Review 1 : Qualitative Research : Defining and Designing


Dalam melakukan sebuah penelitian, kadang kita akan memilih cara yang seperti apa yang akan digunakan dalam penelitian tersebut. Setiap orang pasti melakukan penelitian secara langsung atau tidak langsung. Secara terencana atau tidak. Dan secara sadar atau tidak. Dengan begitu, kita juga akan berpikir, “Bagaimana jika saya menggunakan cara ini untuk penelitian ini?!” Setelah semua hal yang dibutuhkan dalam penelitian terpenuhi, terkadang hasil yang diinginkan tidaklah sesuai. Lalu dimana letak kesalahan yang terjadi?

Kebanyakan, masalah yang terjadi dalam suatu penelitian adalah, “Hanya bagaimana kita dapat melakukan penelitian dengan cara yang mudah, kerja yang ringan (atau lebih tepatnya, tidak menghabiskan banyak waktu, tenaga, dan materi), namun dengan hasil yang maksimal.” –saya pun begitu– Tapi itu dulu, sebelum saya memasuki jenjang sekolah yang lebih tinggi, setinggi MAHA.

Sangatlah jelas jika kesalahan yang terjadi selama ini, adalah tidak memperhatikan “METODE” apa yang akan digunakan dalam sebuah penelitian. Tidak jarang juga, jika ada yang mengatakan, “Saya tahu metode apa yang akan saya gunakan dalam penelitian saya!” Tapi hasil yang dikerjakan justru tidak sesuai dengan yang ada.

Pertama, kita harus memahami apa yang dimaksud dengan metode. Menurut Prof. Dr. Conny R. Semiawan dalam buku “Metode Penelitian Kualitatif”, dijelaskan bahwa, kata ‘metode’ dan ‘metodologi’ sering dicampuradukkan dan disamakan. Padahal keduanya memiliki arti yang berbeda. Metodologi merujuk pada alur pemikiran umum atau menyeluruh dan gagasan teoritis suatu penelitian. Sedangkan kata ‘metode’ menunjuk pada teknik yang digunakan dalam penelitian seperti survey, wawancara dan observasi. (Semiawan, hal. 1)

Dari penjelasan metode ini, kita akan mulai memikirkan tentang, “Metode apa yang seharusnya saya gunakan dalam suatu penelitian?” Selama saya menempuh pendidikan yang sekarang sedang menjalani semester 5, saya hanya mengetahui dua metode dalam suatu penelitian, yang keduanya sama-sama punya singkatan MPK. Singkatan pertama MPK (Metode Penelitian Kuantitatif) yang pernah dipelajari ketika semester 4, dan yang paling ribet ngerjakannya karena hasil penelitiannya harus berupa angka dengan penyelesaian matematika yang pernah diajarkan ketika SMA kelas 10 – 12. Dan MPK kedua (Metode Penelitian Kualitatif), yang saat ini sedang dalam proses pembelajaran.

Karena ini merupakan tugas review dari Dosen pengampu mata kuliah Metode Penelitian Kualitatif, dan beliau sudah memberikan materi apa yang akan di review, maka saya akan lebih memfokuskan pada apa yang diberikan. Dengan judul “Qualitative Research : Defining and Designing”. Jangan khawatir akan judulnya yang ber-bahasa Inggris, karena ini adalah review, bukan rewrite. meskipun ada banyak kalimat yang akan di rewrite

Pada halaman pertama, kita akan mendapatkan penjelasan tentang tujuan apa yang akan disampaikan dalam buku tersebut. Seperti kalimat “to answer the whys and hows of human behavior, opinion, and experience” Yang menurut buku ini, menurut terjemahan, dan sepemahaman saya sendiri, bahwa metode kualitatif itu digunakan untuk menjawab pertanyaan mengapa dan bagaimana perilaku manusia, opini, dan pengalaman. Ada juga seperti kalimat, “How one approaches qualitative research, and research in general, depends on a variety of personal, professional, political, and con-textual factors.” Yang berarti semuanya akan tergantung kebutuhan. Dan pada kalimat terakhir, terdapat kalimat yang dibuat untuk meyakinkan kita (para pembacanya) bahwa buku ini, adalah pemilihan yang tepat dalam memahami metode kualitatif. “It is the latter of these—applied research—for which the contents of this book will be most (though certainly not exclusively) relevant.”

Masuk pada isi pembahasan dalam buku tersebut. Kita akan melihat susunan penjelasan yang tidak jauh berbeda dengan buku lainnya. Seperti “Apa Itu Penelitian Kualitatif?”, “Macam-macam Data Kualitatif”, “Perspektif Epistemologi”, “Pendekatan Dasar di Penelitian Kualitatif”, dan “Menemukan Fokus Anda : Pertimbangan Design Penelitian”, dan beberapa sub-judul yang terdapat didalamnya.

Dari bebebara judul besar diatas, jujur saja, ada salah satu judul yang membuat saya tertarik untuk membacanya, meskipun tidak secara keseluruhan akan memahaminya. karena begitulah saya “Menemukan Fokus Anda : Pertimbangan Design Penelitian”, dengan judul tersebut, penulis seolah mengajak saya untuk menemukan fokus apa yang nantinya akan digunakan ketika di semester ‘tua’. Atau jangan jauh-jauh ke semester ‘tua’, untuk bahan di akhir semester mata kuliah ini saja, misalkan. Agar tidak terlalu menekan pada pikiran yang sebenarnya udah banyak pikiran dengan mata kuliah lain. maafkan saya

Di awal paragraf, akan ada kalimat yang menurut terjemahan itu artinya, “Tujuan dari bagian ini tidak menjelaskan secara rinci bagaimana mengembangkan pertanyaan penelitian,” Sampai disini, seketika akan langsung stuck. Tapi benar akan orang-orang bijak, yang mengatakan bahwa, “mengerjakan sesuatu itu jangan setengah-setengah”. Jadi pada kalimat selanjutnya dijelaskan, “karena proses dapat bervariasi secara substansial dari satu bidang ke yang berikutnya dan dari satu konteks ke yang lain.” Jadi, di kalimat ini, kita akan di kasih suatu pencerahan, bahwa sebenarnya rambu lalu lintas itu, terkadang tidak membuat beberapa orang mematuhinya. Ya, intinya seperti itu.

Di kalimat terakhir pada paragraf judul ini juga, kita akan melihat, bahwa sebenarnya penulis hanya mencoba membuat buku ini yang ditujukan kepada kita yang ingin mengetahui dasar dari penelitian kualitatif. Dengan kalimat seperti berikut, “Apa yang kami lakukan bukan mengidentifikasi dan mendiskusikan bawah parameter penelitian tertentu yang setiap peneliti perlu memikirkan dan memutuskan untuk benar mengoperasionalkan dan melaksanakan inisiatif penelitian kualitatif.” Jadi, jika kita kembali ke halaman pertama tentang tujuan buku ini dibuat, maka itu akan sesuai dengan kalimat terakhirnya bahwa, “It is the latter of these—applied research—for which the contents of this book will be most (though certainly not exclusively) relevant.”

Dalam buku ini, kita juga akan menemukan berbagai pendapat dan atau pemikiran para ahli yang pastinya sudah berpengalaman dalam hal penelitian kualitatif, serta penulis yang mencoba membuat buku ini terlihat lebih konkret (atau yang tadi sudah diyakinkan di halaman pertama bahwa buku ini will be most relevant sekali) dari buku lainnya. Ditambahkan lagi, dengan adanya tabel, membuat pembaca (termasuk saya) akan lebih memudahkan pembahasan yang dijelaskan pada setiap permasalahan. Ringkasan pemahaman dari penulis sendiri, dijelaskan dengan cukup sederhana agar mudah dipahami oleh pembaca.

Secara keseluruhan, materi pemberian dosen pengampu tentang “Qualitative Research : Defining and Designing” ini sangat recommended sekali buat kita-kita yang buta akan penelitian kualitatif, atau mengerti tentang penelitian kualitatif tapi kurang memahaminya dengan baik. Dari segi bahasa, ini mungkin adalah kelemahan yang paling sering sekali dialami oleh kita. Tapi, di zaman sekarang yang segalanya sudah terpenuhi, terutama penerjemah bahasa asing, sepertinya hal tersebut akan sedikit memudahkan (walaupun kita sedikit menambah jam belajar kita juga).

Sekian review e-book yang telah diberikan, tentang “Qualitative Research : Defining and Designing”. Semoga kalian juga tidak malas untuk membaca review yang sangat singkat ini. (sekalian menambah jam membaca kita). Dan jangan lupa untuk membaca buku aslinya, ya! Agar lebih paham dengan materi yang menjadi bahan review ini ^_^

Daftar Pustaka

Guest, G., E. Namey, E., & L. Mitchell, M. (2012). Collecting qualitative data: A field manual for applied research. London, Thousand Oaks, New Delhi, and Singapore: SAGE Publications.

Semiawan, C. R. (n/d). Metode penelitian kualitatif : Jenis, karakteristik dan keunggulannya. Jakarta: GRASINDO

Category: Catatan Kuliah, Review

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*