable, dapat diukur), A ( attainable, dapat dicapai), R (relevant, relevan) dan T (timebound, terikat waktu). Apakah format ini masih relevan saat ini? Bahaslah.

JAWAB: format ini masih relevan untuk saat ini, dalam pencapaian tujuan, suatu organisasi sebaiknya melaksanakan perencanaan yang telah disusun secara spesifik, dan di dalam kegiatan-kegiatannya dapat diukur hasil yang akan dicapai. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan harus relevan dengan tujuan organisasi. Dan semua ini akan dilaksanakan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.

7. Banyak perusahaan mempunyai tujuan menjadi lebih berwawasan lingkungan berkelanjutan. Salah satu langkah terpenting yang dapat diambil adalah mengontrol sampah kertas. Pilihlah sebuah perusahaan-jenis apapun, ukuran apapun. Bayangkan anda diberikan wewenang menciptakan program untuk mengontrol sampah kertas bagi perusahaan. Tetapkan tujuan dan kembangkan rencana. Siapkan laporan untuk atasan anda (yaitu profesor anda), jelaskan tujuan dan rencana ini.

JAWAB: untuk dapat mencapai perusahaan yang berwawasan lingkungan berkelanjutan maka perusahaan perlu mengurangi sampah kertas. Salah satu caranya ada pengadaan komputer agar semua data terkomputerisasi sehingga penggunaan kertas akan dapat diminimalisir, karena tingkat kesalahan juga akan semakin kecil.

 

Hal 209

APLIKASI KASUS

1. Menurut anda, peran apa yang dimainkan tujuan dalam perencanaan untuk acara pelatihan ini? Sebutkan beberapa tujuan yang anda anggap penting. (pastikan tujuan ini mempunyai karakteristik tujuan tertulis yang baik)

JAWAB :Tujuan pertama adalah untuk memberikan pengarahan baik untuk manajer maupun karyawan nonmanajerial. Dengan rencana, karyawan dapat mengetahui apa yang harus mereka capai, dengan siapa mereka harus bekerja sama, dan apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan organisasi. Tanpa rencana, departemen dan individual mungkin akan bekerja sendiri-sendiri secara serampangan, sehingga kerja organisasi kurang efesien.

Tujuan kedua adalah untuk mengurangi ketidakpastian. Ketika seorang manajer membuat rencana, ia dipaksa untuk melihat jauh ke depan, meramalkan perubahan, memperkirakan efek dari perubahan tersebut, dan menyusun rencana untuk menghadapinya.

Tujuan ketiga adalah untuk meminimalisir pemborosan. Dengan kerja yang terarah dan terencana, karyawan dapat bekerja lebih efesien dan mengurangi pemborosan. Selain itu, dengan rencana, seorang manajer juga dapat mengidentifikasi dan menghapus hal-hal yang dapat menimbulkan inefesiensi dalam perusahaan.

Tujuan yang terakhir adalah untuk menetapkan tujuan dan standar yang digunakan dalamfungsi selanjutnya, yaitu proses pengontrolan dan pengevalusasian. Proses pengevaluasian atau evaluating adalah proses membandingkan rencana dengan kenyataan yang ada. Tanpa adanya rencana, manajer tidak akan dapat menilai kinerja perusahaan.

 

2. Jenis rencana apa yang diperlukan untuk benar-benar melaksanakan acara tersebut? (misalnya, strategis atau operasional atau keduanya? Jangka pendek, jangka panjang, atau keduanya?) jelaskan mengapa anda mengangga rencana ini penting?

JAWAB: rencana yang diperlukan adalah strategis dan operasional, juga jangka panjang dan jangka pendek. Dalam kegiatan ini organisasi harus melaksanakan rencana yang strategis agar kegiatan dapat berjalan secara maksimal dengan perencanaan operasional yang tepat, rencana dari jangka pendeknya adalah menanamakan pengertian, dan jangka panjangnya adalah dapat dilaksanakan oleh para karyawan dengan baik.

3. Tantangan apa yang mungkin dihadapai dalam pelaksanaan acara tersebut? Bagaimana bila acara itu dilakukan di lokasi global yang berbeda sepanjang kerangka waktu yang singkat? Bagaimana sebaiknya mereka menyiapkan tantangan tersebut?

JAWAB: tantangan yang mungkin dihadapi dalam pelaksanaan acra ini adalah waktu. Di dalam waktu yang singkat dan di tempat yang berbeda, diharapkan kegiatan ini menghasilkan hasil yang maksimal. Maka harus diadakan perencanaan yang tepat mengenai tempat dan waktu pelaksanaan, juga di lakukan perencanaan operasional, agar semua berjalan dengan lancar.

4. Apa yang diajarkan cerita kasus ini tentang perencanaan?

JAWAB: Dalam kasus ini diceritakan bahwa mastercard telah berubah menjadi perusahaan publik. Seiring dengan berubahnya mainset perusahaan tentunya karyawannya juga harus merubah pemikirannya agar sejalan dengan perusahaan. Oleh karena itu para eksekutif perusahaan membuat perencanaan untuk melakukan pembelajaran pada karyawan perusahannya tersebut. Semua eksekutif diberbagai Negara ikut andil dalam hal ini. Dari kasus tersebut hal yang dapat dipetik dalam lingkup perencanaan adalah kematangan dalam melakukan perencanaan. Jadi ketika perusahaan memiliki rencana atau program. Maka program itu langsung disosialisasikan pada seluruh pekerja di perusahaan tersebut mulai eksekutif perusahaan hingga karyawan diperusahaan tersebut karena apabila program tersebut tidak disosialisasikan atau terencana dengan baik maka tidak akan dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>