browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

KELEMBABAN

Posted by on 20 May 2013

Relative_humidity

k

elembaban adalah konsentrasi uap air di udara. Angka konsentasi ini dapat diekspresikan dalam kelembaban absolut, kelembapan spesifik atau kelembaban relatif. Alat untuk mengukur kelembaban disebut higrometer. Dapat dianalogikan dengan sebuah termometer dan termostat untuk suhu udara. Perubahan tekanan sebagian uap air di udara berhubungan dengan perubahan suhu. Konsentrasi air di udara pada tingkat permukaan laut dapat mencapai 3% pada 30 °C (86 °F), dan tidak melebihi 0,5% pada 0 °C (32 °F).

Kelembaban absolut mendefinisikan massa dari uap air pada volume tertentu campuran udara atau gas, dan umumnya dilaporkan dalam gram per meter kubik (g/m3).

Kelembaban spesifik adalah metode untuk mengukur jumlah uap air di udara dengan rasio terhadap uap air di udara kering.  Kelembapan spesifik diekspresikan dalam rasio kilogram uap air per gram udara

B

Keterangan:

C : massa uap air (kg)

S

: massa udara (gr)

 

 

Faktor Kelembaban

1. Ketingian Tempat

 

Apabila semakin tinggi tempat maka tingkat kelembabannya juga tinggi karena suhunya rendah dan sebaliknya semakin rendah tempat suhunya  semakin tinggi dan kelembabanya pun menjadi rendah.

2. Kerapatan Udara

Kerapatan udara ini juga berkaitan dengan suhu dimana apabila kerapatan udara pada daerah tertentu rapat maka kelembabannya tinggi. Sedangkan apabila kerapatan udara di suatu daerah renggang maka tinggkat kelembabannya juga rendah. Diketahui pula antara kerapatan,suhu,dan ketinggian tempat juga saling berkaitan.

3. Tekanan Udara

Tekanan udara juga mempengaruhi kelembaban udara dimana apabila tekanan udara pada suatu daerah tinggi maka kelembabanya juga tinggi,hal ini disebabkan oleh kapasitas lapang udaranya yang rendah.

4. Radiasi Matahari

 

Dimana adanya radiasi matahari ini menyebabkan terjadinya penguapan air di udara yang tingkatannya tinggi,sehingga kelembaban udaranya semakin besar.

5. Angin

Adanya angin ini memudahkan proses penguapan yang terjadi pada air laut menguap ke udara.Besarnya tingkat kelembaban ini dapat berubah menjadi air dan terjadi pembentukan awan.

6. Suhu

Apabila suhu suatu tempat tinggi maka kelembabanya rendah dan sebaliknya apabila suhu rendah maka kelembaban tinggi.Dimana hal ini antara suhu dan kelembaban ini juga berkaitan dengan ketinggian tempat.

7. Kerapatan Vegetasi

Jika tumbuhan tersebut kerapatannya semakin rapat maka kelembabannya juga tinggi hal ini di sebabkan oleh adanya seresah yang menutupi pada permukaan tanah sangat besar sehingga berpengaruh pada kelembabannya.Bahkan sebaliknya apabila kerapatannya jarang maka tinggkat kelembabannya juga rendah karena adanya seresah yang menutupi permukaan tanah ini  sedikit.

 

DAFTAR PUSTAKA:

Wirjohamidjojo, Soerjadi & Swarinoto, Yunus. S. 2007. Praktek Meteorologi Pertanian. Penerbit Badan Meteorologi dan Geofisika. Jakarta

https://id.wikipedia.org/wiki/Kelembaban

http://refrigeration54.blogspot.com/2013/01/kelembaban-relatif-rh.html

http://denmoko.wordpress.com/2011/02/08/kelembaban-udara/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>