Komunikasi Antar Budaya


Komunikasi Antar Budaya???
Ketika pertama kali mendengar ‘Komunikasi Antar Budaya’, saya langsung memaknainya sebagai suatu komunikasi yang terjadi antara dua orang atau lebih yang memiliki budaya yang berbeda.
Dan ternyata……itu benar ^_^ hahaha

Pertama, dalam SIAM keterangannya bukan ‘Komunikasi Antar Budaya’, tetapi ‘Komunikasi Lintas Budaya’. Akan tetapi, dalam pertemuan kuliah pertama yang membahas RPKPS, dosen mengatakan bahwa, “Lintas Budaya itu terlalu luas. Jadi untuk pertemuan selanjutnya, atau ketika kalian berbicara tentang mata kuliah ini, sebaiknya kalian menggunakan kalimat ‘Komunikasi Antar Budaya (KAB)’ bukan ‘Komunikasi Lintas Budaya (KLB)’”. Semenjak itu, saya dan mahasiswa/i lain terbiasa mengatakan KAB. :D curhat

Jadi semester yang lalu saya mendapat tugas untuk mendiskripsikan apa itu ‘Komunikasi Antar Budaya’. Tetapi saya lupa menyertakan keterangan referensinya :( maafkan saya :(

Dalam buku tersebut menjelaskan bahwa, “Komunikasi antar budaya akan terjadi apabila, komunikator dan komunikan berasal dari budaya yang berbeda. Komunikasi berhubungan dengan perilaku manusia dan kepuasan terpenuhinya kebutuhan berinteraksi dengan manusia-manusia lainnya. Tujuan dalam mempelajari komunikasi antarbudaya adalah untuk mengembangkan keterampilan-keterampilan yang kita terapkan dengan sengaja. Terdapat 8 unsur khusus komunikasi dalam konteks komunikasi sengaja, yaitu:

1. sumber (source);
2. penyandian (encoding);
3. pesan (message);
4. saluran (channel);
5. penerima (receiver);
6. penyandian balik (decoding);
7. respon penerima (receiver response);
8. umpan balik (feedback)

Budaya berkenaan dengan cara manusia hidup. Manusia belajar berpikir, merasa, mempercayai dan melakukan tindakan sesuai dengan budaya yang ada. Budaya dan komunikasi tidak dapat dipisahkan, karena budaya tidak hanya menentukan siapa bicara dengan siapa, tentang apa, dan bagaimana orang menyandi pesan, makna yang ia miliki untuk pesan, dan kondisi-kondisinya untuk mengirim, memperhatikan dan menafsirkan pesan. Budaya merupakan landasan komunikasi. Bila budaya beraneka ragam, maka beraneka ragam pula praktik-praktik komunikasi.”

Jadi, inti dari Komunikasi Antar Budaya itu sama seperti yang dikatakan saya pada awal. Komunikasi yang terjadi antara dua orang yang berbeda latar belakang budaya.

Category: Catatan Kuliah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>